<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606</id><updated>2012-02-05T16:18:56.913-08:00</updated><title type='text'>Merpati  Balap Jember</title><subtitle type='html'>Merpati Balap Dari jember terkenal cepat dan tak terkalahkan</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Kusuma Narutama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05338382489353595386</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>114</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-562652620977254057</id><published>2011-05-21T18:00:00.000-07:00</published><updated>2011-05-19T17:38:59.740-07:00</updated><title type='text'>Breeding Sistem</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_hhT4tMMP7zs/SvL9QRGLSdI/AAAAAAAADME/HdcvjRUzmRs/s1600-h/Breeding.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 198px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_hhT4tMMP7zs/SvL9QRGLSdI/AAAAAAAADME/HdcvjRUzmRs/s320/Breeding.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5400657359079688658" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Burung yang paling berharga di kandang Anda adalah burung ternakan / indukan dan pejantan yang baik. Sekali anda menetapkan seekor burung untuk diternak maka Anda tidak boleh mengambil risiko dengan tetap melatih burung tersebut atau melombakan burung tersebut. Burung dapat terus menang, tetapi Anda mungkin kehilangan burung tersebut dan itu lebih berharga sebagai ternakan masa depan . Anda kadang-kadang mendengar peternak mengatakan "semua merpati saya harus tetap ikut lomba." Peternak yang cerdas tidak melombakna ternakan mereka.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Sangat mudah untuk mengatakan Anda peternak yang baik, burung-burung yang menang secara konsisten menghasilkan keturunan. Ini tidak berarti hanya satu burung memenangkan pertandingan/perlombaan selama satu tahun akan tetapi peternak yang baik mampu memenangkan perlombaan dengan beberapa burung secara berkesinambungan. Fitur penting sistem perkembangbiakan yang baik adalah pencatatan yang memadai. Menyimpan catatan lengkap itu sangat memakan waktu, tetapi tanpa catatan yang baik Anda harus mengandalkan memori Anda. Jika memori Anda seperti saya maka Anda berada dalam kesulitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan membaca catatan,saya sering dan dapat membuat analisis dari berbagai burung. Anda harus memiliki catatan yang baik dari semua keturunan dari setiap pasang burung anda. Pada saat Anda telah mendeteksi ternakan yang baik dan mampu menghasilkan keturunan yang baik sesuai dengan yang Anda inginkan.Anda dapat mulai membangun standart ternakan Anda sendiri dan itu akan meningkatkan kualitas ternakan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, sekali Anda memutuskan untuk membangun ternakan sendiri dan menghadapi masalah. Sistem mana yang Anda gunakan? &lt;b&gt;Cross Breeding, Line Breeding, In Breeding&lt;/b&gt;, atau &lt;b&gt;Out Crossing Sistem&lt;/b&gt;?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Cross Breeding&lt;/b&gt; - Ini perkawinan dan pembiakan yang tidak berhubungan atau burung yang begitu jauh kaitannya atau hubungan darah sehingga tidak dapat dibedakan dalam beberapa generasi dari silsilah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;In Breeding&lt;/b&gt; - Ini adalah perkawinan dan penangkaran burung yang sangat erat kaitannya atau hubungan darah. Misalnya ibu x anak jantan, bapak x anak betina, kakak x adik, tante x keponakan, kakek x cucu. Burung yang dibesarkan bersama sama belum tentu kawin sedarah. Dalam sebuah pemeriksaan silsilah dapat sering ditunjukkan bahwa burung dari galur yang sama tidak menunjukkan leluhur umum dalam 4 atau 5 generasi silsilah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Line Breeding&lt;/b&gt; - Ini adalah pembiakan dengan metodologi. Ini adalah proses mengambil anak-anak dan mengawinkan mereka kembali ke orang tua atau kakek-neneknya dan kemudian mengambil anak mereka kemudian mengawinkan mereka kembali lagi ke orang tua atau kakek neneknya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Out Crossing&lt;/b&gt; - Ini adalah ketika Anda mengambil burung inbreed atau linebreed selama beberapa generasi dan kemudian Anda pasangan mereka . Seringkali tujuannya adalah untuk menghasilkan burung khusus untuk keluar menyeberang dari jalur darah yang bertujuan untuk menciptakan pondasi baru ternakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;http://tritunggalpigeonfarm.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-562652620977254057?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/562652620977254057'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/562652620977254057'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/04/breeding-sistem.html' title='Breeding Sistem'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_hhT4tMMP7zs/SvL9QRGLSdI/AAAAAAAADME/HdcvjRUzmRs/s72-c/Breeding.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-6527761635160320828</id><published>2011-05-19T16:39:00.000-07:00</published><updated>2011-08-14T07:10:11.059-07:00</updated><title type='text'>Jual Merpati Balap Sprint Berkualitas - Jember</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kondisi Geografis Jember Sangat Mendukung Pembentukan Merpati Balap Berkualitas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Lengkapi Koleksi Anda Dengan Merpati Balap Dari Jember&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-G1sTzKhTwqo/TdWzU-5BSEI/AAAAAAAAACE/-OsqFxRRMvM/s1600/merpati.JPG"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 226px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-G1sTzKhTwqo/TdWzU-5BSEI/AAAAAAAAACE/-OsqFxRRMvM/s320/merpati.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5608586084020734018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Melayani pengiriman ke seluruh kota di pulau jawa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-6527761635160320828?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/6527761635160320828'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/6527761635160320828'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2011/05/jual-merpati-balap-sprint-berkualitas.html' title='Jual Merpati Balap Sprint Berkualitas - Jember'/><author><name>Kusuma Narutama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05338382489353595386</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-G1sTzKhTwqo/TdWzU-5BSEI/AAAAAAAAACE/-OsqFxRRMvM/s72-c/merpati.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-6527805026034941539</id><published>2011-04-17T19:09:00.000-07:00</published><updated>2011-04-17T19:09:00.405-07:00</updated><title type='text'>Memilih indukan betina untuk menghasilkan bekisar yang bagus</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt; &lt;/h3&gt; &lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;div class="post-body entry-content"&gt; &lt;a href="http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcT3Y3xXabgVMr4XvDspDTMN3GOF_vvLvtgviIj3zY7DxxfbDHdL"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 259px; height: 194px;" src="http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcT3Y3xXabgVMr4XvDspDTMN3GOF_vvLvtgviIj3zY7DxxfbDHdL" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Induk  betina juga menentukan mutu   bekisar yang akan dihasilkan. Dari induk  yang berbeda akan diperoleh   macam-macam bekisar yang berbeda pula.&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;Secara  umum, ayam betina yang  baik  untuk induk bekisar adalah ayam yang  sehat, besarnya tidak melebihi   ayam hutan jantan, berbulu tebal, dan  berjengger wilah (bergerigi).&lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="more"&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain   itu, ayam betina harus  sudah berumur enam bulan dan koteknya keras   serta panjang. Paduan kotek  ayam betina seperti ini dengan kokok ayam   hutan yang bagus akan  menghasilkan bekisar yang bersuara bagus pula.&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain mewariskan bentuk jengger dan suara pada anak-anaknya, induk betina juga menentukan variasi warna bulu keturunannya. &lt;b&gt;Sumber Majalah Trubus&lt;/b&gt; &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-6527805026034941539?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/6527805026034941539'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/6527805026034941539'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2011/04/memilih-indukan-betina-untuk.html' title='Memilih indukan betina untuk menghasilkan bekisar yang bagus'/><author><name>Kusuma Narutama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05338382489353595386</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-5316146835926049162</id><published>2011-04-13T18:51:00.000-07:00</published><updated>2011-04-13T18:52:07.728-07:00</updated><title type='text'>Ayam ketawa, mudah pakan dan perawatannya</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seperti ayam lokal lainnya, budidaya ayam ketawa relatif  mudah.  Pakannya gampang didapat, daya tahan tubuhnya pun kuat di  berbagai  cuaca. Hal ini jelas berbanding terbalik dengan harga ayam  ketawa yang  bisa menjulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img class="alignleft" src="http://photo.kontan.co.id/photo/2011/03/21/1042826484p.jpg" alt="" width="298px" height="225px" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sunarso,  penjual ayam ketawa di  bilangan Lenteng Agung, Jakarta Selatan,  mengungkapkan, ayam ketawa  cukup diberi pakan campuran. Pakan ini  terdiri dari jagung, gabah, beras  merah, dan pur. Keempat bahan ini  dengan mudah bisa ditemukan di  pasar-pasar burung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sehari  ayam-ayam ini diberi makan tiga  kali, pagi, siang, dan sore. "Porsinya,  satu genggam untuk satu ekor,"  kata Sunarso.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain pakan tadi,  ayam juga diberi pakan khusus  yang disebut Sunarso sebagai jamunya  ayam ketawa. Pakan tersebut berupa  campuran jahe, kunyit, dan kencur.  Ketiga bahan ini diiris kecil-kecil  untuk kemudian disuapkan ke ayam.  Pemberian pakan ini bertujuan  meningkatkan daya tahan tubuh si ayam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemeliharaan  ayam ketawa  pun relatif mudah. Ayam ini tak perlu ditempatkan di area  khusus. "Cukup  dimasukkan ke dalam kandang," ucap Sunarso.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di  rumahnya, Sunarso  memiliki 11 ekor ayam ketawa yang sedang diternakkan.  Bisnis ini memang  menggiurkan lantaran harga ayam ketawa tergolong  tinggi. Sunarso  mematok harga seekor ayam ketawa Rp 250.000 sampai Rp 3  juta. Mahal  murahnya, tergantung dari umur si ayam. Semakin dewasa  usia ayam,  kian  mahal harganya. "Di usia dua hingga tiga tahun,  ketawanya sudah bagus  sekali,” ujar Sunarso.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasar Sunarso kebanyakan para kolektor yang tinggal di Jakarta. Ada pula pembeli dari Indramayu dan Purwakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua   Persatuan Pecinta dan Pelestari Ayam Ketawa Indonesia (P3AKI) Denawi   Usman mengatakan, sistem ternak yang digunakannya adalah sistem telur.   Dia menunggu sampai ayam-ayam ketawa yang dikirim langsung dari Sidrap,   Sulawesi Selatan bertelur. Kemudian, telur-telur ini ditetaskan di  mesin  penetas. "Indukannya saya jual. Jadi cuma telurnya yang saya   ternakkan," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Denawi memiliki 30 ekor ayam ketawa di   rumahnya di Semarang, Jawa Tengah. Awalnya ia tak tertarik dengan   keunikan ayam ini. "Satu tahun lalu diberi keponakan meski saya tidak   suka binatang. Lalu dipaksa. Eh, akhirnya malah suka, lucu ketawanya,"   tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berawal dari hobi, merambah ke bisnis. Itulah yang   terjadi pada Denawi. Melihat ada celah usaha, dia pun mulai giat   beternak. Satu ekor ayam ketawa harganya mulai Rp 3 juta sampai Rp 60   juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan Sunarso, hitungan harga ala Denawi tergantung dari suara ketawa si ayam. Ada tiga kategori ketawa. &lt;em&gt;Pertama&lt;/em&gt;, tawa standar. Ayam kategori ini memiliki suara tertawa pendek. &lt;em&gt;Kedua, &lt;/em&gt;dangdut. Suaranya agak rapat. &lt;em&gt;Ketiga, &lt;/em&gt;slow. Tipe suara ketawanya mengalun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di   luar kategori ini ada pula kategori antik. Suara tertawa ayam tipe   memiliki ini durasi satu hingga dua menit. Namun, yang biasa menjadi   jawara kontes adalah tipe tawa dangdut dan &lt;em&gt;slow&lt;/em&gt;. "Kalau yang antik, terlalu lama ketawanya," ujar Denawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://peluangusaha.kontan.co.id/v2/read/1300696551/62538/Ayam-ketawa-mudah-pakan-dan-perawatannya-2"&gt;http://peluangusaha.kontan.co.id&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-5316146835926049162?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/5316146835926049162'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/5316146835926049162'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2011/04/ayam-ketawa-mudah-pakan-dan.html' title='Ayam ketawa, mudah pakan dan perawatannya'/><author><name>Kusuma Narutama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05338382489353595386</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-7908961898974920385</id><published>2011-04-11T18:44:00.000-07:00</published><updated>2011-04-13T18:53:06.026-07:00</updated><title type='text'>Cara Khusus Membawa Merpati dan Menempatkannya di Sangkar</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCgAAtyUAoI/AAAAAAAABAo/Av9Fc7YovIs/s1600/Img00069.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCgAAtyUAoI/AAAAAAAABAo/Av9Fc7YovIs/s320/Img00069.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5487636158241571458" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Bila mengikuti lomba di daerah lain tentu ada cara khusus membawa merpati agar kondisinya tetap optimal saat lomba. Jangan sampai dalam perjalanan merpati menjadi stres atau kelelahan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan merpati dapat ditempatkan dalam sangkar bertingkat yang memiliki sekat antara bagian atas dan bawah.. Merpati jantan ditempatkan di atas dan betina di bagian bawah. Saat perjalanan baik naik mobil atau sepeda motor sebaiknya di kerudung agar tidak mengetahui keramaian lalu lintas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila perjalanan terlalu jauh, sebaiknya menggunakan mobil dan setiap 2-3 jam berhenti di tempat yang sepi, rindang, dan sejuk. Saat berhenti kerudung sangkar sebaiknya dibuka untuk mendapat udara segar. Demikian pula laju kendaraan harus tenang, stabil, dan tidak kasar dalam mengemudikan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-7908961898974920385?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/7908961898974920385'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/7908961898974920385'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/07/cara-khusus-membawa-merpati-dan.html' title='Cara Khusus Membawa Merpati dan Menempatkannya di Sangkar'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCgAAtyUAoI/AAAAAAAABAo/Av9Fc7YovIs/s72-c/Img00069.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-8202978735638292788</id><published>2011-04-10T19:07:00.000-07:00</published><updated>2011-04-10T19:08:37.941-07:00</updated><title type='text'>Trend ayam serama</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt; &lt;/h3&gt; &lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;div class="post-body entry-content"&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_WG9QgS7jWe8/TU-D3CoYDrI/AAAAAAAAAJI/mO4buplR56s/s1600/DSC00019.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_WG9QgS7jWe8/TU-D3CoYDrI/AAAAAAAAAJI/mO4buplR56s/s320/DSC00019.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5570816245702856370" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pada  kurun waktu 2003-2006 perkembangan serama di malaysia berjalan cepat  seiring melonjaknya permintaan hobiis di Indonesia. Di Indonesia  sebetulnya sudah mengenal serama, tetapi hanya segelintir hobiis yang  mengoleksi. Pada masa itu diakui, hobiis ditanah air tertinggal 2  langkah dalam mengikuti perkembangan serama. Di saat penangkar negeri  jiran mulai menangkarkan serama kualitas super A, di Indonesia saat itu  serama kapan lebih banyak dipelihara.warna-warna yang ada di Indonesia  masih seperti serama yang pertama kali muncul di malaysia. kebanyakan  merah tua dengan paduan hitam atau kebiruan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serama memiliki  kombinasi ratusan warna bulu. Hebatnya tidak ada satupun serama dengan  warna kombonasi itu memiliki pola serupa. Serama-seramaberbulu tiga  warna termasuk yang paling banyak dicari hobiis. Meski yang paling di  idam-idamkan sebetulnya serama bercorak satu warna seperti putih salju  atau biru mengkilap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga serama bervariasi, tergantung  kualitasnya. Di Malaysia pada kurun 2003-2005 serama super A berumur 9  bulan kualitas kontes mencapai RM 8.000, per ekor. Diluar generasi baru  itu harga ayam mini itu berkisar RM 50-RM250 per ekor&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-8202978735638292788?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/8202978735638292788'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/8202978735638292788'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2011/04/trend-ayam-serama.html' title='Trend ayam serama'/><author><name>Kusuma Narutama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05338382489353595386</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_WG9QgS7jWe8/TU-D3CoYDrI/AAAAAAAAAJI/mO4buplR56s/s72-c/DSC00019.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-6472031265742669106</id><published>2011-03-26T18:25:00.000-07:00</published><updated>2011-03-26T19:52:02.795-07:00</updated><title type='text'>Membuat Merpati balap giring</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ZFFXUGwZalo0QM:http://www.kutaikartanegara.com/newsphoto/balapmerpati3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 201px; height: 145px;" src="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ZFFXUGwZalo0QM:http://www.kutaikartanegara.com/newsphoto/balapmerpati3.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Merawat merpati balap adalah sebuah hoby yang sangat menyenangkan. Perlu ketelatenan dan keuletan  dan kasih sayang juga tentunya untuk burung merpati kita ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu waktu saya kecil, merpati giring itu saya pikir karena obat atau dasar bawaan dari merpati tersebut. Jadi tiap kali ingin merpati balap saya beli yang sudah giring, kemudian saya buat balapan tetapi setelah bertelur hilang lagi giringnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah... sampai akhirnya saya jadi pelanggan tetap bakul burung merpati di pasar. Setelah besar saya baru tahu bahwa giring pada merpati balap tersebut merupakan siklus alami pada burung merpati.Jadi bagaimana membuat burung merpati menjadi giring yang kuat, dan bagaimana perlakuanya untuk menjadikan merpati balap yang tangguh saya tuliskan dalam buku saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-6472031265742669106?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/6472031265742669106'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/6472031265742669106'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2009/10/membuat-merpati-balap-giring.html' title='Membuat Merpati balap giring'/><author><name>galeri-koi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-4569445017702446221</id><published>2011-03-26T03:25:00.000-07:00</published><updated>2011-12-23T15:52:38.523-08:00</updated><title type='text'>Jual Ayam Batik Itali, Ayam Bekisar, Ayam Ketawa Dan Ayam Hias Lainnya DI Jember</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRvA-53ZIGKuvzN76GKxJN03SDnkIhNlLKrMQgHNxLLorAnFMjMZQ"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 266px; height: 189px;" src="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRvA-53ZIGKuvzN76GKxJN03SDnkIhNlLKrMQgHNxLLorAnFMjMZQ" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ayam Serama&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQLyqj7j3PYsFVEbTxHBY_1mh1uaXPFuBWS_8exf_SmVckVCW0G"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 255px; height: 192px;" src="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQLyqj7j3PYsFVEbTxHBY_1mh1uaXPFuBWS_8exf_SmVckVCW0G" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ayam Jambul Polandia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRXZ0DSn-TRTDMYLZu9ZN10aioRhaP_qNSe29Ppqf08mwmzBSAv"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 259px; height: 194px;" src="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRXZ0DSn-TRTDMYLZu9ZN10aioRhaP_qNSe29Ppqf08mwmzBSAv" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ayam  Ketawa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTowdP5bN0RfBnGMvFutzm8p4NFe2x-mptT7cVuLiAx5EK263tT"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 259px; height: 194px;" src="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTowdP5bN0RfBnGMvFutzm8p4NFe2x-mptT7cVuLiAx5EK263tT" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ayam Bekisar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_EB9k9bvvxvs/TOk9gbslWaI/AAAAAAAABU8/G3Rk8-4_ZRg/s320/batik%2Bitalia.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 258px; height: 194px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_EB9k9bvvxvs/TOk9gbslWaI/AAAAAAAABU8/G3Rk8-4_ZRg/s320/batik%2Bitalia.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Ayam Batik Itali&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hub:&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Joni&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-size:180%;" class="caption" &gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" class="caption" &gt;0331-524 4443&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Perum Pondok Gede Permai&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Blok DD - 01&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jember&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-4569445017702446221?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/4569445017702446221'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/4569445017702446221'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2011/03/jual-ayam-serama-jember-serama-farm.html' title='Jual Ayam Batik Itali, Ayam Bekisar, Ayam Ketawa Dan Ayam Hias Lainnya DI Jember'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_EB9k9bvvxvs/TOk9gbslWaI/AAAAAAAABU8/G3Rk8-4_ZRg/s72-c/batik%2Bitalia.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-8356536380504865908</id><published>2010-10-02T19:41:00.000-07:00</published><updated>2010-10-02T19:44:35.889-07:00</updated><title type='text'>Kandang untuk ternak merpati balap</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TKfuCLDEnYI/AAAAAAAABMI/ruyfLYDNU9I/s1600/Img00041.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TKfuCLDEnYI/AAAAAAAABMI/ruyfLYDNU9I/s320/Img00041.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5523645189086027138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bentuk kandang apa pun yang akan digunakan untuk beternak harus aman dari berbagai gangguan, seperti anak-anak bermain dan binatang. Jika kandang diletakkan di dekat tempat bermain, saat mengeram akan terusik dan mengakibatkan telur tidak menetas atau rusak. Bahkan, jika sampai kandang dimasuki binatang seperti tikus dan kucing, tidak hanya telur yang dimakan, terkadang induk dan anakannya juga turut dimangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, kandang harus ditempatkan di daerah yang jauh dari keramaian. Selain penempatan kandang, untuk keamanan merpati, sebaiknya kandang yang digunakan adalah kandang dobel, dobel bertingkat, atau kandang bersama yang sekitarnya dikelilingi kawat ram. Dengan demikian, diharapkan binatang tidak bisa masuk ke dalam kandang.&lt;br /&gt;Sementara untuk menghindari gangguan binatang kecil seperti semut maupun kutu, kandang harus selalu terjaga kebersihannya. Bila perlu, bisa disemprot dengan pembasmi semut maupun kutu. Jenis binatang kecil ini juga berbahaya terhadap keselamatan anak merpati.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-8356536380504865908?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/8356536380504865908'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/8356536380504865908'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/10/kandang-untuk-ternak-merpati-balap.html' title='Kandang untuk ternak merpati balap'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TKfuCLDEnYI/AAAAAAAABMI/ruyfLYDNU9I/s72-c/Img00041.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-2411793222717312543</id><published>2010-08-17T06:18:00.001-07:00</published><updated>2010-08-17T06:35:34.959-07:00</updated><title type='text'>Jual Merpati Balap</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TGqQAHWBGmI/AAAAAAAABK0/b6XuKmr-NH0/s1600/17082010%28016%29+%281%29.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TGqPzPliDpI/AAAAAAAABKs/tDal52Dn-Ko/s1600/17082010%28014%29.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Jual Koleksi Baru Siap  Kirim Bulan AGUSTUS 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TGqM6AOJhII/AAAAAAAABKc/p_wiB5Tkio0/s1600/17082010%28011%29.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TGqM6AOJhII/AAAAAAAABKc/p_wiB5Tkio0/s320/17082010%28011%29.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5506368422533497986" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;SJ-101&lt;br /&gt;Umur 1 tahun&lt;br /&gt;Rp. 1.000.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TGqQAHWBGmI/AAAAAAAABK0/b6XuKmr-NH0/s1600/17082010%28016%29+%281%29.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TGqQAHWBGmI/AAAAAAAABK0/b6XuKmr-NH0/s320/17082010%28016%29+%281%29.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5506371826059647586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;SJ-102&lt;br /&gt;Umur 1 tahun&lt;br /&gt;Rp. 750.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hub:Rahmat Subandi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jl. Basuki Rahmat - Jember&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Telp/SMS: 0331-3617667&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Melayani pengiriman ke seluruh kota di pulau jawa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lengkapi koleksi anda dengan merpati balap dari Jember &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-2411793222717312543?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/2411793222717312543'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/2411793222717312543'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/08/jual-merpati-balap.html' title='Jual Merpati Balap'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TGqM6AOJhII/AAAAAAAABKc/p_wiB5Tkio0/s72-c/17082010%28011%29.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-2440945158216794772</id><published>2010-08-15T03:15:00.000-07:00</published><updated>2010-08-15T03:17:44.710-07:00</updated><title type='text'>Perkandangan merpati balap</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TGe-mZ3YxGI/AAAAAAAABJE/fG7jhS-xu30/s1600/Img00045.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TGe-mZ3YxGI/AAAAAAAABJE/fG7jhS-xu30/s320/Img00045.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5505578636471223394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kandang untuk beternak dapat dilakukan dalam kandang pemeliharaan merpati balap. Namun, sebagian penggemar merpati balap sudah banyak yang mencoba untuk beternak dalam kandang¬kandang khusus. Kandang-kandang tersebut bisa berbentuk tunggal atau dobel. Kandang tunggal dapat dibuat dari tripleks atau papan yang dibentuk kotak dengan diberi lubang pintu dan sirkulasi udara. Sementara di bagian dasarnya dibuat semipermanen (dapat ditarik keluar untuk dibersihkan) menyerupai sangkar burung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kandang dobel bentuk dalamnya sama dengan kandang tunggal. Hanya saja bagian luar dibuat lebih besar dan menggunakan tutup kawat ram dengan pintu lebar. Kini yang mulai dikembangkan penggemar khusus beternak adalah bentuk kandang dobel bertingkat dan kandang bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk kandang bertingkat sama dengan kandang dobel hanya saja diletakkan berdekatan dan bersap-sap. Setiap pasang merpati balap ditempatkan dalam kandang yang masih dilindungi oleh kandang lagi. Sementara kandang bersama sebenarnya merupakan kandang-kandang tunggal yang diletakkan dalam kandang besar. Kandang ini didesain agar merpati yang diternak tidak bisa keluar kandang dengan bebas (dikelilingi pagar kawat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk kandang apa pun yang digunakan memang tidak memiliki pengaruh yang besar terhadap kualitas anakan yang dihasilkan. Meskipun demikian, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh sebuah kandang untuk beternak.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-2440945158216794772?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/2440945158216794772'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/2440945158216794772'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/08/perkandangan-merpati-balap.html' title='Perkandangan merpati balap'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TGe-mZ3YxGI/AAAAAAAABJE/fG7jhS-xu30/s72-c/Img00045.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-1033518356143305091</id><published>2010-08-05T16:46:00.000-07:00</published><updated>2010-08-05T16:46:00.203-07:00</updated><title type='text'>Beternak Merpati balap</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TEzNOFE8leI/AAAAAAAABFE/50mSFskZfyo/s1600/Img00053.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TEzNOFE8leI/AAAAAAAABFE/50mSFskZfyo/s320/Img00053.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5497994886877320674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Semakin banyaknya penggemar merpati balap, menuntut pula bertambahnya jumlah jenis burung tersebut. Satu-satunya cara untuk memenuhi permintaan penggemar, yaitu dengan melestarikannya. Tentu saja yang melestarikan adalah para penggemar merpati balap itu sendiri mengingat merpati balap kini sulit didapat dengan jalan menangkap di alam bebas karena populasinya tidak berkembang secara liar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Kecenderungan penggemar untuk mendapatkan merpati balap keturunan darah juara atau yang mempunyai prestasi juga turut memacu penggemarnya untuk membudidayakan. Di samping itu, kualitas merpati balap di kalangan penggemar dari tahun ke tahun juga semakin meningkat baik, dari segi kualitas maupun kuantitasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga hasil ternakan yang baik juga menggiurkan penggemar untuk terus bersaing menghasilkan anakan-anakan yang dapat dian¬dalkan. Sepasang merpati balap yang kualitasnya biasa saja bisa laku Rp. 100.000,00 hingga Rp. 500.000,00 per pasang. Bahkan, jika diketahui berasal dari keturunan yang baik, misalnya keturunan juara bisa laku Rp. 2.500.000,00 atau lebih per pasang. Apalagi jika merpati tersebut juara harganya bisa mencapai puluhan juta rupiah. Bahkan, ada penggemar yang berani membeli telur para juara dengan harga hingga jutaan rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meningkatnya harga merpati balap yang cukup tajam ini merupakan perkembangan hobi yang cukup baik. Kesempatan ini juga dimanfaatkan penggemar yang memiliki merpati balap yang jago terbang untuk dikembangbiakkan. Jadi, selain mencari kepuasan dari hobi itu sendiri penggemar juga bisa meraih keuntungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika hanya sekadar beternak, memang tidak sulit. Tidak jauh berbeda dengan beternak jenis merpati lainnya. Namun, jika ingin mendapatkan anakan yang berkualitas, harus melalui proses yang membutuhkan kejelian dan keterampilan tersendiri. Berikut ini diulas bagaimana cara betemak merpati balap yang baik dan benar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-1033518356143305091?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/1033518356143305091'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/1033518356143305091'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/08/beternak-merpati-balap.html' title='Beternak Merpati balap'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TEzNOFE8leI/AAAAAAAABFE/50mSFskZfyo/s72-c/Img00053.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-9034351793546844707</id><published>2010-08-04T18:51:00.000-07:00</published><updated>2010-08-04T18:51:00.214-07:00</updated><title type='text'>Joki merpati balap perlu menjaga stamina</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCv1IDXH0pI/AAAAAAAABCA/A0-C8WePn-M/s1600/Img00058.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCv1IDXH0pI/AAAAAAAABCA/A0-C8WePn-M/s320/Img00058.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488750089571127954" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak hanya stamina merpati balap yang harus dijaga, stami¬na joki pun perlu mendapat perhatian. Apalagi jika merpati balap andalannya mencapai babak final, tentunya telah melalui beberapa babak yang cukup melelahkan. Pemakaian tenaga joki untuk keper¬luan selain menjoki sebaiknya dihilangkan dan harus ditangani oleh orang lain, misalnya mengambil merpati, sangkar, atau perlengkapan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaiknya jika berhasil pada babak penyisihan, joki melaku¬kan istirahat sambil menunggu babak selanjutnya. Saat istirahat ini agar tenaga cepat kembali bisa meminum suplemen kesehatan yang banyak dijual di pasaran seperti Ekstra Jos, Kratingdaeng, atau minuman serupa lainnya. Selain itu, makan pagi dan siang juga jangan sampai terlambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah baiknya bila ditambah makanan kecil atau buah-buahan dan sedapat mungkin menghindari makanan yang banyak mengandung minyak serta minum es. Hal ini dimaksudkan agar suara tidak cepat habis (serak) saat memanggil merpati sewaktu menjoki.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-9034351793546844707?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/9034351793546844707'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/9034351793546844707'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/08/joki-merpati-balap-perlu-menjaga.html' title='Joki merpati balap perlu menjaga stamina'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCv1IDXH0pI/AAAAAAAABCA/A0-C8WePn-M/s72-c/Img00058.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-4906089866710483967</id><published>2010-08-03T18:49:00.000-07:00</published><updated>2010-08-03T18:49:00.644-07:00</updated><title type='text'>Cara joki menerima merpati balap</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCv0fYzSHXI/AAAAAAAABB4/L28iRjsvs-g/s1600/Img00058.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCv0fYzSHXI/AAAAAAAABB4/L28iRjsvs-g/s320/Img00058.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488749390951751026" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pola menerima kedatangan pembalap sangat beragam antara joki yang satu dengan lainnya. Tergantung kebiasaan joki itu sendiri berdasarkan pertimbangan gaya terbang merpati balapnya. Posisi yang baik dalam menerima pembalap saat tembak (hinggap) di tangan kiri sebaiknya dilakukan di tengah sambil menyergap. Posisi tangan kanan yang memegang merpati betina berada di bawah tangan kiri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Posisi saat menerima persis di depan perut sangat mengun¬tungkan bila tembakannya sangat keras. Meskipun kemungkinan meleset tetap ada, tetapi sangat kecil. Begitu hinggap langsung secara cepat dibawa merapat ke perut. Lain halnya jika diterima di atas atau di bawah perut. Kemungkinan bablas (lewat) semakin besar karena tidak terhalang badan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat menerima kedatangan merpati sebaiknya joki memperhatikan kecepatan ayunannya. Setelah merpati tampak mendekat sekitar 4-5 m, ayunan yang semula cepat kemudian diperlambat. Pola penerimaan merpati yang akan hinggap dengan kecepatan penuh harus dilakukan secara cekatan agar tembakan yang dilakukannya tidak sampai meleset.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penerimaan merpati balap memang tidak mutlak harus dilakukan di tengah, tergantung kebiasaan yang dilakukan di saat¬saat latihan. Bila arah datangnya merpati dari atas, sebaiknya diterima sedikit di bawah. Namun, begitu hinggap dengan cepat segera ditarik ke atas. Begitu pula jika kedatangan merpati mendatar, bisa diterima pada posisi sedikit di atas. Ketika hinggap langsung dibawa ke posisi tengah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-4906089866710483967?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/4906089866710483967'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/4906089866710483967'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/08/cara-joki-menerima-merpati-balap.html' title='Cara joki menerima merpati balap'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCv0fYzSHXI/AAAAAAAABB4/L28iRjsvs-g/s72-c/Img00058.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-1463375120107002524</id><published>2010-08-02T18:46:00.000-07:00</published><updated>2010-08-02T18:46:00.363-07:00</updated><title type='text'>Cara joki memanggil merpati balap</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCvz1wOBWwI/AAAAAAAABBw/59Y4zQQJDkw/s1600/Img00055.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCvz1wOBWwI/AAAAAAAABBw/59Y4zQQJDkw/s320/Img00055.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488748675683408642" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bila merpati balap sudah dilepas di garis start (oleh pelepas) dan tampak dari garis finis, teriakan para joki mulai ramai memanggil merpatinya. Teriakan ini bertujuan agar merpati bisa mengetahui posisi jokinya sehingga terbangnya semakin terarah dan lebih cepat. Selain dengan memperkeras suara, sebaiknya teriakan panggilan mempunyai kekhususan baik irama maupun nada suaranya yang tidak berubah sejak latihan. Bisa juga dengan memanggil nama merpati balapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panggilan sebaiknya disertai dengan mengayunkan sang betina sehingga posisi joki dapat diketahui secara jelas oleh merpati balapnya. Sangat rrtenguntungkan bila posisi joki telah diketahui merpati pada jarak jauh. Karena burung ini akan semakin mempercepat terbang dan meninggalkan lawan-lawannya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-1463375120107002524?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/1463375120107002524'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/1463375120107002524'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/08/cara-joki-memanggil-merpati-balap.html' title='Cara joki memanggil merpati balap'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCvz1wOBWwI/AAAAAAAABBw/59Y4zQQJDkw/s72-c/Img00055.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-8219327235217607776</id><published>2010-08-01T18:42:00.000-07:00</published><updated>2010-08-01T18:42:00.079-07:00</updated><title type='text'>Perawatan merpati balap seusai lomba</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCvzf-fnuuI/AAAAAAAABBo/6Fc-PQFRS1w/s1600/Img00040.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCvzf-fnuuI/AAAAAAAABBo/6Fc-PQFRS1w/s320/Img00040.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488748301558201058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sesusai lomba biasanya adalah waktu merpati bertelur sehingga pada minggu berikutnya tidak mungkin merpati balap dalam kon¬disi prima. Saat ini kondisi merpati menurun. Merpati yang bertelur dibiarkan mengeram hingga 4-5 hari. Tepat pada hari Sabtu malam telur diambil dan dibuang. Selanjutnya merpati diberi perlakuan sama dengan semula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;L.omba yang diadakan memang diatur selang satu minggu dan tidak asing lagi bagi penggemar merpati balap yang sering turun ke lapangan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-8219327235217607776?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/8219327235217607776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/8219327235217607776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/08/perawatan-merpati-balap-seusai-lomba.html' title='Perawatan merpati balap seusai lomba'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCvzf-fnuuI/AAAAAAAABBo/6Fc-PQFRS1w/s72-c/Img00040.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-5107358623014790178</id><published>2010-07-31T20:17:00.000-07:00</published><updated>2010-07-31T20:17:00.335-07:00</updated><title type='text'>Cara ngeber merpati balap yang baik</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:r_E9nUyc0WgOmM::&amp;amp;t=1&amp;amp;usg=__T2UnIu1UIKy-J0D71_ZfRQjeVeU="&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 275px; height: 183px;" src="http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:r_E9nUyc0WgOmM::&amp;amp;t=1&amp;amp;usg=__T2UnIu1UIKy-J0D71_ZfRQjeVeU=" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Mengayunkan merpati betina dengan tangan kanan yang lebih dikenal dengan istilah ngeber ini bila dilakukan dengan benar akan mampu mempercepat waktu yang ditempuh sang merpati jantan. Saat ngeber yang pertama perlu diperhatikan adalah posisi berdiri joki di garis finis. Posisi ini sangat menentukan bagaimana gaya ngeber yang dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Bila posisi berdiri joki di sebelah kanan (dari deretan para penjoki lain), sebaiknya ngeber dibuang ke sebelah kanan. Begitu pula jika posisi berdirinya paling kiri, ngeber diarahkan ke sebelah kiri. Hal ini dilakukan agar datangnya merpati balap tid#k saling bertubrukan ke arah joki yang ada di sebelahnya. Selain itu, merpati juga bisa langsung mengetahui posisi di mana jokinya berada dengan jelas pada jarak yang masih relatif jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khusus untuk posisi joki yang berada di tengah-tengah deret¬an penjoki, gerakan ngeber harus berlawanan dengan arah da¬tangnya merpati balap. Misalnya, bila merpatinya datang dari arah kanan penjoki, maka ngeber dilakukan disebelah kiri penjoki begitu sebaliknya. Namun, setelah posisi merpati dekat baru posisi ngeber harus segera dibawa ke tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain melihat arah datangnya merpati, penjoki harus pula memperhatikan kedudukan tinggi rendah datangnya merpati. Bila gaya terbang merpati tinggi sebaiknya posisi ngeber lebih mende¬kat ke tanah (sambil jongkok). Apabila merpati terbang datar, sebaiknya posisi penjoki hanya setengah jongkok (posisi ngeber lebih tinggi).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-5107358623014790178?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/5107358623014790178'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/5107358623014790178'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/07/cara-ngeber-merpati-balap-yang-baik.html' title='Cara ngeber merpati balap yang baik'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-3825539560357962966</id><published>2010-07-30T20:10:00.000-07:00</published><updated>2010-07-30T20:10:00.170-07:00</updated><title type='text'>Pakaian joki merpati balap</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.n1wanred.com/includes/image.php?id=5716"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 109px; height: 165px;" src="http://www.n1wanred.com/includes/image.php?id=5716" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ketika lomba berlangsung banyaknya joki yang ada di garis finis menunggu kedatangan masing-masing merpatinya¬terkadang memang membuat burung tersebut bingung menentukan di mana posisi jokinya. Supaya joki lebih mudah dikenali ter¬utama ketika jarak terbangnya masih jauh, joki harus menggunakan pakaian khusus dengan warna yang khusus pula. Tentunya pakaian tersebut sudah dikenal betul oleh merpati balapnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Pakaian khusus itu harus benar-benar sudah dikenal sejak latihan. Sebaiknya pakaian dengan warna khusus itu tidak berganti¬ganti. Biasanya klub-klub penggemar merpati balap sudah mempunyai warna dan bentuk pakaian tersendiri. Masing-masing klub berusaha menggunakan pakaian dengan warna yang tidak sama antara klub yang satu dengan yang lainnya. Pakaian baik baju, kaos, maupun celana yang dipakai menjoki ada yang polos ada juga yang menggunakan kombinasi warna. Bahkan, ada pula yang menggunakan topi dengan warna dan bentuk tertentu yang berbeda dengan joki lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pakaian yang biasa digunakan sebaiknya warna-warna yang mencolok. Namun, harus dihindari warna yang sama dengan kondisi lapangan, misalnya warna hijau bila latihan atau lomba diadakan pada lapangan yang berumput. Sebaliknya bila latihan atau lomba diadakan di lapangan terbuka yang gersang dan tidak ditumbuhi rumput sama sekali, sebaiknya joki tidak mengenakan pakaian berwarna cokelat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warna yang tepat dan banyak digunakan joki biasanya warna putih, kuning, merah, dan hitam. Pakaian dengan warna putih sangat menguntungkan jika aduan merpati balap berlangsung hingga menjelang petang. Biasanya hal ini terjadi pada babak final. Dalam mengenalkan ciri dan warna pakaian yang digunakan, sebaiknya tidak hanya pada saat latihan saja. Joki harus pula mengenakan pakaian khususnya saat memberi pakan, memandikan, serta membersihkan kandang. Hal ini dilakukan agar merpati balap benar-benar mengenal lebih dekat siapa jokinya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-3825539560357962966?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/3825539560357962966'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/3825539560357962966'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/07/pakaian-joki-merpati-balap.html' title='Pakaian joki merpati balap'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-5618947671755393440</id><published>2010-07-29T20:02:00.000-07:00</published><updated>2010-07-29T20:02:00.306-07:00</updated><title type='text'>Merpati Balap memerlukan kasih sayang</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_9Agnras1KMg/S2Un-9H-BAI/AAAAAAAAAN4/f-0WtVWTf18/s400/Team+Merpati+%2830%29.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_9Agnras1KMg/S2Un-9H-BAI/AAAAAAAAAN4/f-0WtVWTf18/s400/Team+Merpati+%2830%29.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Joki harus memberi perhatian dan kasih sayang yang besar kepada merpatinya. Perhatian dan kasih sayang ini bisa membuat merpati balap lebih mengenal jokinya. Perhatian tersebut tidak cukup hanya memberi makan, membersihkan kandang, memandikan, menjemur, maupun melatihnya. Kasih sayang yang tulus malahan lebih didambakan oleh merpati balap.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Kasih sayang dapat ditunjukkan di saat senggang, bergurau dengan merpati balap sambil mendekatkan sang betinanya. Begitu pula pada malam hari biasakan joki mengelus-elus merpatinya. Jalinan hubungan yang harmonis sangat berpengaruh ketika berada di lapangan, merpati balap tidak akan lupa atau salah mengenali jokinya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-5618947671755393440?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/5618947671755393440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/5618947671755393440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/07/merpati-balap-memerlukan-kasih-sayang.html' title='Merpati Balap memerlukan kasih sayang'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_9Agnras1KMg/S2Un-9H-BAI/AAAAAAAAAN4/f-0WtVWTf18/s72-c/Team+Merpati+%2830%29.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-3090796546609676164</id><published>2010-07-28T20:02:00.000-07:00</published><updated>2010-07-28T20:02:00.314-07:00</updated><title type='text'>Gerakan badan dan tangan joki merpati balap</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:CfkGd0B0wwmN8M::&amp;amp;t=1&amp;amp;usg=__OG4akz743Vl4xQzbX3P5161vNk8="&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 274px; height: 184px;" src="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:CfkGd0B0wwmN8M::&amp;amp;t=1&amp;amp;usg=__OG4akz743Vl4xQzbX3P5161vNk8=" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Gerakan tangan saat mengayunkan merpati betina ternyata juga berpengaruh pada kecepatan terbang merpati balap (jantan). Semakin pelan ayunannya biasanya merpati saat hinggap di tangan juga lamban. Justru merpati akan semakin berpacu jika gerakan ayunan joki semakin cepat. Kecepatan yang dimaksud tentu tidak asal cepat dan kasar, tetapi gerakan ayunannya tidak kaku. Meskipun cepat, tetapi masih terasa santai dan kokoh dalam menerima merpati.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Bentuk ayunan yang baik harus dirasakan merpati sejak lati¬han. Begitu pula cara joki menerimanya. Dengan demikian, diharapkan ketika lomba, merpati sudah tidak ragu dan tidak meleset saat hinggap di tangan meskipun dengan kecepatan tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyaknya merpati yang adu kecepatan terkadang juga masih membingungkan joki. Apalagi jika terjadi persaingan ketat dan saling tempel. Untuk mengantisipasi kedatangan dari berbagai penjuru, joki dituntut mempunyai refleks yang cepat. Kebanyakan joki joki yang kurus atau ideal (antara tinggi dan berat badannya) sangat cocok dibanding yang berbadan gemuk.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-3090796546609676164?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/3090796546609676164'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/3090796546609676164'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/07/gerakan-badan-dan-tangan-joki-merpati.html' title='Gerakan badan dan tangan joki merpati balap'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-1688711144579443381</id><published>2010-07-27T19:53:00.000-07:00</published><updated>2010-07-27T19:53:00.285-07:00</updated><title type='text'>Joki harus tahu gaya terbang merpati balap</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://merpati.org/images/stories/img_2480.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 437px; height: 327px;" src="http://merpati.org/images/stories/img_2480.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Mengetahui secara persis gaya terbang merpati yang dijoki merupakan faktor yang sangat penting bagi joki. Pada kondisi apa pun joki mampu mengetahui berada di posisi mana merpatinya. Dengan mengetahui posisi merpati balap -saat menuju garis finis- joki bisa beraksi untuk mengantisipasi kedatangan dan siap menerimanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Pemahamanan joki terhadap gaya terbang merpati balap bermanfaat untuk mengantisipasi jika terdapat dua merpati balap yang sama warna dan ketinggian terbangnya. Kesamaan ini memang sangat merepotkan joki untuk menentukan yang mana merpati balapnya. Dari sekian banyak kesamaan tentu terdapat sedikit perbedaan yang menjadi kebiasaan merpati yang dijokinya. Bila sudah mengenal betul merpatinya, joki tentu tidak akan kesulitan menentukan di mana burung yang dijokinya berada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengetahui secara detail tentang gaya terbang dan kebiasaan hinggap di tangan dapat dilakukan saat latihan. Dalam latihan tidak hanya sekadar menjoki. Namun, harus benar-benar mengamati gaya terbang serta kebiasaan sekecil apa pun yang dilakukan merpati balap mulai dilepas (oleh pelepas) hingga sampai di tangan joki.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-1688711144579443381?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/1688711144579443381'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/1688711144579443381'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/07/joki-harus-tahu-gaya-terbang-merpati.html' title='Joki harus tahu gaya terbang merpati balap'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-3903282205357467614</id><published>2010-07-26T19:46:00.000-07:00</published><updated>2010-07-26T19:46:00.594-07:00</updated><title type='text'>Joki merpati balap harus Melatih ketajaman penglihatan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://z00my15.files.wordpress.com/2009/11/141006aragamhobi1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 275px; height: 200px;" src="http://z00my15.files.wordpress.com/2009/11/141006aragamhobi1.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Awal latihan yang baik sebagai joki terutama yang ingin menjadi joki andalan sebaiknya menjadi pelepas terlebih dahulu. Saat ngetren (melepas) harus melihat merpati yang dilepas hingga tidak kelihatan. Latihan ini untuk membiasakan kernampuan melihat merpati terbang sejauh-jauhnya. Dengan demikian, saat menjadi joki sudah dapat mendeteksi kedatangan pembalap secepat mungkin dari jarak yang cukup jauh. Pejoki yang baik kebanyakan mampu melihat merpati terbang hingga jarak 1 km bahkan lebih.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Ketajaman penglihatan sang joki harus tetap terpelihara. Untuk itu, Ia harus banyak makan makanan yang mengandung vitamin A. Makan wortel tanpa dimasak juga dipercaya sangat membantu ketajaman penglihatan. Ada baiknya bila hal ini dilakukan setiap hari. Selain itu, bisa juga dengan meminum tab¬let vitamin A yang banyak dijual di apotek atau toko obat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-3903282205357467614?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/3903282205357467614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/3903282205357467614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/07/joki-merpati-balap-harus-melatih.html' title='Joki merpati balap harus Melatih ketajaman penglihatan'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-6649930880658161277</id><published>2010-07-25T19:42:00.000-07:00</published><updated>2010-07-25T19:42:00.267-07:00</updated><title type='text'>Joki Merpati Balap</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCgMuofcTWI/AAAAAAAABBY/hqRXY9fp-tc/s1600/Img00058.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCgMuofcTWI/AAAAAAAABBY/hqRXY9fp-tc/s320/Img00058.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5487650141233761634" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Peranan joki dalam balap merpati tidak bisa dikesampingkan. Selain faktor keturunan, latihan, dan perawatan, joki juga meru¬pakan faktor penentu kemenangan dalam arena balap merpati. Tidak jarang merpati balap gagal mengalahkan lawan-lawannya hanya akibat kesalahan kecil yang dilakukan joki.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Umumnya yang menjadi joki bukan pemilik merpati balap. Jika semua merpati balap yang dimiliki harus dijoki sendiri, tentu baik waktu, tenaga, maupun pikiran jelas tidak teratasi. Pemilik paling banyak dalam satu perlombaan hanya bisa menjoki 1-2 burung. Pemilik justru lebih ditekankan untuk mempersiapkan dalam bentuk sarana, teknik, serta memantau kekuatan lawan sebagai langkah mengatur strategi lomba. Pelaksana di lapangan bisa diserahkan joki joki yang telah dipersiapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Joki yang baik tentunya mendapat kepercayaan penuh dari pemilik merpati. Sebelum lomba, joki harus membekali diri dengan berbagai keterampilan dan ketentuan dalam menjoki sehingga mampu menunjukkan diri sebagai joki yang dapat diandalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi joki juga merupakan mata pencaharian, ada beberapa joki yang memang dijadikan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya. Kebanyakan joki-joki yang dapat diandalkan dipelihara pemilik merpati balap sebagai karyawan. Dengan demikian, pekerjaan setiap harinya selain menjoki saat latihan dan lomba, juga bertugas sebagai pemelihara merpati balap.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-6649930880658161277?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/6649930880658161277'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/6649930880658161277'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/07/joki-merpati-balap.html' title='Joki Merpati Balap'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCgMuofcTWI/AAAAAAAABBY/hqRXY9fp-tc/s72-c/Img00058.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-1394726496190978876</id><published>2010-07-24T19:27:00.000-07:00</published><updated>2010-07-24T19:27:00.496-07:00</updated><title type='text'>Pemberian Vitamin, Mineral, dan Obat-obatan untuk merpati balap</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCgJmAkaRaI/AAAAAAAABBQ/JjU90X7umzA/s1600/Img00053.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCgJmAkaRaI/AAAAAAAABBQ/JjU90X7umzA/s320/Img00053.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5487646694543345058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kendati makanan dan minuman sehari-hari juga terdapat kan¬dungan vitamin dan mineral yang dibutuhkan merpati, vitamin serta mineral masih harus diberikan. Hal ini dilakukan sebagai antisipasi kekurangan vitamin dan mineral.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Kebutuhan vitamin dan mineral sangat penting untuk mening¬katkan daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit, memperkuat otot, memperlancar metabolisme tubuh, dan mengganti sel-sel tubuh yang rusak. Vitamin yang dibutuhkan sesuai kebutuhan meliputi vitamin A (menyehatkan dan mempertajam penglihatan mata), B kompleks (memperkuat otot dan saraf, meningkatkan daya tahan tubuh, nafsu makan, dan kemampuan terbang serta mempertahankan sel darah merah), C (menyehatkan kulit), D (membantu pertumbuhan tulang dan bulu), E (memperkuat otot dan jaringan tubuh), dan K (mempercepat pembekuan darah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara mineral yang diperlukan meliputi fosfor (P), ferum (Fe), ,iodium (I), kalsium (Ca), kuprum (Cu), mangan (Mn), dan seng (Zn). Mineral-mineral tersebut sangat membantu pembentukan hemoglobin dan hormon, metabolisme tubuh, menumbuhkan otot, membentuk sel darah merah, memperkuat otot jantung, menumbuhkan tulang kerangka, menumbuhkan badan, serta mengaktifkan organ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberian vitamin dan mineral dapat dicampur dengan makanan sehari-hari. Bila pakannya berupa biji-bijian sementara mineral yang akan diberikan berupa bubuk, pencampuran dapat dilakukan dengan dicampur minyak ikan atau madu. Pencampuran ini sekaligus juga untuk menambahkan vitamin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara untuk obat-obatan sebaiknya diberikan saat diper¬lukan saja, misalnya dalam kondisi sakit, menjelang lomba, atau selesai lomba agar dapat menghilangkan rasa lelah. Misalnya diberikan obat antistres seusai mengikuti lomba atau perjalanan jauh. Hal ini untuk mengantisipasi agar kesehatan burung tidak terganggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obat-obatan yang diberikan biasanya hasil ramuan sendiri, berupa ramuan rempah-rempah yang ditambah madu dan kuning telur. Selain itu, ada juga yang menggunakan tambahan obat-obatan yang biasa digunakan manusia hanya saja dosisnya harus lebih kecil atau membeli obat-obatan yang sudah jadi, misalnya Rudal, Canary Post, Supervit Drops, serta obat antistres yang banyak dijual di toko-toko obat dan makanan burung.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-1394726496190978876?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/1394726496190978876'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/1394726496190978876'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/07/pemberian-vitamin-mineral-dan-obat.html' title='Pemberian Vitamin, Mineral, dan Obat-obatan untuk merpati balap'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCgJmAkaRaI/AAAAAAAABBQ/JjU90X7umzA/s72-c/Img00053.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-2064339110530102002</id><published>2010-07-23T19:25:00.000-07:00</published><updated>2010-07-23T19:25:00.111-07:00</updated><title type='text'>Pemberian Air minum untuk merpati balap</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://media.vivanews.com/images/2009/10/11/77733_unggas__burung.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 321px; height: 240px;" src="http://media.vivanews.com/images/2009/10/11/77733_unggas__burung.JPG" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Air minum bagi merpati balap mutlak harus diberikan. Meski¬pun di sekitar rumah banyak genangan air yang bisa diminum merpati saat dilepas, tetapi sebaiknya burung ini harus dibiasakan minum pada air yang disediakan. Hal ini dilakukan agar kondisi kesehatannya selalu terjamin. Tentunya air minum yang diberikan harus terjamin kebersihannya dan bebas penyakit. Biasanya merpati yang air minumnya telah disediakan tersendiri tidak mau minum di sembarang tempat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Bagi merpati yang sudah berprestasi tidak ada jeleknya jika diberi minum air mineral. Jika tidak, bisa diberikan air ledeng, hujan, atau air sumur yang telah dimasak terlebih dahulu. Dengan maksud agar terbebas dari kuman-kuman penyakit. Namun, air tersebut harus diberikan pada keadaan dingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjaga kebersihan air minum sebaiknya tempat minum juga harus selalu bersih. Air minum yang diberikan sepanjang hari sebaiknya ditempatkan pada tempat minum khusus. Setiap penggantian air, tempat minum juga harus turut dibersihkan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-2064339110530102002?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/2064339110530102002'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/2064339110530102002'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/07/pemberian-air-minum-untuk-merpati-balap.html' title='Pemberian Air minum untuk merpati balap'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-3314056007318138968</id><published>2010-07-22T19:16:00.000-07:00</published><updated>2010-07-22T19:16:00.816-07:00</updated><title type='text'>Cara Pemberian Pakan Untuk Merpati Balap</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCgGkjVKcbI/AAAAAAAABBI/X5Y2xox6xaU/s1600/Img00043.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCgGkjVKcbI/AAAAAAAABBI/X5Y2xox6xaU/s320/Img00043.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5487643370980012466" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kandungan gizi dalam pakan yang diberikan kepada merpati balap harus diperhatikan. Tentunya ada perbedaan pemberian pakan saat anakan (yang masih membutuhkan perkembangan) dan kondisi saat dewasa. Namun, secara umum kandungan kebutuhan gizi ini harus dipenuhi sesuai kebutuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Pada masa pertumbuhan, merpati balap harus memperoleh makanan yang banyak mengandung karbohidrat dan protein seperti jagung, kacang hijau, kacang kedelai, dan gabah (beras berkulit). Sementara menjelang lomba, kandungan protein dalam pakannya harus dikurangi. Sebaliknya diperbanyak pemberian pakan yang mengandung serat kasar.&lt;br /&gt;Pemberian pakan yang banyak mengandung serat kasar ini berguna untuk meningkatkan kekuatan terang di samping membuat kotoran merpati menjadi padat. Makanan merpati yang mempunyai kadar serat kasar tinggi ialah gabah, biji kenari, millet, dan kacang kedelai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain makanan pokok (jagung), pemberian pakan lain berupa extrafooding (tambahan) juga sangat dianjurkan. Untuk memberikan pakan tambahan harus diketahui benar kapan waktunya. Jika diberikan pada waktu yang salah, bisa-bisa merpati balap menjadi lemas saat lomba berlangsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberian gabah saat lomba juga harus dikurangi. Menjelang lomba antara 1-2 sebelumnya kebutuhan protein yang semula sekitar 15% harus berangsur-angsur berkurang hingga mencapai hanya 11%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pakan tambahan yang biasa diberikan kalangan penghobi pada merpati balap adalah millet dan kacang hijau. Kacang hijau sebaiknya diberikan pada hari Senin dan Selasa. Pada hari berikut¬nya hingga lomba berlangsung sebaiknya pemberian kacang hijau terbut dihentikan. Jika terlalu banyak makan kacang hijau menjelang lomba merpati bisa lemas. Jika kondisinya lemas kecepa¬tan terbangnya pun menjadi berkurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pakan sebaiknya diletakkan pada tempat yang bersih dan diusahakan jangan sampai di dalam kandang. Akan lebih baik jika pakan diberikan langsung dengan tangan. Apalagi jika yang memberi makan sang joki. Dengan harapan antara joki dan pembalapnya menjadi lebih dekat dan saling mengenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu makan sebaiknya cukup dua kali sehari, yaitu pagi dan sore dengan porsi yang tidak terlalu banyak. Takaran pemberian makan bisa diamati, misalkan diberi satu genggam tidak habis maka takaran tersebut harus dikurangi hingga pakan tidak tersisa lagi. Setelah diketahui takaran pakannya sebaiknya masih dikurangi sedikit sekitar 10% dari kebutuhan seharusnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-3314056007318138968?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/3314056007318138968'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/3314056007318138968'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/07/cara-pemberian-pakan-untuk-merpati.html' title='Cara Pemberian Pakan Untuk Merpati Balap'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCgGkjVKcbI/AAAAAAAABBI/X5Y2xox6xaU/s72-c/Img00043.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-3499914070421598837</id><published>2010-07-21T19:10:00.000-07:00</published><updated>2010-07-21T19:10:00.219-07:00</updated><title type='text'>Cara Memandikan Merpati Balap</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCgFD9iYbDI/AAAAAAAABBA/A2llAsa_LIk/s1600/Img00034.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCgFD9iYbDI/AAAAAAAABBA/A2llAsa_LIk/s320/Img00034.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5487641711567465522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Di samping kebersihan kandang, kebersihan merpati sebagai penghuninya juga penting. Untuk menjaga kesehatan, merpati juga perlu dimandikan. Selain itu, mandi juga berguna untuk menjaga kebersihan bulu agar tampak bersih, mengilat, rapi, serta bebas dari serangan penyakit atau kutu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Memandikan merpati minimal satu minggu sekali. Waktu memandikan sebaiknya juga diperhatikan apakah merpati terserang kutu atau tidak. Jika terserang kutu, saat memandikan bisa menggunakan shampo khusus pembasmi kutu burung yang banyak terjual di pasaran. Setelah dimandikan merpati harus dijemur. Penjemuran sebaiknya tidak sampai lebih dari pukul 11.00.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengingat merpati suka mandi maka selain dimandikan burung ini juga bisa dibiarkan mandi sendiri. Beri saja bak-bak mandi baik di luar kandang maupun di dalam (untuk kandang umbaran). Jika bak mandi dibuat semacam kolam sebaiknya tingkat kedalamannya bisa dibuat bertingkat. Ini memberikan alternatif bagi merpati untuk memilih kedalaman yang disukai. Bak mandi apapun yang digunakan sebaiknya minimal dibersihkan setiap dua hari sekali dan lebih baik jika setiap hari. Hal ini dimaksudkan agar air mandi selalu dalam kondisi bersih dan tidak tercemar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merpati yang telah selesai mandi biasa menjemur diri. Untuk merpati yang diletakkan di dalam kandang sebaiknya di lingkungan sekitarnya cukup terkena sinar matahari. Selain itu juga bak mandi sebaiknya tidak permanen sehingga begitu selesai mandi bisa cepat diambil (agar kandang tidak lembab).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika berjemur merpati selalu membersihkan badannya dan mematuk kutu-kutu bulunya. Ketika terasa bulunya agak kering merpati juga melapisi bulunya dengan minyak. Minyak yang dipro¬duksi oleh setiap unggas termasuk merpati balap terdapat dalam kantong minyak pada pangkal ekor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan merpati dalam merawat bulu ini sangat baik untuk menunjang keindahan dan kerapian serta kesehatannya. Selain itu, juga berguna untuk mendukung kecepatan dan kelincahan terbang serta menghadapi cuaca yang kurang baik. Cuaca yang kurang baik tersebut misalnya lomba di lokasi yang berhawa sejuk atau saat dilepas terjadi gangguan cuaca, seperti hujan dan berkabut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-3499914070421598837?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/3499914070421598837'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/3499914070421598837'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/07/cara-memandikan-merpati-balap.html' title='Cara Memandikan Merpati Balap'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCgFD9iYbDI/AAAAAAAABBA/A2llAsa_LIk/s72-c/Img00034.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-7049397311378244778</id><published>2010-07-20T19:03:00.000-07:00</published><updated>2010-07-20T19:03:00.390-07:00</updated><title type='text'>Kandang Merpati balap</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://chickaholic.files.wordpress.com/2008/11/100_0492.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 262px; height: 196px;" src="http://chickaholic.files.wordpress.com/2008/11/100_0492.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Setiap jenis merpati mempunyai bentuk kandang yang berbeda-beda. Jenis merpati yang dipelihara dapat diketahui dengan melihat model kandangnya. Kandang merpati balap rata-rata tidak inenempel langsung di tanah, sama halnya kandang merpati yang menyerupai kandang ayam. Bentuk kandang merpati pos diletakkan sekitar 0,5-1,5 m dari tanah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Model kandang merpati balap ada dua bentuk, yaitu kandang tunggal dan dobel. Pada kandang tunggal biasanya hanya berbentuk hotak dengan satu pintu. Jika dibuka, pintu tersebut bisa menjadi alas masuk atau tempat bertengger. Sementara kandang dobel memiliki pintu seluas kandang tersebut dan di dalamnya terdapat sangkar kecil. Sangkar ini digunakan untuk mengurung merpati betina sehingga ketika merpati jantan dilepas tidak menjadi masalah. Burung ini selalu ada di sekitar merpati betina dan tidak mau terbang jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukuran kandang dobel lebih besar dibanding kandang tunggal. Kandang-kandang ini kebanyakan diletakkan menempel di dinding rumah ataupun dinding pembatas (pagar). Hal ini dimaksudkan agar merpati merasa selalu dekat dengan pemilik maupun jokinya. Perlu diperhatikan dalam peletakan kandang diusahakan pada pagi hari dan terkena sinar matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun model kandang tersebut, yang paling penting dan perlu mendapat perhatian adalah perawatan terhadap kandang tersebut. Demi kesehatan dan terjaganya kondisi tubuh merpati, scbaiknya kandang setiap hari harus selalu dibersihkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kandang sebaiknya tidak hanya bersih dari kotoran merpati, tetapi juga harus bersih dari kutu ataupun sarang semut. Bila ada tanda-tanda terdapat kutu dan semut, kandang bisa disemprot dengan desinfektan. Beberapa contoh desinfektan: Rodalon, Asepto, dan Dettol.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-7049397311378244778?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/7049397311378244778'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/7049397311378244778'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/07/kandang-merpati-balap.html' title='Kandang Merpati balap'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-1443762854299278632</id><published>2010-07-19T18:54:00.000-07:00</published><updated>2010-07-19T18:54:00.366-07:00</updated><title type='text'>Cara merawat merpati balap</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCgBsLoL2PI/AAAAAAAABA4/OfVYK2aoeNg/s1600/Img00022.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCgBsLoL2PI/AAAAAAAABA4/OfVYK2aoeNg/s320/Img00022.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5487638004498159858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Latihan dan perawatan terhadap merpati balap bagaikan dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisakkan. Sebaik apa pun latihan yang telah diberikan jika tidak didukung dengan perawatan yang baik tentu akan sia-sia. Begitu pula sebaliknya jika perawatan baik, tetapi tidak diberi latihan tentu merpati tidak akan pernah berprestasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latihan yang tidak seimbang dengan pemberian makan dan minum sesuai kandungan gizi yang dibutuhkan serta kondisi kandang yang kurang diperhatikan akan membuat merpati balap mudah terserang penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perawatan yang dimaksud tentunya menyangkut berbagai aspek dalam kehidupan sehari-hari merpati balap itu sendiri. Mulai dari perawatan kandang, makan, minum, memandikan, penjemuran, serta obat-obatan atau vitamin yang dibutuhkan guna mendukung agar stamina merpati balap selalu dalam kondisi fit&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-1443762854299278632?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/1443762854299278632'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/1443762854299278632'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/07/cara-merawat-merpati-balap.html' title='Cara merawat merpati balap'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCgBsLoL2PI/AAAAAAAABA4/OfVYK2aoeNg/s72-c/Img00022.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-8892038301857914117</id><published>2010-07-18T18:51:00.000-07:00</published><updated>2010-07-18T18:51:00.321-07:00</updated><title type='text'>Latihan Menjelang Lomba</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCgAgv-99RI/AAAAAAAABAw/oaIY8VCiPQU/s1600/Img00058.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCgAgv-99RI/AAAAAAAABAw/oaIY8VCiPQU/s320/Img00058.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5487636708587336978" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Menjelang hari Kamis, kondisi merpati balap dalam keadaan prima dan bisa dimulai untuk latihan. Latihan pertama menjelang lomba dapat dilakukan mulai jarak 300 m, diulang 4-5 kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut [ada hari Jum’at, jarak latihan ditambah hingga mencapai jarak ¾ dari nomor yang akan diikuti. Misalkan jarak lomba 1.000 m, maka latihan bisa menggunakan jarak 700 yang diulang hingga 3-4 kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai latihan merpati dibiarkan kawin. Keduanya dimasukkan ke dalam kandang. Pada hari berikutnya, latihan diulang sampai pada hari “H” lomba dilaksanakan. Melalui pengaturan waktu yang cukup ketat inilah sehingga tepat hari Sabtu dan minggu kondisi merpati pada puncak birahi (notol). Akibatnya untuk bertemu pasangannya sangat besar dan kondisinya pun harus prima. Saat inilah waktu yang tepat merpati diturunkan dalam lomba.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-8892038301857914117?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/8892038301857914117'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/8892038301857914117'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/07/latihan-menjelang-lomba.html' title='Latihan Menjelang Lomba'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCgAgv-99RI/AAAAAAAABAw/oaIY8VCiPQU/s72-c/Img00058.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-2569667390976118982</id><published>2010-07-15T19:26:00.000-07:00</published><updated>2010-07-15T19:26:01.053-07:00</updated><title type='text'>Obat tradisional untuk merpati balap</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCa3RQH4VnI/AAAAAAAABAQ/F9ZoXF5lqUo/s1600/Img00017.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCa3RQH4VnI/AAAAAAAABAQ/F9ZoXF5lqUo/s320/Img00017.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5487274703011206770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pengaturan waktu bertelur telah diupayakan setiap hari Sabtu dengan mengambil telur pada malam harinya. Namun, pada hari Minggu pagi biasanya merpati masih kelihatan mengerarn. Supaya lupa naluri mengeramnya sebaiknya merpati jantan dan betina dimandikan. Lantas untuk mengembalikan kondisinya yang menurun perlu diberikan obat-obatan tradisional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para penggemar banyak menggunakan obat tradisional yang terbuat dari ramuan rempah-rempah kunyit, jahe, kencur dicampur kopi, sarang walet, rumput teki, telur, dan madu. Ramuan tersebut dihaluskan jadi satu dan dibentuk butiran berupa pil sebesar biji agar lebih mudah diberikan setiap saat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dua hari (pada hari Selasa) mata merpati balap jantan perlu diperahi (ditetesi) agar lebih jernih. Mata tersebut ditetesi dengan daun sirih atau bayam “laki” yang ditumbuk dan diambil airnya. Perlakuan ini boleh atau sama dengan menggunakan obat tetes mata.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-2569667390976118982?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/2569667390976118982'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/2569667390976118982'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/07/obat-tradisional-untuk-merpati-balap.html' title='Obat tradisional untuk merpati balap'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCa3RQH4VnI/AAAAAAAABAQ/F9ZoXF5lqUo/s72-c/Img00017.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-7288789835145742765</id><published>2010-07-14T01:58:00.000-07:00</published><updated>2010-07-14T01:58:00.933-07:00</updated><title type='text'>Waktu yang tepat untuk melatih merpati balap</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCXBhLGNtVI/AAAAAAAABAA/qXl2XDJxMwk/s1600/Img00069.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCXBhLGNtVI/AAAAAAAABAA/qXl2XDJxMwk/s320/Img00069.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5487004496679515474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Latihan pada merpati balap tentunya tidak bisa dilakukan kapan saja, tetapi harus mengetahui waktu yang terbaik untuk latihan sehingga hasil dari latihan dapat diraih semaksimal mungkin. Misalnya latihan rutin biasanya dilakukan hampir sama dengan menjelang lomba, yaitu sejak hari Kamis hingga Minggu. Selama satu minggu kemudian istirahat karena bertelur dan pada minggu berikutnya dilakukan latihan lagi. Kebanyakan penggemar melakukan latihan rutin pada sore hari antara pukul 15.00-17.00 atau pagi hari antara pukul 08.00-10.00.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengatur waktu latihan ini memang terasa unik di mana ada dua hal yang bertolak belakang yang harus dihindari. Merpati halap saat lomba dituntut tampil prima dan siap bertanding kapan saja, tetapi secara alami ia pun harus bertelur dan mengeram. Tentu saja hal ini membuat kondisinya menurun. Oleh karena itu, latihan harus disesuaikan dengan jadwal lomba agar selalu bisa inenerjunkan merpati yang unggul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menentukan waktu bertelur merpati balap merupakan seni tersendiri bagi kalangan penggemarnya. Lomba yang diadakan hampir setiap dua minggu sekali waktunya harus ditentukan se¬hingga penggemar secara serentak bisa mengatur jadwal bertelur pada waktu yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan mengatur merpati bertelur juga menjadi keasyikan tersendiri. Namun, bagi yang belum pernah atau penggemar pe¬mula, akan mengalami kesulitan. Bila memiliki merpati balap yang bertelur tidak tepat, bisa diubah sesuai waktu yang diinginkan. .&lt;br /&gt;Satu contoh jika merpati bertelur pada hari Rabu agar kelak bisa bertelur tepat pada hari Sabtu merpati dibiarkan mengerami telurnya hingga pada Sabtu malam telurnya diambil. Demikian selanjutnya waktu bertelur selalu dipantau dan diatur agar bisa setiap hari Sabtu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-7288789835145742765?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/7288789835145742765'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/7288789835145742765'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/07/waktu-yang-tepat-untuk-melatih-merpati.html' title='Waktu yang tepat untuk melatih merpati balap'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCXBhLGNtVI/AAAAAAAABAA/qXl2XDJxMwk/s72-c/Img00069.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-4160816825850061524</id><published>2010-07-13T01:55:00.000-07:00</published><updated>2010-07-13T01:55:00.295-07:00</updated><title type='text'>Melatih merpati balap mengenal medan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCXAsfWcz4I/AAAAAAAAA_4/AxiCvQzU2vA/s1600/Img00062.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCXAsfWcz4I/AAAAAAAAA_4/AxiCvQzU2vA/s320/Img00062.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5487003591583256450" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Merpati balap bisa diadu di mana saja tempatnya. Tentu sebe¬lumnya merpati tersebut harus menguasai medan yang akan dijadikan ajang perlombaan. Apalagi jika tempat tersebut belum dikenal sebelumnya. Sebaiknya untuk pengenalan medan atau tempat berlomba, jika jadwal lomba hari Minggu, sejak hari Kamis sebelumnya sudah mencoba untuk latihan di tempat lomba hingga menjelang lomba dilaksanakan sebagai ajang pengenalan medan yang sering disebut pemanasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latihan pengenalan medan hampir sama dengan latihan inenernpuh jarak, yaitu diawali mulai jarak terdekat hingga anendekati jarak yang dipertandingkan. Pengenalan medan juga hisa dilakukan secara rutin jika tidak ada lomba, bagi. penggemar yang tinggalnya dekat dengan lokasi yang sering digunakan sebagai arena balap merpati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu pengenalan medan harus tahu persis arah angin sehingga saat latihan tidak salah. Cara menerbangkan merpati halap harus berlawanan dengan arah angin, seperti yang dilakukan kapal terbang saat tinggal landas.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-4160816825850061524?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/4160816825850061524'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/4160816825850061524'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/07/melatih-merpati-balap-mengenal-medan.html' title='Melatih merpati balap mengenal medan'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCXAsfWcz4I/AAAAAAAAA_4/AxiCvQzU2vA/s72-c/Img00062.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-7591395767166549251</id><published>2010-07-12T01:52:00.000-07:00</published><updated>2010-07-12T01:52:00.645-07:00</updated><title type='text'>Latihan mengenal joki untuk merpati balap</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCXAIFKTBAI/AAAAAAAAA_w/eET5Nx7GkmI/s1600/Img00059.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCXAIFKTBAI/AAAAAAAAA_w/eET5Nx7GkmI/s320/Img00059.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5487002966077670402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pengenalan merpati balap terhadap joki yang akan menjokinya merupakan faktor yang tidak kalah penting. Jika merpati tidak mengenal siapa yang akan menjadi jokinya jangan harap bisa sampai finis lebih dulu. Untuk itu, langkah awal merpati calon pembalap harus mengenal jokinya dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merpati yang sering keluar sebagai juara kebanyakan jokinya sudah dikenalnya secara dekat. Sang joki termasuk orang yang setiap hari merawat dan melatihnya meskipun belum tentu pemiliknya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-7591395767166549251?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/7591395767166549251'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/7591395767166549251'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/07/latihan-mengenal-joki-untuk-merpati.html' title='Latihan mengenal joki untuk merpati balap'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCXAIFKTBAI/AAAAAAAAA_w/eET5Nx7GkmI/s72-c/Img00059.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-3102341243314916662</id><published>2010-07-11T01:50:00.000-07:00</published><updated>2010-07-11T01:50:00.977-07:00</updated><title type='text'>Latihan mental untuk merpati balap</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCW_j4IqW2I/AAAAAAAAA_o/nI4IJMMbhww/s1600/Img00056.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCW_j4IqW2I/AAAAAAAAA_o/nI4IJMMbhww/s320/Img00056.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5487002344105859938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Merpati balap yang selalu ulung harus dibekali mental juara. lika tidak dibekali jangan harap merpati yang diunggulkan bisa meraih kemenangan. Merpati balap harus memiliki mental raja tega. Istilah ini sering digunakan penggemar untuk menyebut merpati-merpati yang selalu meninggalkan lawan-lawannya. Bahkan, tidak jarang saat terbang bersama burung ini menyerang  lawan yang ada di dekatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membentuk mental raja tega sebaiknya saat latihan harus sendiri. Jangan sampai digandeng dengan merpati lain apala¬gi masih sama-sama belajar. Jika terbiasa latihan bersama maka merpati akan terbiasa terbang gandeng. Tidak jarang ketika sudah jauh meninggalkan lawannya, rela menunggu hingga akhirnya tertinggal untuk mencapai garis finis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latihan mental yang tidak kalah pentingnya adalah mencetak mental yang berani. Keberanian yang dimaksud adalah berani saat hinggap di tangan kiri sang joki dengan keras dan tidak takut pada penonton. Saat latihan tentunya harus dibiasakan dekat or¬ang banyak. Demikian juga joki harus berusaha lebih dekat serta dapat mengeber (mengayunkan merpati betina dengan tangan kanan) secara baik sehingga merpati (jantan) tidak takut dan ragu untuk hinggap di tangan kiri joki.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-3102341243314916662?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/3102341243314916662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/3102341243314916662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/07/latihan-mental-untuk-merpati-balap.html' title='Latihan mental untuk merpati balap'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCW_j4IqW2I/AAAAAAAAA_o/nI4IJMMbhww/s72-c/Img00056.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-8462925985321343161</id><published>2010-07-10T01:46:00.000-07:00</published><updated>2010-07-10T01:46:00.849-07:00</updated><title type='text'>Melatih jarak tempuh merpati balap</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCW-pF3yDII/AAAAAAAAA_g/Zx0_4bayyP4/s1600/Img00061.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCW-pF3yDII/AAAAAAAAA_g/Zx0_4bayyP4/s320/Img00061.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5487001334180875394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Bentuk latihan ini dikhususkan untuk melatih kekuatan dan kecepatan terbang pada nomor-nomor yang dipertandingkan. Bagi pembalap yang handal biasanya dipersiapkan untuk bisa berprestasi di semua nomor baik sprint, galatama, maupun lomba utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merpati balap yang baru mulai bisa terbang dan sudah menda¬pai pasangan dibiasakan untuk menempuh jarak terbang sedikit demi sedikit hingga mampu menempuh jarak nomor lomba yang terjauh tanpa terlihat kelelahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap minggu latihan antara 3-4 hari secara berturut-turut. Bila diawali hari Kamis pada minggu pertama, latihan dimulai jarak dekat sekitar 25 m yang dilakukan berulang kali hingga mencapai sekitar enam kali sampai terlihat merpati terbang dengan baik dan hinggap di tangan dengan tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya jarak tempuh bisa ditambah 50 m hingga mencapai&lt;br /&gt;150 m dan dan dilakukan berulang-ulang seperti latihan menempuh jarak 25 m. Kondisi latihan ini harus terus dipantau. Jika sampai berulang kali terbang merpati tidak menampakkan kelelahan, frekuensi terbang harus diperbanyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di hari Jumat berikutnya, bentuk latihan pada hari Kamis diulang kembali, tetapi pengulangannya lebih sedikit. Selanjutnya jarak tempuhnya ditambah secara bertahap dari 200 m hingga 300 m. Latihan ini tentunya dilakukan berulang kali agar merpati balap tahu persis medan yang dilalui dan mampu terbang dengan baik.&lt;br /&gt;Pada latihan hari ketiga (hari Sabtu) mengulang kembali latihan di hari pertama dan berakhir hingga mencapai jarak yang lebih jauh, yaitu 400 m. Kemudian pada hari Minggu diusahakan latihan mampu menempuh jarak hingga 500 m.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahapan latihan ini harus diulang-ulang pada latihan minggu berikutnya. Hanya frekuensi penerbangan pada jarak yang terdekat jika latihan ditempatkan pada lokasi yang sama harus diku¬rangi. Bahkan bila dipandang mampu, sedikit demi sedikit jarak tempuh pertama harus dilalui sehingga nantinya paling dekat diawali dengan jarak 300 m yang merupakan nomor sprint terpendek. Latihan ini untuk membiasakan merpati balap terbang dengan baik dan rendah (mendatar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dari pantauan menunjukkan kecepatan terbang merpati lebih baik, jarak latihan ditambah. Namun, meskipun pola terbang¬nya sudah bagus, sebaiknya penambahan jarak tempuh tidak terlalu jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahap pembentukan kekuatan stamina merpati balap yang tangguh, sejak awal harus sudah terdeteksi gaya terbangnya. Jika akan dispesialisasikan pada jarak tertentu misalnya 500 m, jarak tersebut harus dilakukan hingga berulang kali pada latihan-latihan berikutnya. Selanjutnya di akhir latihan, jarak tempuh pada latihan bisa diberikan lebih jauh sedikit, misalnya hingga mencapai 700 m. Begitu pula jika jarak yang diinginkan pada nomor 1.000 m, Jarak tempuh di akhir latihan bisa mencapai 1.500 m.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat istirahat menunggu penerbangan berikutnya kaki merpati harus dibasahi air dengan cara disemprot. Hal ini dimaksudkan agar kaki merpati dingin, mengingat setelah terbang kaki terasa panas. Namun, sebaiknya tidak dilakukan begitu merpati datang. Tunggu sampai beberapa saat. Selain itu, merpati juga perlu diberi minuman yang mengandung zat gula seperti madu. Apalagi bila ia kelihatan haus. Pemberian minuman tersebut dimaksudkan agar tidak terjadi pembakaran di dalam tubuh merpati sehingga bisa menggantikan kalori yang dikeluarkan. Cara ini juga harus dilakukan saat lomba berlangsung.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-8462925985321343161?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/8462925985321343161'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/8462925985321343161'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/07/melatih-jarak-tempuh-merpati-balap.html' title='Melatih jarak tempuh merpati balap'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCW-pF3yDII/AAAAAAAAA_g/Zx0_4bayyP4/s72-c/Img00061.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-7398272429132997140</id><published>2010-07-08T01:43:00.000-07:00</published><updated>2010-07-08T01:43:00.374-07:00</updated><title type='text'>Melatih Merpati Balap</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCW9-2YWNVI/AAAAAAAAA_Y/b6BX4UQMxVM/s1600/Img00058.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCW9-2YWNVI/AAAAAAAAA_Y/b6BX4UQMxVM/s320/Img00058.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5487000608467989842" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Setiap penggemar atau klub mempunyai trik tersendiri dalam melatih merpati balap andalannya. Mengingat semuanya berusaha ingin menjadikan merpati balapnya yang terbaik. Untuk itu, satu sama lain saling mengintip untuk dapat mengetahui berbagai trik-¬trik cara melatih, terutama bentuk-bentuk latihan terhadap mer¬pati yang telah berhasil menunjukkan prestasinya sebagai juara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja pola latihan masing-masing penggemar menjadi rahasia yang sulit dikuak oleh penggemar lain. Hal ini sebenarnya tidak perlu terjadi karena secara umum bentuk latihan merpati balap sudah tidak menjadi rahasia lagi, terbukti prestasi masing¬masing daerah semakin merata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pengalaman para penggemar yang memiliki merpati balap berprestasi, bentuk latihan yang dilakukan meliputi berbagai tahap. Mulai dari bentuk-bentuk latihan yang harus diberikan, waktu latihan yang tepat, hingga latihan khusus menjelang lomba. Yang terpenting latihan-latihan yang diberikan tersebut harus dilakukan secara rutin.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-7398272429132997140?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/7398272429132997140'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/7398272429132997140'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/07/melatih-merpati-balap.html' title='Melatih Merpati Balap'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCW9-2YWNVI/AAAAAAAAA_Y/b6BX4UQMxVM/s72-c/Img00058.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-7231952382100257048</id><published>2010-07-07T01:40:00.000-07:00</published><updated>2010-07-07T01:40:00.660-07:00</updated><title type='text'>Bagaimana mendapatkan merpati balap yang baik?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCW9TNduD2I/AAAAAAAAA_Q/YxzKAAzNMvQ/s1600/Img00019.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCW9TNduD2I/AAAAAAAAA_Q/YxzKAAzNMvQ/s320/Img00019.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5486999858750295906" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Mendapatkan merpati balap dari keturunan yang baik dapat dilakukan dengan cara membeli pada breeder (peternak). Kebanyakan penggemar yang merpati balapnya sering menjuarai hcrbagai lomba juga berperan sebagai peternak. Namun, peternak scring kekurangan stok karena hampir semua pemain lapangan selalu pesan keturunan juara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara jumlah merpati juara relatif sedikit. Bila terpaksa harus membeli di pasar burung, tentunya harus super hati-hati. Memang secara umum harga di pasaran lebih murah dibanding bila membeli pada peternak yang telah diakui prestasinya. Namun, kualitas merpati yang ada di patiaran kurang dapat dipertanggungjawabkan. Bukannya di pasaran tidak ada merpati yang baik, tetapi untuk mendapatkan burung baik di pasaran ini sangat sulit. Biasanya justru burung-burung yang tidak berkualitas yang dijual di pasaran secara borongan oleh peternaknya. Jika menemukan merpati baik yang telah berprestasi, kebanyakan penjual mendapat bandangan atau merpati curian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggemar yang memiliki merpati balap tangguh meskipun itidak suka atau sudah bosan jarang yang mau menjualnya di pasarburung. Mengingat jika pemilik yang menjual di pedagang burung justru jauh lebih murah. Tentu saja hal ini kurang menguntungkan. Oleh karena itu, mereka lebih baik menjualnya pada sesama penggemar yang masih menghargai merpati balap yang telah berprestasi tersebut dengan nilai yang relatif tinggi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-7231952382100257048?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/7231952382100257048'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/7231952382100257048'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/07/bagaimana-mendapatkan-merpati-balap.html' title='Bagaimana mendapatkan merpati balap yang baik?'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCW9TNduD2I/AAAAAAAAA_Q/YxzKAAzNMvQ/s72-c/Img00019.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-2583164491378999767</id><published>2010-07-06T01:37:00.000-07:00</published><updated>2010-07-06T01:37:00.854-07:00</updated><title type='text'>Ciri-ciri merpati balap yang baik</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCW8lAl3w7I/AAAAAAAAA_I/BFmEcfJLwW0/s1600/Img00067.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCW8lAl3w7I/AAAAAAAAA_I/BFmEcfJLwW0/s320/Img00067.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5486999065020842930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Untuk mendapatkan merpati balap yang baik, selain faktor keturunan, kondisi fisik juga harus benar-benar diperhatikan. Penggemar, terutama yang masih pemula, lebih menyukai merpati halap standar. Secara umum ciri fisik merpati balap yang baik seperti berikut ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I. Kepala&lt;br /&gt;Bentuk kepala yang baik adalah kepala burung merpati yang bangkok, yaitu lonjong tidak terlalu kecil atau besar. Merpati yang kepalanya terlalu besar tidak bisa terbang cepat dan saat tembak (jatuh di tangan joki) terasa lamban. Bentuk leher merpati yang baik adalah tegak dan pendek atau tidak terlalu panjang. Mengingat bila leher merpati panjang akan menyebabkan ia kurang lincah menengok ke kiri serta ke kanan. I'mruh dan hidungnya kelihatan menyatu bila dilihat dari samping, bentuk paruh merpati yang diakui bagus adalah yang menyerupai paruh derkuku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mata&lt;br /&gt;Kebanyakan mata burung merpati balap yang berprestasi ber¬warna kuning dan tampak bersih dengan kornea mata hitam, kecil, serta bening. Meskipun demikian, warna mata merah atau putih masih dianggap baik jika terlihat bersih dan kornea matanya hitam, kecil, serta bening. Penglihatan dengan bentuk mata seperti ini diakui sangat tajam. Ketajaman mata bagi merpati balap sangat penting. Dengan penglihatan yang tajam begitu dilepas diharapkan ia bisa langsung mengetahui di mana posisi sang joki yang memegang betina berada. Dengan demikian, pada jarak jauh merpati balap sudah melihat posisi joki sehingga akan semakin mempercepat terbangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Daging&lt;br /&gt;Daging merpati balap yang baik berbeda dengan hewan aduan yang mempunyai daging keras. Daging merpati penerbang yang cepat dan tangguh ialah yang gembur atau empuk dengan bungkus kulit ari yang tipis dan bersih. Badan merpati balap pun terasa ringan meskipun kelihatan besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Bulu halus&lt;br /&gt;Bulu halus yang baik tampak menyerupai sutera yang mengilat. Selain kilauan cahaya yang dipancarkan dari bulunya, bila dipe¬gang pun terasa mengandung tepung sehingga terasa licin. Sepintas bulu tersebut kelihatan seolah-olah berminyak. Bila tersiram, air akan sulit menempel padanya. Bulu tersebut juga seperti kapas. Ciri ini tidak hanya untuk merpati balap, tetapi juga berlaku pada merpati pos dan kentong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Sayap terbang&lt;br /&gt;Bulu sayap terbang merpati balap terbagi menjadi dua bagian. Bulu-bulu di ujung sayap sampai ke pertengahan bagian sayap disebut bulu terbang primer atau utama. Pada merpati balap yang baik berjumlah sepuluh helai (lengkap). Sementara bulu-bulu dari bagian pertengahan sayap hingga ke bagian ketiak disebut bulu terbang sekunder. Bila kondisi sayap merpati balap lengkap, burung ini mampu terbang dengan kecepatan penuh. Banyak yang berpendapat jika jumlah sayap terbang primer kurang dari sepuluh helai, sebaiknya tidak diturunkan dalam lomba. Meskipun demikian, ada beberapa merpati yang mampu menunjukkan pres-tasi dengan jumlah sayap terbang primer kurang dari sepuluh helai. Namun, tetap diakui bahwa bila jumlah helaian sayapnya lengkap prestasinya akan lebih baik.&lt;br /&gt;Posisi sayap terbang ini harus rata mulai dari ujung hingga pangkal, menyerupai daun pisang. Bila sayap dibentang tidak terdapat celah dan jaraknya rapat serta sama antara bulu sayap yang satu dengan yang lain sehingga kelihatan rapi. Bentuk bulu sayap semacam ini akan membantu kecepatan terbangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Tulang sayap&lt;br /&gt;Tulang sayap yang menjadi pangkal kekuatan mengayun ketika terbang tidak bisa diabaikan begitu saja. Bagian ini harus benar-benar dalam kondisi prima. Ciri tulang sayap yang baik berbentuk merit (bagian pangkal besar, semakin ke ujung semakin kecil). Bila tulang sayap bengkok atau lurus, tidak terlalu banyak berpengaruh.&lt;br /&gt;Tulang sayap yang baik lebih tebal, keras, dan rapat. Merpati yang tulangnya tebal dan keras kebanyakan terbangnya cepat dan tidak mudah lelah. Merpati balap yang berdiri tegap sepintas bisa diduga memiliki tulang yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Sendi pangkal sayap&lt;br /&gt;Persendian pada pangkal sayap harus dicari yang bulat serta ukuran antara kiri dan kanan sama atau tidak ada perbedaan. Untuk mengetahui ciri sendi pangkal sayap yang demikian cukup diraba. Bila terasa tidak rata (ada benjolan), perlu diwaspadai. Bisa-bisa persendiannya tidak pada posisi yang sebenarnya. Kon¬disi iru sangat berpengaruh pada kecepatan terbang merpati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Bulu ekor&lt;br /&gt;Bulu ekor bagi merpati serta burung lain menjadi kemudi yang mempunyai peran dan berpengaruh sangat vital terhadap kemampuan terbangnya. Oleh karena itu, kondisinya harus dalam keadaan maksimal (lengkap). Bulu ekor merpati balap rata-rata berjumlah dua belas helai dan pada posisi tidak terbang terlihat seperti jagung yang masih terbungkus kelobot (seludang).&lt;br /&gt;Panjang bulu ekor saat merpati dipegang lebih panjang dari bulu sayap terbang, selisihnya sekitar 2 cm. Bulu ekor agak renggang dan tidak saling menempel. Kondisi seperti ini berpe¬ngaruh pada saat terbang. Ia bisa terbang dengan leluasa. Demi¬kian juga bisa mendarat di tangan joki dengan mulus dan tidak terlalu keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Tulang dada&lt;br /&gt;Bila ingin memiliki merpati yang mampu terbang tinggi dan rendah harus dipilih yang memiliki tulang dada lebih panjang hingga mendekati anus. Merpati yang demikian bisa diturunkan dalam berbagai kategori lomba baik jarak dekat maupun jauh. Merpati yang mempunyai tulang dada pendek kecenderungan terbangnya tinggi, tetapi kurang menguntungkan jika diturunkan pada lomba kelas sprint yang hanya menempuh jarak hingga 500 m.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Tulang supit&lt;br /&gt;Bentuk tulang supit ternyata juga menjadi ciri kualitas merpati: baik atau tidak. Merpati yang baik, posisi tulang supitnya sedang, yaitu sekitar 0,5 cm. Jika terlalu dekat, saat terbang kemudian belok, tulang supitnya akan terasa sakit. Sebaliknya, bila tulang supit terlalu lebar bisa mengakibatkan merpati kurang gesit (lincah dan cepat).&lt;br /&gt;Selain itu, tulang supit juga harus keras. Bila tulang supit keras, merpati balap akan sangat keras pula ketika tembak (hinggap) di tangan joki. Bahkan jika berdekatan dengan lawan, keberanian menjatuhkan diri ke tangan sang joki lebih hebat lagi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-2583164491378999767?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/2583164491378999767'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/2583164491378999767'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/07/ciri-ciri-merpati-balap-yang-baik.html' title='Ciri-ciri merpati balap yang baik'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCW8lAl3w7I/AAAAAAAAA_I/BFmEcfJLwW0/s72-c/Img00067.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-6347139197376476431</id><published>2010-07-05T01:35:00.000-07:00</published><updated>2010-07-05T01:35:00.237-07:00</updated><title type='text'>Memilih merpati balap yang baik</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCW8CPt-luI/AAAAAAAAA_A/mU27z3OWgnE/s1600/Img00037.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCW8CPt-luI/AAAAAAAAA_A/mU27z3OWgnE/s320/Img00037.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5486998467785955042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Untuk memiliki merpati balap yang baik tentunya harus mela¬lui berbagai proses pemilihan yang ketat: Tidak cukup asal membeli di pasaran saja. Saat membeli sebaiknya calon pemilik telah mengetahui ciri-ciri merpati balap yang baik. Bila perlu harus mendapatkan secara jelas informasi keturunan serta prestasi merpati yang akan dibeli dari pemiliknya. Memilih merpati balap bisa juga melalui induk yang telah diketahui riwayat prestasinya, kemudian diambil anakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun sebagian penggemar mengatakan dari bibit yang baik akan menghasilkan merpati balap unggulan, ternyata tidak semuanya benar. Keturunan bibit unggul pun untuk menjadi merpati unggulan, harus diimbangi kondisi fisik merpati itu sendiri. Kondisi fisiknya harus memenuhi kriteria khusus, baru diberikan perawatan dan program-program latihan yang cukup memadai. Diharapkan cara ini dapat mengantarkan merpati siap berlaga di arena lomba dan mampu keluar sebagai juara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman penggemar yang sering menjuarai arena balap merpati berpendapat bahwa faktor keturunan memegang peranan yang sangat tinggi hingga mencapai 70%. Namun, bila tidak mendapat perawatan dan latihan yang baik tentu sulit untuk mencapai prestasi yang maksimal. Sebaliknya, perawatan dan latihan yang sudah memadai jika tidak ada darah juara, juga akan sia-sia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-6347139197376476431?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/6347139197376476431'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/6347139197376476431'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/07/memilih-merpati-balap-yang-baik.html' title='Memilih merpati balap yang baik'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCW8CPt-luI/AAAAAAAAA_A/mU27z3OWgnE/s72-c/Img00037.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-6071005300411809036</id><published>2010-07-04T01:30:00.000-07:00</published><updated>2010-07-04T01:30:00.138-07:00</updated><title type='text'>Merpati Balap sebagai Aset Wisata</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCW7HmPpi3I/AAAAAAAAA-4/_11sYellRWY/s1600/Img00017.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCW7HmPpi3I/AAAAAAAAA-4/_11sYellRWY/s320/Img00017.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5486997460220480370" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pada perkembangan akhir-akhir ini ketangkasan merpati balap justru mendapat angin segar dari semua pihak baik aparat keamanan maupun pemda setempat. Namun, masih dalam batas¬hatas tertentu dengan menghilangkan unsur judi dan lebih (litekankan pada atraksi wisata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketangkasan merpati balap yang dapat dilakukan di mana saja ini memberikan peluang untuk dijadikan paket atraksi wisata sehingga dapat ditonton secara menarik di tempat yang diinginkan. Apalagi ketangkasan merpati balap merupakan ciri khas bentuk pacuan merpati di Indonesia yang tidak ada di negara mana pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menyambut ATF (Asia Tourism Forum) dl Surabaya awal tahun 1996, ketangkasan merpati balap menjadi salah satu, paket atraksi wisata yang disuguhkan pada para duta-duta wisata Asia. Sejak itulah kini aparat yang berwenang tidak hanya di Surabaya, tetapi di seluruh Indonesia bersedia memberikan ijin pelaksanaan lomba merpati balap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak ATF 1996 lomba-lomba merpati balap semakin sering diadakan. Bahkan, ada beberapa pemerintah daerah yang menginginkan atraksi ketangkasan merpati balap diadakan di daerahnya secara rutin sehingga memicu perkembangan penggemar di daerah tersebut. Tempat pelaksanaan lomba juga semakin merata khususnya di pulau Jawa. Akibatnya kini penghobi merpati balap semakin bertambah seiring dengan banyaknya kegiatan yang digelar di berbagai daerah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-6071005300411809036?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/6071005300411809036'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/6071005300411809036'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/07/merpati-balap-sebagai-aset-wisata.html' title='Merpati Balap sebagai Aset Wisata'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCW7HmPpi3I/AAAAAAAAA-4/_11sYellRWY/s72-c/Img00017.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-2522116562652676012</id><published>2010-07-03T01:26:00.000-07:00</published><updated>2010-07-03T01:26:00.389-07:00</updated><title type='text'>Perkembangan Merpati Balap di Indonesia</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:mOi56VX7e4cOfM::&amp;amp;t=1&amp;amp;usg=__fBMehCziwBbB4o0AyDzpwER6PBE="&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 259px; height: 194px;" src="http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:mOi56VX7e4cOfM::&amp;amp;t=1&amp;amp;usg=__fBMehCziwBbB4o0AyDzpwER6PBE=" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sekitar abad 20 pacuan merpati sudah dikenal masyarakat Indonesia. Negara kita boleh dibilang kaya akan bentuk pacuan merpati. Selain pacuan merpati pos juga ada bentuk pacuan merpati lokal asli Indonesia, yaitu pacuan merpati kentong dan merpati balap. Kedua pacuan ini berkembang di Pulau Madura dan Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia awaInya merpati balap dikenal sebagai ketang¬kasan burung merpati, yang mana sepasang merpati lokal dibuat menjadi kasmaran. Selanjutnya merpati jantan dipisah agak jauh dari pasangannya. Begitu dilepas merpati jantan akan terbang !nenghampiri pasangannya sekuat tenaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atraksi ketangkasan burung merpati ini biasanya dilakukan para petani seusai mengerjakan sawah atau sesudah masa panen, jkhirnya mereka mengembangkan hobi yang dikenal dengan doro andukan sebagai ajang lomba ketangkasan merpati dan kini di¬sebut sebagai merpati balap. Sebagian daerah di Jawa masih ada yang menyebutnya dengan doro andukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lomba ketangkasan merpati balap sangat melekat dengan tradisi masyarakat Madura. Sejak tahun lima puluhan masyarakat Madura sudah mengembangkannya menjadi ajang perlombaan meskipun sifatnya masih terbatas sebagai hobi antar teman atau sekadar mengisi kekosongan waktu. Bahkan, disinyalir kini merpati balap yang tangguh di berbagai daerah merupakan keturunan merpati balap dari Madura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesukaan mengadakan lomba ketangkasan merpati balap terus berkembang dengan baik di daerah Madura, Pantai Utara Jawa Timur, serta daerah lain seperti Malang, Kediri, Jember, Probolinggo, Situbondo, Banyuwangi, dan akhirnya berkembang ke daerah Jawa Tengah serta Jawa Barat. Awalnya lomba diadakan kecil-kecilan antarteman. Namun, sejak akhir tahun delapan puluhan mulai dilombakan secara terbuka baik tingkat daerah maupun nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan merpati balap di daerah Tasikmalaya semula berbeda dengan daerah lain. Sekitar tahun delapan puluhan masih menggunakan tradisi tersendiri. Merpati betina diletakkan di tanah yang dikenal dengan istilah sarlung. Baru tahun 1996 pola permainan balap merpati mengikuti aturan umum yang banyak diberlakukan di berbagai daerah, yaitu merpati balap hinggap ditangan sang joki yang memegang merpati betina.&lt;br /&gt;Dalam lomba ketangkasan merpati balap awalnya juga identik dengan perjudian. Akibatnya setiap pelaksanaan lomba selalu kucing-kucingan dengan petugas kepolisian. Sebenarnya pihak kepolisia;n tidak melarang adu ketangkasan merpati dalam bentuk apa pun. Namun, unsur judi yang ada di dalamnya secara tegas dilarang oleh pihak kepolisian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski perkembangan merpati balap berawal dari daerah Jawa Timur khususnya Madura, tetapi kini pembalap-pembalap tangguh sudah merata ada di berbagai daerah, termasuk Jawa Tengah dan Jawa Barat. Rata-rata penggemar merpati balap selalu mengincar para juara untuk dimiliki. Bila tidak mendapatkan merpati yang berprestasi mereka berusaha keras untuk mendapatkan keturunannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan merpati balap yang baik diakui akan dapat mence¬tak generasi baru yang baik pula. Akibatnya para penggemar banyak yang memburu anakan merpati yang telah diakui prestasinya meski dengan harga yang cukup tinggi. Bahkan, untuk mendapatkan telur dari para juara penggemar rela membeli dengan harga hingga dua setengah juta rupiah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-2522116562652676012?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/2522116562652676012'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/2522116562652676012'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/07/perkembangan-merpati-balap-di-indonesia.html' title='Perkembangan Merpati Balap di Indonesia'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-5790038155817849811</id><published>2010-07-02T01:24:00.000-07:00</published><updated>2010-07-02T01:24:00.753-07:00</updated><title type='text'>Sejarah Merpati Balap</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/S1pirHfT-fI/AAAAAAAAAac/qwEjsUJv2rw/s320/merpati+balap.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/S1pirHfT-fI/AAAAAAAAAac/qwEjsUJv2rw/s320/merpati+balap.JPG" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sulit dilacak bagaimana asal mulanya hingga muncul merpati pacuan yang tangguh dan kini banyak dikembangkan di kalangan penggemar. Tahun berapa bentuk pacuan merpati ini pertama muncul tidak diketahui secara pasti. Yang jelas merpati pacuan merupakan hasil perkawinan silang antara merpati-merpati unggul dari jenis tertentu sehingga menghasilkan penerbang yang sangat&lt;br /&gt;handal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belgia diakui sebagai negara pertama yang mengadakan pacuan merpati. Olah raga pacuan merpati dianggap yang paling menyenangkan dan sangat populer di masyarakat Belgia. Sementara di Inggris pacuan merpati diperkirakan terjadi pada akhir abad 19.&lt;br /&gt;Bentuk pacuan merpati yang dikembangkan di Belgia dan Ing¬gris serta kemudian berkembang ke berbagai negara lain adalah merupakan aduan merpati pos. Karena sudah tidak lagi digunakan sebagai pengirim berita dan beralih fungsi sebagai merpati pacuan akhirnya merpati pos juga dikenal dengan nama merpati pacuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis jenis merpati pacuan diduga berasal dari jenis anwerp, dragon, dan old english carrier. Munculnya merpati pacuan merupakan hasil perkawinan silang antara merpati-merpati yang mempunyai keunggulan di bidang penerbangan melalui uji coba bertahun-tahun. Akhirnya muncullah merpati balap yang semakin cepat, mampu menempuh jarak beribu-ribu kilometer, mempunyai naluri pulang sangat tinggi, dan sanggup menghadapi rintangan alam ataupun cuaca.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-5790038155817849811?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/5790038155817849811'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/5790038155817849811'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/07/sejarah-merpati-balap.html' title='Sejarah Merpati Balap'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/S1pirHfT-fI/AAAAAAAAAac/qwEjsUJv2rw/s72-c/merpati+balap.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-4953406790179545805</id><published>2010-07-01T01:20:00.000-07:00</published><updated>2010-07-01T01:20:00.226-07:00</updated><title type='text'>Merpati Andhokan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCW4z3rfhwI/AAAAAAAAA-o/mLLGtFz-OLs/s1600/Img00059.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCW4z3rfhwI/AAAAAAAAA-o/mLLGtFz-OLs/s320/Img00059.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5486994922280027906" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Berbeda dengan bentuk aduan pada kedua merpati pos maupun kentong, merpati andokan ini merupakan jenis merpati yang dapat diadu kecepatannya di mana saja secara berpindah-pindah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boleh dibilang jenis merpati inilah yang termasuk merpati penerbang cepat. Tentu saja jarak tempuhnya relatif paling dekat. Jarak yang dilombakan mulai ratusan meter hingga ribuan meter saja, tidak sampai mencapai puluhan kilometer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk lomba yang diikuti jenis merpati yang sebagian masyarakat Jawa mengenalnya dengan istilah doro undukan melibatkan sepasang merpati. Merpati jantan dilepas pada jarak tertentu (di garis start) dan di garis finis telah menunggu merpati betina. Merpati jantan dilepas di garis start oleh pelepas, sedangkan pasangannya dibawa oleh seorang joki di garis finis. Penilaian sama dengan aduan merpati jenis lain. Merpati yang datang di garis finis terlebih dahulu dinyatakan sebagai pemenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merpati andokan di kalangan penggemarnya di Indonesia lebih dikenal dengan nama merpati balap. Selanjutnya akan diulas secara detail mulai dari perkembangan, memilih bakalan, cara melatih, merawat kesehatan, beternak, hingga mempersiapkan lomba beserta penjokiannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-4953406790179545805?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/4953406790179545805'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/4953406790179545805'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/07/merpati-andhokan.html' title='Merpati Andhokan'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCW4z3rfhwI/AAAAAAAAA-o/mLLGtFz-OLs/s72-c/Img00059.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-8505843093708572182</id><published>2010-06-30T01:14:00.000-07:00</published><updated>2010-06-30T01:14:00.319-07:00</updated><title type='text'>Merpati Kentongan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://kemoning.info/blogs/wp-content/uploads/2010/01/merpati1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 303px; height: 271px;" src="http://kemoning.info/blogs/wp-content/uploads/2010/01/merpati1.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Merpati kentong adalah sebutan merpati lokal yang sering dijadikan ajang aduan. Aduan merpati lokal ini juga mempunyai peraturan tersendiri. Tidak lagi diletakkan di satu tempat yang dijadikan finis, melainkan tetap menggunakan kandang masing-¬masing sebagai finis dengan pelepasan pada satu tempat yang ditentukan. Jarak pelepasan biasanya lebih dekat dibanding dengan merpati pos, yaitu hanya mencapai puluhan kilometer.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Istilah merpati kentong ini diambil dari kebiasaan saat diadu. Masing-masing lawan menempatkan satu orang pengawas di kandang masing-masing sebagai finis dengan menggunakan alat kentongan sebagai tanda bila merpati sudah sampai di finis. Ada jugksebagai tanda mencapai finis digunakan bendera khusus yang dikenal dengan istilah kebut. Model aduan semacam ini banyak dilakukan di daerah Jawa Timur, khususnya daerah Surabaya dan sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada aduan merpati kentong biasanya hanya dua merpati yang diadu kecepatannya dan lokasi lawan relatif berdekatan sehingga antara kandang dapat memantau kedatangan masing-masing merpati baik dari suara tanda kentongan atau melihat langsung. Rentuk lomba merpati semacam kentong boleh dibilang bersifat ilegal dan masih dihantui penggerebekan pihak kepolisian. Mengingat aduan merpati kentong hampir tidak bisa dipisahkan dengan bentuk perjudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aduan merpati semacam ini juga tidak bisa dijadikan atraksi wisata karena biasanya tidak bisa dipindahkan ke tempat yang diinginkan pada satu tempat untuk lebih mudah ditonton. Jika terpaksa harus menggunakan kandang yang sama pada satu tempat yang ditentukan, membutuhkan waktu yang cukup lama. Misalnya, untuk membiasakan tinggal serta harus melakukan latihan terbang kembali ke kandang yang dimulai dari awal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis merpati lokal ini memang hanya dilombakan pada jarak puluhan kilometer. Namun, perlombaan ini sangat mengasyikkan dan telah menjadi tontonan gratis bagi masyarakat. Merpati-¬merpati lokal mempunyai kebiasaan terbang sangat tinggi hingga tidak kelihatan. Begitu mencapai ketinggian di atas kandangnya langsung terbang menukik dengan kecepatan penuh. Bahkan, sering ditemukan merpati jenis ini mati saat berlomba akibat terlalu kerasnya membentur atap kandang atau kawat yang melintang disekitar kandang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-8505843093708572182?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/8505843093708572182'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/8505843093708572182'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/06/merpati-kentongan.html' title='Merpati Kentongan'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-5130888578313083288</id><published>2010-06-29T01:07:00.000-07:00</published><updated>2010-06-30T09:21:29.849-07:00</updated><title type='text'>Merpati Pos</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:A43i6Z6LbYUTaM::&amp;amp;t=1&amp;amp;usg=__cSHGLBSd9TgJI6uJsL9s5-1Wv0E="&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 232px; height: 162px;" src="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:A43i6Z6LbYUTaM::&amp;amp;t=1&amp;amp;usg=__cSHGLBSd9TgJI6uJsL9s5-1Wv0E=" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sesuai namanya semula merpati ini dipelihara untuk kepentin¬gan mengirim surat. Tentu saja pengiriman surat yang dilakukan merpati jenis ini berbeda dengan petugas kantor pos. Jika petugas mengirim ke alamat yang dituju (beberapa alamat), merpati hanya bisa membawa surat atau pesan ke satu alamat. Alamat tersebut tak lain adalah rumah pemiliknya, di mana merpati itu dipelihara. Kebanyakan merpati pos dimanfaatkan saat terjadi perang atau bepergian sehingga pihak keluarga yang ditinggalkan dapat menge¬tahui kebutuhan, kondisi, atau posisi pengirim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapat dikatakan, yang disebut merpati pos yang pertama adalah carrier pigeon berasal dari Timur Tengah yang banyak dikembangkan di Inggris. Muncul kemudian berbagai jenis mer¬pati pos hasil silangan dari carrier pigeon dengan jenis merpati lain sehingga kekurangan sifat carrier pigeon yang hanya mampu menempuh jarak 200 km, cepat lelah, dan terbang rendah bisa diatasi. Merpati yang digunakan untuk memperbaiki di antara¬nya dragoon, cumulet, frill, tumbler, serta jenis lain yang diakui keunggulannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hasil kawin silang akhirnya di Belgia muncul jenis mod¬ern racing homer yang lebih populer disebut belgian homer. Merpati pos yang kini berkembang di seluruh dunia diakui keturu¬nan belgian homer yang menjadi penerbang tangguh dan mampu menempuh jarak jauh dengan cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski awalnya merpati pos digunakan sebagai pengirim berita, kini hampir di seluruh dunia berubah fungsinya, yaitu digunakan sebagai merpati pacuan. Bentuk pacuan merpati pos mempunyai aturan tersendiri berbeda dengan jenis merpati pacuan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merpati pos yang akan diadu ditempatkan di satu kandang sejak masih anakan (baru saja bisa makan sendiri), dengan menda¬pat perawatan dan latihan khusus. Hal ini dilakukan karena sifat merpati pos yang mempunyai naluri pulang kandang sangat besar. Dengan demikian, bila sudah dewasa akan sulit pindah ke rumah yang baru atau akan kembali ke kandangnya semula, meskipun sudah dipelihara beberapa waktu lamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lomba merpati pos diadakan dengan tempat start dan finis yang sama pada jarak tertentu (hingga mencapai ribuan kilome¬ter). Tentu saja merpati pos yang sampai pada kandang (finis) paling cepat keluar sebagai juara. Penggemar yang sering mengadakan aduan merpati pos kebanyakan terhimpun dalam wadah POMSI (Persatuan Olahraga Merpati Pos Seluruh Indone¬sia).&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-5130888578313083288?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/5130888578313083288'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/5130888578313083288'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/06/merpati-pos.html' title='Merpati Pos'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-2592390852616864986</id><published>2010-06-28T01:05:00.000-07:00</published><updated>2010-06-28T01:05:00.515-07:00</updated><title type='text'>Merpati Hias</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i395.photobucket.com/albums/pp32/seti79awan/browngazzimodena.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 310px; height: 232px;" src="http://i395.photobucket.com/albums/pp32/seti79awan/browngazzimodena.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Merpati hias banyak dipelihara karena keindahan bulu dan penampilannya. Akibatnya memacu penggemar untuk mengawinsilangkan antara jenis yang disukai agar mendapat hasil silangan yang unik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fantail (merpati kipas) cukup populer di Indonesia dan sudah banyak dikembangbiakkan. Keindahan dan keunikan merpati asal Persia ini adalah ekornya yang menyerupai kipas serta bulunya yang tebal hingga menutup kedua kakinya. Kebanyakan penggemar merpati memelihara fantail yang berwarna putih mulus, meskipun juga ada yang berwarna hitam, abu-abu, coklat, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis lain yang tergolong merpati hias di antaranya, Jacobin, old dutch capuctine, blondinete oriental frill, satenette, trumpeter, bararian pouter, scandoron, cropper, nun, latiore, dan frillback.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-2592390852616864986?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/2592390852616864986'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/2592390852616864986'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/06/merpati-hias.html' title='Merpati Hias'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-2253704699044041235</id><published>2010-06-27T19:50:00.000-07:00</published><updated>2010-06-27T19:52:47.129-07:00</updated><title type='text'>Cara memegang merpati balap</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/S5MDjmclcUI/AAAAAAAAAj4/I2RK_c93wfQ/s320/The+thor.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 254px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/S5MDjmclcUI/AAAAAAAAAj4/I2RK_c93wfQ/s320/The+thor.JPG" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Memegang merpati betina saat menjoki tidak boleh semba¬rangan. Usahakan merpati betina bisa mengibaskan sayapnya dengan bebas saat diayunkan. Merpati betina harus tepat dipegang di bagian tengah dan bulu-bulu terbangnya jangan sampai terpegang. Begitu pula posisi kaki harus diupayakan lurus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap menjoki tentunya joki tidak hanya memegang merpati betina, tetapi juga memegang merpati balapnya. Merpati balap tersebut harus dipegang secara hati-hati. Jangan sampai terlalu erat atau renggang sehingga merpati berontak dan membuat bulu rusak, bahkan tercabut. Ini jelas akan berpengaruh terhadap kecepatan terbangnya. Pada waktu memegang usahakan kondisi tangan tidak basah, bila perlu menggunakan sarung tangan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-2253704699044041235?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/2253704699044041235'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/2253704699044041235'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/06/cara-memegang-merpati-balap.html' title='Cara memegang merpati balap'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/S5MDjmclcUI/AAAAAAAAAj4/I2RK_c93wfQ/s72-c/The+thor.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-5221953644627202183</id><published>2010-06-27T01:02:00.000-07:00</published><updated>2010-06-27T01:02:00.119-07:00</updated><title type='text'>Merpati Potong</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.trobos.com/images/artikel/januari%202010/merpati-1.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 305px; height: 203px;" src="http://www.trobos.com/images/artikel/januari%202010/merpati-1.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Merpati potong dipelihara dengan tujuan dimanfaatkan daging¬nya untuk dikonsumsi. Merpati jenis ini juga dikenal dengan nama merpati pedaging. Perkembangan merpati potong dewasa ini sangat luar biasa. Banyak kalangan pengusaha menjadikan ajang bisnis yang sangat menjanjikan keuntungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun semua jenis merpati dapat dikonsumsi, tetapi mer¬pati hammer king lebih banyak dikembangkan di Indonesia. Jenis merpati ini pada umur satu bulan sudah bisa mencapai berat 600¬-700 g. Jenis lain yang juga dikenal sebagai merpati pedaging, yaitu mondaine (berasal dari Italia dan Prancis) dan carneau (berasal dari Belgia dan Prancis) yang, rata-rata bobotnya bisa mencapai 1 kg per ekor.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-5221953644627202183?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/5221953644627202183'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/5221953644627202183'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/06/merpati-potong.html' title='Merpati Potong'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-7765559631614836911</id><published>2010-06-26T00:59:00.001-07:00</published><updated>2010-06-26T01:01:56.628-07:00</updated><title type='text'>Sejarah merpati</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCWzpeW06QI/AAAAAAAAA-Y/YOdRgyPTBqY/s1600/Img00043.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCWzpeW06QI/AAAAAAAAA-Y/YOdRgyPTBqY/s320/Img00043.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5486989246125631746" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sebagian besar masyarakat di seluruh penjuru dunia mengenal merpati. Kondisi yang demikian ini dikarenakan perilaku merpati yang memang sangat bersahabat dengan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejak tahun 3000 SM di zaman dinasti kelima kerajaan Mesir Kuno merpati sudah dipelihara manusia. Namun, jasa merpati haru digunakan tahun 1000 SM pada masa Nabi Sulaiman sebagai pengirim berita.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hingga kini populasi merpati yang hidup di lingkungan masya¬rakat jauh lebih besar dibanding yang hidup di alam bebas (liar). Berkat usaha manusia yang ingin mendapatkan merpati unggul sesuai yang diinginkan, saat ini terdapat lebih dari 200 jenis merpati hasil kawin silang yang merupakan perkembangan dari merpati liar Columba livia yang diketemukan di daerah Afrika, Eropa, dan Asia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekian banyak ragam merpati dapat dikelompokkan berdasarkan bentuk tubuh, warna bulu, dan paling mudah mengelompokkan merpati dilihat dari kegunaannya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-7765559631614836911?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/7765559631614836911'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/7765559631614836911'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/06/sejarah-merpati.html' title='Sejarah merpati'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TCWzpeW06QI/AAAAAAAAA-Y/YOdRgyPTBqY/s72-c/Img00043.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-1189288379070803441</id><published>2010-06-19T20:17:00.000-07:00</published><updated>2010-06-19T20:23:44.347-07:00</updated><title type='text'>Jual Merpati balap dari Jember</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TB2Ir0h-x5I/AAAAAAAAA74/LV7hvRRxxFs/s1600/DSC00022.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TB2Ir0h-x5I/AAAAAAAAA74/LV7hvRRxxFs/s320/DSC00022.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5484690207624054674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;LECEN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rp. 250.000,- (belum termasuk ongkos kirim)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hub: H. Rahmat Subandi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; (peternak Merpati Balap Berkualitas)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;0331-3617667&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Melayani pengiriman ke seluruh kota di pulau jawa&lt;br /&gt;Lengkapi koleksi anda dengan merpati balap dari Jember&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-1189288379070803441?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/1189288379070803441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/1189288379070803441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/06/jual-merpati-balap-dari-jember.html' title='Jual Merpati balap dari Jember'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/TB2Ir0h-x5I/AAAAAAAAA74/LV7hvRRxxFs/s72-c/DSC00022.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-5095058810320240440</id><published>2010-06-19T16:02:00.000-07:00</published><updated>2010-06-19T05:52:37.354-07:00</updated><title type='text'>EYE SIGN Theory</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;img src="http://i64.servimg.com/u/f64/12/84/56/00/bob_fl11.jpg" border="0" height="886" width="491" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://i84.servimg.com/u/f84/12/84/56/00/eye_si10.jpg" border="0" height="518" width="648" /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt; Gambar 2&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;img src="http://i64.servimg.com/u/f64/12/84/56/00/bishop12.jpg" border="0" height="612" width="709" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Gambar 3 &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sebelum saya coba jelaskan mengenai eye sign, kiranya perlu saya sampaikan sekali lagi beberapa hal sebagai pengantar:&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;1. Eye sign adalah tanda-tanda pada mata yg digunakan untuk "memprediksi" kemampuan burung sebagai breeder, racer atau breeder dan racer sekaligus. Tanda-tanda tersebut berupa bentuk tertentu (shape), ukuran (width) dan warna (colour).&lt;br /&gt;2. Kajian mengenai eye sign sejak lama bersifat kontroversial karena ada yang pro dan kontra. Oleh karena itu jika ada yang tidak sependapat saya juga maklum.&lt;br /&gt;3. Diantara para penulis tentrang eye sign sendiri ada banyak perbedaan. Sebagai dasar bahasan, saya menggunakan buku yang ditulis oleh SWE. Bishop dan kemudian dikembangkan oleh Bob Fleming. Kalau kita baca bukunya Bryan Vickers, pendapatnya juga berbeda. Pendapatnya Vickers kita bahas berikutnya.&lt;br /&gt;4. Tulisan Bishop ini berdasarkan kajian terhadap 53 ribu burung (bukan 2 ribu seperti saya tulis kemarin). Dari hasil penelitiannya terhadap 53 ribu burung dia mengelompokkan eye sign menjadi 10 seperti pada gambar no.3&lt;br /&gt;5. Untuk bisa melihat eye sign mutlak diperlukan kaca pembesar dengan kekuatan 15-20 kali dan di bawah sinar mata hari (cukup sinar).&lt;br /&gt;6. Burung masih piyik belum bisa dievaluasi eye sign-nya karena matanya masih bisa berubah. Evaluasi eye sign paling ideal kalau burung telah mencapai usia 18 bulan atau setidaknya telah rampas dimana matanya sudah tidak berubah.&lt;br /&gt;7. Mungkin ada yang bertanya kenapa yang dilihat matanya??. Karena mata dianggap sebagai "cermin" dari jiwanya. Seperti juga manusia, kita bisa memperkirakan sifat seseorang dari matanya.&lt;br /&gt;8. Eye sign hanyalah salah satu alat seleksi (bukan satu2nya) untuk memperkirakan kemampuan burung sebagai breeder dan racer. Jadi kalau mengevaluasi burung tetap harus dinilai organ yang lainnya.&lt;br /&gt;9. Yang paling penting, saya bukan pakar eye sign, tapi sedang belajar eye sign. Jadi kalau salah mohon dimaklumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sekarang lihat gambar pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di gambar tersebut ada garis diagonal yang disebut dengan "line of the beak" yang memisahkan pupil menjadi 2 bagian. Garis tersebut adalah garis imajiner yang ditarik dari pangkal paruh (cucuk) meliwati tengah-tengah pupil. Bagian atas pupil disebut dengan "the breeding section" atau wilayah breeding dan bagian bawah disebut dengan "the racing section" atau wilayah racing.&lt;br /&gt;Apabila eye sign berada di daerah breeding section maka burung tersebut cocok sebagai breeder dan apabila berada di racing saction maka burung tersebut cocok sebagai racer dan tidak cocok sebagai breeder. Apabila eye sign berada di breeding saction dan racing saction makan burung tersebut cocok sebagai breeder dan racer (dual purpose).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kira ini tidak terlalu sulit untuk dipahami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang kita pindah ke gambar no 2 yang dibuat oleh Myron Kulik. Gambar ini menurut saya sebetulnya kurang tepat karena bentuk gergaji (serration/spiky) berada di luar circle of correlation. Menurut Bishop serration /spiky harusnya berada langsung setelah pupil. Jadi dia merupakan circle of correlation yg berbentuk gergaji (spiky).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pupil... harus berbentuk bulat sempurna dan berwarna hitam pekat dan mengkilat. Kadang2 dijumpai pupil yang berwarna buram (milky) dan ini disebabkan oleh beberapa sebab misalnya gizi kurang baik, kena katarak atau burung sudah tua. Pupil yang bagus harus berkontraksi jika ada perubahan sinar masuk karena pupil akan memfilter jumlah sinar yg masuk ke retina. Kalau cahaya kuat, maka pupil akan mengecil agar sinar yang masuk ke retina tidak terlalu banyak dan sebaliknya.&lt;br /&gt;Mengenai ukuran pupil ada yg berpendapat semakin kecil semakin baik. Tapi ada juga yang berpendapat yang penting adalah proporsional dengan besarnya mata secara keseluruhan. Pupil yang besar biasanya mengindikasikan kecerdasan yang rendah (bodoh).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Circle of Adaptation (C/A)..... yaitu suatu lapisan tipis yang terdapat setelah pupil. C/A bisa berwarna hitam atau hijau kehitaman atau coklat kehitaman. Semakin lebar C/A dan semakin nyata lingkarannya, maka semakin baik. Tidak semua burung mempunyai C/A dan burung yang demikian tidak cocok sebagai breeder maupun racer.&lt;br /&gt;Karena tipisnya C/A maka harus hati2 sebelum kita memutuskan burung tersebut tidak mempunyai C/A. Untuk memastikan burung tersebut punya C/A atau tidak, bisa dilakukan dengan melihat pupil di bawah sinar mata hari dan sekali-sekali tutup mata burung agar pupil berkontraksi. Pada saat pupil mengecil, maka akan terlihat apakah burung tersebut mempunyai C/A atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Circle of Correlation (C/C).....Perhatikan bagian ini baik-baik karena teori eye sign Bishop terfokus pada C/C. Lapisan ini berada setelah C/A dengan warna beraneka ragam seperti kuning, hijau, hitam, abu2, biru atau violet (ungu). Menurut Bob Fleming, C/C yg berwarna hijau sebetulnya adalah kuning kotor dan warna violet sebetulnya adalah warna biru. Warna hijau dan violet mempunyai kualitas yang sama hanya bedanya warna hijau dijumpai pada burung bermata kuning dan warna violet pada mata putih (pilo).&lt;br /&gt;Dari segi ukuran, semakin besar/lebar C/C semakin baik. Selain itu C/C yang warnanya cerah juga semakin baik.&lt;br /&gt;Tidak semua burung mempunyai C/C dan bentuk C/C burung yang satu dan yang lain juga berbeda. Burung yang tidak mempunya C/C atau C/C nya terlalu kecil tidak bagus sebagai breeder maupun sebagai racer.&lt;br /&gt;Sekali lagi mohon perhatikan bentuk dan warna C/C burung anda, karena Bishop memfokuskan teorinya pada C/C ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Iris adalah lapisan setelah C/C dan di bagi dua yaitu inner iris dan outer iris (ada yg menyebut dengan main iris). Inner iris biasanya berwara lebih muda dari outer iris. Mohon juga perhatikan iris mata burung anda, karena kalau nanti kita membahas bukunya Bryan Vickers fokusnya ada pada iris, bukan pada C/C.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Lapisan terluar setelah iris adalah circle of health atau biasa disebut juga Vermeyen ring. Lapisan ini mengindikasikan kesehatan burung. Burung yg sehat akan mempunya vermeyen ring yg hitam mengkilap (tidak kusam). &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Sebelum kita lanjutkan ke pembahasan gambar no.3, kita kembali sebentar ke gambar no 2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mengenai Health Circle (Vermeyen Ring), pada umumnya berwarna hitam, tapi mungkin bisa juga berwarna coklat tua seperti kata Mas Admin untuk kasus burung warna coklat. Yang penting Health Circle harus berwarna kuat (jelas). Menurut Rob Woolish bahkan ada burung yang tidak punya Health Circle. Mungkin bukannya tidak punya, tetapi bisa jadi warnanya pucat sehingga tidak jelas, apalagi kalau dilihat dengan mata telanjang. Menurut Rob Woolish juga, burung sebagai breeder harus punya Health of Circle yg kuat.&lt;br /&gt;Health Circle merupakan pembuluh darah yang mensuplai darah ke bagian mata. Kalau Health Circle warnanya tidak kuat menunjukkan suplai darah ke bagian mata kurang yang bisa berarti peredaran darah burung secara keseluruhan kurang bagus. Sebabnya bisa beraneka ragam seperti kualitas gizi yg kurang baik (anemia), jantung yg kurang bagus untuk memompa darah atau kekurangan zat besi.&lt;br /&gt;Seperti pada manusia, kalau mengalami tekanan darah rendah atau anemia, maka bagian luar bola mata akan terlihat pucat. Itu sebabnya dokter kalau memeriksa pasien suka membuka mata pasien untuk melihat sirkulasi darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kalau saya menulis "racer" di sini adalah racer dalam merpati pos. Kalau kita bicara burung dengan kualifikasi racer, maka yang yang harus diperhatikan adalah "speed" (kecepatan) dan "distance" (jarak terbang/kemampuan jelajah).&lt;br /&gt;Dalam teori eye sign ada yang disebut dengan "speed line" dan "distance line". Perhatikan gambar no 2 pada bagian Circle of Correlation". Garis2 kecil berwarna kebiruan yang membentuk lingkaran searah jarum jam disebut dengan "distance line". Burung yang mempunya distance line kuat (garis2nya terlihat nyata) mempunyai kemampuan terbang jarak jauh lebih baik daripada yang tidak mempunyai distance line atau yg distance line-nya lemah. Kalau konsep distance line kita terapkan dalam merpati balap atau merpati tinggian, mungkin bisa kita simpulkan burung yang punya distance line bagus akan mempunyai daya tahan untuk terbang lebih bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan speed line pada gambar no.2 (pada bagian C/C juga) adalah garis2 yang lebih lembut berwarna kehijauan yang mengarah ke luar (diagonal), tapi bukan yang berbentuk seperti gergaji. Dalam gambar no 2, speed line kelihatan lebih tipis dari distance line. Burung yang mempunyai distance line kuat mempunyai speed lebih bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Menurut Rob Woolish, apabila Circle of Adaptation berwarna metalic (hitam metalic atau hijau metalic), maka burung tersebut sangat bagus sebagai breeder.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Cluster..... Yang dimaksud dengan cluster adalah kumpulan titik berwarna emas (untuk mata warna kuning) atau silver (untuk mata warna putih) yang berada di pupil. Cluster dapat berbentuk bulat atau memanjang atau bentuk yg lain. Cluster bisa berpindah2 tempat atau tetap (tidak bergerak). Burung yang pupilnya mempunyai cluster mempunyai nilai yang sangat tinggi sebagai breeder, tapi konon sangat jarang burung yang punya cluster. Perlu hati2 membedakan cluster dengan spot putih pada burung yang habis sakit (seperti sakit snot). Kalau spot putih pada burung yg habis sakit akan hilang perlahan-lahan dan bentuknya bukan kumpulan titik2 tatapi hanya 1 lingkaran putih (single spot)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu sekedar penjelasan tambahan untuk gambar no.2 sebelum kita membahas gambar no.3.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sekarang kita bahas satu persatu type eye sign (gambar no.3).&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sebelum kita membahas satu persatu perlu diperhatikan bagian mata yang lain, khususnya iris. Meskipun eye sign kurang bagus, namun apabila diimbang dengan iris yg bagus bisa dipertimbangkan sebagai racer. Iris yang bagus harus mempunyai warna yang kuat (tidak pucat) dan seperti membentuk bukit serta lambah kalau kita naik pesawat melewati pegunungan bukit barisan. Maksudnya, permukaan iris tidak rata (flat) tetapi bergelombang. Iris yang bagus juga mempunyai kepekatan warna yang rata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;No. 1. No Eye Sign (E/S)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Burung yang tidak mempunyai E/S artinya tidak memiliki circle of adaptation (C/A) dan circle of correlation C/C). Jadi setelah pupil langsung iris. sebelum kita menyimpulkan bahwa mata tersebut tidak memiliki E/S, perlu diperiksa dengan teliti di bawah sinar mata hari sehingga pupil berkontraksi. Apabila pada saat pupil mengecil tidak terlihat lapisan C/A dan C/C maka mata tersebut tidak memiliki eye sign. Apabila mata berwarna kuning, hati-hati juga jangan sampai rancu dengan gambar no 9 (The Yellow) karena C/C pada gambar no 9 juga berwarna kuning.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Bishop dia belum pernah menemukan burung tanpa E/S yang bagus sebagai racer maupun sebagai breeder.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;No. 2 Lying Sight (L/S)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disebut L/S karena letaknya berada di bagian bawah iris. Bentuk L/S adalah tipe E/S yang paling umum dijumpai.Dari segi ukuran lebar dan panjang serta kepekatan warna L/S akan berbeda-beda. Semakin lebar, semakin panjang dan warnanya semakin pekat berarti semakin baik. Apabila panjang L/S kurang dari 25% dari lingkar pupil dan tidak cukup lebar, maka dianggap kurang bernilai. Apalagi kalau warnanya tidak kuat&lt;br /&gt;Karena posis L/S berada di wilayah racing (sesuai gambar no.1) maka type ini tidak cocok untuk breeder. Tetapi apabila luasnya lebih besar dari 25% lingkaran pupil dan punya iris yg bagus, type ini cocok untuk racing saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Standing Sight (S/S)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E/S type S/S pada prinsipnya sama persis dengan type no.2 (L/S). Perbedaanya posisi yang di atas dan kalau kita mengacu kepada gambar no.1 maka berada di area breeding. Jadi burung dengan E/S type ini cocok sebagai breeder. Type ini lebih jarang dijumpai dibandingkan dengan type L/S.&lt;br /&gt;Nilai S/S akan berkurang apabila hanya menutup kurang dari 25 % lingkar iris, tidak cukup tebal, dan warnanya tidak pekat (pecah2). Jadi harus cukup lebar dan berwarna pekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Half Circle (H/S)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E/S type H/S pada prinsipnya merupakan gabungan antara type no.2 dan no.3 dan sebaiknya menutup lingkar pupil sekitar 75%. Type ini jauh lebih bernilai dari type no. 2 dan no.3 karena dianggap sebagai loncatan ke type no. 7.&lt;br /&gt;Burung dengan E/S seperti ini bisa untuk breeder dan juga racer. Namun untuk menentukan yg paling cocok harus dilihat posisinya apakah lebih banyak di area breeding atau area racing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Full Circle (F/C).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun F/C menutup seluruh area pupil tanpa terputus, namun kelebarannya tidak mencukupi dibandingkan dengan type no.4. Dalam banyak kasus, meskipun E/S nya menutup seluruh pupil tapi sangat tipis, bahkan kadang-kadang hanya setebal guratan pinsil saja. Warnanya pun tidak terlalu kuat.&lt;br /&gt;E/S type ini tanggung untuk breeder maupun untuk racer.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;No. 6 The Serrated Sign&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serrated sign kadang2 disebut juga spiky eye sign.Dalam bahas Indonesia kemarin ada yang menggunakan istilah gergaji mungkin karena bentuknya seperti mata gergaji. Contoh serrated eye sign yg paling jelas adalah seperti gambar no.2.&lt;br /&gt;Serrated sign pada intinya adalah C/C yang lapisan luarnya tidak rata tapi bergerigi dan terlihat seperti menembus ke inner iris. E/S type ini sangat jarang dan nilainya sangat tinggi dan biasanya hanya dijumpai pada burung yg sangat bagus. Serrated sign yang paling bagus adalah apabila melingkari seluruh pupil dan cukup lebar serta dengan warna yang solid.&lt;br /&gt;Berdasarkan statistik yang dibuat oleh Bishop, burung dengan E/S seperti ini istimewa sebagai racer jarak jauh ataupun breeder. Bishop juga menyebut E/S type ini sebagai "Breeder's Eye". Disarankan kalau punya burung dengan E/S demikian langsung diistirahatkan untuk dijadikan breeder. Terlebih lagi kalau itu burung betina, nilainya sangat tinggi bahkan menurut Bishop nilainya lebih tinggi dari E/S no 10.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;No.7. The Strong Circle&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Strong Circle pada prinsipnya sama dengan Full Circle hanya garisnya lebih lebar dengan warna lebih solid (pekat) sehingga sangat jelas terlihat. Sementara type full circle garisnya tipis. Burung dengan E/S type ini sangat bagus untuk breeding. Jadi kalau punya burung dengan E/S seperti ini sebaiknya juga langsung masuk kandang ternak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;No.8 The Broken Sign (B/S)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B/S adalah kombinasi antara type no 2 (L/S) dan no.5 (F/S). Sebetulnya burung mempunyai type F/S tetapi pada bagian bawah menebal/melebar. Kalau tadi dikatakan type F/S burung serba "tanggung" untuk breeder maupun racer, maka dengan adanya bagian yang menebal di bagian bawah pupil, type ini cocok untuk racing jarak jauh (long distance), tetapi tidak cocok sebagai breeder karena posisi yg menebal berada di area racing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. The Yellow&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepintas type ini sama dengan type no.2 (L/S), pada hal type ini sangat jarang dan nilainya sangat tinggi terutama sebagai racer jarak jauh. Menurut Bishop type ini perlu dicoba sebagai breeder.&lt;br /&gt;Karena bentuknya sangat mirip dengan type no.2 maka harus hati-hati jangan sampai salah.&lt;br /&gt;Kalau diperhatikan dengan cermat , The Yellow adalah betuk strong circle dengan C/C warna kuning sehingga agak sulit membedakan dengan iris yang berwarna kuning juga. Kalau diperhatikan baik-baik gambar no.9, maka akan terlihat perbedaan kepekatan antara warna kuning iris dan warna kuning C/C yang lebih muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. The Green&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Green pada prinsipnya sama dengan The Strong Circle hanya bedanya kalau the strong circle berwarna hitam, yang ini berwarna hijau. Warna hijau disini bukan hijau terang seperti daun tetapi seperti hijau kotor (mungkin bisa disebut seperti kotoran kuda). Seperti halnya the strong circle, warnanya harus cukup lebar (semakin lebar semakin baik) dan pekat.&lt;br /&gt;The Green hanya dijumpai pada burung bermata kuning atau mata jawa (bull eye). Apabila burung bermata putih (pilo), maka warnanya bukan hijau, tetapi violet. Warna violet lebih sulit dideteksi jika menggunakan mata telanjang, sementara warna hijau pada burung bermata kuning atau jawa akan lebih mudah dilihat meskipun tanpa loup.&lt;br /&gt;Type the green dan violet nilainya sangat tinggi, baik sebagai breeder maupun sebagai racer. Tapi kalau punya burung dengan E/S demikian sebaiknya untuk bibit saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kira itu yang bisa saya sampaikan mengenai teory eye sign menurut Bishop yang kemudian dikembangkan oleh Rob Woolish dan Bob Flaming. Teorinya Bishop ini dianggap sebagai kitab suci oleh para ahli eye sign. Namun karena bukunya ditulis lebih dari 50 th yg lalu, maka ada penemuan2 baru seperti the Cluster.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun kita mempelajari eye sign, namun jangan mengabaikan perabotan burung yg lainnya. Mata yang bagus saja tidak cukup untuk menjadikan burung hebat. Tetapi burung yang hebat harus mempunyai mata yang bagus. Pesan saya, jadikanlah pengetahuan eye sign ini hanya sebagai SALAH SATU alat untuk menyeleksi burung, baik sebagai breeder maupun racer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti saya sampaikan sebelumnya, salah satu kegunaan paling penting dari eye sign adalah untuk tujuan "pairing" dalam breeding. Bagaimana aplikasi eye sign dalam breeding (pairing) akan kita bahas selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan: Kalau ada yg punya buku eye sign yg ditulis oleh pengarang Indonesia saya kira bagus juga kalau ditampilkan di sini untuk bahan perbandingan supaya pengetahuan kita lebih lengkap. Bagaimana Mas Admin atau teman yang lainnya???&lt;br /&gt;Salam dan sampai jumpa pada bahasan berikutnya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt; Eye Sign Theory by Brian Vickers&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://i64.servimg.com/u/f64/12/84/56/00/vicker12.jpg" border="0" height="309" width="532" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://i64.servimg.com/u/f64/12/84/56/00/vicker13.jpg" border="0" height="479" width="709" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://i64.servimg.com/u/f64/12/84/56/00/vicker16.jpg" border="0" height="454" width="675" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://i64.servimg.com/u/f64/12/84/56/00/vicker18.jpg" border="0" height="485" width="709" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sedikit saya jelaskan mengenai menilai eye sign menerut Brian Vickers.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti sudah saya sampaina sebelumnya, Brian Vickers dalam menilai mata lebih fokus pada bagian iris, sementara Bishop pada circle of correlation. Mas Brian membuat skala 9,00-9,50 (bukan 90-95 seperti saya tulis sebelumnya).&lt;br /&gt;Gambar di atas adalah dengan asumsi kita melihat mata burung dari depan (paru burung menghadap ke muka kita)&lt;br /&gt;Breeding line adalah coret2an yang menyerupai rambut sedangkan racing line adalah polos (datar). Semakin tebal dan banyak garis-garis seperti rambut, maka semakin bagus sebagai breeder. Dan semakin tebal warna tanpa rambut hanya cocok sebagai racer.&lt;br /&gt;Gambar 1 dan 2 kelihatan perbedaanya dimana gambar no.2  "rambut" lebih banyak dan warna racinngnya juga lebih tebal ("kereng").&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar2 yang lain untuk membedakan perbedaan iris saja. Intinya semakin tebal aris tapi kalau garis luarnya mulus (tidak bergelombang) semakin baik sebagai racer.Ttetapi kalau permukaan luar iris tebal dan bergelombang maka semakin baik sebagai breeder.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kira itu penjelasan gambarnya. Kalau Bang Je kurang jelas bisa diskusi berdua sama Mas Admin sambil makan nasi uduk dan martabak manis he...he...he.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kira tidak terlalu sulit untuk membedakan mana yg bagus sebagai breeder dan sebagai racer.&lt;br /&gt;Kalau kurang jelas, bisa minta tolong Mas Admin untuk lebih menjelaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang kita bandingkan foto no 1 dan 2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto no.2, garis2 seperti rambut jelas terlihat lebih banyak dibandingkan foto no.2 Warna iris foto no, 2 juga warna merahnya dengan ketebalan lebih merata, sementara pada foto. no.1 warna iris agak menipis pada iris bagian dalam (inner iris) yaitu yang berada dekat circle of correlation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita menggunakan teorinya Bishop, foto no. 2 juga lebih bagus meskipun sama2 jenis strong sign, tetapi speed line foto no. 2 lebih jelas terlihat. Yang lebih penting lagi, pada foto no.2 garis luar circle of correlation terlihat bergerigi (serrated).&lt;br /&gt;Ketebalan warna circle of correlation pada foto no. 2 juga sedikit lebih tebal dari no.1 meskipun sama-sama mempunyai lying sight. (type no.2 menurut klasifikasi Bishop).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada foto no. 3, ketabalan warna iris sangat merata seperti pada foto no. 2, tapi garis2 breeding line meskipun cukup bagus, namun tidak sebagus foto no.2. Jadi klasifikasi foto no. 3 adalah sangat bagus sebagai racer (9.50), tetapi sebagai breeder hanya 9,35. Kualifikasi ini sudah sangat memenuhi syarat sebagai racer dan breeder.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto no.4 ini kasusnya sama dengan foto Mas Admin yg no.6, yaitu ciri khas mata hasil inbred yg terlalu kental (dalam penyilangan terlalu banyak inbreed atau line breed). Karena burung hasil inbreed tidak cocok sebagai racer, maka harus di-cross dengan burung yg tidak punya hubungan darah untuk mencetak racer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan yang mungkin timbul adalah bagaimana hubungan eye sign dengan breeding.&lt;br /&gt;Eye sign senebarnya adalah alat untuk menyeleksi mana burung yang cocok sebagai breeder dan sebagai racer. Kalau kita sudah mendapatkan burung yang memenuhi syarat sebagai breeder, maka tahap selanjutnya adalah menentukan penyilangan (pairing) yang diharapkan akan menghasilkan turunan yang terbaik.&lt;br /&gt;Masalah ini perlu dibedakan dengan metode penyilangan (inbreeding, linebreeding, outcrossing, backcrossing, atau hibridanisasi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum kita masuk kepada topik bahasan, mungkin ada baiknya disinggung sedikit konsep hereditas (penurunan sifat) dari indukan kepada anaknya. Bagi yang sudah memahami mekanisme penurunan sifat tentunya tau bahwa "&lt;strong&gt;&lt;em&gt;secara teoritis&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;" sifat/karakteristik anak merpati (atau mahluk hidup lainnya) 50% berasal dari bapaknya dan 50% dari ibunya. Pertanyaan yang mungkin timbul adalah kenapa 50 % dari bapak dan 50 % dari ibunya??. Kita tahu bahwa mahluk hidup merupakan kumpulan dari sel-sel dan setiap satu sel mengandung sejumlah kromosom. Kromosom dalam sel selalu berpasang-pasangan (dua buah) dan khusus untuk merpati setiap sel terdiri dari 40 pasang atau 80 buah kromosom. Setiap kromosom mengandung sejumlah gen yang membentuk sifat/karakteristik mahluk hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat terjadi pembuahan (kawin) satu kromosom dalam sel sperma dilepaskan oleh jantan dan 1 kromosom lagi dilepaskan oleh betinanya melalui sel telur. Pertemuan antara 1 kromosom dari jantan dan 1 kromosom dari betina yang membentuk embrio. Kita tidak tau kromosom mana yang dilepaskan oleh jantan dan mana yang berasal dari betina karena proses pembelahan kromosom berlangsung secara acak.&lt;br /&gt;Akan tetapi karena sifat kromosom selalu berpasang-pasangan, maka &lt;em&gt;&lt;strong&gt;secara teoritis&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; probabilitasnya 50 % (1 dari 2 kemungkinan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk lebih jelasnya, bisa diibaratkan dengan mata uang koin yang mempunyai 2 sisi, katakanlah sisi A dan sisi B. Kalau uang koin itu kita lempar 10 kali, maka &lt;strong&gt;&lt;em&gt;secara teoritis &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;kemungkinan muncul sisi A adalah 5 kali dan sisi B juga 5 kali. Tetapi dalam kenyatannya dari 10 kali lempar bisa saja semuanya sisi A atau sisi B atau 4 kali sisi A dan 6 kali sisi B, dan seterusnya. Proses pembelahan kromosom juga mengikuti pola yang sama. Itu sebabnya piyik bisa mirip bapaknya, mirip ibunya atau campuran. Dan jangan lupa kromosom dari pejantan juga sebagian berasal dari bapaknya dan ibunya juga kakeknya. Oleh sebab itu, bisa saja seekor piyik mirip kakek/neneknya atau bahkan buyutnya. Ini yang menyebabkan piyikan dari indukan yang sama bisa berbeda satu sama lain, baik dari segi ciri2 fisiknya maupun karakternya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita perhatikan, banyak burung2 bagus tetapi anaknya jarang yang bagus (istilah Mas Admin boncos), tapi ada juga burung bagus yang menurunkan anak-anak yang bagus juga. Ini berkaitan dengan apa yang disebut dengan "kemampuan breeding" atau breeding capability yaitu kemampuan indukan untuk menurunkan sifat2 yang dimilikinya kapada turunannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke masalah eye sign. Kegunaan eye sign adalah untuk menilai burung yang mempunyai kemampuan breeding yang bagus yaitu burung yang akan mampu menurunkan sifat-sifatnya kepada anaknya. Tetapi kalau sifat/karakteristik indukannya jelek maka turunannya juga akan jelek. Bukan berarti kalau punya kemampuan breeding bagus anaknya secara otomatis akan bagus. Oleh sebab itu, dalam kita breeding rumus dasarnya adalah "the best vs the best". Jangan memulai breeding dengan indukan yang kualitasnya tidak jelas. Tetapi "the best vs the best" saja tidak cukup apabila tidak mempunyai kemampuan breeding yang bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip2 pokok penyilangan berdasarkan eye sign:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Jangan menyilangkan 2 burung yang mempunyai type eye sign sama tetapi sebaiknya berbeda sama sekali (menurut Bishop).&lt;br /&gt;2. Menyilangkan eye sign type racer dengan type racer akan menghasilkan racer yang kualitas anakannya semakin lama akan semakin menurun (menurut Vickers)&lt;br /&gt;3. Menyilangkan eye sign type breeder dengan type racer akan menghasilkan racer dengan kualitas anakan yang lebih stabil&lt;br /&gt;4. Menyilangkan eye sign type breeder dengan type breeder akan menghasilkan breeder.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebeluma kita lanjutkan masalah penyilangan, kiranya perlu dipahami bahwa burung dengan breeder eye sign bukan berarti tidak cocok untuk jadi racer karena ada burung yang berkualifikasi racer dan breeder sekaligus (dual purpose). Selain itu, menyilangkan hanya berpatokan pada eye sign saja tidak tepat karena eye sign hanya sebagai alat seleksi untuk memilah mana burung yang cocok sebagai breeder dan mana yg cocok sebagai racer atau dual purpose. Untuk bisa menyilangkan dengan benar harus dikuasai juga metode penyilangan dalam genetic breedings.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah penyilangan yang disarankan oleh Bishop dengan melihat eye sign (E/S). Yang penting adalah jangan menyilangkan 2 type E/S yang sama karena tidak akan membawa perbaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Type E/S yang paling umum adalah type no.2 (lying sign). Type no. 2 ini akan bagus disilangkan dgn E/S no.3. Secara statistik, penyilangan ini cenderung akan menghasilkan turunan dgn type E/S no. 4 (half circle). Kalau di kandang kita hanya ada burung dgn E/S no 2 dan 3 saja, tidak perlu khawatir. Dengan penyilangan yg hati2 dan sedikit kesabaran, kandang kita akan mendapatkan E/S no. 7.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Apabila kita memiliki burung dgn E/S no. 5, 6, atau 7 maka burung tersebut harus segera masuk kandang breeding karena ini merupakan modal yang sangat berharga. Kalau kita punya type no.7, dengan linebreeding yang baik dan benar maka di kandang kita akan diisi oleh burung2 dengan E/S yang sangat baik. Terutama apabila burung yg memiliki E/S no.7 adalah betina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Type E/S no. 2 dan no. 3 akan bagus disilangkan dgn type E/S no. 4. No.Type no. 4 juga akan bagus disilangkan dgn no.5 terutama apabila yang punya E/S no. 5 adalah betina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Bishop tidak menyarankan penyilangan E/S no. 5 dan no.6, tetapi apabila no.5 atau no.6 disilangkan dgn no.7 hasilnya akan sangat baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Apabila kita memiliki betina dgn E/S no. 7, maka disilangkan dengan no. 2,3,4,5 atau no.6 akan sangat mungkin menghasilkan turunan dengan E/S no. 8 yang merupakan type racer yang sangat baik. Dengan kata lain, kalau kita memiliki betina dgn E/S no. 7, akan sangat berharga untuk menghasilkan E/S type racer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. E/S no. 9 disilangkan dengan type yang mana saja, kecuali no.1 (no eye sign) akan memperbaiki kualitas E/S hasil ternak kita. Bahkan apabila disilangkan dengan no.7 akan sangat mungkin menghasilkan type violet (untuk mata pilo) atau the Green (utk mata kuning). Tetapi Bishop cenderung untuk tidak menyarankan penyilangan no.9 dgn no.2 karena sama2 type racer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. E/S no. 10 merupakan super breeder untuk menghasilkan burung2 jawara asalkan jangan disilangkan dengan type no.1. Kalau type no. 10 ini disilangkan dengan no.7 atau no.9 akan sangat mungkin menghasilkan "the Green" juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kira itu, prinsip penyilangan yang disarankan oleh Bishop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saran saya,apabila kita menyilangkan agar hasilnya dicatat dengan baik untuk melihat pola penurunannya. Hasil analisa dari catatan yang kita buat akan sangat bermanfaat untuk memperbaiki kualitas E/S ternakan kita.&lt;br /&gt;Sekali lagi, E/S hanya salah satu alat seleksi yang bisa kita lihat (visible). Selain melihat E/S, kita tetap wajib memperhatikan perabotan yang lain karena kualitas burung tidak hanya ditentukan oleh kualitas matanya saja. Tetapi burung yang bagus harus didukung oleh kualitas mata yg bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kira pengertian dasar E/S sudah cukup memadai untuk bekal dalam meneliti kualitas E/S burung kita. Silahkan diamati apakah cocok untuk diaplikasikan kepada merpati Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kita sudah bahas menyilangka dengan patokan eye sign menurut Bishop. Sekarang kita lanjutkan dengan penyilangan menurut &lt;strong&gt;Bob Flaming&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti sudah disampaikan sebelumnya, Bob Flaming merupakan pengikut Bishop tetapi dia juga mengembangkan dasar2 eye sign yang ditulis oleh Bishop. Apabila Bishop memfokuskan hanya pada circle of correlation, Flaming juga melihat kualitas iris, tetapi prinsip2 dasarnya sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan model penyilangan menurut Bishop dan Flaming adalah kalau Bishop hanya melihat bentuk dan posisi eye sign (circle of correlation) sementara Flaming selaian melihat bentuk dan posisi eye sign juga melihat warna circle of correlation dan warna iris. Tetapi prinsip dasarnya saya, yaitu menyilangkan burung yang eye signnya "contrast" artinya harus warna yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Menurut Flaming, menyilangkan merpati dengan berpatokan pada eye sign bukanlah eksperimen, tetapi motode yang sudah terbukti dapat meningkatkan kemampuan racing dan potensi breeding. Dalam banyak kasus kelemahan2 indukan, kecuali kelemahan fisik, akan terlihat pada matanya sehingga dapat diseleksi agar tidak muncul pada turunannya. Yang penting aalah harus "kejam" waktu melakukan seleksi. Maksudnya jangan ragu untuk menyingkirkan burung yang tidak memenuhi syarat agar kualitas ternak kita tetap terjaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jika mempunyai lebih dari satu type the violet atau the green, boleh menyilangkan violet dgn violet atau green dengan green dan akan menghasilkan racer dan breeder yang excellent. Tetapi tetap disarankan jangan warna yg sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. The Yellow jangan disilangkan dengan yellow juga, tetapi kalau tidak ada pilihan warna lain, bisa kuning muda dan kuning tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Eye sing warna hitam adalah type super breeder (strong circle) dan karenanya bisa disilangkan dengan eye sign warna apa saja (kuning, hijau, atau bitu keabu-abuan). Hal yang saya juga berlaku untuk violet karena ini juga type super breeder.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Menyilangkan 2 burung mata jawa (bull eye) akan menghasilkan burung dengan iris yang lemah. Menyilangkan burung yang sama-sama memiliki warna eye sign dan iris yang lemah juga akan menghasilkan eye sign agak lemah dan sangat lemah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Jangan menggunakan burung dengan warna eye sign dan iris yang lemah sebagai breeder. Lebih baik menggunakan yang sama2 warna gelap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Apabila menyilangkan burung yang memiliki mata type breeder dengan type racer, maka akan menghasilkan type racer yang lemah. Begitu juga kalau menyilangkan burung type breeder dengan dual purpose yang lebih cenderung ke racer, hasilnya akan sama (type racer yg lebih lemah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Tetapi kalau mata type breeder disilangkan dengan mata type dual purpose yg cenderung ke breeder, maka 80 % turunannya akan memiliki mata type racer dan separoh dari sisanya yang 20 % akan memiliki kualitas mata lebih bagus dari indukannya.&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Eye sign lebih difokuskan apakah seekor burung cocok untuk breeder atau racer. Sebetulnya fokusnya pada mencari breeder. Kalau tidak cocok untuk breeder otomatis hanya bisa sebagai racer.&lt;br /&gt;Faktor lain seperti anatomi wajib untuk dinilai. Eye sign yg bagus tanpa didukung oleh faktor lain tidak ada gunanya.&lt;br /&gt;Biasanya dalam menilai burung mereka mengelompokan menjadi 3 faktor, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Faktor struktural yang meliputi antara lain kualitas bulu, sayap, tulangan, otot, dan lain-lain yang bisa dilihat dan diraba atau faktor anatomi. Biasanya kita hanya fokus pada faktor struktural saja dalam menilai burung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Faktor fungsional yang meliputi fungsi organ tubuh bagian dalam seperti fungsi jantung, liver, ginjal, dll. Eye sign bisa membantu mendeteks/ memperkirakan bagaimana fungsi organ bagian dalam ini dengan melihat Vermeyen ring atau Health circle.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Faktor psikologis yang meliputi kecerdasan, semangat tempur, "sense of urgency" (mungkin bisa diterjemahkan menjadi ingin cepat-cepat sampai). Faktor psikologis biasanya dilihat dari ekspresi wajahnya (80 % bisa tercermin dari wajahnya). Untuk bisa menilai perlu latihan. Dan 20 % lagi dilihat dari sikap burung waktu dipegang.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Semoga bermanfaat&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;salam...&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;authors : Mr. Hermono&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sumber:&lt;br /&gt;http://merpati.org&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-5095058810320240440?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/5095058810320240440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/5095058810320240440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/01/eye-sign-theory.html' title='EYE SIGN Theory'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-4596647970422761156</id><published>2010-06-18T15:59:00.000-07:00</published><updated>2010-06-18T00:37:00.202-07:00</updated><title type='text'>WINGS THEORY</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://lh6.ggpht.com/_usQ0gPzqy4Q/StgZNSk0r6I/AAAAAAAAAE0/H_IV-mcfCO0/s640/Img00021.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 210px; height: 157px;" src="http://lh6.ggpht.com/_usQ0gPzqy4Q/StgZNSk0r6I/AAAAAAAAAE0/H_IV-mcfCO0/s640/Img00021.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;1. &lt;em&gt;Peranan Karakter&lt;/em&gt;.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam teori breeding sudah kita bahas bahwa sebelum memulai breeding kita harus mempunyai konsep atau gambaran karakteristik burung yang akan kita produksi (misalnya burung yg terbangnya nggremet). Setalah itu, lalu kita mencari indukan yang sudah teruji mampu menghasilkan anakan yg terbangnya nggremet atau indukan yg teruji terbangnya nggremet. Kita tau bahwa karakter (termasuk mordant) merupakan turunan. Seperti juga pernah kita bahas, menurut Steven Van Breemen, karakter ini diturunkan kepada anaknya secara "intermediary", yaitu 1/2 dari sifat bapaknya dan 1/2 lagi dari ibunya. Ini artinya, kalau kita mau memproduksi burung yang terbangnya nggremet maka induk jantan dan betina harus punya karakter terbang nggremet.&lt;br /&gt;Karakter ini yang akan menentukan apakah burung MAU terbang tinggi atau tidak. Sementara apakah burung MAMPU terbang tinggi atau tidak ditentukan atau setidaknya dipengaruhi oleh fungsi anatomi dan energi yang dimilikinya. Penjelasannya, meskipun burung mempunyai kemampuan terbang tinggi, tetapi apabila anatomi atau perabotannya tidak mendukung (tidak efisien) maka akan membutuhkan tenaga yang lebih besar. Dan manakala cadangan energi yang dimiliki tidak mencukupi atau tidak mendukung, maka burung tersebut tidak akan MAMPU terbang tinggi. Khusus mengenai terbang nggremet, ada satu faktor yang tidak dibahas oleh Colin Walker, tetapi menurut saya sangat penting yaitu airsac yang menentukan cadangan oxygen. Argumentasi saya, semakin tinggi burung terbang, lapisan oxygen diudara semakin tipis. Contohnya, kalau kita berada di atas gunung nafas terasa lebih berat dibandingkan kalau kita di dataran rendah karena di dataran tinggi lapisan oxygennya lebih tipis. Selain itu, burung yang punya airsac bagus, kalau dipegang juga akan terasa lebih ringan. Faktor berat badan ini juga menentukan efisiensi penggunaan energy. Yang juga perlu diingat bahwa jumlah energy ditentukan oleh manusia yaitu dari cara pemberian pakan dan manajemen kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;2. Fungsi Bulu Sekunder dan Primer&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti sudah dijelaskan oleh Colin Walker, bulu sekunder yang panjang, rapat (tebal) dan agak melengkung ke bawah akan memberikan daya angkat (lift) yang maksimal. Sementara sayap primer menentukan daya dorong (propulsion). Daya dorong yang maksimal akan dihasilkan oleh permukaan sayap primer (surface area) yang luas, yaitu bulu primer yang panjang, rapat dan ujungnya bulat. Permasalahannya, untuk menggerakan surface area sayap primer yang luas diperlukan energy yang lebih besar karena kepakan sayap menjadi lebih berat. Untuk berung long distance, maka sebaiknya 4 bulu primer terluar ujungnya lancip sehingga ada ventilasi. Dengan adanya ventilasi maka kepakan sayap menjadi lebih ringan dan penggunaan energypun menjadi lebih efisien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulu sekunder yang panjang, rapat dan agak melengkung hanya akan memberikan dampak mengangkat (lift) maksimal apabila didukung oleh adanya daya dorong (propulsion) yang besar. Kita lihat pesawat yang akan take off, maka sayap bagian dalam akan diturunkan dan kecepatan ditambah sehingga menimbulkan daya angkat (passive lift). Tetapi apabila bila sayap pesawat bagian dalam diturunkan dan kecepatan dikurangi, maka ia akan berfungsi sebagai rem.&lt;br /&gt;Jadi fungsi sayap sekunder sebagai alat untuk mengangkat (lift) ditentukan oleh besarnya daya dorong yang dihasilkan oleh sayap primer. Permasalahnya adalah mencari perbandingan yang ideal antara panjang sayap sekunder dan primer serta cadangan energy sehingga mampu menimbulkan daya angkat yang maksimal dengan energy yang tersedia/dimiliki. Di sini kita akan berhadapan dengan beberapa kemungkinan/skenario:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Semakin panjang sayap sekunder, maka diperlukan sayap primer dengan permukaan sayap (surface area) yang semakin luas. Permasalahannya diperlukan energy yang lebih besar. Untuk mendeteksi permukaan sayap primer cukup luas adalah dengan melihat "step up" antara sayap sekunder dan sayap primer. Semakin besar step up, maka semakin luas permukaan sayap primer ( dengan catatan daun bulu lebar dan rapat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Apabila sayap sekunder pendek dan sayap primer panjang, rapat dan lar bulat diujungnya (terlihat dari step-up yang besar) maka burung akan terbang cepat tapi ketinggian akan lebih sulit dicapai. Type sayap ini cocok untuk burung sprinter (seperti merpati balap). Kalau burung dengan sayap seperti ini tetapi punya karakter nggremet, maka untuk mencapai ketinggian yg maksimal dibutuhkan tenaga yang lebih besar dan apabila tenaganya tidak mencukupi maka dengan sendirinya akan kehabisan tenaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Permukaan sayap sekunder luas tetapi tidak didukung oleh sayap primer yang luas juga (akan ada "step-down" antara sayap sekunder dan sayap primer), maka ini jenis burung yang tidak cocok untuk terbang tinggi maupun terbang cepat. Mungkin lebih baik diafkir saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jadi pertanyaan adalah berapa cm step-up yang ideal??. Saya kira ini sangat relatif karena juga dipengaruhi oleh ukuran badan burung. Ada yang berpendapat sekitar 1/2 cm. Tapi menurut saya yang penting adalah ada step-up yang "noticeable"/terlihat nyata. Satu hal lagi yang menurut saya perlu diperhatikan adalah kualitas otot dan tulang sayap. Dengan kualitas otot yang baik, maka penggunaan energi juga akan lebih efisien. Sementara tulang sayap yang baik akan memberikan stabilitas kepakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;3. Stay in the Air&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kira pengertian stay in the air ini tidak hanya sebatas mampu terbang atau mampu diudara, tetapi juga mampu mempertahankan suatu ketinggian tertentu.&lt;br /&gt;Kita tau bahwa pada saat burung di udara dia kan tidak mandek (standstill) tetapi bergerak ke depan, baik mengepak ataupun tidak mengepak (mbaplang) karena ada dorongan angin. Apabila ada daya dorong dan burung MAU terbang tinggi (karena karakternya), maka dengan struktur sayap sekunder yang baik, ketinggian akan lebih mudah dicapai dibandingkan dengan burung yang sayap sekundernya kurang baik. Saya kira itu maksud dari statement-nya Mas Colin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kira itu pendapat saya. Kalau keliru ya mohon diampuni. Ini hanya sebagai bahan diskusi yang mungkin ada manfaatnya.&lt;br /&gt;Salam.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Hermono&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;http://merpati.org&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-4596647970422761156?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/4596647970422761156'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/4596647970422761156'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/01/wings-theory.html' title='WINGS THEORY'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh6.ggpht.com/_usQ0gPzqy4Q/StgZNSk0r6I/AAAAAAAAAE0/H_IV-mcfCO0/s72-c/Img00021.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-3173266114222457815</id><published>2010-06-17T03:52:00.000-07:00</published><updated>2010-06-16T19:33:08.493-07:00</updated><title type='text'>Asal Usul Permainan Merpati</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://lh5.ggpht.com/_usQ0gPzqy4Q/StgZU1cFPEI/AAAAAAAAAE4/m3lC9Um8Yic/s640/Img00022.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 335px; height: 251px;" src="http://lh5.ggpht.com/_usQ0gPzqy4Q/StgZU1cFPEI/AAAAAAAAAE4/m3lC9Um8Yic/s640/Img00022.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;Kapan dan di daerah manakah merpati (tinggian) pertama kali di mainkan di Indonesia??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang meyakini bahwa permainan merpati (tinggian) pertama kali dimainkan di daerah Jawa Timur, khususnya di Pulau Madura sekitar 100 thn yang lalu. Saya sendiri tidak tau pasti, tapi kemungkinan pendapat ini benar. Sayangnya saya sendiri belum pernah membaca catatan atau dokumentasi permaianan merpati di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau benar orang Madura sebagai penggagas atau inventor permain merpati di Indonesia, pertanyaan selanjutnya yang muncul adalah apakah ini murni ciptaan atau temuan orang Madura atau hasil mencontoh permainan orang lain atau bangsa lain?? Kalau hasil mencontoh, orang Madura mencontoh dari mana dan bagaimana prosesnya??.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hipotesa saya, orang Madura hanya mencontoh dan memodifikasi permainan merpati tinggi yang sudah ada sebelumnya. Argumentasi saya sederhana. Pertama, permainan merpati sudah berabad-abad yang lalu dimainkan oleh bangsa lain meskipun awalnya merpati pos. Kedua, merpati bukan merupakan hewan indigenous (asli) Indonesia. Merpati masuk ke Indonesia pasti dibawa oleh orang asing atau orang Indonesia yang bepergian ke luar negeri.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sekarang kita coba telusuri bagaimana permainan merpati tinggian masuk ke Indonesia. Analisa saya bisa benar tapi bisa juga salah. Tapi sebagai suatu ikhtiar untuk menjawab suatu fenomena saya kira sah-sah saja. Yang penting tidak bengong mengisi puasa pertama yang kebetulan jatuh di hari libur. &lt;img src="http://illiweb.com/fa/i/smiles/icon_biggrin.png" alt="Very Happy" border="0" /&gt;  &lt;img src="http://illiweb.com/fa/i/smiles/icon_biggrin.png" alt="Very Happy" border="0" /&gt;  &lt;img src="http://illiweb.com/fa/i/smiles/icon_biggrin.png" alt="Very Happy" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu buku yang saya beli beberapa waktu yg lalu membahas berbagai macam jenis merpati. Secara garis besar, merpati dibagi menjadi 3 kelompok yaitu fancy pigeon (merpati hiasa), performance pigeon (merpati utk dinikmati cara kerjanya), dan utility pigeon (merpati potong). Dalam kelompok performance pigeon dibagi lagi kedalam berbagai jenis (family) seperti racing pigeon, roller, tumbler, highflier, dan lain-laian. Satu jenis yang menarik perhatian saya adalah jenis "Diving Breed" (menukik/menyelam dari atas). Dalam kelompok keluaga diving ini ada beberapa species atau strain antara lain Dewlaps dan Doneks adalah yang paling terkenal. Yang lain adalah Wutas dan Kelebeks. Apa yang menarik dari nama-nama species tersebut ??? Yang jelas bukan nama Inggris atau Latin tetapi dari daerah Timur Tengah atau Arab dan sekitarnya termasuk Turkey dan Mesir. Permainan merpati jenis Diving sudah lama dikenal di daerah timur tengah dan yang paling populer konon di daerah Turki dan Iran.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Cara memainkannya ada kemiripan dengan cara memainkan merpati tinggian. Perbedaannya mereka tidak giring. Burung mulai dilatih terbang pada umur sekitar 7 mingggu bersama sama dengan burung dewasa. Cara melatihnya burung dibiasakan diberi makan di tempat tertentu dekat kandang dan setiap akan diberimakan burung dipanggil dengan menggunakan tanda-tanda tertentu. Biasanya dengan peluit atau kaleng berisi jagung yg dikocok-kocok sehingga mengeluarkan bunyi. Pada saat yang bersamaan juga si pemilik mengelepek dengan burung yg berwarna putih (terang) atau dengan kaos. Sehingga burung terbiasa bahwa setiap ada tanda bunyi atau klepekan, maka waktunya untuk makan. Cara ini terus diulang-ulang sampai burung benar-benar hafal dengan klepekan. Jadi klepekan digunakan sebagai tanda waktu makan, bukan karena giring.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya burung dilatih lawatan dalam jumlah kecil yaitu hanya 2 atau 3 ekor saja. Burung akan terus berputar-putar diatas kandang dengan radius sekitar 200 m. Setelah mencapai ketinggian tertentu maka si pemilik akan mengelepek dengan burung yang berwarna putih (terang) atau kaos. Yang penting yg digunakan untuk nglepek warnanya sama dengan warna yg digunakan untuk latihan.&lt;br /&gt;Setelah diklepek, burung akan menukik vertikal dengan kecepatan yang sangat tinggi. Dalam buku tersebut dilukiskan turunnya seperti gunting yang dijatuhkan dari atas dan meluncur dengan membentuk spiral (ngebor). Diceritakan juga oleh penulis buku bahwa pada saat kita berdiri di dekat burung yang turun akan terdengar suara WUUUUZZZZZZ, saking kencengnya dan sering juga terjadi musibah burung nabrak sampai mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis merpati lain yang kemungkinan mempengaruhi strain merpati tinggian adalah jenis highflier. Keistimewaan burung ini adalah punya hobby terbang sangat tinggi sampai berjam-jam. Konon ada strain tertentu yang mampu terbang 12 jam non-stop. Highflier terbangnya juga hanya disekitar kandang. Tetapi menurut saya yang paling mempengaruhi strain merpati tinggian adalah "species diving".&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Sumber:&lt;br /&gt;http://www.merpati.org&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-3173266114222457815?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/3173266114222457815'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/3173266114222457815'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/01/asal-usul-permainan-merpati.html' title='Asal Usul Permainan Merpati'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh5.ggpht.com/_usQ0gPzqy4Q/StgZU1cFPEI/AAAAAAAAAE4/m3lC9Um8Yic/s72-c/Img00022.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-9074361940687342297</id><published>2010-06-16T22:52:00.000-07:00</published><updated>2010-06-15T23:41:41.840-07:00</updated><title type='text'>Menyiapkan merpati balap sprint untuk lomba, pakan dan perawatan fisik</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://lh5.ggpht.com/_usQ0gPzqy4Q/StgawCdoM_I/AAAAAAAAAF4/2xoeyWmLxMI/s640/Img00050.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 314px; height: 235px;" src="http://lh5.ggpht.com/_usQ0gPzqy4Q/StgawCdoM_I/AAAAAAAAAF4/2xoeyWmLxMI/s640/Img00050.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Lomba merupakan ajang akhir pembuktian dari latihan. Setelah Anda memahami tulisan megenai latihan merpati balap ini (lihat tulisan sebelumnya: Panduan Praktis Cetak Merpati Balap Sprint dan Pelatihan Awal Merpati Balap Sprint, maka Anda perlu memahami penyiapan lomba merpati balap. Tulisan ini merupakan kelanjutan dari kedua tulisan tersebut yang diambil dari sisipan Majalah Trubus. &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Wadah lomba burung merpati balap sekarang ada di dalam koordinasi Persatuan Penggemar Merpati Balap Sprint Indonesia (PPMBSI). Setiap lomba yang diadakan terbagi dalam 5 kelas, yakni lomba 500 m, lomba galatama bintang dan galatama seri A, B, C; lomba utama, lomba antar tim atau kandang dan lomba piyik.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Untuk lomba, PPMBSI mensyaratkan peserta menjadi anggota. Sementara syarat lomba lain yang juga harus diperhatikan antara lain; pada lomba 500 m dan lomba piyik, jarak lepas minimum 500 m dan maksimal 600 m. Khusus untuk piyik, ia harus memakai ring; usia merpati saat bertanding tidak lebih dari 10 bulan yang dibuktikan dengan menyerahkan sertifikat dari peternak. Sedangkan pada lomba galatama dan uatama, jarak lepas minimum 1000 m dan maksimal 1.200 m. Jumlah peserta setiap seri 8-16 ekor.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sehari sebelum lomba pada Kamis, joki beserta burung melakukan pengenalan lapangan. Latihan dilakukan pada jarak 200 – 300 meter sebanyak 5-6 kali atau 500 m sekitar 4-5 kali. Saat ia bertemu dengan calon musuh biasanya setelah pulang akan lebih bernafsu untuk kawin. Lantaran sering maka insting akan terlatih, yakni sepulang latihan langsung kawin. Ini pertanda bagus karena kadar ngeketnya bertambah. Apalagi jika si merpati sanggup kawin 4-5 kali.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pagi hari sebelum lomba, merpati harus dijemur. Ia juga diberi sedikit pakan untuk menambah stamina. Saat jeda setelah bertanding, merpati pun perlu disegarkan kembali. Caranya, beri semprotan air di sekitar kaki dan minum seperlunya. Perlakuan itu diulang selama lomba berlangsung.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;PERAN JOKI&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Setiap merpati balap memiliki joki tetap. Joki bertugas untuk menangkan jantan dan memegang betina (ngeplak atyau ngeplek). Ia juga dibantu seorang asisten yang berfungsi sebagai penggabur (pembawa jantan). Sangat dianjurkan joki memakai baju dengan warna tetap selama latihan dan lomba. Tujuannya supaya merpati sudah mengenalnya dari jarak jauh.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Namun seringkali saat lomba, kontestan yang beradu memakai baju berwarna sama. Oleh karean itu joki diwajibkan membiasakan diri selalu berteriak memanggil nama sang burung. Teriakan itu menandakan keberadaan joki. Secara psikologis juga sebagai pelampiasan emosi untuk melepas ketegangan.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Agar hubungan joki dan merpati lebih erat, biasakan setelah berlatih atau berlomba diakhiri dengan pengelusan di sekujur tubuh. Pengelusan dapat berlanjut dengan pengurutan seperlunya di bagian pangkal sayap untuk menghilangkan rasa lelah.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Saat mengikuti lomba pun joki harus mengetahui tata tertib lomba agar tidak merugi sendiri. Contoh, joki diperkenankan menangkap jagoannya saat terbang tetapi ia tidak diperbolehkan menangkap ketika merpati hinggap di badan atau kepala. Bila dilanggar akan dinyatakan kalah.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;PAKAN DAN PERAWATAN MERPATI BALAP SPRINT&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pakan merupakan sumber energi bagi merpati balap. Asupan pakan yang sesuai memperkuat daya tahan tubuh seperti pada olahragawan. Secara alami anggota keluarga columbidae itu sangat menyukai biji-bijian seperti jagung.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Jagung yang diberikan tidak sembarang. Ia bukan jagung pipilan biasa, tetapi jagung madura. Sepintas jagung ini mirip dengan jagung biasa tetapi ukurannya lebih kecil sesuai dengan ukuran mulut merpati. Setidaknya merpati dewasa perlu pakan 37 gram per ekor, remaja 25 gram dan anakan 5-10 gram per ekor.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pakan diberikan pada pagi dan sore seusai berlatih. Jagung yang kotor lantarana diberaki harus diganti karena menjadi sumber penyakit burung merpati .&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Agar tetap fit, asupan vitamin dan mineral terkadang perlu diberikan. Terutama setelah berlatih atau berlomba ketika nafsu makan di merpati berkurang. Bila vitamin berupa tablet bisa langsung dilolohkan ke paruh. Namun bila sediaannya serbuk, campurkan bersama air minum.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Para penangkar juga sering menggunakan bahan tradisional untuk menjaga vitalitas merpati balap. Contoh, kunyit sebagai antibiotik, penghilang lelah dan menambah nafsu makan. Rimpang kunyit biasanya dipotong kecil kemudian disangrai (sangan) dan dilolohkan. Tetapi agar khasiatnya lebih bagus, campurkan dengan telur dan madu.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sayang, perlakuan itu lebih banyak dinikmati pejantan. Betina kelepekan jarang diperhatikan padahal ia juga butuh pakan bagus untuk menjaga stamina. Bila betina tidak diberi perlakuan serupa, kesehatnnya akan terganggu dan nafsu kawinnya menurun. Lama kelamaan kesehatan betina drop.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kebanyakan penangkar justru menggonta-ganti betina. Hal ini tidak dianjurkan lantaran si jantan akan merasa kehilangan pasangan sebelumnya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sumber:&lt;br /&gt;http://agroburung.com&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-9074361940687342297?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/9074361940687342297'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/9074361940687342297'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2009/12/menyiapkan-merpati-balap-sprint-untuk.html' title='Menyiapkan merpati balap sprint untuk lomba, pakan dan perawatan fisik'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh5.ggpht.com/_usQ0gPzqy4Q/StgawCdoM_I/AAAAAAAAAF4/2xoeyWmLxMI/s72-c/Img00050.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-7203828737569997599</id><published>2010-06-10T20:43:00.000-07:00</published><updated>2010-06-10T02:10:41.903-07:00</updated><title type='text'>Tips Memilih Merpati Tinggi An Dan Mitos_mitos Nya</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;" class="content"&gt;Saya sebagai salah satu penggemar merpati khusus nya tinggian akan mencoba mengurai tentang cara2 memilih merpati tinggi yg mungkin dapat di jadikan sebuah patokan...dan mungkin apabila meleset mohon maaf,karena tips ini didasarkan dari menggerayang burung tersebut,dan di luar kemungkinan geranyangan tersebut meleset....kalau ingin pasti nya harus mencoba dan melihat sendiri kerja merpati tinggi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cara memilih :&lt;br /&gt;1. lihat katuranggan burung sebelum memegang karena kalau di lihat sudah gak karu2 an bentuk nya mending jangan karena biasanya burung tersebut tidak seperti harapan.&lt;br /&gt;untuk bulu:&lt;br /&gt;1 harus kering&lt;br /&gt;2.harus tebal&lt;br /&gt;3.ujung bulu di usahakan jangan yg lancip2 agak bulat..karena kalau lancip biasanya tidak terbang tinggi&lt;br /&gt;4.unjung bulu pada sayap di usahakan panjang nya sampai ke ujung ekor,kalau selisih jauh dari ekor biasanya tidak mau tinggi dan cenderung lari.&lt;br /&gt;untuk mata:&lt;br /&gt;1.usahakan yg bening dan bersih&lt;br /&gt;2.jangan cari mata yg melotot keluar dari plupukan mata&lt;br /&gt;3.jangan cari mata yg plupukannya merah membara&lt;br /&gt;4. kalau matanya seperti mlobor/memudar harus di imbangi dengan warna burung yg mblobor pula&lt;br /&gt;5.cari yg hitam2 pada mata merespon sinar nya cepat (besar kecil)&lt;br /&gt;untuk bodi:&lt;br /&gt;1.usahakan untuk merpati tinggi jangan terlalu besar (seperti kapal)&lt;br /&gt;2.rata2 untuk merpati tinggi yg mau turun atas kepala bentuk nya seperti jantung..dada besar rapet burung tidak panjang.&lt;br /&gt;3. untuk pegangan body harus rata sampai kebelakang (penuh)&lt;br /&gt;4.pegangan jangan cari yg empuk ngaret atau empuk seperti kapas.&lt;br /&gt;untuk paruh:&lt;br /&gt;1.cari yg tipis&lt;br /&gt;2.cari yg kering&lt;br /&gt;3. cari yg jangan terlalu panjang&lt;br /&gt;4.cari yg se warna&lt;br /&gt;untuk supit:&lt;br /&gt;1. cari jangan yg terlalu rapat dan terlalu renggang&lt;br /&gt;2. jangan yg putus atau patah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itu pedoman saya untuk merpati tinggian..alangkah kah bagus nya apabila kita bermain merpati mendapat kan merpati jenis rambon tiga (rambon malang),yaitu silangan antara merpati jawa tulen,merpati balap,dan merpati pos..wah kalau pas ngecross nya hebat itu...&lt;br /&gt;tenaga di ambil dari pos&lt;br /&gt;tinggi dan jujur nya di ambil dari merpati jawa&lt;br /&gt;kecepatan di ambil dari merpati balap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mitos2 merpati tinggi ada beberapa hal:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Merpati warna hitam dengan paruh putih..&lt;br /&gt;- menurut mitos ini merpati tidak bakal bisa jadi....dan dari kakek saya.papah saya,paman saya dan saya sendiri..ini merpati tidak bakal jadi untuk tinggian karena mentak dan sifat nya jelek sekali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Merpati Gendong mayit ( ada warna putih di punggung tapi tidak tembus ke ekor atau kepala )&lt;br /&gt;- banyak yg bilang juga tdak jadi...tapi kalau yg ini saya tidak percaya 100% karena saya mencoba beberapa gendong mayit ada yg jadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Merpati mempunyai ekor panjing (cabang)&lt;br /&gt;- banyak yg bilang merpati jenis ini suka mendapat bandangan (merpati datang sendiri)..saya membuktikan memang iya..apalagi anakan sendiri..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Merpati dengan garis mata merah membara ( jawa timuran )&lt;br /&gt;- banyak yg bilang kurang cerdas,sering lihat keperan betina turun ...survey saya membuktikan memang iya...kalau pelihara jenis ini siap2 aja uang banyak untuk nebus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Merpati sabet ( bulu sayap beda warna di ujung..dan cuman satu kanan saja atau kiri saya)&lt;br /&gt;- banyak yg bilang ini burung untuk tinggian tidak bakal jadi...menurut saya tidak begitu karena saya punya sabet yg istimewa...tetapi bisanya kalau sabet,merpati nya mau jadi ya jadi sekalian kalau tidak ya jadi sampah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Merpati selap ganjil ( bulu sayap di tengah2 berwarna lain,di kiri saja atau di kanan saja)&lt;br /&gt;- banyak yg bilang ini burung susah di latih dan suka clap clup ..hinggap seenak nya....menurut saya tidak semuanya begitu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Merpati mata cilau air,cilau mawar (merpati bermata putih)&lt;br /&gt;-banyak yg bilang tidak kuat kalau di lepas siang2 di terik matahari,menurut saya memang begitu ,dia hebat nya kalau suasana agak gelap malah matanya awas sekali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nah itu lah pedoman saya dalam memilih merpati khusus nya tinggi an...&lt;br /&gt;apabila adea kekurangan mohon di tambah dari yg lebih pakar...atau salah dalam me ngekir sebuah merpati mohon maaf.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;http://www.duniahobi.com&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-7203828737569997599?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/7203828737569997599'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/7203828737569997599'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2009/09/tips-memilih-merpati-tinggi-dan.html' title='Tips Memilih Merpati Tinggi An Dan Mitos_mitos Nya'/><author><name>galeri-koi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-5028352155837060164</id><published>2010-06-09T06:00:00.002-07:00</published><updated>2010-06-08T01:41:31.332-07:00</updated><title type='text'>STAR VIT</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/S62R11_UZjI/AAAAAAAAArI/qylvDXIgojI/s1600/star+vit.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/S62R11_UZjI/AAAAAAAAArI/qylvDXIgojI/s320/star+vit.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5453175078027290162" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Harga 50.000,-&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Komposisi:&lt;br /&gt;Multivitamin Komplek&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegunaan:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Star vit mengandung multivitamin kompleks yang dibutuhkan oleh burung/unggas untuk pertumbuhan, daya tahan, reproduksi, meningkatkan nafsu makan dan lain-lain.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Star Vit membantu pertumbuhan normal dan meningkatkan daya tahan tubuh dari perubahan cuaca, wabah penyakit, stress perjalanan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Star Vit mengandung vitamin A agar mata tidak terserang katarak, mengandung vit D3 untuk pertumbuhan tulang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Star Vit mengandung vitamin E untuk reproduksi sehingga sangat baik untuk para breeder burung.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Star Vit memulihkan kesehatan setelah sakit/lomba.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Dosis:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;1-2 tetes untuk burung dan 4-5 tetes untuk ayam langsung ke mulut&lt;/li&gt;&lt;li&gt;atau 5 tetes dicampur air minum secukupnya, dapat digunakan bersama antibiotika saat sakit.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;u&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Cara mudah pemesanan :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Kirim  SMS Nama Obat  yang ingin anda beli  dan alamat anda Ke &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;081 249 495 990&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kami akan membalas tentang ketersediaan barang  dan harga sampai ketempat anda.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Silahkan anda melakukan transfer ke rekening kami. &lt;span style=";font-family:georgia;color:black;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengiriman barang akan kami proses&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Silahkan menunggu pesanan di rumah anda&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-5028352155837060164?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/5028352155837060164'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/5028352155837060164'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/03/star-vit.html' title='STAR VIT'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/S62R11_UZjI/AAAAAAAAArI/qylvDXIgojI/s72-c/star+vit.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-4527366457009770452</id><published>2010-06-09T06:00:00.001-07:00</published><updated>2010-06-08T01:40:59.041-07:00</updated><title type='text'>Trimezyn-B (plus)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_VKn3OOhZ3ug/S8RUc4SRU4I/AAAAAAAAAOk/zZCrH9dQ3YY/s1600/obat+burung+dan+merpati.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 170px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VKn3OOhZ3ug/S8RUc4SRU4I/AAAAAAAAAOk/zZCrH9dQ3YY/s320/obat+burung+dan+merpati.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5459581503401972610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Trimezyn - B (Plus)&lt;/span&gt; adalah obat anti infeksi dengan bentuk kaplet yang berwarna merah muda untuk mengobati infeksi saluran pernafasan dan pencernaan pada burung kecil maupun besar. Kombinasi 2 zat aktif pada &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;trimezyn - B (Plus)&lt;/span&gt; bekerja secara synergis ( saling menguatkan )untuk menghambat sintesa ( pembentukan ) protein bakteri sehingga bakteri tidak dapat berkembang dan burung menjadi cepat sembuh. Vitamin C yang terkandung dalam &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;trimezyn-B (Plus) &lt;/span&gt;berfungsi membantu mempercepat penyembuhan dan menghilangkan strees.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Komposisi&lt;/span&gt; :&lt;br /&gt;   Setiap kaplet mengandung :&lt;br /&gt;   Sulfadiazine ...........................................................................................  16 mg&lt;br /&gt;   Trimethoprim ....................................................................................... 3.2 mg&lt;br /&gt;   Vitamin C ...............................................................................................    1 mg&lt;/div&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Indikasi&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Infeksi saluran pernafasan ( keluar cairan dari hidung atau mulut, muka bengkak, ngantuk, sesak nafas, sayap terkulai )&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Infeksi saluran pencernaan (lesu, mencret, tembolok bengkak, nafsu makan turun&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dosis dan Aturan Pakai :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;kaplet dimasukan kemulut dan didorong kedalam kerongkongan atau dihancurkan lalu dicampur dengan ransum atau air minum:&lt;span style="display: block;" id="formatbar_Buttons"&gt;&lt;span class="on" style="display: block;" id="formatbar_Bold" title="Tebal" onmouseover="ButtonHoverOn(this);" onmouseout="ButtonHoverOff(this);" onmouseup="" onmousedown="CheckFormatting(event);FormatbarButton('richeditorframe', this, 3);ButtonMouseDown(this);"&gt;&lt;img src="http://www.blogger.com/img/blank.gif" alt="Tebal" class="gl_bold" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Burung Besar : 1 kaplet tiap hari&lt;/span&gt;  seperti burung : beo, cucak hijau, cucakrowo, derkuku, hwa mei, jalak, merpati, nuri, poksay, puter, puyuh.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Burung kecil : 1/2 kaplet tiap hari &lt;/span&gt;seperti burung : Black ken, kenari afrika, branjangan, cendet/toet, ciblek, kacer, kenari, kutilang, murai, parkit, payling, perkutut, prenjak, punglor, robin. &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Pemberian obat selama 3-5 hari berturut-turut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;harga satu botol &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Trimezyn - B (plus )&lt;/span&gt; Rp 50.000 sudah termasuk ongkos kirim.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Info pemesanan silahkan hub &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;Contact Person&lt;/span&gt; di:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;081 249 495 990&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VKn3OOhZ3ug/S8Rb0K_GhVI/AAAAAAAAAOs/lGJzqEGEs40/s1600/Copy+of+Picture+010.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 247px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VKn3OOhZ3ug/S8Rb0K_GhVI/AAAAAAAAAOs/lGJzqEGEs40/s320/Copy+of+Picture+010.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5459589600140232018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Burung yang biasa terbang jauh sebaiknya kondisi harus dijaga agar tetap dalam kondisi prima. Bila anda ingin memiliki burung juara pilihlah burung yang benar-benar sudah dewasa. untuk menjaga merpati tetap dalam kondisi siap tanding, selain rajin dilatih terbang juga diperlukan juga ramuan &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;jamu merpati balap &lt;/span&gt;yang sangat mendukung untuk menambah tenaga merpati, selain itu juga &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;jamu&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;merpati balap&lt;/span&gt; dapat berfungsi untuk menyembuhkan burung yang sedang sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Aturan Minum :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;untuk menjaga kesehatan cukup diberi &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;jamu merpati balap&lt;/span&gt; seminggu sekali  ( 3 butir). untuk burung yang sakit  diberi jamu (2 butir ) sampai sembuh.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;harga satu bungkus &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Jamu Merpati Balap&lt;/span&gt; Rp 50.000 sudah termasuk ongkos kirim.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Info pemesanan silahkan hub &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;Contact Person&lt;/span&gt; di:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;081 249 495 990&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-4527366457009770452?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/4527366457009770452'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/4527366457009770452'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/04/trimezyn-b-plus.html' title='Trimezyn-B (plus)'/><author><name>Are-Ghost</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16594385342861515463</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_VKn3OOhZ3ug/S8RUc4SRU4I/AAAAAAAAAOk/zZCrH9dQ3YY/s72-c/obat+burung+dan+merpati.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-7791681080253065516</id><published>2010-06-09T06:00:00.000-07:00</published><updated>2010-06-08T01:40:17.375-07:00</updated><title type='text'>STAR ENRO-1</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/S62Qgp5XLnI/AAAAAAAAArA/ksMVvG9nuss/s1600/DSC00027.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/S62Qgp5XLnI/AAAAAAAAArA/ksMVvG9nuss/s320/DSC00027.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5453173614492200562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Harga Rp. 50.000,-&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;Antibiotika Enrofloxacin - 1%&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Kegunaan:&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Antibiotika Enrofloxacin adalah antibiotika modern jenis broad spectrum (spectrum luas) yang membunuh bakteri pada inti sel. Star enro mengatasi penyakit pada burung/unggas yang disebabkan oleh bakteri terutama jenis mycoplasma yang menyerang pernafasan/ CRD atau ngorok, kolera (berak hijau), snot (pilek), e-coli, salmonella dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosis:&lt;br /&gt;1-2 tetes pada burung 3 kali sehari selama 3-5 hari berturut-turut&lt;br /&gt;5-6 tetes pada ayam 3 kali sehari selama 3-5 hari berturut-turut&lt;br /&gt;atau diberikan Berikan 5-6 tetes pada air minum secukupnya, jangan sampai berlebih agar dapat dikonsumsi langsung. Bila ada sisa untuk pemberian selanjutnya harap diganti. Berikan selama 3-5 hari berturut-turut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;u&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Cara mudah pemesanan :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Kirim  SMS Nama Obat  yang ingin anda beli  dan alamat anda Ke &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;081 249 495 990&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kami akan membalas tentang ketersediaan barang  dan harga sampai ketempat anda.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Silahkan anda melakukan transfer ke rekening kami. &lt;span style=";font-family:georgia;color:black;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengiriman barang akan kami proses&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Silahkan menunggu pesanan di rumah anda&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Harga bukan masalah selama dapat menyelesaikan masalah&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-7791681080253065516?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/7791681080253065516'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/7791681080253065516'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/03/star-enro-1.html' title='STAR ENRO-1'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/S62Qgp5XLnI/AAAAAAAAArA/ksMVvG9nuss/s72-c/DSC00027.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-4099959332260100921</id><published>2010-06-06T18:02:00.000-07:00</published><updated>2010-06-06T18:02:00.115-07:00</updated><title type='text'>Kekuatan dan tenaga merpati</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_hhT4tMMP7zs/SuoB4IPK3KI/AAAAAAAADK4/neMY7NuM1qQ/s1600-h/pigeon+power+2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 279px; height: 287px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_hhT4tMMP7zs/SuoB4IPK3KI/AAAAAAAADK4/neMY7NuM1qQ/s320/pigeon+power+2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5398129167152372898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Burung juga menggunakan energinya dengan sangat efisien. Mereka memperlihatkan efisiensi yang tinggi secara meyakinkan dalam pemanfaatan energi dibandingkan hewan menyusui. Setiap proses dalam bentuk rangkaian kejadian, yakni dalam biologi, kimia, maupun fisika mematuhi "Prinsip Penghematan Energi." Singkatnya, kita bisa menyimpulkannya "diperlukan sejumlah energi tertentu untuk menyelesaikan suatu pekerjaan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh penting tentang pengehematan energi ini bisa diamati dalam terbangnya burung. Burung yang harus menyimpan energi yang cukup untuk membawanya melalui perjalanannya. Di sisi lain, kebutuhan lain selama penerbangan adalah berbobot seringan mungkin. Apa pun hasilnya, kelebihan beban harus dihindari. Sementara itu, penggunaan energy juga harus sehemat mungkin. Dengan kata lain, jika berat bahan bakar harus sekecil mungkin, hasil tenaga darinya justru harus sebesar mungkin. Semua permasalahan ini telah teratasi pada burung. Langkah pertama adalah menentukan kecepatan terbang yang optimal. Agar jika seekor burung ingin terbang dengan sangat lambat, maka sejumlah besar energi harus dikeluarkan agar tetap berada di udara. Agar seekor burung bisa terbang sangat cepat, maka bahan bakar akan digunakan untuk mengatasi halangan udara. Oleh karena itu, jelaslah bahwa kecepatan terbaik harus dipertahankan untuk menggunakan jumlah bahan bakar sekecil mungkin. Tergantung pada bentuk rangka dan sayap yang polanya memperlancar aliran udara, kecepatan terbaik tersebut berbeda pada setiap jenis burung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;http://tritunggalpigeonfarm.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-4099959332260100921?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/4099959332260100921'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/4099959332260100921'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/06/kekuatan-dan-tenaga-merpati.html' title='Kekuatan dan tenaga merpati'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_hhT4tMMP7zs/SuoB4IPK3KI/AAAAAAAADK4/neMY7NuM1qQ/s72-c/pigeon+power+2.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-286306795993579818</id><published>2010-06-02T05:59:00.000-07:00</published><updated>2010-06-01T17:09:01.426-07:00</updated><title type='text'>Beternak Merpati Balap, Omsetnya Mantap !</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; Pada hektaran tanah lapang sepanjang 1.5 km, ratusan orang pecinta merpati balap berkumpul dan bercengkerama dalam permainan adu ketangkasan burung merpati balap. Mereka berkerumun membentuk lingkaran dengan tatapan mata terfokus ke dua ekor merpati yang berlomba. Merpati balap tersebut dilepas di garis &lt;em&gt;start&lt;/em&gt;, bersamaan setelah terdengar pluit tanda siap. Seketika kedua merpati mulai memacu kecepatannya sekencang-kencangnya menuju ke garis &lt;em&gt;finish&lt;/em&gt; berjarak 1,5 km, di mana pasangan merpati itu setia menunggu di depan.   &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; Di tangan joki, merpati betina sedang di-&lt;em&gt;geber&lt;/em&gt; (dikepak-kepakkan sayapnya, &lt;em&gt;red&lt;/em&gt;) sambil tak henti-hentinya berteriak memberi tanda dan semangat merpati jantan agar secepatnya sampai ke tangan joki. Akhirnya, salah satu merpati jantan tersebut meluncur deras ke tangan joki dan dinyatakan sebagai pemenang. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; Ilustrasi di atas menggambarkan betapa meriahnya acara perlombaan merpati balap. Sekadar informasi tambahan, meski di luar negeri banyak merpati, tetapi khusus untuk merpati balap hanya ada di Indonesia. Merpati balap merupakan khas budaya Indonesia, di mana karakter merpati balapan memiliki sifat &lt;em&gt;keket&lt;/em&gt; ke betina, terbentuk karena kultur budaya masyarakat Indonesia sehingga karakter merpati di Indonesia dan di luar negeri berbeda. Di Indonesia sendiri, merpati dibagi lagi menjadi merpati balap dasar, merpati balap tinggian, merpati kolong dan sebagainya. Untuk itu, rasanya merpati balap pun harus dilestarikan dan dibudidayakan seperti yang dilakukan Davinci Birdfarm yang dikomandoi oleh Fajar Wijayako di daerah Bojong Gede,Bogor ini.  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; “Saya &lt;em&gt;hobby &lt;/em&gt;merpati sejak masih kecil, sekitar 36 tahun lalu. Saat itu, di Malang &lt;em&gt;hobby &lt;/em&gt;merpati balap mulai mewabah bersamaan dengan hobby ayam bangkok, bahkan ini sudah menjadi candu bagi kalangan bos-bos kaya di daerah yang notabene memelihara burung, khususnya merpati balap. Tahun 2003, saya mulai serius membudidayakan merpati balap dengan membeli merpati balap legendaris bernama Sangsang seharga Rp. 20 juta, ditambah lima ekor merpati betina, merpati jantan Codet dan Tumaritis, sehingga total modal sekitar Rp 60 juta.” kata pemilik dua tempat peternakan merpati yakni di Bojong Gede dan Lanud Atang Sanjaya, selebihnya &lt;em&gt;join&lt;/em&gt; bersama Ketua Pengda DKI Joko Kusdarmono.  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; Sejatinya, pecinta merpati balap tidak sebatas kalangan atas atau bos kaya saja, tetapi hampir lapisan masyarakat telah lama menyukai permainan adu kecepatan merpati ini. Menurut data Persatuan Penggemar Merpati Balap Sprint Indonesia (PPMBSI)- organisasi pusat pecinta merpati balap &lt;em&gt;sprint&lt;/em&gt;, jumlah anggota atau pencinta merpati balap di Indonesia mencapai 250.000 orang.   &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; Jika diperhatikan, penyebaran &lt;em&gt;hobby &lt;/em&gt;merpati balap dapat dilihat hampir di seluruh Pulau Jawa dan Madura, selebihnya di daerah-daerah tertentu seperti Bali, Lampung, Palembang, Medan, Makasar, Manado, Samarinda, Banjarmasin, dan Pontianak. Dengan demikian perputaran arus jual beli merpati balap sangat tinggi. Sungguh sebuah peluang bisnis yang luar biasa, baik dari segi materi bibit atau piyikan merpati sampai pakan dan obat-obatan serta tenaga kerjanya. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; Diceritakan Fajar, jika ingin budidaya merpati balap, terlebih dahulu harus mengetahui silsilah atau biasa disebut &lt;em&gt;trah&lt;/em&gt; dari keturunan sebelumnya, seperti nenek atau buyut dari merpati tersebut. Dengan silsilah, dapat diketahui karakter terbang dan tempurnya, di mana unsur genetik mempengaruhi karakter keturunan yang akan diperlombakan untuk meraih juara baik tingkat lokal sampai tingkat nasional. Silsilah menjadi penting mengingat persaingan kompetisi tingkat nasional sangat ketat karena perlombaan melibatkan merpati terbaik sekaligus ajang adu gengsi sang pemilik.  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; “Dari jumlah merpati yang saya miliki, kemudian dibiakkan dengan melakukan perkawinan bergilir, telur yang dihasilkan dieramkan dan ditetaskan oleh merpati &lt;em&gt;lolohan&lt;/em&gt; (merpati babu, red) masing-masing dua telur. Setiap pasang indukan menghasilkan dua telur setiap 2 minggu sekali, dan dierami selama 18 hari. Kemudian menetas, di-&lt;em&gt;loloh&lt;/em&gt; sampai terbang sendiri sekitar 1 bulan, sehingga dalam setiap bulannya diperoleh 6 pasang piyikan yang harga jualnya rata-rata Rp 3 juta perpasang.” imbuhnya yang mengungkapkan harga jual merpati balap tingkat nasional bisa mencapai ratusan juta hingga milyaran rupiah. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; Berdiri dengan bendera Davinci Bird Farm yang dibantu 5 orang karyawan, Fajar selalu meng-&lt;em&gt;upgrade &lt;/em&gt;materi bibitan melalui pengamatan, seleksi yang mendalam dan hanya mengambil materi bibit kualitas super yang pernah berprestasi baik di tingkat nasional maupun lokal besar, sedangkan materi betina adalah anak para juara atau saudara dari para juara. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; “Saya hanya memilih indukan kualitas super saja, piyikan yang sudah dewasa akan dipilih lagi, mana saja yang memiliki kualitas standar terbaik, yang nantinya akan dilatih menjadi merpati balap unggulan. Meskipun sepasang merpati indukan memiliki &lt;em&gt;trah &lt;/em&gt;bagus dan memiliki kualitas baik, belum tentu hasil anakannya bagus pula, jadi belum tentu sesuai dengan harapan si peternak, namun saya sudah membuktikan lewat Road Star yang menjadi Juara 1 Utama Nasional di Batang tahun 2007, bahkan Road Star sempat ditawar oleh pe-&lt;em&gt;hobby&lt;/em&gt; dari Bali dan Bekasi seharga Rp 100 juta, namun saya belum mau lepas, masih mau dipakai jagoan dulu” ungkapnya yang juga berprofesi sebagai konsultan HRD ini.  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; Ia menambahkan, beternak merpati balap itu mudah dan pasti menguntungkan. Sifat merpati yang mudah berjodoh, memudahkan siklus reproduksinya bisa diatur sesuai kebutuhan. Kini. Fajar pun mulai menuai hasil, puluhan ekor piyikan merpati balapnya laris manis di beli oleh pe-&lt;em&gt;hobby&lt;/em&gt; lain yang datang dari Lampung, Palembang, Surabaya, Bandung, Bekasi, Jakarta, Batam, Malang maupun sekitar Bogor.  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; Bayangkan, jika dengan rata-rata sebulan bisa menjual piyikan sebanyak 20 ekor dengan &lt;em&gt;range&lt;/em&gt; harga Rp3 juta sepasang, berapa keuntungan yang bisa diraup?. Padahal untuk biaya perawatan merpati balap hanya dibutuhkan pakan jagung, kacang hijau dan ‘&lt;em&gt;voer&lt;/em&gt;’, dan total biaya biasanya menghabiskan Rp1-2 juta per bulannya ditambah gaji karyawan, tergantung ‘majikan’. “Ternak merpati balap memiliki prospek bagus, meskipun hanya menjual piyikan. Selain menjanjikan keuntungan, bisa juga menciptakan lapangan pekerjaan,” ucapnya optimis.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; Sumber : Majalah Pengusaha  &lt;/p&gt;    &lt;div class="field field-type-file field-field-fileupload"&gt;    Sumber:&lt;br /&gt;http://www.matabumi.com&lt;br /&gt;    &lt;/div&gt;      &lt;!--[if !IE]--&gt;&lt;object data="http://www.matabumi.com/modules/coolfilter/holder.swf?img=http%3A%2F%2Fwww.matabumi.com%2Ffiles%2Fimagecache%2Fpreview%2Ffiles%2Ffoto%2F497%2FMerpati_balap1_1215168779.jpg" type="application/x-shockwave-flash" class="coolplayer_moz" height="345" width="460"&gt;&lt;param name="allowScriptAccess" value="always"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="play" value="0"&gt;&lt;param name="loop" value="0"&gt;&lt;param name="flashvars" value="isNotEmbed=1"&gt;&lt;param name="quality" value="high"&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-286306795993579818?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/286306795993579818'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/286306795993579818'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2009/09/beternak-merpati-balap-omsetnya-mantap.html' title='Beternak Merpati Balap, Omsetnya Mantap !'/><author><name>galeri-koi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-8750739145916011736</id><published>2010-05-27T06:00:00.000-07:00</published><updated>2010-05-25T19:44:03.327-07:00</updated><title type='text'>Hobi Merpati, Hobi Gila</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title"&gt; &lt;/h3&gt;  &lt;div style="text-align: justify;" class="post-body"&gt; &lt;p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_9FV26ERVx4I/SVMPk6t-TJI/AAAAAAAAACA/tc3JKuLnKNY/s1600-h/141006aragamhobi.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283583914747514002" style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; width: 275px; cursor: pointer; height: 200px;" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_9FV26ERVx4I/SVMPk6t-TJI/AAAAAAAAACA/tc3JKuLnKNY/s320/141006aragamhobi.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;Liputan6.com, Surabaya:&lt;/strong&gt; Indonesia dicap sebagai negara yang memiliki jumlah korban meninggal akibat flu burung tertinggi di dunia. Namun kenyataan ini tak membuat pencinta balap merpati meninggalkan hobinya. Bahkan kini, harga satu ekor merpati balap bisa mencapai Rp 500 juta. "Hobi merpati adalah hobi gila," kata Kilmi, penggemar merpati aduan asal Surabaya, Jawa Timur, baru-baru ini. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Surabaya memang dikenal sebagai salah satu peternakan merpati balap di Jawa Timur selain Klaten, Solo, Madiun, Tuban, dan Gresik. Tak aneh bila jumlah pencinta dan klub merpati balap di daerah ini pun menjamur. Menurut salah seorang penggemar burung aduan, menjamurnya klub ini agar peraturan dalam pertandingan menjadi jelas. "Balap merpati &lt;i&gt;bener-bener fair&lt;/i&gt; karena burung kelihatan satu lawan satu," tambah Kilmi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adu merpati biasanya dibedakan menjadi dua: balap (&lt;i&gt;dasaran&lt;/i&gt;) dan tinggian atau yang biasa disebut &lt;i&gt;dhuwuran&lt;/i&gt; oleh pencinta burung asal Surabaya. Dalam sejumlah turnamen, pertandingan biasanya diselenggarakan selama tiga hari berturut-turut. Sebagian besar dilaksanakan pada Jumat hingga Ahad.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertandingan hari pertama biasanya diisi dengan kelas &lt;i&gt;sprint&lt;/i&gt; 500 meter yang dibagi beberapa seri. Seri tertinggi adalah kumpulan merpati super yang dinamakan seri perang bintang. Ketika burung memenangkan seri ini, biasanya banyak penggemar yang mulai melirik, tapi tanpa menawar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada hari kedua, diselenggarakan seri galatama 1.000 meter. Lagi, yang menjadi partai menarik di seri ini adalah perang bintang. Jika merpati yang telah memenangkan seri sebelumnya dan menjuarai seri ini, dipastikan harganya naik lagi. Terakhir, jika kembali juara pada hari ketiga, dipastikan harga sang burung telah melebihi harga mobil. "Harga di atas seratus (juta rupiah) pasti di tangan," ungkap Kilmi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menangkarkan dan memelihara merpati adu memang susah-susah gampang. Selain faktor hobi, pencinta merpati juga harus mengenal seluk beluk unggas yang mampu terbang sejauh 800 kilometer dengan kecepatan maksimal 72 Km/jam ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yang terutama adalah faktor keturunan. Merpati aduan yang bagus biasanya berasal dari induk yang bagus pula. Salah satu cirinya adalah yang telah memenangkan pertandingan. Selain itu, faktor mental burung juga sangat menentukan dalam pertandingan selain kondisi fisik dan bulunya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, perawatan merpati juga harus telaten. Pakan utama merpati adalah jagung, sesekali bisa juga diberi kacang hijau atau beras merah. Sebagai tambahan, merpati adu biasanya diberi suplemen dan jamu seminggu sekali. Terakhir, kebersihan kandang harus dijaga karena kotoran merpati bisa menjadi bibit penyakit dan disemprot disinfektan secara rutin untuk membunuh virus flu burung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;(YAN/Tim Liputan 6 SCTV)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sumber:&lt;br /&gt;http://merpatibalapblangkon.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-8750739145916011736?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/8750739145916011736'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/8750739145916011736'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2009/09/hobi-merpati-hobi-gila.html' title='Hobi Merpati, Hobi Gila'/><author><name>galeri-koi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_9FV26ERVx4I/SVMPk6t-TJI/AAAAAAAAACA/tc3JKuLnKNY/s72-c/141006aragamhobi.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-6180263271546211875</id><published>2010-05-26T18:53:00.000-07:00</published><updated>2010-05-25T23:35:54.407-07:00</updated><title type='text'>MELATIH MERPATI BALAP ANDHOKAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://lh3.ggpht.com/_usQ0gPzqy4Q/Stga4bWxhgI/AAAAAAAAAF8/XvD7_aQMQAs/s640/Img00053.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 284px; height: 212px;" src="http://lh3.ggpht.com/_usQ0gPzqy4Q/Stga4bWxhgI/AAAAAAAAAF8/XvD7_aQMQAs/s640/Img00053.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:courier new,courier;"&gt;Merpati bagus tidak mungkin didapatkan bila tidak dilatih secara serius dan terprogram, baik kostum maupun cara melatihnya, meskipun materi merpati tersebut sangat bagus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new,courier;"&gt;Disini aku akan mengulas mengenai cara melatih merpati balap.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new,courier;"&gt;Bentuk latihan yang ditempuh oleh Altee terbagi menjadi 2 tahap, yaitu Latihan dasar dan Latihan Fisik.&lt;/span&gt;&lt;ol  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 153);"&gt;Latihan Dasar&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Tujuan diadakannya latihan dasar adalah untuk pengenalan dan melatih mental secara dini bagai sprinter muda, agar merpati benar - bener bagus untuk tampil di lapangan.&lt;br /&gt;Durasi latihan : 4 keketan pasca perjodohan&lt;br /&gt;Lokasi ditempat khusus ato dihalaman rumah juga boleh&lt;br /&gt;Jarak latihan max. 15 m&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Updown&lt;br /&gt;Mengangkat dan menurunkan geberan agar diikuti oleh sprinter muda.&lt;br /&gt;Jarak ketinggian max. 200 cm.&lt;br /&gt;Ini sebagai pengelanalan dan juga identifikasi bahwa sprinter muda sudah mulai keplek.&lt;br /&gt;Disamping itu sebagai upaya untuk landing saat berada diatas kepala joki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Lending Press&lt;br /&gt;Tujuan latihan ini untuk kesempurnaan sprinter muda hinggap ke joki dengan cepat dan tepat, memaksimalkan mingkup sayap dan memunculkan hentakan ke 2 saat posisi track.&lt;br /&gt;Aplikasi program ini adalah dengan memberi pressing plank pada area joki / geberan.&lt;br /&gt;Untuk awal latihan ini, saat dilepas... diusahakan merpati berjalan mendekati geberan. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 153);"&gt;Latihan Fisik&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Adalah sebuah latihan yang dilakukan di lapangan untuk membentuk kekuatan, kecepatan dan kepiawaian lapangan dengan mengacu pada konsepsi perlombaan dengan tujuan menjadi merpati juara.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Dalam hal ini, si pelatih harus membuat posting jarak dan juga perencanaan pelepasan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;example : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Posting 10m, 20m, 30m, 50m, 75m, 100m,..,.,.,1000m&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pelepasan 5x terbang baru tambah posting (posting 10m, burung dilepas sebanyak 5x setelah itu dilepas pada posting 20m untuk dilepas sebanyak 5x, begitu seterusnya).&lt;br /&gt;Hal yang kudu musti diperhatikan pelatih adalah stamina, kecepatan terbang dan kepiawaian lending sprinter muda tersebut, bila ketiganya tidak terpenuhi,...burungnya diistirahatkan.&lt;br /&gt;Jangan sekali - kali ditambah bila ketiga faktor tersebut tidak terpenuhi, karena berakibat fatal / rusak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tip yang mustio diperhatikan pelatih.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Format sebelum latihan&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Pemanasan sprinter muda&lt;br /&gt;Pemanasan yang dimaksud agar merpati sedapat mungkin tidak mengalami kram otot, Cepat lelah, dan droping stamina.&lt;br /&gt;Kedua sayap sprinter dibentangkan kesamping secara bergantian, durasi 1 menit&lt;br /&gt;Kedua sayap merpati di dibentangkan keatas secara bersamaan selama 10 hitungan dan berulang&lt;br /&gt;Sprinter diayun - ayunkan diatas geberan max. 10cm dengan kecepatan medium, durasi 5 menit&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pemberian nutrisi&lt;br /&gt;Setelah istirahat min. 5 menit, burung diberi nutrisi stamina agar tidak mengecewakan ketika dilatih&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pembekalan Joki dan penggabur&lt;br /&gt;Joki dan penggabur harus mempersiapkan kendaraan motor, kandang, kostum resmi dan tas yang berisi (air minum baik merpati maupun pelatih, spraygun yang berisi air bersih, wadah kecil tempat minum merpati, peralatan tulis dan jam tangan serta bekal makanan).&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;em&gt;Format Saat di Lapangan&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Tiba di lokasi / lapangan, sprinter didiamkan min. 5 menit didalam kandang dalam keadaan tertutup dan min. 5 menit dalam keadaan cover terbuka&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Konsep posting di baru boleh dilakukan&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Catatan :&lt;br /&gt;Diantara Ship posting, ada durasi waktu istirahat min. 10 menit&lt;br /&gt;Urutan penerbangan sprinter pada posting sama, harus tetap dalam 1 hari latihan&lt;br /&gt;Pada saat latihan, hindari burung track dengan merpati laen&lt;br /&gt;Posting dikurangi bila, apabila respon merpati berkurang dari posting sebelumnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Format pulang dan dikandang (setelah latihan)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Sebelum pulang, hendaknya sprinter didiamkan dalam kandang yang tercover min. 5 menit&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Setiba dikandang, sepasang merpati diberi minuman nutrisi dan makanan setelah itu dibiarkan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kira - kira jam 7.00 malam, burung dimasukkan dalam kandang dan dikrekeb hingga esok diberi makan dan di jemur dibawah terik matahari hingga jam 10.00 pagi.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Sekian dulu......wassalam.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;http://www.g2stock.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=88&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-6180263271546211875?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/6180263271546211875'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/6180263271546211875'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2009/12/melatih-merpati-balap-andhokan.html' title='MELATIH MERPATI BALAP ANDHOKAN'/><author><name>galeri-koi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh3.ggpht.com/_usQ0gPzqy4Q/Stga4bWxhgI/AAAAAAAAAF8/XvD7_aQMQAs/s72-c/Img00053.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-5656901836654967052</id><published>2010-05-24T04:29:00.000-07:00</published><updated>2010-05-23T21:06:35.570-07:00</updated><title type='text'>Penyakit dan Pengobatan Pada Burung Merpati</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CASPIRE%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CASPIRE%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CASPIRE%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:110638170; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:1016656566 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l0:level1 	{mso-level-tab-stop:.5in; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in;} @list l1 	{mso-list-id:150682756; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:1836583360 -2133535612 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l1:level1 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:1.0in; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:1.0in; 	text-indent:-.5in; 	mso-ascii-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-hansi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} ol 	{margin-bottom:0in;} ul 	{margin-bottom:0in;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Burung yang sudah terserang penyakit umumnya sangat sulit untuk di sembuhkan. Kalaupun dapat di sembuhkanburung tersebut harus tetap mendapatkan perhatian khusus dalam waktu yang relatif lama. Jika kita menjumpai burung terserang suatu penyakit sebaiknya segera dipisahkan dari burung yang lain yang sehat agar tidak menular.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Berikut ini adalah penyakit penyakit yang sering menyerang burung:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:courier new;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div face="arial" style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;ol  style="margin-top: 0in; text-align: justify; font-weight: bold;font-family:arial;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Gangguan Pernapasan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div face="arial" style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 0.25in; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div face="arial" style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Penyakit pernapasan sering menyerang burung. Penyebab penyakit pernapassan adalah adanya infeksi sekunder pada saluran pernapasan oleh E.coli dan sejenis mycoplasma galisepticum yang yang lebih terkenakl dengan nama &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;CRD (Chronic Respiratory Desease). &lt;/span&gt;Jika sudah kronis penyakit ini sangat sukar disembuhkan dan biasanya lama kelamaan burung yang terinfeksi penyakit ini akan mati.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Penyakit pernapasan bersifat menular. Penularan penyakit ini dapat terjadi melalui kontak langsung antara burung yang sehat dan burung yang terinfeksi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Penularan penyakit pernapasan juga dapat terjadi melalui makanan, minuman, lingkungan kandang yang kurang bersih&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan makanan/minuman yang tercemar kotoran burung yang terinfeksi penyakit.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Gejala-gejala&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;penyakit pernapasan adalah burung sering bersin-bersin, pada malam hari yang cuacanya dingin pernapasanya ngorok, hidung lembab/basah berlendir, dan aktifitas atau gerak burung menurun. Tindakan preventif dan kuratif untuk mengatasi penyakit pernapasan yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 1in; text-indent: -0.5in; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;font-size:7pt;" &gt;                   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Burung yang terinfeksi penyakit pernapasan segera diisolasi di kandang tersendiri dan diobati agar tidak menular kepada burung-burung yang lain.&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 1in; text-indent: -0.5in; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;font-size:7pt;" &gt;                  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Sangkar, tempat makan, dan tempat minum selalu di kontrol dan semua kotoran yang terdapat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;didalam sangkar ataupun didalam wadah makanan/minuman selalu dibersihkan.&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 1in; text-indent: -0.5in; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;font-size:7pt;" &gt;                   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Makanan yang akan diberikan dicuci bersih dan dikeringkan untuk menghilangkan kemungkinan adanya residu pstisida pertanian yang membahayakan kesehatan burung.&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 1in; text-indent: -0.5in; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;d.&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;font-size:7pt;" &gt;                  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Minuman yang kotor segera diganti dengan air yang bersih, segar, sehat, dan tidak mengandung bahan-bahan beracun yang membahayakan kesehatan burung. Air untuk minum direbus terlebih dahulu hingga mendidih untuk membunuh semua jenis bibit penyakit yang terdapat didalamnya.&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pengobatan:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Pengetahuan tentang jenis-jenis obat untuk unggas, perlu juga dimiliki oleh para penghobi burung. Umumnya obat-obatan yang perlu disediakan adalah jenis obat yang biasa digunakan juga untuk unggas, khususnya ayam.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt; &lt;a href="http://centralunggas.blogspot.com/2009/11/doxerin-kombinasi-ampuh-melawan-crd.html"&gt;DOXERIN  Kombinasi ampuh melawan CRD, Snot dan komplikasinya dalam bentuk water soluble&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt;  &lt;span class="post-author vcard"&gt; &lt;span class="fn"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoBodyText"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;      &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt; Komposisi per Kg :&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;" class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;img src="http://www.mensana-id.com/images/stories/antibiotik/Doxerin.JPG" alt=" " align="right" height="120" width="160" /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="margin-left: 0.5in; text-indent: 0.5in; text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Doxycycline&lt;span&gt;                            &lt;/span&gt;2,5 %&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;" class="MsoBodyText"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="margin-left: 0.5in; text-indent: 0.5in; text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Erythromycine&lt;span&gt;                        &lt;/span&gt;4,0 %&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;" class="MsoBodyText"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;Indikasi:&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Untuk pengobatan CRD, CRD Complex, Coryza dan penyakit pernafasan lainnya pada unggas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;Aturan Pakai dan Dosis : &lt;/strong&gt;Oral&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Unggas&lt;span&gt;    &lt;/span&gt;: 2 gr/liter air minum per hari atau 200 – 400 mg DOXERIN/kg BB per &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span&gt;                    &lt;/span&gt;hari selama 3 – 5 hari berturut-turut&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;u&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Cara mudah pemesanan :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Kirim  SMS Nama Obat  yang ingin anda beli  dan alamat anda Ke &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;085859162337&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kami akan membalas tentang ketersediaan barang  dan harga sampai ketempat anda.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Silahkan anda melakukan transfer &lt;span style=";font-family:georgia;color:black;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;b&gt;KE REK BCA 0243945825 an DINA KUSUMAWATI&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengiriman barang akan kami proses&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Silahkan menunggu pesanan di rumah anda&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Harga bukan masalah selama dapat menyelesaikan masalah&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;ol  style="margin-top: 0in; text-align: justify; font-weight: bold;font-family:arial;" start="2" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Berak Kapur&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Penyakit berak kapur banyak menyerang beberapa jenis unggas. Penyakit ini dikenal dengan nama penyakit salmonellosis atau Pullorum. Penyebab penyakit ini adalah Salmonella Pullorum yang menyerang saluran pencernakan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Penyakit berak kapur bersifat menular. Tanda-tanda serangan yang dapat dilihat adalah kotoran burung berbentuk cair dan berwarna putih seperti kapur, nafsu makan menurung, pada stadium tertentu burung mengalami kesulitan membuang kotoran. Jika diperhatikan, banyak kotoran berwarna putih melekat pada bulu di sekitar anus. Tanda lain burung yang terserang berak kapur adalah muka pucat, bulu tidak teratur, sayap menggantung dan burung tidak bergairah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pencegahan terhadap timbulnya penyakit berak kapur dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan sangkar, makanan, dan minuman. Setiap hari sangkar di bersihkan dari segala kotoran, termasuk kotoran burung itu sendiri. Gunakan desinfektan atau antiseptik untuk mencuci sangkar. Setiap dua hari sekali, tempat makan dan minum dibersihkan. Sisa-sisa makanan dibersihkan dibuang agar tidak berjamur dan diganti&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan air baru yang sudah direbus atau matang., bersih dan sehat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Jika burung tersebut sudah terinfeksi berak kapur, burung tersebut harus segera di pisahkan dari burung-burung yang lain agar tidak menular. Burung yang sudah terinfeksi diberi obat antibiotik secara intensif sesuai dengan petunjuk yang ada. Penggunaan antibiotik tidak boleh sembarangan, sebab jika kita tidak tahu secara passti justru berakibat fatal.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pengobatan:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt; &lt;a href="http://centralunggas.blogspot.com/2009/11/neoxin-kombinasi-antibakteri-water.html"&gt;NEOXIN  Kombinasi antibakteri, water soluble&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt;  &lt;span class="post-author vcard"&gt; &lt;span class="fn"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;" class="MsoBodyText"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;      &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p face="arial" style="text-align: justify;" class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;img src="http://www.mensana-id.com/images/stories/antibiotik/Neoxin.JPG" alt=" " align="right" height="123" width="160" /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;Komposisi per Kg :&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="margin-left: 0.5in; text-indent: 0.5in; text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Neomycine (sulfate) &lt;span&gt;                          &lt;/span&gt;32 gr&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="margin-left: 0.5in; text-indent: 0.5in; text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Oxytetracycline (HCl)&lt;span&gt;                         &lt;/span&gt;32 gr&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;" class="MsoBodyText"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoBodyText3"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;Keunggulan :&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;ul  style="margin-top: 0in; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Mengandung      Oxytetracycline yang berspektrum luas dan cepat diabsorbsi sehingga cepat      mencapai&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;kadar optimum&lt;br /&gt;di dalam      darah.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Mengandung      Neomycin yang efektif bekerja memberantas kuman-kuman penyakit disaluran      pencernaan dengan tuntas.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Praktis      dan ekonomis karena mengandung dua antibiotik dalam sekali pemberian.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;Indikasi :&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;ul  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;  Mengobati Kolera ayam, Colibacillosis, Salmonellosis dan lain-lain pada&lt;span&gt; &lt;/span&gt;unggas.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;ul  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;  Menekan angka kematian anak ayam pada minggu-minggu pertama.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Cara Pemberian dan Dosis : &lt;/strong&gt;Oral&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Unggas&lt;span&gt;    &lt;/span&gt;: 2 gr/1liter air minum per hari atau 1 gr NEOXIN/kg BB per hari &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span&gt;                    &lt;/span&gt;selama 3 – 5 hari berturut-turut&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;u&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Cara mudah pemesanan :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Kirim  SMS Nama obat  yang ingin anda beli  dan alamat anda Ke &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;085859162337&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kami akan membalas tentang ketersediaan barang  dan harga sampai ketempat anda.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Silahkan anda melakukan transfer &lt;span style=";font-family:georgia;color:black;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;b&gt;KE REK BCA 0243945825 an DINA KUSUMAWATI&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengiriman barang akan kami proses&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Silahkan menunggu pesanan di rumah anda&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Harga bukan masalah selama dapat menyelesaikan masalah&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;ol  style="margin-top: 0in; text-align: justify; font-weight: bold;font-family:arial;" start="3" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Snot atau Coryza atau Pilek&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Penyakit snot atau corza atau pilek disebabkan oleh virus Hemophillus gallinarum. Penyakit ini menyerang sekitar bagian muka burung sehingga menyebabkan bengkak dan muncul benjolan berwarna merah di sekitar hidung, mata, dan telinga. Cara penularanya melalui perantaraan burung lain, debu, udara, makanan dan minuman. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tanda-tanda serangan penyait coriza atau snot yang dapat dilihat adlah muka bengkak, hidung berlendir, sering bersin-bersin, sesak napas, dan napsu makan turun. Jika tidak ditangani secara serius, lama kelamaan burung yang terserang penyakit akan mati.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pencegahan terhadap serangan penyakit coriza dengan cara menjauhkan burung yang terkena serangan penyakit dengan burung yang masih sehat. Disamping itu sangkar, tempat makan dan tempat minum harus selalu dibersihkan dari segala kotoran.Burung yang sudah terlanjur terserang penyakit snot harus segera diberi obat yang sesuai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;h2  style="font-weight: normal;font-family:arial;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;MOXACOL&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Antibakteri, water soluble&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;    &lt;address  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/address&gt;      &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;strong&gt;Komposisi per Kg : &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Amoxycycline &lt;span&gt; &lt;/span&gt;(trihydrate)&lt;span&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span&gt;                     &lt;/span&gt;75.000 mg&lt;img src="http://www.mensana-id.com/images/stories/antibiotik/Moxacol.JPG" alt=" " align="right" height="120" width="160" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Colistin (sulfate)&lt;span&gt;                                  &lt;/span&gt;250.000.000 IU&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;Indikasi : &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kolera Ayam, Colisepsis, Colibacillosis, Salmonellosis (Berak kapur), enteritis, Ngorok, dll pada unggas.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p face="arial" style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;Cara Pemberian dan Dosis: &lt;/strong&gt;Oral &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p face="arial" style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Unggas&lt;span&gt;    &lt;/span&gt;: 1 gr/1 liter air minum atau &lt;span&gt; &lt;/span&gt;0,3 gr &lt;span&gt; &lt;/span&gt;MOXACOL/kg BB per hari, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p face="arial" style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span&gt;                    &lt;/span&gt;2-3 kali/hari&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;selama 24 hari selama 3 – 5 hari berturut-turut &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;u&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Cara mudah pemesanan :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kirim  SMS Nama obat  yang ingin anda beli  dan alamat anda Ke &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;085859162337&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kami akan membalas tentang ketersediaan barang  dan harga sampai ketempat anda.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Silahkan anda melakukan transfer &lt;span style="color:black;"&gt;&lt;b&gt;&lt;b&gt;KE REK BCA 0243945825 an DINA KUSUMAWATI&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pengiriman barang akan kami proses&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Silahkan menunggu pesanan di rumah anda&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Harga bukan masalah selama dapat menyelesaikan masalah&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p face="arial" style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;ol  style="margin-top: 0in; text-align: justify; font-weight: bold;font-family:arial;" start="4" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Cacingan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Cacingan adalah jenis penyakit yang menyerang saluran pencernaan dan hati. Penyebab cacingan adalah cacing tambang, cacing gilig, cacing pita dan cacing hati. Tanda-tanda serangan penyakit cacingan yang dapat dilihat adalah burung kurang bergairah, lemah, napsu makan berkurang,bulu tidak teratur, kotoran berbentuk cair, dan berat badan burung menurun.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Faktor utama penyebab kondisi cacingan adalah kondisi sngkar dan tempat makan/minum yang kotor.Pencegahan terhadap serangan cacingan dapt dilakukan dengan cara menjaga kebersihan sangkar, tempat pakan dan tempat minum. Oleh karena itu, sangkar, tempat pakan dan tempat minum harus selalu di kontrol dan dibersihkan dari segala macam kotoran agar tidak menjadi sarang cacing.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pengobatan:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h2 style="text-align: center;" class="PostHeaderIcon-wrapper"&gt;       &lt;span style="font-size:180%;"&gt;Pipera-San (oral solution)   &lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;   &lt;div class="PostHeaderIcons metadata-icons"&gt; &lt;span class="metadata-icons"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;     &lt;table border="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;     &lt;td&gt;Composition&lt;/td&gt;     &lt;td&gt;Setiap ml mengandung: Piperazine citrate 250 mg&lt;/td&gt;     &lt;td rowspan="2"&gt;&lt;img src="http://sanbe-vet.com/images/packshot/pipera-san.jpg" border="0" /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;     &lt;td&gt;Indications&lt;/td&gt;     &lt;td&gt;Perlakuan terhadap hama cacing yang disebabkan oleh nematoda pada unggas (Ascaridia Galli, Heterakis gallinarum), babi (Ascaris lumbricoides, Oesophagostomum spp.), Ternak (Neoascaris vitulorum, Oesophagostomum radiatum, Strongylus spp.), Domba / kambing (Oesophagostomum spp.), Anjing / kucing (Toxocara canis, Toxascaris leonina).&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;     &lt;td&gt;Dosage and Direction For Use&lt;/td&gt;     &lt;td colspan="2"&gt;       * Unggas: 1 ml PIPERA-SAN / kg BW.&lt;br /&gt;* Sapi, domba, kambing, babi: 1.1 ml PIPERA-SAN / kg BW.&lt;br /&gt;* Anjing dan kucing: 0,2 -0,3 ml PIPERA-SAN / kg BW.&lt;br /&gt;* Monkey: 0.7 ml PIPERA-SAN / kg BW.&lt;br /&gt;* Rabbit: 2 ml PIPERA-SAN / kg.&lt;br /&gt;Aman untuk unggas selama produksi dan hamil binatang. &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;     &lt;td&gt;Precaution&lt;/td&gt;     &lt;td colspan="2"&gt;AAman untuk unggas selama produksi dan hamil binatang. &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;     &lt;td&gt;Packing&lt;/td&gt;     &lt;td colspan="2"&gt;100 ml, 1 l.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;u&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Cara mudah pemesanan :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;   &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Kirim  SMS Nama obat  yang ingin anda beli  dan alamat anda Ke &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;085859162337&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kami akan membalas tentang ketersediaan barang  dan harga sampai ketempat anda.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Silahkan anda melakukan transfer &lt;span style=";font-family:georgia;color:black;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;b&gt;KE REK BCA 0243945825 an DINA KUSUMAWATI&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengiriman barang akan kami proses&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Silahkan menunggu pesanan di rumah anda&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Harga bukan masalah selama dapat menyelesaikan masalah&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;ol  style="margin-top: 0in; text-align: justify;font-family:arial;" start="5" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kutu Burung &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, Burung juga sering diserang oleh kutuburung. Burung      yang terserang ktu burung menunjukkan gejala-gejala gelisah, sering      menggigit-gigit bulu (jawa: didis), jika bulu burung disingkap akan tampak      kutu-kutu burung yang bergerak diantara bulu. Jika tidak segera di obati,      burung yang terserang kutu lama lama kelamaan akan berat badan menjadi      menurun, nafsu makan akan menurun, dan akhirnya akan mati.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" face="arial" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Penyebab utama serangan kutu burung adalah kondisi sangkar yang kotor, lembab, berbau dan burung jarang mandi. Pencegahan terhadap kutu burung dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan sangkar, menyediakan air yang cukup untuk mandi. Dan burung sering di jemur.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" face="arial" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pengobatan:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;color:black;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_aXOAi0FQpPs/SiyZGnnR5KI/AAAAAAAABSw/S14JNRzHtOQ/s1600-h/DSC00311.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_aXOAi0FQpPs/SiyZGnnR5KI/AAAAAAAABSw/S14JNRzHtOQ/s400/DSC00311.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344815196773934242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;p&gt;&lt;u&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Cara mudah pemesanan :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;   &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Kirim  SMS Nama obat  yang ingin anda beli  dan alamat anda Ke &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;085859162337&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kami akan membalas tentang ketersediaan barang  dan harga sampai ketempat anda.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Silahkan anda melakukan transfer &lt;span style=";font-family:georgia;color:black;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;b&gt;KE REK BCA 0243945825 an DINA KUSUMAWATI&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengiriman barang akan kami proses&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Silahkan menunggu pesanan di rumah anda&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Harga bukan masalah selama dapat menyelesaikan masalah&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h5  style="text-align: center;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=""&gt;SUPRALIT&lt;br /&gt;(Vitamin dan anti stress)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h5&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kombinasi vitamin dan elektrolit anti stress &lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Stress adalah terjadinya ketidakseimbangan hormon kortikosteroid di dalam tubuh. Hal ini disebabkan oleh pembakaran yang hebat di dalam tubuh yang banyak menggunakan elektrolit yang ada, sehingga tubuh akan banyak kehilangan elektrolit.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Bila diberikan air minum biasa, maka akan terjadi pengenceran elektrolit dalam tubuh yang akan memperburuk keadaan tubuh, sehingga metabolisme tubuh tidak sempurna, akibatnya : &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Nafsu makan akan turun&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;img src="http://www.mensana-id.com/images/stories/Vitamin/Supralit.JPG" alt=" " align="right" height="200" width="160" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Berat badan turun&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Mudah terserang penyakit &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Untuk mengatasinya, &lt;span&gt; &lt;/span&gt;diberikan &lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;strong&gt;SUPRALIT Anti stress&lt;/strong&gt;.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoBodyText3"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;Komposisi per Kg&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;:&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p  style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Vitamin A&lt;span&gt;        &lt;/span&gt;&lt;span&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span&gt;                     &lt;/span&gt;1.000.000&lt;span&gt;    &lt;/span&gt;IU&lt;span&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Vitamin D3&lt;span&gt;      &lt;/span&gt;&lt;span&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span&gt;   &lt;/span&gt;200.000&lt;span&gt;    &lt;/span&gt;IU&lt;span&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Vitamin E&lt;span&gt;        &lt;/span&gt;&lt;span&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span&gt;                 &lt;/span&gt;10.000&lt;span&gt;    &lt;/span&gt;IU&lt;span&gt;            &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;      Elektrolit &lt;span&gt;    &lt;/span&gt;:&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Na&lt;sup&gt;+&lt;/sup&gt;, K&lt;sup&gt;+&lt;/sup&gt;, Cl&lt;sup&gt;-&lt;/sup&gt;, HCO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;sup&gt;-&lt;/sup&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;u&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Cara mudah pemesanan :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kirim  SMS Nama obat  yang ingin anda beli  dan alamat anda Ke &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;085859162337&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kami akan membalas tentang ketersediaan barang  dan harga sampai ketempat anda.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Silahkan anda melakukan transfer &lt;span style=";font-family:georgia;color:black;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;b&gt;KE REK BCA 0243945825 an DINA KUSUMAWATI&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pengiriman barang akan kami proses&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Silahkan menunggu pesanan di rumah anda&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Harga bukan masalah selama dapat menyelesaikan masalah&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-5656901836654967052?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/5656901836654967052'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/5656901836654967052'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2009/11/penyakit-dan-pengobatan-pada-burung.html' title='Penyakit dan Pengobatan Pada Burung Merpati'/><author><name>galeri-koi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_aXOAi0FQpPs/SiyZGnnR5KI/AAAAAAAABSw/S14JNRzHtOQ/s72-c/DSC00311.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-143231408590258533</id><published>2010-05-21T17:21:00.000-07:00</published><updated>2010-05-21T23:52:44.217-07:00</updated><title type='text'>Melatih Merpati Balap</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-b2d134ad3ac0a102" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v5.nonxt2.googlevideo.com/videoplayback?id%3Db2d134ad3ac0a102%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331184622%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D80D3441F5696C280BFCC354E7BB1C3D14E1F691D.71D9DD12EAF589EB0F531891575FF7FD9742E5BC%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3Db2d134ad3ac0a102%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3D7SAI_Xclqs4mWmkaDQO9LKSaBws&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v5.nonxt2.googlevideo.com/videoplayback?id%3Db2d134ad3ac0a102%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331184622%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D80D3441F5696C280BFCC354E7BB1C3D14E1F691D.71D9DD12EAF589EB0F531891575FF7FD9742E5BC%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3Db2d134ad3ac0a102%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3D7SAI_Xclqs4mWmkaDQO9LKSaBws&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-143231408590258533?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/143231408590258533'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/143231408590258533'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2009/11/melatih-merpati-balap.html' title='Melatih Merpati Balap'/><author><name>galeri-koi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-7043573593973916135</id><published>2010-05-12T19:32:00.000-07:00</published><updated>2010-05-12T19:33:43.835-07:00</updated><title type='text'>Cara Sederhana Memelihara Burung Merpati Maupun Cara Beternak Burung Merpati</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial;"&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://acan-on-skyes.blogspot.com/"&gt;&lt;img src="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:0wP0TcSjDZPvfM%3Ahttp://iklanmax.com/gambar/20091017/616754/merpati-balap-darah-putra-tasik-0.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="awal"&gt;B&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;ERBEDA dengan burung lainnya, burung merpati termasuk jenis burung yang mudah dirawat. dan untuk mencari merpati pun bukan hal yang sulit, karna merpati banyak dijual di pasar burung diindonesia. ada beberapa tips simple saat memilih burung merpati, tentunya untuk yang mau dirawat atau diternakan kembali.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;pertama, tentu saja burung yang kamu beli itu harus sehat.ciri burung merpati yang sehat adalah memiliki bulu yang bagus. bagian ujung sayapnya tidak melor alias turun. bila di tangkap dengan tangan tenaga reaksi/perlawanan besar.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;kedua, usahakan jangan membeli burung merpati yang sudah tua, ini tidak bagus bagi yang sekedar membeli untuk disembelih maupun untuk diternak.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;ciri-ciri burung merpati yang telah berusia senja/tua adalah sebagai berikut, daging di sekitar paruh yang kelihatan tebal. bagian lubang hidungnya juga terlihat ada kerutan daging tebal. bila di cermati paruhnya sudah ngak kilat.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;selanjutnya, ketiga , bila saat kamu memilih diantara banyak burung yang ada dalam satu sangkar, jangan terlalu dekat dengan sangkarnya dulu. ambil beberapa langkah ke belakang dan cermati perilaku si burung merpati dari kejauhan. yang mesti kamu perhatikan adalah burung yang menjadi raja didalam sangkar, atau yang memiliki sifat paling domininan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;kelima, pelajari ciri-ciri antara induk pejantan dan induk betina, induk pejantan biasanya memiliki paruh yang lebih tebal, lehar lebih besar, kepala yang lebih panjang dan besar. bulu disekitar lebih yang mengkilap. bila didekato burung lain pejantan/betina lain dia akan bekur (berkutut)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;kalau cara menternakan merpati juga gampang-gampang susah sebenarnya. ada dua metode disini, yang pertama sistim kurung. jadi burung merpati itu nga pernah dilepas atau keluar dari sangkar nya. cara ini tidak begitu maksimal bila dipilih dalam menternakan burung merpati. karna burung merpati adalah burung yang suka bersosialisai melalui terbang dan mondar-mandir. tapi bila ini cara yang terakhir dipilih metode ternaknya, usahakan sangkar nya di perbesar. &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;metode kedua, sistim lepas kandang. bagi yang baru membeli burungnya dari pasar burung ngak boleh langsung dilepas. kurung dan kasih makan burung nya dahulu selama beberapa hari didalam kandang. selanjutnya sayap burung disalasiban/di lakban/di lem isolasi.barulah burung dilepas dalam keadaan sayap dilem (usahakan jangan merusak bulu sayapnya saat me-lem maupun membuka lemnya).biarkan burung keluar sendiri dari sangkar untuk pertama kali. saat malam tiba , bila si burung sudah tau cara pulang sendiri kerumah barunya berarti ada kemajuan. &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;biarkan kejadian ini berulang-ulang selama beberpaa hari hingga memungkinkan untuk dilepas (tips yg paling aman adalah saat burung sudah bertelur dan mengerami baru dilepas)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;untuk mengawinkannya sendiri sebenarnya ada triknya, kumpulkan beberapa burung merpati dalam kandang selama seminggu, maka akan terjadi pacaran anatar sesama burung merpati. pasangan yang sudah menjadi ini tidak akan berpisah bila tidak diapa-apain atau satunya tiada. dan untuk melihat kapan saatnya burung merpati akan bertelur juga ada caranya. berikut adalah tanda-tanda burung merpati bila akan bertelur. indukan pejantan akan bersifat agresif dan membuntuti si burung betina kemana pun ia terbang. selalu mengekor dibelakang si burung betina hingga terlihat seperti overprotect (kayak orang yang pacaran aja :p) &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;sekedar pengetahuan, masa - masa inilah burung merpati bisa di balapkan.caranya : tangkaplah siburung indukan ketika memasuki kandang. pisahkan dan jangan sampai terlihat oleh burung pejantan selama beberapa menit. lalu ketika siburung jantan sudah terlihat sibuk/bingung mencari burung betina dan memanggil-manggil dengan suara khas khuuu khuuu keluarkan si burung betina.sijantan akan lengket ditangan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;"&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;untuk membantu menjaga perkawinan siburung agar lancar ada beberapa cara juga yang bisa kita lakukan. bila tanda-tanda akan bertelur sudah terlihat seperti yang baru kusebutkan diatas , kamu bisa menyediakan kayu-kayuan kceil seperti batang lidi, jerami, tali bekas yang kecil, atau apa saja yang sifatnya bisa di rangkai burung merpati jadi sarang. karna selama musim bertelur tiba, burung merpati akan mencari benda-benda tersebut untuk dibuat alas telur untuk pengeramaan.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;demikian tips sederhana ini, moga di baca orang yang memerlukannya tips ini. ow iya, burung merpati hanya mengerami hanya sekitar 19-22 hari. itu waktu yang sudah pasti nya. ngak semua telur bisa menetas juga. paling banyak satu pasang burung merpati hanya menghasilkan 2 telur, 3 telur sangatlah langka. saat telur menetas kasihlah makan be-er atau jagung yang halus ke burung indukan, karna akan disuapi keanak-anaknya.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;img src="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:zeJ4gFLrY1eF3M:http://4.bp.blogspot.com/_24OQzCtzws0/SqNsC9I30DI/AAAAAAAAAE8/Yvv-RBkAJuo/s400/20090712_3977_St_Maria_Juanda_-_Sepasang_merpati_berciuman.jpg" /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt; makanan yang paling baik untuk merpati adalah jagung dan kacang hijau. namun ada beberapa adat yang melarang umatnya memakan atau membunuh burung merpati, apalagi menjualnya untuk disembelih. jadi, usahakan tidak berdagang burung merpati, membunuh, maupun memakannya. karna burung merpati juga merupakan teman manusia seperti layaknya kucing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;http://acan-on-skyes.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-7043573593973916135?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/7043573593973916135'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/7043573593973916135'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/05/cara-sederhana-memelihara-burung.html' title='Cara Sederhana Memelihara Burung Merpati Maupun Cara Beternak Burung Merpati'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-1879915706387584141</id><published>2010-05-12T15:44:00.000-07:00</published><updated>2010-05-12T04:12:03.528-07:00</updated><title type='text'>Breeding</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://lh3.ggpht.com/_usQ0gPzqy4Q/StgcJK5C5eI/AAAAAAAAAGw/mMsw2_6jkBw/s640/Img00067.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 256px; height: 191px;" src="http://lh3.ggpht.com/_usQ0gPzqy4Q/StgcJK5C5eI/AAAAAAAAAGw/mMsw2_6jkBw/s640/Img00067.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1.    Menyiapkan Indukan Sebelum Breeding&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Burung dikatakan dewasa dan siap untuk breeding pada saat usia sekitar 7 bulan. Jumlah lar piyik tidak bias dijadikan patokan tingkat kedewasaan burung namun ada juga yang berpendapat sebaiknya indukan untuk breeding bulu piyik sudah rampas semua. Dalam “Austalian Racing Pigeon Journal” edisi Januari 2009 ada yang berpendapat bahwa kualitas anakan akan mulai menurun apabila kedua indukan sudah berusia lebih dari 4 tahun. Untuk itu, salah satu harus diganti dengan yang lebih muda. Penurunan kualitas anakan akan semakin cepat apabila digunakan system “babuan” karena induk betina dipaksa bertelur lebih cepat dari siklus normalnya (sekitar 60 hari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Apabila ada lebih dari satu indukan yang akan diternak, sebaiknya breeding dilakukan secara bersamaan. Ini dimaksudkan untuk memudahkan perawatan dan efisiensi pemberikan pakan pada saat meloloh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Sebelum indukan dijodohkan harus diberi obat cacing terlebih dahulu. Ini sangat penting agar piyik tidak tertular cacing. Pemberian obat cacing diulang pada saat telur akan menetas. Perlu diingat bahwa piyikan yang cacingan kan mempengaruhi pertumbuhannya karena nutrisi akan dimakan oleh cacing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Apabila dalam kandang pernah ada burung yang terkena goham, sebaiknya indukan diberi anti-biotik selama tiga hari dan dilanjutkan dengan pemberian vitamin/supplement. Namun apabila tidak ada kasus goham sebelumnya, maka tidak perlu diberi anti-biotik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Bulu indukan perlu bebas dari kutu, baik yang jenis kecil (lice) maupun yang besar seperti kutu busuk (pigeon flies). Kutu burung selain menghisap darah juga menyebabkan burung gelisah dan tidak dapat tidur dengan tenang karena digigit kutu. Selain itu, kutu juga menyebabkan pertumbuhan bulu piyik menjadi tidak normal karena darah pada pangkal bulu sayap yang masih muda akan dihisap oleh kutu. Apabila ada tanda-tanda indukan berkutu maka perlu diobati dulu agar tidak menular ke piyik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Apabila akan menggunakan babuan, maka babuanlah yang perlu diberi obat. Masa bertelur induk asli dan induk babuan harus bersamaan. Kalaupun ada selisih jangan sampai lebih dari 3 hari.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;II. Menjodohkan Indukan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;• Untuk menjodohkan indukan saya kira biasa saja sama dengan menjodohkan burung yang untuk dimainkan. Induk betina dan jantan sebelum dijodohkan bias ditempatkan di dua kurungan yang terpisah dan diletakkan secara berdekatan (dijejer). Ini dimaksudkan agar keduanya bias saling mengenal.&lt;br /&gt;• Apabila yang jantan sudah terlihat brancah dan betina terlihat lenjeh, keduanya bias disatukan dalam kurungan yang lebih besar agar bias kawin. Namun apabila masih si jantan masih galak agar dipisah lagi dalam kurungan yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Setelah mau kawin, kedua indukan bias dimasukan kedalam pegupon. Pada malam hari agar dikawinkan lagi. Keesokan harinya burung dijemur dalam 1 kandang yg cukup besar agar bisa kawin. Setelah matahari terik agar dimasukkan lagi kedalam gupon sambil diberi makan dan sore hari dikeluarkan lagi. Malam hari burung perlu dikawinkan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Biasanya burung akan giring setelah 2-3 hari, namun ada juga yang lebih cepat atau lambat. Ini tergantung dari karakter pejantan. Setelah giring sekitar 5-7 hari , betina biasanya akan bertelu (tentunya tergantung dari kesuburan betina).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Tidak ada makanan khusus untuk burung yang sedang angrem. Namun apabila telur sudah diangremi 10 hari, indukan perlu diberi makan yang mengandung nutrisi tinggi seperti kacang hijau, kacang tanah, dan millet (makanan untuk perkutut). Supplemen/vitamin bisa saja diberikan untuk menjaga keseharan indukan yang akan meloloh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Grit perlu diberi setiap hari selama angrem dan meloloh untuk memenuhi kebutuhan mineral, termasuk kalsium, dan menjaga kesehatan pencernakan. Grit yang baik terdiri dari campuran batu bata merah, arang, dan grit putih dengan komposisi 40:20:40. Untuk grit putih bisa didapatkan di pasar, tetapi kalau tidak ada bisa buat sendiri dari campuran kulit telur dan kulit sotong (asinan untuk perkutut). Batu bata dan arang ditumbuk sehingga mudah dimakan. Kegunaan arang adalah untuk menyerap zat beracun (toxic) seperti pestisida yang mungkin terbawa oleh pakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Setiap seminggu sekali air minum dicampur dengan “cuka apel” namun kalau sulit mendapatkan cuka apel bisa digunakan cuka makan biasa (jangan cuka biang). Perbandingan air dengan cuka tergantung tingkat keasaman cuka. Yang penting jangan terlalu asam (Bahasa jawa “kleter-kleter) agar burung mau minum. Tujuan pemberian cuka apel adalah untuk mencegah berkembang biaknya bakteri tertentu seperti E-Coli dan Salmonella yang tidak berkembang pada lingkungan yang asam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Yang perlu dijaga selama indukan mengerama adalah jangan sampai mengalami stress, misalnya berantem dengan burung lain yang masuk gupon dan makan yang tidak cukup. Air minum jangan diletakkan di dalam gupon untuk menghindari air tumpah.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;III. Menyiapkan Gupon dan Sarang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Yang terpenting diperhatikan adalah jangan sampai gupon dan sarang menjadi lembab karena lingkungan yang lembab menjadi tempat berkembang biak bakteri. Untuk itu gupon harus memiliki sirkulasi udara yang cukup. Terlebih lagi mengingat iklim di Indonesia mempunyai tingkat kelembaban yang sangat tinggi (lebih dari 80%).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Sarang burung harus ditempatkan pada suatu wadah tertentu agar telur tidak “nglundung” dan dapat dierami dengan sempurna. Tempat sarang bisa terbuat dari gerabah (semacm mangkok dengan garis tengah sekitar 15 cm) atau dibuat kotakan dari kaju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Bahan sarang yang paling baik adalah dari batang tembako karena bakteri tidak berkembang biak di media batang tembako. Cara membuatnya batang tembau yang masih basah dipotong sepanjang 20 cm lalu “digepreng” sehinga bias disuwir kecil-kecil. Setalah disuwir-suwir lalu dijemur sampai kering. Apabila sulit mencari batang tembakau, maka bahan sarang terbaik nomor dua adalah daun cemara yang sudah kering. Apabila daun cemara juga sulit didapat maka dapat diganti dengan bahan dari ranting kecil yg sudah kering. Prinsipnya bahan sarang jangan dari bahan yang menyerap air dan mudah lembab. Bahan sarang yang paling jelek adalah jerami dan merang karena menjadi sangat lembab bila terkena basah akibat kotoran burung. Saya perhatikan di lapak2 banyak digunakan suwiran besek bamboo untuk sarang. Menurut saya ini kurang baik karena agak dingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Sarang harus dikontrol secara berkala dan apabila sarang sudah menjadi lembab dan banyak kotoran, maka perlu diganti dengan sarang yang baru sambil wadah sarang juga dibersihkan. Selain itu gupon juga harus dikontrol kebersihannya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;IV. Pemberian Pakan Untuk Indukan yang Meloloh&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Masalah ini pernah dibahas oleh Mas Ary di merpati.forumotion. Saya hanya menambahkan beberapa hal saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Pada saat piyik berusia 1-7 hari, piyik hanya mengkonsumsi susu dari indukannya. Untuk itu, indukan harus diberi makanan yang bergizi agar kualitas susunya baik. Beberapa biji-bijian yang baik untuk burung selain jangung dan beras merah adalah millet, kacang tanah, kacang hijau, dan kedelai. Khusus untuk kedele, perlu “disangrai/digongseng” (roasted) untuk menetralisir trypsine (selaput pada kedele) yang sulit dicerna dan dapat mengganggu pertumbuhan.Kedele sangat bagus karena mengandung banyak protein. Porsi kedele dalam pakan sekitar 10 % saja. Untuk menambah protein bagus juga dikasih pellet (voor) yang biasa disebut voor tulang atau voor babi (tolong dikoreksi kalau salah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Biji-bijian untuk pakan tentunya harus bersih. Selain bersih, sebaiknya biji-bijian diberi “conditioning oil”. Kegunaan conditioning oil ini adalah untuk membantu pencernaan dan menambah vitamin, khususnya fat (lemak).Ada berbagai jenis conditioning oil yang dijual, tapi menurut saya tidak perlu beli. Kita bias pakai olive oil (minyak zaitun), kalau minyak zaitun sulit didapat bias pakai virgin coconut oil, kalau ini susah pakai saja minya sawit yang biasa untuk masak. Cara pemakaiannya, 1 kg pakan dicampur dengan ½ sendok the minyak dan diaduk sampai merata sehingga biji-bijian terlihat mengkilat (jangan sampai berminyak). Pemberian conditioning oil bisa seminggu 2 atau 3 kali saja. Akan lebih bagus kalau pakan yang sudah dikasih minyak ditaburi sedikit susu bubuk dan diaduk sampai merata. Susu akan menempel pada pakan yg sudah kena minyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Setelah piyik berusia 1 minggu, indukan mulai meloloh dengan biji-bijian. Komposisi pakan setap sama, hanya apabila jagung dalam ukuran besar sebaiknya cari yang sudah dipecah agar memudahkan piyik mencerna dan menyerap nutrisi dari jangung. Millet (pakan perkutut) sangat baik untuk pertumbuhan bulu yang sehat. Voor juga tetap diberikan (jangan terlalu banyak) sebagai sumber protein agar piyikan cepat besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Selama masalah meloloh yang terpenting adalah makanan harus cukup tersedia agar indukan tidak keluyuran mencari makanan dari luar yang mungkin tidak higienis dan piyikan juga cukup mendapat asupan. Air minum harus selalu tersedia dan juga harus bersih. Banyak bibit penyakit berasal dari air yang tidak bersih. Grit dalam ukuran yang kecil juga perlu disediakan untuk memenuhi kebutuhan piyik terhadap mineral, khususnya kalsium, yang penting untuk pertumbuhan tulangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Saat masa meloloh ini harus selalu dimonitor perkembangan piyik, apakah keduanya tumbuh merata, kesehatan piyik, dan yang paling penting adalah memperhatikan kebersihan kandang. Pada saat meloloh kandang menjadi cepat kotor dan ini harus dibersihkan, termasuk mengganti sarang kalau lembab dan banyak kotoran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Pada saat piyik berusia 2 minggu kebutuhan makan sangat meningkat, dan kadang-kadang indukan mulai kewalahan memenuhi kebutuhan makan piyik yang selalu lapar. Terlebih lagi kalau indukan “malas” meloloh. Di sini pengawasan sangat penting untuk mengetahui apakah piyik mendapat cukup makan. Setiap malam perlu dikontrol tembolok piyik apakah cukup terisi atau tidak. Kalau telih terlihat agak kosong perlu dibantu dengan spet makanan tambahan. Banyak makanan khusus piyik yang dijual seperti buatan Versele-Laga. Kalau tidak salah Aristol juga mengeluarkan pakan untuk piyik. Sebagai pengganti, ada juga yang menggunakan bubur bayi seperti merek SUN. Menurut saya, untuk makanan tambahan cukup disepet dengan voor pakan ayam dicampur dengan sedikit susu bubuk lalu dicairkan supaya bisa disepet. Kalau mungkin, bisa juga dikasih kuning telur rebus (jangan yang mentah). Piyik biasanya akan disapih pada usia sekitar 25-30 hari (mohon dikoreksi kalau keliru).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Terkadang pertumbuhan piyik tidak sama (satu besar dan satu kecil). Jika ini terjadi maka piyikan yg kecil perlu mendapat perhatian tambahan makanan melalui spet. Ada juga peternak hanya meneteskan telurnya 1 saja dalam satu pasang indukan dan telur yang satunya diteteskan diundukan yang lain. Tujuannya agar pertumbuhan piyik lebih cepat. Kalau akan memakai system ini maka perlu disiapkan babuan yang akan meloloh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Selama indukan meloloh jangan diberi anti biotic. Tujuannya agar piyik juga dibiasakan hidup dengan bakteri untuk membangun system kekebalan tubuhnya. Kalau ada indukan yang sakit harus segera dipisah agar tidak menulari.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;V.  Pemeliharaan Piyik Setelah Disapih&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Terkadang ada breeder yang memisahkan piyik dari indukan sebelum disapih secara alamiah. Mungkin salah satu tujuannya agar indukan cepat bertelur lagi. Saya pribadi tidak menganjurkan piyik dipisah sebelum waktunya karena piyik akan mengalami stress berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Pada saat piyik disapih ia akan mengalami stress karena kehilangan perlindungan dari induknya dan harus mencari makan sendiri. Apabila piyik dipaksa dipisah dari induknya maka tingkat stress akan semakin tinggi. Piyik yang mengalami stress membawa resiko bakteri dalam tubuhnya akan berkembang secara cepat dan karenanya kemungkinan sakit menjadi tinggi. Stress yang terlalu tinggi juga akan berdampak negatif terhadap perkembangan mentalnya, misalnya setelah dewasa menjadi burung yang penakut, termasuk takut berkompetisi dengan lawan kalau diadu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Setelah piyik betul-betul mandiri (bisa makan sendiri) sebaiknya ditempatkan dalam 1 kandang yang agak besar terpisah dari burung dewasa. Kalaupun akan dicampur dengan burung dewasa hanya dengan burung betina saja. Tujuannya agar tidak dikejar-kejar oleh burung dewasa, terutama waktu rebutan makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Sekali-sekali piyik perlu dipegang dan dimandikan agar tidak liar (giras). Kandang piyik juga perlu mendapat sinar mata hari yang cukup. Kalau tidak memungkinkan membuat kandang khusus piyik yang penting dijemur setiap pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Makanan untuk piyik yang baru disapih pada prinsipnya sama saja dengan burung dewasa ditambah dengan grit. Seminggu sekali air minum juga dicampur dengan cuka apel atau cuka biasa seperti telah dijelaskan diatas. Supplement sangat penting untuk piyik yang struktur tubuhnya sedang tumbuh menjadi burung dewasa. IDEAL merupakan salah satu supplement yang baik. Waktu saya punya piyik, untuk supplement saya beri CENTRUM ½ kaplet seminggu dua kali. Pengalaman saya, CENTRUM sangat baik untuk piyik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Pada prinsipnya dalam proses selama dalam proses menjadi dewasa piyik harus merasa nyaman dengan makanan yang cukup dan bergizi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Authors : Bpk. Hermono&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;http://merpati.org&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-1879915706387584141?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/1879915706387584141'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/1879915706387584141'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/01/breeding.html' title='Breeding'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh3.ggpht.com/_usQ0gPzqy4Q/StgcJK5C5eI/AAAAAAAAAGw/mMsw2_6jkBw/s72-c/Img00067.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-5815241359955888513</id><published>2010-05-11T03:59:00.000-07:00</published><updated>2010-05-11T17:12:19.896-07:00</updated><title type='text'>Metode Ternak</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://ahinsmi.files.wordpress.com/2007/10/suryakencana-x-batavia.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 269px; height: 201px;" src="http://ahinsmi.files.wordpress.com/2007/10/suryakencana-x-batavia.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Buat rekan2 sekalian, ini ada sedikit artikel mengenai teknik2 breeding (beternak) dgn cara yg lebih sistematis sehingga bisa juga disebut sebagai ‘Rekayasa Genetika’.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini dikutip dari sebuah artikel karangan Steven van Breemen berjudul Mini Course The Art of Breeding dari web site nya : &lt;a href="http://www.stevenvanbreemen.nl/en/?Home." target="_blank"&gt;http://www.stevenvanbreemen.nl/en/?Home.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mr. Steven ini adalah penggemar merpati pos. Tapi sy rasa, cara ternaknya bisa juga diterapkan pada merpati balap atau tinggian yg ada di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih buat &lt;strong&gt;Pak Hermono&lt;/strong&gt; yang telah meluangkan waktu menterjemahkan dan mengambil intisari dari tulisan tsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum dilanjut, ada baiknya kita mengenal dulu beberapa kosa kata yg ada dalam artikel ini agar tdk terjadi salah penafsiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inbreed : Perkawinan antara dua individu yg memiliki hubungan darah sangat dekat. Yaitu : Ibu dgn anak, bapak dgn anak dan anak vs anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Line breed : Perkawinan dua individu yg memiliki hubungan darah tidak terlalu jauh. Contoh : Kakek vs cucu, paman vs keponakan, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cross breed : Perkawinan antara 2 individu yg tidak memiliki hubungan darah. Atau minimal hubungan darahnya terlalu jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Super breed : Individu yang selalu mampu menurunkan sifat2 terbaik pada keturunannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Super racer : Individu yang diproyeksikan khusus untuk lomba.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Berikut ringkasan Mini Course The Art of Breeding :&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Steven Van Breemen mengembangkan sebuah metode ternak yang disebut : "population genetics".&lt;br /&gt;Tujuan metode ini adalah membangun suatu populasi burung yang ada dalam kandang kita dengan ciri-ciri genetika yang kurang lebih sama (homogen). Misalnya, kalau kita punya 50 burung di kandang, maka semuanya mempunyai ciri kualitas karakter yang relatif sama (tentu tidak 100 % sama, tapi kalaupun berbeda tidak terlalu jauh). Dari kesamaan karakter ini, kita akan mampu memunculkan hasil ternak yang selalu stabil mutunya. Artinya, kita bisa mendapatkan stok super breeder unggulan yang pada akhirnya mampu memunculkan super racer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode ini merupakan pengembangan dari teori Gregory Mendel yg dimodifikasi. Aplikasinya dengan menggunakan prinsip Cross Breed, Inbreed dan Line breed secara sistematis dan tercatat dgn detail.&lt;br /&gt;Menurut Mr. Steven, bila kita sukses mengembangkan metode ini, maka kita akan ongkang2 kaki bisa menikmati hasilnya selama 20 tahun lebih…!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teori population genetics hanya cocok diterapkan oleh breeder yang serius, konsisten dan mempunyai visi jauh ke depan. Jadi harus diawali dengan suatu angan-angan tentang kualitas burung yg nantinya ingin kita hasilkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut penerapannya di lapangan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahapan ternak berdasar teori ini :&lt;br /&gt;1. Cross breed I -----&gt; 2. inbreed -----&gt; 3. line breed -----&gt; 4. cross breed II&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Cross breed I&lt;br /&gt;Sebelum mulai ternak, kita harus berkhayal dulu. Berkhayal tentang seperti apa typical karakter pembalap terbaik yang kita idam2kan. Bukan sekedar ikut2an hanya melihat burung2 juara yang ada. Burung juara belum tentu sempurna. Maka khayalan kita harus jauh lebih bagus dari sekedar burung juara. Agak idealis kelihatannya, tapi inilah cita cita yang harus dicapai, bagaimanapun sulitnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk cross breed I, carilah pasangan indukan sesuai dgn kriteria khayalan kita tsb. Memakai burung juara lebih dianjurkan. Tapi jangan asal comot!!!. Burung juara banyak ragam typikal kerjanya. Misalkan ingin punya burung dgn tembak keras, maka carilah burung juara yg tipikal kerjanya tembak keras. Kemudian cari juga pasangan betinanya yg keturunan burung tembak.&lt;br /&gt;Hasil dari cross breed 1 ini diharapkan muncul burung2 dgn karakter tembak keras secara merata pada anakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cross breed 1 ini sy anggap tahap yg paling penting utk pondasi tahapan breeding berikutnya. Hasil anakan 75% harus rata karakternya. Ini untuk menghindari resiko besar pada tahapan breeding selanjutnya (inbreed), dan menghindari set back yg bisa membuang waktu percuma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Inbreed :&lt;br /&gt;Tujuan inbreed adlh mencetak breeder (parental stock) yg menyatukan sifat2 positif yg dimiliki agar lebih kuat daya turun ke anaknya (dominan).&lt;br /&gt;Hasil inilah yg sy sebut 'investasi', modal dasar dan aset ternakan kita yg sangat berharga. Anakan hasil inbreed, biasanya tidak memiliki ‘vitalitas’. Yaitu rentan terhadap penyakit, dan fisik/staminanya loyo. Ini tidak menjadi masalah, karena tujuan utamanya adalah untuk parental stock, bukan untuk dijadikan pembalap. Sukur2 kalo ternyata hasilnya bisa jadi pembalap. Pada akhirnya, kurangnya vitalitas ini dapat diperbaiki melalui tahapan berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Line breed :&lt;br /&gt;Setelah dapat modal dari inbreed, diperkuat lagi dgn line breed. Bila dipasangkan (misalnya) dgn paman yg punya tembak keras, hasilnya sudah bisa dipastikan : burung dgn karakter tembak sempurna yg sangat dominan. Mungkin inilah yg dimaksud oleh Steven sebagai 'super breed'. Yaitu burung yg memiliki daya turun breeding yg kuat thdp anak2nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Cross breed 2 :&lt;br /&gt;Super breed ini boleh dicoba utk disilang dgn burung dari trah lain (cross breed ke 2). Tujuannya utk menambah daya vitalitas dan menyempurnakan karakter. Kalau di cross dgn burung lain yg tembak keras, hasilnya pasti burung dgn tembak sempurna. Kalau di cross dgn burung yg sifatnya agak berbeda, -tembak sekedar rapi misalnya- maka tembak kerasnya tidak akan hilang. Justru kita berharap burung dgn tipikal tembak keras dan rapi. Inilah yang dimaksud Mr. Steven sebagai ‘Super Racer’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa prinsip yg harus dipahami :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tujuan utama teori population genetics adalah untuk melestarikan karakter/sifat-sifat unggul dari indukan (untuk mudahnya kita pake saja istilah "geno-type") , bukan mempertahankan ciri-ciri fisik (feno-type). Dgn kata lain, tujuan teori ini adlh menciptakan ‘super ‘breeder’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Inbreeding pada prinsipnya adalah upaya menggabungkan sifat-sifat/ karakter 2 burung yang berbeda, baik karakter yang positif maupun negatif. (Ingat, tidak ada burung yg sempurna). Oleh karenanya rumus inbreeding adalah "the best vs the best". Mas Breemen memakai istilah super breeder vs super breeder. Yang kedua, super breeder harus mempunyai karakteristik yg dapat mendukung "khayalan" kualitas burung yg ingin dihasilkan dari ternak kita. Misalnya kalau kita menghayalkan bahwa hasil ternakan kita harus galak, maka cari indukan yg galak. Kalau sekarang belum memiliki atau belum mampu memiliki indukan yg "ideal", menurut saya tidak perlu khawatir karena kualitas indukan dapat diperbaiki melalui cross-breeding.&lt;br /&gt;Mungkin ada yg bertanya, kalau kita sudah punya "super breeder" kenapa tidak itu saja diternak dan nggak perlu repot-repot pake teori population genetics?? Kalau tujuan kita ternak hanya jangka pendek memang teori population genetics tidak perlu, tapi seperti dijelaskan sebelumnya, tujuan kita adalah jangka panjang. Perlu diingat bahwa super breeder yg kita punya suatu saat akan mati, mandul, atau sakit. Kalau ini terjadi maka kita kehilangan modal. Itu sebabnya banyak peternak besar yg gagal mempertahankan standard kualitasnya dan terus menurun. Dan banyak burung-burung juara yg terputus generasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Cross-breeding yg pertama adalah pada saat awal memulai ternak dimana indukan berasal dari dua darah (strain) yg berbeda sedangkan cross-breeding yg kedua dilakukan dengan dua tujuan, yaitu apabila kita ingin memproduksi racer dan untuk memperbaiki kualitas darah yg sudah ada (menambahkan elemen baru atau "additive characteristics" yg sudah ada).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Aplikasi teori population genetics menuntut adanya sistem seleksi yg ekstra ketat. Beberapa waktu yg lalu ada pendapat yg mengatakan untuk bisa memakai sistem inbreeding, maka kita harus menjadi ahli "membunuh" burung. Istilah ini sebenarnya hanya untuk memberikan tekanan bahwa anakan yg akan melanjutkan generasi indukan harus diseleksi secara ketat. Myron Kulik menyarankan, pilihlah anak betina yg mirip bapaknya dan anak jantan yg mirip ibunya. Yang perlu dipahami, pengertian "mirip" disini bukan mirip secara fisik, tapi yg lebih penting adalah karakternya (tetapi kalau secara fisik juga mirip ya tidak apa-apa). Di sini lagi-lagi diperlukan "feeling" dan keahlian dalam melakukan seleksi. Agar kita bisa melakukan seleksi, misalnya untuk mengambil 1 pasang pada setiap generasi kita teteskan 5 pasang, lalu dari situ dilakukan seleksi untuk menentukan 1 pasang yg akan melanjutkan karakter moyangnya (ancestors). Semakin banyak pilihan yg akan diseleksi, akan semakin bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Hasil inbreeding selalu ditandai dengan ciri-ciri kehilangan vitalitas (burung hasil inbreeding menunjukkan gejala penurunan vitalitas). Prof. Anker bahkan menegaskan bahwa semakin besar hilangnya vitalitas pada burung hasil in-breeding berarti effek dari inbreeding itu lebih bagus (&lt;img src="http://illiweb.com/fa/i/smiles/confused.png" alt="confused" border="0" /&gt; &lt;img src="http://illiweb.com/fa/i/smiles/confused.png" alt="confused" border="0" /&gt;).&lt;br /&gt;Burung hasil inbreeding tidak cocok untuk lomba, tapi hanya cocok untuk menjadi indukan (orang eropa biasanya beli burung bukan untuk dimainkan tapi untuk breeding. Turunanya nanti yang dimainkan.&lt;br /&gt;Vitalitas yang hilang itu akan didapatkan kembali apabila hasil inbreeding di-cross dengan burung lain. Inbreeding dimaksudkan untuk membangun sifat-sifat yang akan selalu diturunkan kepada turunannya (offspring), sedangkan cross-breeding untuk menambah sifat-sifat/ karakter yang sudah ada seperti menambah vitalitas dan kekuatan.&lt;br /&gt;Dengan in-breeding kita bisa memperbaiki kualitas yang jelek. In-breeding adalah pengurangan variasi atau keragaman. Semakin banyak/sering suatu darah tertentu (strain) dilakukan in-breed maka turunannya akan mirip satu sama lain.&lt;br /&gt;Menjodohkan bapak dan anaknya yg cewek atau ibu dengan anaknya yg cowok lebih efektif hasilnya dari pada menjodohkan kakak dengan adiknya (meskipun sama-sama in-breeding tapi sepertinya dampaknya berbeda).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga bermanfaat&lt;br /&gt;salam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;http://www.merpati.org&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-5815241359955888513?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/5815241359955888513'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/5815241359955888513'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/01/metode-ternak.html' title='Metode Ternak'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-6875607574182635826</id><published>2010-05-10T20:26:00.000-07:00</published><updated>2010-05-09T20:04:17.060-07:00</updated><title type='text'>Spekulasi memilih merpati tinggian</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:6aaCQRX5hU36UM:http://img143.imageshack.us/img143/3747/logoforum.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 144px; height: 100px;" src="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:6aaCQRX5hU36UM:http://img143.imageshack.us/img143/3747/logoforum.png" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;Bentuk Kepala&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;!--  google_ad_section_start --&gt;Pilih burung yang mempunyai kepala besar dan dengan batok kepala depan lebih tinggi dari batok kepala belakang &lt;em&gt;"nonong"&lt;/em&gt;, tapi pilih yang mempunyai derajat kemiringan antara pangkal hidung dg atas batok kepala sebesar 45-60, jangan yang memiliki derajat kemiringan 90, karena biasanya bentuk kepala spt ini dimiliki oleh burung yang hanya bagus turun atas kepala &lt;em&gt;"tengah"&lt;/em&gt; (arah jam12.00). berbeda dengan yang mempunyai kemiringan 45-60, tipe kepala spt ini kan OK turun dari arah manapun. selain itu biasanya burung dengan bentuk kepala spt ini lebih cerdas (mengingat untuk merpati tinggian sangat diperlukan feeling yang mempunyai tingkat kecerdasan tinggi)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Bentuk paruh&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Pilih paruh yang berbentuk &lt;em&gt;"merit"&lt;/em&gt; (runcing pada ujungnya), tidak terlalu besar &amp;amp; tidak terlalu panjang. Pilih yang mempunyai panjang dari ujung hidung sampai ujung paruh berjarak sedikit lebih pendek dari jarak pangkal hidung sampai batok kepala depan teratas.&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Mata&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Mata sebagai senjata utama bagi merpati untuk menemukan gerakan tentu tidak akan kita abaikan dalam hal pemilihannya. Pilih mata yang mempunyai pupil (bijih mata) berwarna hitam pekat dan responsif terhadap cahaya (akan membesar dan mengecil dg cepat saat menerima perubahan rangsangan cahaya). Pilih juga yang mempunyai cincin lingkar menempel pada bijih mata (biasanya berwarna hijau) 1/4 keliling bijih mata menggantung di depan bawah. Sedangkan untuk warna mata, pilih yang mempunyai dua warna mata,biasanya perpaduan antara kuning tua dg kuning muda, merah tua dg hijau tua, atau merah muda dg putih. Pilih yang mwmpunyai warna tengah lebih tenggelam dari warna luarnya,sehingga akan terlihat jelas perbedaan antara keduanya (bila mata burung kita lihat pada tempat yang teduh/tidak terkena cahaya langsung). jika mata burung kita lihat pada saat terkena sinar matahari langsung, maka kedua warna mata akan bergabung dan tampak seperti titik2 warna yang menyatu.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Hidung&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kalau didaerah sy, oleh sebagian teman, keadaan, bentuk,besar dan kecilnya hidung tidaklah pernah digubris. akan tetapi tidaklah sependapat dg yg akan sy sampaikan, karena menurut pengalaman, berbagai bentuk hidung mempunyai kelebihan dan kelemehan. menurut sy hidung juga berperan untuk merpati menemukan jalan pulangnya (disamping feelingnya), beberapa hidung favorit sy: 1. besar, panjang, menggembung (bukan &lt;em&gt;"prambon"&lt;/em&gt;/turunan dari merpati pos), sy suka dg hidung berbentuk spt ini bila mempunyai warna kapur pekat dan pangkal hidung bagian bawah menjorok kebelakang. 2. besar, panjang, &lt;em&gt;"trepes"&lt;/em&gt;/melekat ke paruh (jika burung ini &lt;em&gt;"prambon"&lt;/em&gt;), sy suka hidung berbentuk spt ini jika memiliki warna kapur pekat akan tetapi terlihat garis2 samar sejajar berwarna kemerah2an diseluruh bagian hidungnya, dan pangkal hidung bagian bawah menjorok kebelakang. 3. kecil, menggembung (strain jawa, baik jawa sungut ataupun jawa deles), sy suka dg hidung berbentuk ini bila mempunyai warna kapur pekat dan pangkal hidung bagian bawah menjorok kebelakang. adapun bila pada pangkal hidung berbentuk lurus, sy suka burung ini untuk &lt;em&gt;"gaburan"&lt;/em&gt;/bermain dirumah, biasanya burung tidak membutuhkan jarak jauh2 untuk bisa terbang tinggi, yang penting pemilihan mitra terbang yg imbang dan sepadan (justru bila burung dg tipe hidung spt ini akan pulang lama bila dilepas jauh, bahkan kadang hilang).&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Leher&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;sampai saat ini sy masih berpendapat bahwa leher adalah sarana utama bagi burung merpati untuk &lt;em&gt;"metil"/"njungkel"/"nunjem"/"nenggel"/"thel"&lt;/em&gt;. pilih leher yg kuat dan jangan terlalu panjang, pilih panjang leher yang sedikit lebih pendek dari tulang dadanya. pilih juga tulang leher yg kuat, tegak, kencang dan mendongak keatas (saat burung memperhatikan sesuatu,biasanya gerakan), akan tetapi akan kembali mengendur/menekuk seperti semula. karena leher yg selalu tegak terkesan kaku, dan kualitas &lt;em&gt;"metil"&lt;/em&gt; kalah fleksibel dibanding dg tipe tulang leher yg tadi sy sebutkan.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Sayap&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;sayap sebagai sarana utama burung untuk terbang hendaknya kita harus benar2 memilihnya yg terbaik, beberapa contoh al:&lt;br /&gt;1. bahu sayap harus kuat dan lentur/jangan kaku, utk bentuk bisa bervariasi, ada yg tebal bulat, pendek berotot. ada juga yg berbentuk pipih, lebar berotot.&lt;br /&gt;2. bulu sayap tebal kencang tidak bergelombang. pilih juga yg lebar (landung) rapat jarak satu bulu dg yg lainnya. ujung bulu meruncing.&lt;br /&gt;3. tulang bulu sayap besar kuat sedikit lentur pada ujung bulunya&lt;br /&gt;pilih juga yg memiliki sayap sedikit terlihat "mekongkong" saat dipegang. jangan yg memiliki sayap merapat ke badan, karena kualitas turunnya akan lebih kencang yg mempunyai sayap agak "mekongkong".&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Bentuk dada&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pilih bentuk dada yang berbentuk huruf V (kalau dilihat dari depan), jangan yg berbentuk O, apalagi elip mendatar/gepeng. burung dengan bentuk dada berhuruf V biasanya akan turun kencang dari arah manapun. berbeda dg yg berbentuk huruf O (hny bgs turun atas kepala/jam12.00), karena kalau turun agak condong biasanya kecepatan turun burung berbentuk dada sptri ini akan berkurang.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Tulang Dada&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pilih tulang dada yg mempunyai panjang sedikit lebih panjang dari telunjuk org dewasa, atau paling tidak sama panjang. masalah bentuk sy pny pengalaman sseperti ini:&lt;br /&gt;1. berbentuk seperti tanda 'centang' : dg tulang dada blk menjorok kebelakang, biasanya burung jadi berbentuk jantung. burung dengan type tulang dada sprti ini dg perangkat lain yg memadai biasanya akan turun anteng/tidak goyang.&lt;br /&gt;2. berbentuk sprti perahu : dengan perangkat lain yg memadai dan "cekelan"padat berisi, burung akan turun sambil "nggenjot-nggenjot"&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Sapit Udang&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ada yang berpendapat bahwa kondisi, ukuran jarak dan bentuk "sapit urang" pada burung merpati tidak mempengaruhi gaya terbang dan turunny, kalau dari pengalaman sy pribadi, bila dinilai dari cara terbang burung sendiri memang sampai saat ini saya belum menemukan adanya pengaruh "sapit urang" sama gaya terbang burung. akan tetapi utk masalah turun sprtiny berpengaruh besar. ketebalan dan kuatny "sapit urang" pun juga mempengaruhi turunnya merpati. sprti cont; merpati dg "sapit urng" rapat (tidak berjarak sama sekali/"ganthet") biasany kalau burung mempyai kemampuan turun, turunyny akan pelan. merpati dg "sapit urang" berjarak sempit, kira 0,5-1cm (untuk burung merpati berukuran besar). 0,5cm (untuk merpati berukuran sedang) kalau burung mempyai kemampuan turun, turunny akan megal-ol/goyang-goyang. merpati dg jarak "sapit urang" kira2 &gt;1cm kalau burung mempyai kemampuan turun, akan turun dg "anteng"/tidak goyang2, tentuny juga didukung ukuran "brutu" dan bentuk ekorny. kondisi "sapit urng" yg bengkok sejauh pengalaman sy: dulu sy pernah pny burung dg jarak "sapit urang" kira2 1cm, sebelum "sapit urng" bengkok burung mampu turung cepat dan shoot kasar, karena shoot terlalu keras, burung turun "ngebrok lemah". kemudian salah satu "sapit urangny" patah, setelah manjalani perawatan beberapa minggu "sapit" nyambung tapi bengkok sebelah. sejak saat itu burung tsb masih mampu turun hny kecepatan turun dan shootny berkurang.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Pinggang/Brutu &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;perbedaan ukuran dan jarak dari pinggang/"brutu" merpati tentuny tidak mungkin bila tidak memp pengaruh apa2 pada kinerjany. dari yg berukuran besar, kecil, sedang, berjarak rapat ataupun yg berjarak renggang. kalau dari pengalaman, pinggang berjarak renggang dari badanny akan membuat burung tidak memiliki keseimbangan yg bagus. burung dg kecepatan turun lambat, tentuny tidak akan terlihat dg jelas ketidakseimbanganny dg adany pinggang spt ini. berbeda dg burung dg kemampuan kecepatan turun tinggi/keras, jika memiliki pinggang renggang spt ini akan terlihat jelas saat burung turun arah jam 12.00/atas kepala. kemungklinan pertama turun burung akan patah/ separuh jalan berbelok. kemungkinan kedua burung turun dg kecepatan tinggi tanpa adany keseimbangan pengereman, akibatny burung akan turun dg keras(yg berakibat menyakiti diriny sdr).&lt;br /&gt;berbeda dg pinggang yg berjarqk rapat, baik yg besar maupun yg kecil memiliki kelebihan sdr2. dg perkakas lain yg mendukung, burung dg "brutu" kecil rapat, akan memiliki tipe turun "anteng"/tidak goyang2. burung dg "brutu" besar rapat, akan memiliki tipe turun tampak goyang2, bila semua perkakas mendukung sebenarny goyang2ny itu merupakan seni lemparan tubuh burung/"nggenjot2" saat turun.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Ekor&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;!--  google_ad_section_start --&gt;ketebalan dan bentuk ekor saat burung kita pegang tentuny akan bermacam2, dari sinilah kita sebenarny dapat mengira2 daya dan gaya turun dari burung tsb.&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;pilihlah burung yg mempunyai bulu ekor rapat, tebal dan panjang (tebal disini harus disesuaikan dg pegangan/"cekelan" burung, u/ kadar ketebalan bulu ekor akan berbeda dari "cekelan" padat/"kiyel", empuk/ngapuk, keras/rapet/"atos" yg sangat susah u/ di utarakan lewat tulisan) tpi dg pemilihan dan pembelajaran yg berulang2 psti kelak dg mudah kita akan dapat membedakan ukuran yg sesuai.&lt;br /&gt;*saat kita pegang bulu ekor akan tampak menyatu, itu ciri dari "brutu" kecil, biasany bentuk ekor spt ini dimiliki oleh burung dg gaya turun "anteng".&lt;br /&gt;*saat kita pegang bulu ekor akan tampak melebar pada ujungny/tdk mengumpul jadi satu, itu ciri2 dari "brutu" besar, biasany bentuk ekor spt ini dimiliki oleh burung dg gaya turun "nggenjot2".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saat kita pegang ekor merpatipun akan memp daya tekan kebawah yg berbeda2, ada yg "ndlosor", "ngawet" 45 derajat, dan ada pula yg "ngawet" 90 derajat/ ditempat sy biasa disebut dg "bengkuk".&lt;br /&gt;u/ gaya terbang :&lt;br /&gt;*bila burung memp pegangan ekor "ngawet" 45 derajat: burung dg pegangan ekor spt ini bila dilepas dg partner yg yg memp tipe pegangan ekor sama, akan memp gaya lepas/start memutar agak melebar dan tidak beraturan (kadang start belum tinggi burung sudah menuju kearah tujuan)&lt;br /&gt;*bila burung mmp pegangan ekor "ngawet" 90 derajat/"bengkuk": burung dg pegangan ekor spt ini bila dilepas dg partner yg yg memp tipe pegangan ekor sama, akan memp gaya lepas/start memutar "cekak", spt obat nyamuk (biasany burung mencapai ketinggian ttntu baru menuju arah tujuan)&lt;br /&gt;*bila burung memp pegangan ekor "ndlosor": burung dg tipe pegangan ekor spt ini biasany memp 2 kemungkinan gaya terbang. yg pertama terbang langsung menuju arah tujuan. yg kedua "nggandeng"/ ngikut partnernya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Kaki&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;kalau soal kaki sy lebih suka kaki yg merit, garing/terlihat "mbesisik" &amp;amp; panjang (baik kaki maupun jarinya)&lt;br /&gt;saat dipegang posisi kaki menjorok/mendorong kebelakang sejajar dg arah ekor.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Tingkah laku merpati&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;- Suara kepakan sayap&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;bila kita mau memperhatikan suara kepakan dari sayap burung merpati, tentu dari merpati yg satu dan lainnya akan berbeda. apa sebenarny yg membuat suara kepakan ini kian berbeda?&lt;br /&gt;ya,, memang suara kepakan dari burung yg sudah jadi/terbang tinggi dan belun jadi/msh latihan trnyta memang berbeda. apalagi dg burung merpati yg sama sekali belum latih terbang (umbaran)&lt;br /&gt;*kepakan sayap burung merpati yang sudah terbang akan terdengar lebih ringan (teratatak)kira2 bgtu,kalau sudah terbang dan tinggi, di sela2 kepakannya ada suara sperti(wis.. wis..)&lt;br /&gt;*sedangkan sayap burung merpati yg belum folsir terbang/jarang terbang akan terdengar lebih berat(tjeplak-tjeplak)&lt;br /&gt;memang kalau tanpa mengamati dg seksama dan berulang2 akan tampak susah membedakan suara kepakan ini.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;- Cara turun&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;saat kita belanja di pasar,,&lt;br /&gt;tentu akan banyak pedagang yg sibuk menawarkan merpati dagangannya,,&lt;br /&gt;kalu saya,, saat membeli sering mengamati dari jarak yg agak jauh, melihat para pedagang menawarkan burung2 yg dijajakanny pada calon pembeli,&lt;br /&gt;biasany burung ini (burung giring) akan diperlihatkan giringny dg cara betina di naik turunkan kurungan,,&lt;br /&gt;nah,, inilah kesempatan kita menilai mental si burung tsb!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalau kita mau mengamati, cara turun burung dari kurungan itu akan bermacam2. ada yg melompat dg mengepakkan sayap, ada yg langsung turun menjatuhkan tubuhnya (ada yg dg posisi kepala di depan, ada pula yg dadany di depan).&lt;br /&gt;ya,, untuk mental burung, ,&lt;br /&gt;burung yg menjatuhkan tubuhnyalah yg memiliki mental untuk turun. bukan merpati yg turun kurungan dg cara melompat dg mengepakkan sayapny.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akan tetapi cara itu hanya bisa di pakai untuk memperkirakan kemampuan mental turunny, bukan kemampuanny untuk turun. karena untuk kemampuan turun masih diperlukan perangkat2 lain yg memadai(tulang leher,sapit urang,pinggang,dll)&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;- Cara Jalan&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;banyak dari penggemar burung merpati tidak lagi memperdulikan cara jalan dari burung merpati ini.&lt;br /&gt;memang cara jalan burung hanya bisa digunakan untuk memperkirakn malas dan tidakny burung,, meski hanya sedikit orang yg mempercayai, semoga pendapat ini bisa sedikit bermanfaat bagi sesama penggemar yg menginginkan burung merpatiny adalah merpati yg rajin dan tidak malas terbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saat burung berjalan, coba kita amati telapak kakiny,,&lt;br /&gt;napak(menyentuh tanah) atau tidak.&lt;br /&gt;biasany burung merpati yg berjalan hanya menapakkan keempat jariny(tanpa telapak kakiny),&lt;br /&gt;akan mempunyai kemampuan terbang yg lebih panjang/lama dari pada burung yg menapakkan telapak kakiny saat berjalan. anda tidak percaya? coba buktikan sendiri dg burung yg mempunyai segala baik pegangan dan lain2 yg sama, dan perkiraan umur yg sama, latihan yg sama, pakan yg sama, dengan jalan yg berbeda seperti diatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saat burung sudah sama2 jadi/hafal lapak/rumah, terbangkan burung berulang kali, dan burung mana yg memp. ketahanan terbang paling baik diantara keduanya? burung mana yg lebih dulu lelah/"ngenduk"/hinggap di sembarang tempat?&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;- Penampilan&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;setelah melihat cara berjalan dari burung merpati, tidak salah bila kita melihat keunggulan burung merpati dari bentuk tubuhny saat berdiri.&lt;br /&gt;burung yg berdiri terlihat punggung &amp;amp; pinggangny menyembul/ tampak "berpunuk" tentu akan memp kemampuan terbang dan turun yg berbeda dari burung yg memp bentuk tdk spt itu. biasany syp burung akan tampak menggantung.&lt;br /&gt;bila kita melihat merpati dg bentuk tubuh spt itu, ada kemungkinan burung ini memp gaya terbang dg speed kencang, dan kemampuan turun yg patut diperhitungkan.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;- Waspada&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;saat burung kita lepas di luar kandang, bila kita mau memperhatikan tentu pandangan dan gerak-ik kepala burung merpati ini akan memp gaya yg berbeda. ada yg hny diam terlihat cuek dg keadaan sekitar, ada pula yg tampak waspada dan gesit mengikuti gerakan2 disekitarny, baik gerakan didekatny ataupun gerakan dari kejauhan.&lt;br /&gt;burung dg tingkat kewaspadaan tinggi patut kita perhitungkan kemampuan penglihatanny.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;- Gerak bulu ekor&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;saat kita memilih burung merpati, baik di pasar maupun di peternak, tidal ada salahny kit a memperhatikan pergerakan bulu ekor merpati tsb saat bekur.&lt;br /&gt;I. ekor burung saat bekur yang memp kecepatan "megar-mingkup"/ bulu2 ekorny merapat dg cepat (dilihat dari samping), biasany dimiliki oleh burung yg memp pinggang rapat. dan ini sangat mempengaruhi kemampuan turunny.&lt;br /&gt;II. ekor bururng yg selalu "megar"/terlihat jarak2 dari bulu ekorny (dilihat dari samping), Akan memp kemampuan turun yg kalah baik bila dibandingkan dg tipe pertama.&lt;/p&gt;Sumber:&lt;br /&gt;http://www.merpati.org&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-6875607574182635826?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/6875607574182635826'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/6875607574182635826'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2009/10/spekulasi-memilih-merpati-tinggian.html' title='Spekulasi memilih merpati tinggian'/><author><name>galeri-koi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-2289294434316739685</id><published>2010-05-06T18:01:00.000-07:00</published><updated>2010-05-06T18:01:00.463-07:00</updated><title type='text'>Dasar Breeding</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_hhT4tMMP7zs/SvLV5Tf1kwI/AAAAAAAADL8/piyUA346DZo/s1600-h/dna.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5400614083633713922" src="http://3.bp.blogspot.com/_hhT4tMMP7zs/SvLV5Tf1kwI/AAAAAAAADL8/piyUA346DZo/s320/dna.jpg" style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; float: left; height: 224px; width: 320px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kromosom&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan sangat membantu untuk memahami beberapa dasar-dasar genetika sebelum melanjutkan untuk melihat berbagai mutasi pada burung merpati (Columbia Livia) dan hasil yang diharapkan dari berbagai mutasi persilangan. Kita akan mulai dengan beberapa definisi sederhana, yang diharapkan akan menciptakan keakraban dengan istilah. Ketika kita merasa nyaman dengan istilah maka subjek genetika tampaknya tidak begitu sulit. Gen terdiri dari DNA dan mengontrol transmisi karakteristik keturunan. Ekspresi dari karakteristik keturunan - yang untuk tujuan kita akan menjadi warna bulu burung - disebut fenotipe. Genotipe adalah susunan genetik individu burung. Seperti yang akan kita lihat nanti, genotipe dapat bervariasi, namun tetap menghasilkan fenotipe yang sama. Jika kita berbicara tentang merpati yang berbeda dalam banyak hal dari mamalia. Pertama, merpati tidak memiliki organ seks eksternal sehingga seringkali sulit untuk mengatakan laki-laki dari perempuan . Bahkan lebih menarik, setidaknya dari sudut pandang burung, adalah bahwa merpati jantan memiliki dua kromosom XX dan betina memiliki satu. Betina juga membawa bahan slug kecil di samping kromosom X mereka. Slug kecil itu adalah materi yang disampaikan ke telur, tetapi untuk sebagian besar tujuan kita dapat mengabaikannya karena tampaknya membawa sangat sedikit informasi yang menarik bagi kita. Kapal biologis merpati atau tanaman lain atau hewan adalah dipecah ke dalam sel. Setiap sel berisi pasangan kromosom yang terdiri dari DNA (asam deoksiribonukleat). DNA pengkode protein pada masing-masing kromosom dapat dipecah menjadi bagian diidentifikasi kecil disebut gen. Merpati memiliki 40 kromosom berpasangan. Kromosom mereproduksi diri dalam dua cara yang berbeda. Cara pertama adalah sebuah proses yang disebut mitosis. Ini adalah sebuah proses yang diperlukan oleh sebuah sel untuk menggandakan sendiri. Ketika merpati meletakkan telur, di dalamnya adalah sel pertama yang berisi kromosom yang melalui mitosis akan menjadi merpati. Kromosom pertama itu akan menggandakan dirinya berkali-kali hingga embrio dikembangkan. Proses ini akan terus melalui pertumbuhan dan jauh ke dalam kehidupan merpati , seekor merpati terus-menerus mereproduksi sel-sel untuk menggantikan sel yang rusak atau tua. Cara kedua kromosom mereproduksi diri mereka sendiri adalah sebuah proses yang disebut Meiosis. Ini adalah proses di mana pasangan kromosom membagi dan 1 dari setiap pasangan akan ditransfer ke sebuah gamet. Sebuah gamet adalah sel kelamin yang berisi 1 / 2 dari kromosom sel induk. Dalam reproduksi, seorang anak menerima satu gamet dari masing-masing orangtua. Ketika kedua gamet datang bersama selama prokreasi kromosom baru terbentuk unik dari masing-masing kromosom induk. Semua kromosom, termasuk kromosom X ini, membawa informasi tentang mereka yang mana tubuh burung menggunakan seperti perintah dari program komputer. Informasi ini menceritakan tubuh merpati untuk memproduksi kaki, bulu, mata, pigmen - pendek kata, segala sesuatu yang masuk ke dalam membuat binatang burung tersebut. Sebagian dari informasi ini adalah hal-hal yang kita sebagai peternak inginkan, dan beberapa adalah hal-hal yang kita tidak inginkan. Hal-hal yang kita inginkan mungkin berisi petunjuk untuk tumbuh bulu yang melingkar di sayap perisai, atau untuk menghasilkan mata bagus yang bukan tidak bagus. Beberapa hal yang tidak kita inginkan mungkin berisi petunjuk untuk tumbuh kaki .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kromosom seks&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari 40 kromosom dalam satu merpati dikenal sebagai kromosom seks. Pada manusia, kami menyebutnya "Y" kromosom dan dibawa oleh laki-laki. Dalam merpati kami menyebutnya "W" kromosom dan dibawa oleh perempuan. Kromosom seks sedikit membawa informasi tetapi menentukan seks. Jika gamet menerima kromosom seks maka akan menghasilkan burung betina. Kromosom lain dari pasangan bahwa seks adalah anggota kromosom mengandung informasi genetik. Ketika karakteristik disebut seks dihubungkan itu berarti dilakukan pada kromosom ini (yang ada dalam pasangan yang berlawanan dengan seks kromosom). Pada burung betina, yang memiliki kromosom seks dia hanya akan menerima satu gen. Untuk burung jantan, mereka tidak memiliki kromosom, mereka akan menerima dua. Berikut adalah contoh menggunakan gen warna karena terkait seks. B mewakili warna Black / Blue&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jantan (B / B)&lt;br /&gt;B / B B / B&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betina (B / "W")&lt;br /&gt;B / "W" B / "W"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua gamet dengan "W" adalah betina dengan hanya satu warna gen. Semua jantan memiliki dua gen warna bukan kromosom seks. Untuk resesif gen pada kromosom itu hanya berarti burung jantan harus mewarisi gen pada kedua kromosom sebelum gen dinyatakan. Ini dalam kasus-kasus seperti encer. Untuk jantan, ia hanya perlu satu gen resesif pada kromosom yang berlawanan dengan seks kromosom dalam pasangan kromosom. Ini mengarah pada mengatakan "A jantan hanya adalah apa dia." Belum tentu benar dalam gen yang tidak terletak di kromosom seks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gen&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DNA pengkode gen pada lokasi tertentu pada setiap kromosom yang telah diidentifikasi telah turun-temurun memiliki efek yang dapat diamati. Untuk tujuan kita, ini adalah ciri-ciri yang dapat dilihat, pada peternakan merpati ini akan berlaku untuk bulu warna, kualitas bulu, warna mata, anatomi tubuh dan ada ribuan karakter yang tidak dapat diamati di tangan/diraba, tapi memiliki efek langsung pada saat pertandingan. Kapasitas paru-paru atau efisiensi, kekuatan jantung, metabolisme tubuh,dll. Seringkali lebih dari satu gen dapat mempengaruhi sifat tertentu. Untuk pewarnaan misalnya, ada gen-gen untuk warna dasar tapi ada gen lain (terletak di lokasi yang berbeda dari sebuah kromosom atau kromosom yang berbeda sama sekali) yang mungkin juga mampu mempengaruhi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;http://tritunggalpigeonfarm.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-2289294434316739685?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/2289294434316739685'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/2289294434316739685'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/05/dasar-breeding.html' title='Dasar Breeding'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_hhT4tMMP7zs/SvLV5Tf1kwI/AAAAAAAADL8/piyUA346DZo/s72-c/dna.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-3916831501335785431</id><published>2010-03-27T19:34:00.000-07:00</published><updated>2010-03-26T16:51:34.647-07:00</updated><title type='text'>Merpati Tinggi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Para penggemar burung merpati jenis tinggian ini berasal dari beragam profesi, mulai dari pengusaha, karyawan dan buruh maupun yang murni peternak merpati, bahkan ada yang belum punya pekerjaan sama sekali. Aktifitas dilakukan hampir setiap hari mulai jam delapan pagi hingga jam sebelas siang, dilanjutkan jam tiga sore hingga jam setengah enam petang. &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tidak sedikit diantara penggemar burung merpati yang sering mengikuti lomba ketangkasan terbang tinggi di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Bekasi dan Purwokerto.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bayu Dwi Putranto, warga Jalan Anggrek salah seorang penggemar burung merpati kelompok Penggemar Burung Merpati Lapak Katamso (PBMLP) yang kerap mengikuti lomba diluar daerah menuturkan, saat ini di lapangan eks Batalyon sedikitnya terdapat 30 lapak yang hampir setiap hari ramai dikunjungi penonton yang sekedar menonton maupun ingin membeli. Terlebih jelang mendekati adanya lomba biasanya uji coba semakin sering.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sebagian besar burung merpati yang digunakan oleh penggemar merpati ketinggian itu bukan jenis merpati biasa. Merpati jenis ini memiliki ketangkasan dalam terbang tinggi sehingga burung itu biasanya sudah sangat jinak dan terlatih.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Menurut Bayu, untuk bisa memelihara dan melatih burung merpati dibutuhkan kesabaran. "Disamping rajin melatih dan menguji dengan burung merpati tetangga lapak, untuk mengasah ketajaman harus sering mengikuti lomba," tuturnya. &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Merpati terbang tinggian, lanjut Bayu, diterbangkan dari suatu tempat yang terhalang rintangan sekalipun seperti pohon, rumah dan sebagainya dengan menempuh jarak hingga 5 kilometer. Jadi pasangannya tidak bisa saling melihat. Biasanya yang diterbangkan adalah jantannya, sedang betina pasangannya untuk “kleppek” atau pemancing pejantan saat mendekati lokasi.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;"Burung merpati yang sudah biasa menempuh jarak sekitar 5 kilometer masuk kategori bintang. Burung merpati ini harganya sudah diatas Rp 1 juta, itu pun kalau dijual", jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bayu mengaku, burung merpati miliknya yang harganya kisaran Rp 5 juta sering disewa untuk lomba maupun untuk kawin. Harga sewa mencapai Rp 1 juta untuk tiga kali bertelur. Saat ini Bayu memiliki 10 pasang merpati khusus diadu termasuk yang harganya mencapai Rp 5 juta dan 13 pasang merpati bibitan. Telur merpati milik bayu juga tergolong mahal, harga berkisar Rp 150 ribu hingga Rp 250 ribu per butir tergantung keturunan.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sementara untuk perawatan Bayu memberikan makan berupa jagung, beras merah dan kacang hijau serta air minum yang dicampur dengan neo antiseptic yang berfungsi mencegah penyakit dan kutu. Selain itu juga diberikan suntikan vaksin tiap 3 bulan sekali. Setiap pagi harus dijemur di bawah sinar matahari.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;"Jika mau lomba, malamnya harus dimandikan dengan sampo agar bulu-bulunya bersih dan terbangnya bagus," ujar Bayu.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bayu adalah satu diantara ratusan bahkan ribuan penggemar burung merpati ketinggian di Cilacap yang menyalurkan hobi sekaligus mengais rupiah dari merpati. Peminatnya dari tahun ke tahun terus meningkat.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sumber:&lt;br /&gt;http://cilacapmedia.com&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-3916831501335785431?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/3916831501335785431'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/3916831501335785431'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2009/09/merpati-tinggi.html' title='Merpati Tinggi'/><author><name>galeri-koi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-1016445051501093988</id><published>2010-03-18T09:40:00.000-07:00</published><updated>2010-03-21T09:41:39.696-07:00</updated><title type='text'>Inhibiting factors raising chickens laying</title><content type='html'>The purpose of a business course to obtain optimal benefits. Likewise, the business was laying chickens. The business world is a world full of competition, including the farm business world this layer. So before we decide to pursue a better kind of business we need to think carefully first. Basically there is no one's success can be achieved easily. Sure takes time, energy, thoughts and most importantly the persistence and tenacity&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;We first have to understand about the factors that become an obstacle in developing this business. Do not just look at a successful course. Because if at the beginning of our efforts have succeeded only think about, so there are difficulties of course we will lose the spirit may even have no interest anymore to continue this effort. In my opinion, in deciding a business that we first understand the difficulties and the factors that caused a failure of a business. So we are ready with the worst conditions will occur later.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inhibiting factors of business this layer will give rise to problems and obstacles that require special handling ways. There are several kinds of problems and obstacles that will arise and hinder the development of this layer cattle business, among other:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://central-poultry-farm.blogspot.com/2010/03/inhibiting-factors-raising-chickens.html"&gt;read more.....&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-1016445051501093988?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/1016445051501093988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/1016445051501093988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/03/inhibiting-factors-raising-chickens.html' title='Inhibiting factors raising chickens laying'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-6218408972379938239</id><published>2010-03-16T17:56:00.000-07:00</published><updated>2010-03-16T17:56:00.467-07:00</updated><title type='text'>Membuat Merpati balap giring</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ZFFXUGwZalo0QM:http://www.kutaikartanegara.com/newsphoto/balapmerpati3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 201px; height: 145px;" src="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ZFFXUGwZalo0QM:http://www.kutaikartanegara.com/newsphoto/balapmerpati3.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Merawat merpati balap adalah sebuah hoby yang sangat menyenangkan. Perlu ketelatenan dan keuletan dan kasih sayang juga tentunya untuk burung merpati kita ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu waktu saya kecil, merpati giring itu saya pikir karena obat atau dasar bawaan dari merpati tersebut. Jadi tiap kali ingin merpati balap saya beli yang sudah giring, kemudian saya buat balapan tetapi setelah bertelur hilang lagi giringnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah... sampai akhirnya saya jadi pelanggan tetap bakul burung merpati di pasar. Setelah besar saya baru tahu bahwa giring pada merpati balap tersebut merupakan siklus alami pada burung merpati.Jadi bagaimana membuat burung merpati menjadi giring yang kuat, dan bagaimana perlakuanya untuk menjadikan merpati balap yang tangguh saya tuliskan dalam buku saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jember pusat merpati balap tangguh dan tercepat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-6218408972379938239?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/6218408972379938239'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/6218408972379938239'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/03/membuat-merpati-balap-giring.html' title='Membuat Merpati balap giring'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-6611524304436533714</id><published>2010-03-14T17:53:00.000-07:00</published><updated>2010-03-14T17:53:00.285-07:00</updated><title type='text'>Tips Memilih Merpati Tinggi An Dan Mitos_mitos nya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/S5MHdDEV61I/AAAAAAAAAkI/EZl63CP-CCQ/s1600-h/DSC00023.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/S5MHdDEV61I/AAAAAAAAAkI/EZl63CP-CCQ/s320/DSC00023.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5445704570042182482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="content"&gt;Saya sebagai salah satu penggemar merpati khusus nya tinggian akan mencoba mengurai tentang cara2 memilih merpati tinggi yg mungkin dapat di jadikan sebuah patokan...dan mungkin apabila meleset mohon maaf,karena tips ini didasarkan dari menggerayang burung tersebut,dan di luar kemungkinan geranyangan tersebut meleset....kalau ingin pasti nya harus mencoba dan melihat sendiri kerja merpati tinggi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cara memilih :&lt;br /&gt;1. lihat katuranggan burung sebelum memegang karena kalau di lihat sudah gak karu2 an bentuk nya mending jangan karena biasanya burung tersebut tidak seperti harapan.&lt;br /&gt;untuk bulu:&lt;br /&gt;1 harus kering&lt;br /&gt;2.harus tebal&lt;br /&gt;3.ujung bulu di usahakan jangan yg lancip2 agak bulat..karena kalau lancip biasanya tidak terbang tinggi&lt;br /&gt;4.unjung bulu pada sayap di usahakan panjang nya sampai ke ujung ekor,kalau selisih jauh dari ekor biasanya tidak mau tinggi dan cenderung lari.&lt;br /&gt;untuk mata:&lt;br /&gt;1.usahakan yg bening dan bersih&lt;br /&gt;2.jangan cari mata yg melotot keluar dari plupukan mata&lt;br /&gt;3.jangan cari mata yg plupukannya merah membara&lt;br /&gt;4. kalau matanya seperti mlobor/memudar harus di imbangi dengan warna burung yg mblobor pula&lt;br /&gt;5.cari yg hitam2 pada mata merespon sinar nya cepat (besar kecil)&lt;br /&gt;untuk bodi:&lt;br /&gt;1.usahakan untuk merpati tinggi jangan terlalu besar (seperti kapal)&lt;br /&gt;2.rata2 untuk merpati tinggi yg mau turun atas kepala bentuk nya seperti jantung..dada besar rapet burung tidak panjang.&lt;br /&gt;3. untuk pegangan body harus rata sampai kebelakang (penuh)&lt;br /&gt;4.pegangan jangan cari yg empuk ngaret atau empuk seperti kapas.&lt;br /&gt;untuk paruh:&lt;br /&gt;1.cari yg tipis&lt;br /&gt;2.cari yg kering&lt;br /&gt;3. cari yg jangan terlalu panjang&lt;br /&gt;4.cari yg se warna&lt;br /&gt;untuk supit:&lt;br /&gt;1. cari jangan yg terlalu rapat dan terlalu renggang&lt;br /&gt;2. jangan yg putus atau patah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itu pedoman saya untuk merpati tinggian..alangkah kah bagus nya apabila kita bermain merpati mendapat kan merpati jenis rambon tiga (rambon malang),yaitu silangan antara merpati jawa tulen,merpati balap,dan merpati pos..wah kalau pas ngecross nya hebat itu...&lt;br /&gt;tenaga di ambil dari pos&lt;br /&gt;tinggi dan jujur nya di ambil dari merpati jawa&lt;br /&gt;kecepatan di ambil dari merpati balap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mitos2 merpati tinggi ada beberapa hal:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Merpati warna hitam dengan paruh putih..&lt;br /&gt;- menurut mitos ini merpati tidak bakal bisa jadi....dan dari kakek saya.papah saya,paman saya dan saya sendiri..ini merpati tidak bakal jadi untuk tinggian karena mentak dan sifat nya jelek sekali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Merpati Gendong mayit ( ada warna putih di punggung tapi tidak tembus ke ekor atau kepala )&lt;br /&gt;- banyak yg bilang juga tdak jadi...tapi kalau yg ini saya tidak percaya 100% karena saya mencoba beberapa gendong mayit ada yg jadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Merpati mempunyai ekor panjing (cabang)&lt;br /&gt;- banyak yg bilang merpati jenis ini suka mendapat bandangan (merpati datang sendiri)..saya membuktikan memang iya..apalagi anakan sendiri..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Merpati dengan garis mata merah membara ( jawa timuran )&lt;br /&gt;- banyak yg bilang kurang cerdas,sering lihat keperan betina turun ...survey saya membuktikan memang iya...kalau pelihara jenis ini siap2 aja uang banyak untuk nebus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Merpati sabet ( bulu sayap beda warna di ujung..dan cuman satu kanan saja atau kiri saya)&lt;br /&gt;- banyak yg bilang ini burung untuk tinggian tidak bakal jadi...menurut saya tidak begitu karena saya punya sabet yg istimewa...tetapi bisanya kalau sabet,merpati nya mau jadi ya jadi sekalian kalau tidak ya jadi sampah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Merpati selap ganjil ( bulu sayap di tengah2 berwarna lain,di kiri saja atau di kanan saja)&lt;br /&gt;- banyak yg bilang ini burung susah di latih dan suka clap clup ..hinggap seenak nya....menurut saya tidak semuanya begitu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Merpati mata cilau air,cilau mawar (merpati bermata putih)&lt;br /&gt;-banyak yg bilang tidak kuat kalau di lepas siang2 di terik matahari,menurut saya memang begitu ,dia hebat nya kalau suasana agak gelap malah matanya awas sekali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nah itu lah pedoman saya dalam memilih merpati khusus nya tinggi an...&lt;br /&gt;apabila adea kekurangan mohon di tambah dari yg lebih pakar...atau salah dalam me ngekir sebuah merpati mohon maaf.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;http://www.duniahobi.com&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-6611524304436533714?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/6611524304436533714'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/6611524304436533714'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/03/tips-memilih-merpati-tinggi-dan.html' title='Tips Memilih Merpati Tinggi An Dan Mitos_mitos nya'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/S5MHdDEV61I/AAAAAAAAAkI/EZl63CP-CCQ/s72-c/DSC00023.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-3255468628053313310</id><published>2010-03-12T17:52:00.000-08:00</published><updated>2010-03-12T17:52:00.324-08:00</updated><title type='text'>Hobi Merpati, Hobi Gila</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title"&gt; &lt;/h3&gt;  &lt;div style="text-align: justify;" class="post-body"&gt; &lt;p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_9FV26ERVx4I/SVMPk6t-TJI/AAAAAAAAACA/tc3JKuLnKNY/s1600-h/141006aragamhobi.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283583914747514002" style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; width: 275px; cursor: pointer; height: 200px;" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_9FV26ERVx4I/SVMPk6t-TJI/AAAAAAAAACA/tc3JKuLnKNY/s320/141006aragamhobi.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;Liputan6.com, Surabaya:&lt;/strong&gt; Indonesia dicap sebagai negara yang memiliki jumlah korban meninggal akibat flu burung tertinggi di dunia. Namun kenyataan ini tak membuat pencinta balap merpati meninggalkan hobinya. Bahkan kini, harga satu ekor merpati balap bisa mencapai Rp 500 juta. "Hobi merpati adalah hobi gila," kata Kilmi, penggemar merpati aduan asal Surabaya, Jawa Timur, baru-baru ini. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Surabaya memang dikenal sebagai salah satu peternakan merpati balap di Jawa Timur selain Klaten, Solo, Madiun, Tuban, dan Gresik. Tak aneh bila jumlah pencinta dan klub merpati balap di daerah ini pun menjamur. Menurut salah seorang penggemar burung aduan, menjamurnya klub ini agar peraturan dalam pertandingan menjadi jelas. "Balap merpati &lt;i&gt;bener-bener fair&lt;/i&gt; karena burung kelihatan satu lawan satu," tambah Kilmi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adu merpati biasanya dibedakan menjadi dua: balap (&lt;i&gt;dasaran&lt;/i&gt;) dan tinggian atau yang biasa disebut &lt;i&gt;dhuwuran&lt;/i&gt; oleh pencinta burung asal Surabaya. Dalam sejumlah turnamen, pertandingan biasanya diselenggarakan selama tiga hari berturut-turut. Sebagian besar dilaksanakan pada Jumat hingga Ahad.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertandingan hari pertama biasanya diisi dengan kelas &lt;i&gt;sprint&lt;/i&gt; 500 meter yang dibagi beberapa seri. Seri tertinggi adalah kumpulan merpati super yang dinamakan seri perang bintang. Ketika burung memenangkan seri ini, biasanya banyak penggemar yang mulai melirik, tapi tanpa menawar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada hari kedua, diselenggarakan seri galatama 1.000 meter. Lagi, yang menjadi partai menarik di seri ini adalah perang bintang. Jika merpati yang telah memenangkan seri sebelumnya dan menjuarai seri ini, dipastikan harganya naik lagi. Terakhir, jika kembali juara pada hari ketiga, dipastikan harga sang burung telah melebihi harga mobil. "Harga di atas seratus (juta rupiah) pasti di tangan," ungkap Kilmi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menangkarkan dan memelihara merpati adu memang susah-susah gampang. Selain faktor hobi, pencinta merpati juga harus mengenal seluk beluk unggas yang mampu terbang sejauh 800 kilometer dengan kecepatan maksimal 72 Km/jam ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yang terutama adalah faktor keturunan. Merpati aduan yang bagus biasanya berasal dari induk yang bagus pula. Salah satu cirinya adalah yang telah memenangkan pertandingan. Selain itu, faktor mental burung juga sangat menentukan dalam pertandingan selain kondisi fisik dan bulunya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, perawatan merpati juga harus telaten. Pakan utama merpati adalah jagung, sesekali bisa juga diberi kacang hijau atau beras merah. Sebagai tambahan, merpati adu biasanya diberi suplemen dan jamu seminggu sekali. Terakhir, kebersihan kandang harus dijaga karena kotoran merpati bisa menjadi bibit penyakit dan disemprot disinfektan secara rutin untuk membunuh virus flu burung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;(YAN/Tim Liputan 6 SCTV)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sumber:&lt;br /&gt;http://merpatibalapblangkon.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-3255468628053313310?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/3255468628053313310'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/3255468628053313310'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/03/hobi-merpati-hobi-gila.html' title='Hobi Merpati, Hobi Gila'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_9FV26ERVx4I/SVMPk6t-TJI/AAAAAAAAACA/tc3JKuLnKNY/s72-c/141006aragamhobi.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-6732179872098810727</id><published>2010-03-10T17:40:00.001-08:00</published><updated>2010-03-10T17:44:51.497-08:00</updated><title type='text'>CARA MEMILIH MERPATI BALAP</title><content type='html'>Cara memilih bakalan merpati balap &lt;br /&gt;Calon indukan merpati balap  idealnya tidak terlalu besar. Agar lebih yakin, si calon perlu menjalani tes kelayakan. Ia perlu diraba dari kepala, mata, dada, sayap hingga ekor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk kepala yang bagus membulat mirip kepala pesawat terbang. Saat diraba ke arah paruh terasa agak menonjol. Fungsinya mengurangi hambatan terbang karena pengaruh terpaan angin. Angin akan dibuang ke samping kepala sehingga merpati bertambah laju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilih calon merpati balap berdada besar membentuk bidang segitiga. Tujuannya agar kemampuan menyimpan oksigen selama terbang tinggi. Pasalnya oksigen itu mengurangi asam laktat penyebab kelelahan otot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulang pembentuk dada pun harus bulat melengkung ke arah kloaka (anus). Ketika diraba, otot di sekeliling tulang terasa halus agak lembek. Tetapi mendekati kloaka, otot sumpit (kandung kemih) keras dan lurus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Organ gerak paling penting adalah sayap. Setiap calon merpati balap harus memiliki otot pangkal sayap kuat agar kepakan semakin cepat. Idealnya, otot pangkal sayap ketika diraba kenyal, elastis dan padat sehingga burung tak cepat lelah ketika terbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulu merupakan bagian terpenting dari sayap. Setiap burung umumnya ditutupi buku. Ia terbagi menjadi 3 bagian, yakni bulu penutup sayap, sekunder, dan primer. Tetapi pada merpati balap, justru bulu primer penentu laik tidaknya sang burung untuk berpacu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulu primer berfungsi sebagai penyeimbang dan alat rem sewaktu mendarat. Ia berjumlah 10 helai. Saat dibentangkan, posisi ke-10 bulu itu harus rapat, beraturan dan serasi. Semakin ke ujung sayap, ukurannya membesar. Tulang bulu harus tebal, bulat, lentur, agak melengkung dan tidak kaku. Secara alami sehelai bulu akan rontok setiap bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam lomba, jarak pandang sang jantan pada betina kelepekan menentukan hasil akhir. Semakin kepakan betina terlihat, makin cepat sang jantan melakukan sprint. Oleh karena itu lingkaran pupil di mata harus bisa membesar dan mengecil untuk mengukur jarak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warna mata juga member indikasi kecepatan terbang. Merpati balap memiliki warna mata lebih merah. “Ia terlihat garang dan sadis. Semua merpati balap juara mempunyai warna mata itu seperti Sri Rama atau Millenium,” papar Udin, perawat di Sampoerna Bird Farm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUMBER : AGRO BURUNG COM&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-6732179872098810727?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/6732179872098810727'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/6732179872098810727'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/03/cara-memilih-merpati-balap.html' title='CARA MEMILIH MERPATI BALAP'/><author><name>Are-Ghost</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16594385342861515463</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-1350949888689752882</id><published>2010-03-09T17:49:00.000-08:00</published><updated>2010-03-06T17:51:29.162-08:00</updated><title type='text'>Beternak Merpati Balap, Omsetnya Mantap !</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/S5MGd4Lnd9I/AAAAAAAAAkA/YGEAAyWJwCU/s1600-h/DSC00027.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/S5MGd4Lnd9I/AAAAAAAAAkA/YGEAAyWJwCU/s320/DSC00027.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5445703484788144082" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pada hektaran tanah lapang sepanjang 1.5 km, ratusan orang pecinta merpati balap berkumpul dan bercengkerama dalam permainan adu ketangkasan burung merpati balap. Mereka berkerumun membentuk lingkaran dengan tatapan mata terfokus ke dua ekor merpati yang berlomba. Merpati balap tersebut dilepas di garis &lt;em&gt;start&lt;/em&gt;, bersamaan setelah terdengar pluit tanda siap. Seketika kedua merpati mulai memacu kecepatannya sekencang-kencangnya menuju ke garis &lt;em&gt;finish&lt;/em&gt; berjarak 1,5 km, di mana pasangan merpati itu setia menunggu di depan.   &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; Di tangan joki, merpati betina sedang di-&lt;em&gt;geber&lt;/em&gt; (dikepak-kepakkan sayapnya, &lt;em&gt;red&lt;/em&gt;) sambil tak henti-hentinya berteriak memberi tanda dan semangat merpati jantan agar secepatnya sampai ke tangan joki. Akhirnya, salah satu merpati jantan tersebut meluncur deras ke tangan joki dan dinyatakan sebagai pemenang. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; Ilustrasi di atas menggambarkan betapa meriahnya acara perlombaan merpati balap. Sekadar informasi tambahan, meski di luar negeri banyak merpati, tetapi khusus untuk merpati balap hanya ada di Indonesia. Merpati balap merupakan khas budaya Indonesia, di mana karakter merpati balapan memiliki sifat &lt;em&gt;keket&lt;/em&gt; ke betina, terbentuk karena kultur budaya masyarakat Indonesia sehingga karakter merpati di Indonesia dan di luar negeri berbeda. Di Indonesia sendiri, merpati dibagi lagi menjadi merpati balap dasar, merpati balap tinggian, merpati kolong dan sebagainya. Untuk itu, rasanya merpati balap pun harus dilestarikan dan dibudidayakan seperti yang dilakukan Davinci Birdfarm yang dikomandoi oleh Fajar Wijayako di daerah Bojong Gede,Bogor ini. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; “Saya &lt;em&gt;hobby &lt;/em&gt;merpati sejak masih kecil, sekitar 36 tahun lalu. Saat itu, di Malang &lt;em&gt;hobby &lt;/em&gt;merpati balap mulai mewabah bersamaan dengan hobby ayam bangkok, bahkan ini sudah menjadi candu bagi kalangan bos-bos kaya di daerah yang notabene memelihara burung, khususnya merpati balap. Tahun 2003, saya mulai serius membudidayakan merpati balap dengan membeli merpati balap legendaris bernama Sangsang seharga Rp. 20 juta, ditambah lima ekor merpati betina, merpati jantan Codet dan Tumaritis, sehingga total modal sekitar Rp 60 juta.” kata pemilik dua tempat peternakan merpati yakni di Bojong Gede dan Lanud Atang Sanjaya, selebihnya &lt;em&gt;join&lt;/em&gt; bersama Ketua Pengda DKI Joko Kusdarmono.  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; Sejatinya, pecinta merpati balap tidak sebatas kalangan atas atau bos kaya saja, tetapi hampir lapisan masyarakat telah lama menyukai permainan adu kecepatan merpati ini. Menurut data Persatuan Penggemar Merpati Balap Sprint Indonesia (PPMBSI)- organisasi pusat pecinta merpati balap &lt;em&gt;sprint&lt;/em&gt;, jumlah anggota atau pencinta merpati balap di Indonesia mencapai 250.000 orang.   &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; Jika diperhatikan, penyebaran &lt;em&gt;hobby &lt;/em&gt;merpati balap dapat dilihat hampir di seluruh Pulau Jawa dan Madura, selebihnya di daerah-daerah tertentu seperti Bali, Lampung, Palembang, Medan, Makasar, Manado, Samarinda, Banjarmasin, dan Pontianak. Dengan demikian perputaran arus jual beli merpati balap sangat tinggi. Sungguh sebuah peluang bisnis yang luar biasa, baik dari segi materi bibit atau piyikan merpati sampai pakan dan obat-obatan serta tenaga kerjanya. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; Diceritakan Fajar, jika ingin budidaya merpati balap, terlebih dahulu harus mengetahui silsilah atau biasa disebut &lt;em&gt;trah&lt;/em&gt; dari keturunan sebelumnya, seperti nenek atau buyut dari merpati tersebut. Dengan silsilah, dapat diketahui karakter terbang dan tempurnya, di mana unsur genetik mempengaruhi karakter keturunan yang akan diperlombakan untuk meraih juara baik tingkat lokal sampai tingkat nasional. Silsilah menjadi penting mengingat persaingan kompetisi tingkat nasional sangat ketat karena perlombaan melibatkan merpati terbaik sekaligus ajang adu gengsi sang pemilik. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; “Dari jumlah merpati yang saya miliki, kemudian dibiakkan dengan melakukan perkawinan bergilir, telur yang dihasilkan dieramkan dan ditetaskan oleh merpati &lt;em&gt;lolohan&lt;/em&gt; (merpati babu, red) masing-masing dua telur. Setiap pasang indukan menghasilkan dua telur setiap 2 minggu sekali, dan dierami selama 18 hari. Kemudian menetas, di-&lt;em&gt;loloh&lt;/em&gt; sampai terbang sendiri sekitar 1 bulan, sehingga dalam setiap bulannya diperoleh 6 pasang piyikan yang harga jualnya rata-rata Rp 3 juta perpasang.” imbuhnya yang mengungkapkan harga jual merpati balap tingkat nasional bisa mencapai ratusan juta hingga milyaran rupiah. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; Berdiri dengan bendera Davinci Bird Farm yang dibantu 5 orang karyawan, Fajar selalu meng-&lt;em&gt;upgrade &lt;/em&gt;materi bibitan melalui pengamatan, seleksi yang mendalam dan hanya mengambil materi bibit kualitas super yang pernah berprestasi baik di tingkat nasional maupun lokal besar, sedangkan materi betina adalah anak para juara atau saudara dari para juara. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; “Saya hanya memilih indukan kualitas super saja, piyikan yang sudah dewasa akan dipilih lagi, mana saja yang memiliki kualitas standar terbaik, yang nantinya akan dilatih menjadi merpati balap unggulan. Meskipun sepasang merpati indukan memiliki &lt;em&gt;trah &lt;/em&gt;bagus dan memiliki kualitas baik, belum tentu hasil anakannya bagus pula, jadi belum tentu sesuai dengan harapan si peternak, namun saya sudah membuktikan lewat Road Star yang menjadi Juara 1 Utama Nasional di Batang tahun 2007, bahkan Road Star sempat ditawar oleh pe-&lt;em&gt;hobby&lt;/em&gt; dari Bali dan Bekasi seharga Rp 100 juta, namun saya belum mau lepas, masih mau dipakai jagoan dulu” ungkapnya yang juga berprofesi sebagai konsultan HRD ini. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; Ia menambahkan, beternak merpati balap itu mudah dan pasti menguntungkan. Sifat merpati yang mudah berjodoh, memudahkan siklus reproduksinya bisa diatur sesuai kebutuhan. Kini. Fajar pun mulai menuai hasil, puluhan ekor piyikan merpati balapnya laris manis di beli oleh pe-&lt;em&gt;hobby&lt;/em&gt; lain yang datang dari Lampung, Palembang, Surabaya, Bandung, Bekasi, Jakarta, Batam, Malang maupun sekitar Bogor.  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; Bayangkan, jika dengan rata-rata sebulan bisa menjual piyikan sebanyak 20 ekor dengan &lt;em&gt;range&lt;/em&gt; harga Rp3 juta sepasang, berapa keuntungan yang bisa diraup?. Padahal untuk biaya perawatan merpati balap hanya dibutuhkan pakan jagung, kacang hijau dan ‘&lt;em&gt;voer&lt;/em&gt;’, dan total biaya biasanya menghabiskan Rp1-2 juta per bulannya ditambah gaji karyawan, tergantung ‘majikan’. “Ternak merpati balap memiliki prospek bagus, meskipun hanya menjual piyikan. Selain menjanjikan keuntungan, bisa juga menciptakan lapangan pekerjaan,” ucapnya optimis.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; Sumber : Majalah Pengusaha  &lt;/p&gt;    &lt;div class="field field-type-file field-field-fileupload"&gt;    Sumber:&lt;br /&gt;http://www.matabumi.com&lt;br /&gt;  &lt;/div&gt;      &lt;!--[if !IE]--&gt;&lt;object data="http://www.matabumi.com/modules/coolfilter/holder.swf?img=http%3A%2F%2Fwww.matabumi.com%2Ffiles%2Fimagecache%2Fpreview%2Ffiles%2Ffoto%2F497%2FMerpati_balap1_1215168779.jpg" type="application/x-shockwave-flash" class="coolplayer_moz" width="460" height="345"&gt;&lt;param name="allowScriptAccess" value="always"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="play" value="0"&gt;&lt;param name="loop" value="0"&gt;&lt;param name="flashvars" value="isNotEmbed=1"&gt;&lt;param name="quality" value="high"&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-1350949888689752882?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/1350949888689752882'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/1350949888689752882'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/03/beternak-merpati-balap-omsetnya-mantap.html' title='Beternak Merpati Balap, Omsetnya Mantap !'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/S5MGd4Lnd9I/AAAAAAAAAkA/YGEAAyWJwCU/s72-c/DSC00027.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-999924748172757077</id><published>2010-03-06T17:37:00.000-08:00</published><updated>2010-03-06T17:39:15.985-08:00</updated><title type='text'>Koleksi Balap Merpati Baru</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/S5MDjmclcUI/AAAAAAAAAj4/I2RK_c93wfQ/s1600-h/The+thor.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 254px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/S5MDjmclcUI/AAAAAAAAAj4/I2RK_c93wfQ/s320/The+thor.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5445700284571808066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;The Thor&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rp. 300.000,-&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hub 081249495990&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-999924748172757077?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/999924748172757077'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/999924748172757077'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/03/koleksi-balap-merpati-baru.html' title='Koleksi Balap Merpati Baru'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/S5MDjmclcUI/AAAAAAAAAj4/I2RK_c93wfQ/s72-c/The+thor.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-7357466320796848743</id><published>2010-03-06T17:36:00.001-08:00</published><updated>2010-03-06T17:37:49.719-08:00</updated><title type='text'>Koleksi baru merpati balap</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/S5MDQQYs_qI/AAAAAAAAAjw/OmmLjXRIgJU/s1600-h/Skimer.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 246px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/S5MDQQYs_qI/AAAAAAAAAjw/OmmLjXRIgJU/s320/Skimer.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5445699952232431266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Skimer&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rp. 300.000,-&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hub 081249495990&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-7357466320796848743?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/7357466320796848743'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/7357466320796848743'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/03/koleksi-baru-merpati-balap.html' title='Koleksi baru merpati balap'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/S5MDQQYs_qI/AAAAAAAAAjw/OmmLjXRIgJU/s72-c/Skimer.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-1722609664468863755</id><published>2010-03-06T17:33:00.001-08:00</published><updated>2010-03-06T17:35:34.869-08:00</updated><title type='text'>Jual Telur Tetas Merpati Balap</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/S5MCgnS1vQI/AAAAAAAAAjo/G4KfJ42Fe9s/s1600-h/DSC00020.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/S5MCgnS1vQI/AAAAAAAAAjo/G4KfJ42Fe9s/s320/DSC00020.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5445699133748133122" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Menerima pesanan telur  tetas merpati balap&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;hanya Rp. 50.000,-&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Belum Termasuk Ongkos Kirim&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hub: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Agus 081249495990&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-1722609664468863755?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/1722609664468863755'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/1722609664468863755'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/03/jual-telur-tetas-merpati-balap.html' title='Jual Telur Tetas Merpati Balap'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/S5MCgnS1vQI/AAAAAAAAAjo/G4KfJ42Fe9s/s72-c/DSC00020.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-8096066941997397971</id><published>2010-03-05T19:13:00.000-08:00</published><updated>2010-03-06T17:36:29.428-08:00</updated><title type='text'>BERBAGAI MACAM JENIS MERPATI</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalam kehidupan kita mungkin telah kenal atau tahu dengan burung merpati tetapi kita pasti belum tahu atau kenal lebih jauh jenis, kelebihan, dan mungkin asal nama aslinya, berikut ini beberapa macam jenis merpati :&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Homer&lt;/strong&gt;: Berasal dari  burung liar yang dikenal dengan nama Columbian livia. Setelah dijinakkan  burung tersebut dikenal sebagai &lt;strong&gt;Racing Homer &lt;/strong&gt;– dapat  kita sebut sebagai “merpati pos” aduan. Dari jenis Racing Homer ini  kemudian muncul beberapa jenis merpati, antara lain:&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Homer &lt;/strong&gt;pameran (&lt;strong&gt;Exhibition  Homer&lt;/strong&gt;) yang dikembangkan sejak 1990 sebagai burung pameran.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; German Beauty Homer&lt;/strong&gt; yang dikembangkan di Jerman sejak  1907 sebagai burung pameran. Burung ini mirip dengan Racing Homer tetapi  lebih ramping.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Giant Homer &lt;/strong&gt;yang dikembangkan di Amerika Serikat untuk  mendapatkan burung yang berbadan besar dan memiliki kemampuan  memproduksi anak yang banyak. Burung ini ditujukan untuk keperluan  konsumsi.&lt;br /&gt;Racing Homer dikembangkan dewasa ini di Belgia dan Inggris. Sejak lama  barung ini digunakan sebagai pengirim berita dan kini dikembangkan  dengan penyilangan terhadap burung-burung yang kecepatannya tinggi  karena sasaran utamanya adalah kecepatan. Dengan demikian, warna, bentuk  dan besarnya menjadi nomer dua.&lt;/p&gt; &lt;strong&gt;2.Tumbler&lt;/strong&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Oleh orang Belanda burung ini dikenal sebagai &lt;strong&gt;Tuimelaar&lt;/strong&gt;.  Burung ini punya keistimewaan terbang dari ketinggian tertentu akan  turun ke ketinggian tertentu dengan melakukan serangkaian salto atau  jungkir balik di udara. Semula burung ini merupakan burung olahraga  tetapi kemudian menjadi burung untuk pameran.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Merpati-merpati jenis tumbler:&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;- &lt;strong&gt;English shortfaced tumble&lt;/strong&gt;: merupakan burung  yang kecil, padat, dengan leher jenjang mungil tetapi dengan dada yang  kokoh. Dalam keadaan berdiri biasa, ujung sayapnya akan menggantung  lebih rendah dari kedudukan ekor – ini merupakan ciri yang menonjol.  Selain itu bagian muka dari kepalanya menonjol agak jauh ke depan  daripada paruhnya yang pendek. Dengan dipelihara untuk keperluan  pameran, maka kemampuannya untuk terbang tinggi dan jungkir balik pun  hilang. Burung diternakkan dengan berbagai variasi warna. &lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;- &lt;strong&gt;Birmingham Roller&lt;/strong&gt;:  dikembangkan di Birmingham (Inggris) sebagai burung yang memiliki  keistimewaan terbang. Kemampuannya untuk jungkir balik dan  berputar-putar di udara menjadi sasaran utama pemeliharanya. Burung ini  mampu untuk jungkir balik (trumble), termasuk salto ke belakang dan  berputar-putar (spin) dengan kecepatan tinggi sekali. Dan itu dilakukan  mulai ketinggian yang cukup tinggi (burung mampu terbang tinggi) dan  berakhir setealh berada pada ketinggian yang rendah. Kemampuan ini  telahg menjadi acara pertandingan yang menarik bagi para penggemarnya.  Tetapi Birmingham Roller juga menjadi burung yang dipamerkan bahkan  cara-cara penilaiannya pun telah dibakukan.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;- &lt;strong&gt;Flying Tipller&lt;/strong&gt;:  merupakan burung yang diekambangkan dari &lt;strong&gt;Flying Tumbler&lt;/strong&gt;.  Burung ini dipelihara karena kemampuannya terbang yang lama. Jenis yang  baik akan mampu terbang terus-menerus selama 20 jam.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;- &lt;strong&gt;Parlour Tumbler&lt;/strong&gt;: juga  disebut &lt;strong&gt;Ground Tumbler&lt;/strong&gt; atau &lt;strong&gt;House Tumbler&lt;/strong&gt;.  Burung ini diternakkan karena kemampuannya lombat ke udara, melakukan  salto sekali atau dua kali ke belakang, dan kedua kakinya hinggap  kembali ke tempat semula.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;3. &lt;strong&gt;Cumulet&lt;/strong&gt;: Burung ini  merupakan jenis tumbler dari Perancis yang mampu terbang tinggi dan juga  merupakan salah satu nenek moyang dari jenis &lt;strong&gt;Racing Homer&lt;/strong&gt;.  Burung ini berbadan sedang tetapi serasi, dengan dada bidang, sayapanya  panjang dan kokoh, kaki agak pendek. Umumnya warna bulu putih, dan ada  yang memiliki bintik-bintik merah di kepala atau leher.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;4. &lt;strong&gt;Flight&lt;/strong&gt;: Burung ini  dikembangkan di Amerika dan merupakan ras tersendiri. Dari kelompok ini  ditemukan burung yang dikenal dengan nama Domestic Flight. Burung ini  mampu terbang tinggi, dengan ukuran badan sedang, paruh tampak  memannjang dan kepala ramping berjambul, tetapi ada pula yang tidak.  Matanya putih dengan lingkaran tengah dari mata (selaput mata) bagus.  Dan inilah letak rahasia kemampuannya melihat jauh saat merpati terbang  tinggi.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Selain itu ada juga burung yang diberi  nama &lt;strong&gt;Show Flight&lt;/strong&gt;. Burung ini mempunyai badan yang lebih  gemuk dan kepala lebih besar daripada jenis &lt;strong&gt;Domestic Flight&lt;/strong&gt;.  Burung ini diternakkan karena kemampuannya terbang tinggi dan memiliki  keindahan yang dapat dijadikan sarana untuk dipamerkan. Kedua macam  burung ini diternakkan dengan warna hitam, kuning, merah dan abu-abu  cokelat.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;Sumber:&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Ari Soeseno&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;, &lt;em&gt;Memelihara dan Beternak  Burungi Merpati&lt;/em&gt;, dan berbagai sumber lain).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-8096066941997397971?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/8096066941997397971'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/8096066941997397971'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/02/berbagai-macam-jenis-merpati.html' title='BERBAGAI MACAM JENIS MERPATI'/><author><name>Are-Ghost</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16594385342861515463</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-728158070471157975</id><published>2010-03-01T19:36:00.000-08:00</published><updated>2010-03-31T20:03:47.567-07:00</updated><title type='text'>Menengok Aktivitas Balap Merpati di Tenggarong</title><content type='html'>&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="380"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.kutaikartanegara.com/newsphoto/balapmerpati5.jpg" border="0" width="400" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(157, 96, 2);font-family:arial;font-size:78%;"  &gt;Begitu dilepas, dua ekor merpati balap melesat dengan cepat menuju tuannya yang telah menanti di kejauhan&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td height="10"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;table style="border-collapse: collapse;" id="AutoNumber5" align="left" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="200"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;table style="border-collapse: collapse;" id="AutoNumber5" align="left" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="190"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: rgb(157, 96, 2);font-family:arial;font-size:78%;"  &gt;&lt;img src="http://www.kutaikartanegara.com/newsphoto/balapmerpati1.jpg" border="1" width="190" /&gt;&lt;br /&gt;Dua pemuda dengan menggenggam merpati betina bersiap menyambut kedatangan merpati balapnya&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;u&gt;Photo&lt;/u&gt;: Agri&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td height="10"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;Dua ekor merpati jantan dengan cepat mengepakkan sayapnya begitu terlepas dari genggaman seorang pemuda. Keduanya melesat dengan kencang di atas tepian sungai Mahakam, Jalan Jenderal Sudirman, Tenggarong. Kadang mereka terbang tinggi dan terkadang pula hanya terbang rendah secara beriringan untuk menuju satu sasaran dengan secepat-cepatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya dalam beberapa detik kemudian keduanya telah tiba di sasaran yang tak lain adalah pasangannya yang berada dalam genggaman sang tuan masing-masing. Senyum puas terpancar dari wajah sang tuan saat merpatinya terlebih dahulu hinggap di lengan. Tentu saja karena merpatinya telah menang dalam adu balap sore itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;table style="border-collapse: collapse;" id="AutoNumber5" align="left" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="200"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width="190"&gt;&lt;span style="color: rgb(157, 96, 2);font-family:arial;font-size:78%;"  &gt;&lt;img src="http://www.kutaikartanegara.com/newsphoto/balapmerpati2.jpg" border="1" width="190" /&gt;&lt;br /&gt;Yang hinggap terlebih dahulu, merpati tersebut dinyatakan sebagai pemenang&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;u&gt;Photo&lt;/u&gt;: Agri&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td height="10"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;Balap merpati yang digelar hampir setiap sore oleh komunitas Merpati Kukar di tepian Mahakam tersebut ternyata cukup menyita perhatian warga Kota Raja Tenggarong yang melintas Jalan Jenderal Sudirman. Atraksi tersebut menjadi tontonan yang cukup menghibur bagi sebagian warga sambil menghabiskan sore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Koordinator klub Merpati Kukar, Ardiansyah, pihaknya mulai menggelar balap merpati di tepian Mahakam sejak beberapa pekan lalu. "Sebelumnya kami biasa melakukan balap merpati di daerah Tambak Rel (sebuah nama jalan di Kelurahan Kampung Baru-&lt;i&gt;red&lt;/i&gt;), kini kami lakukan di tepian Mahakam sebagai ekshibisi bagi warga kota Tenggarong," ujar pemuda yang akrab disapa Iyan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkannya, selain sebagai ekshibisi, kegiatan adu balap merpati ini mereka gelar sebagai persiapan sebelum mengikuti Lomba Balap Merpati se-Kaltim yang akan digelar di kota Samarinda pada tanggal 19 hingga 21 Agustus mendatang. "Dari klub Merpati Kukar, ada 20 anggota yang akan ikut lomba tersebut," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;table style="border-collapse: collapse;" id="AutoNumber5" align="left" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="200"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width="190"&gt;&lt;span style="color: rgb(157, 96, 2);font-family:arial;font-size:78%;"  &gt;&lt;img src="http://www.kutaikartanegara.com/newsphoto/balapmerpati3.jpg" border="1" width="190" /&gt;&lt;br /&gt;Merpati betina (bawah) merupakan bagian yang tak dapat dipisahkan untuk menjamin sang merpati balap (atas) selalu kembali ke tangan tuannya&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;u&gt;Photo&lt;/u&gt;: Agri&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td height="10"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;Iyan mengaku baru menggeluti hobi memelihara burung merpati balap sejak 4 bulan lalu, hal ini berawal dari kejenuhannya memelihara burung berkicau. "Karena memelihara merpati balap ini lebih menantang dan mengasyikkan," kata warga Jl Maduningrat ini memberi alasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini Iyan telah memiliki 4 pasang merpati balap yang dia beli dari seorang penjual burung di Tenggarong. "Merpati balap ini didatangkan dari pulau Jawa, karena di Kalimantan tidak ada merpati jenis ini. Harganya pun bervariasi yakni mulai ratusan ribu hingga jutaan rupiah, terutama jika merpati tersebut kerap menjuarai berbagai lomba maka nilai jualnya sangat tinggi," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjaga stamina burung merpati andalannya, Iyan mengaku selalu rutin memberikan makanan tambahan berupa jahe yang telah dicampur telur ayam kampung disamping makanan pokok berupa jagung. "Tidak hanya manusia, burung pun perlu jamu," pungkasnya. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt; (&lt;i&gt;win&lt;/i&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td height="10"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td height="10"&gt;&lt;img src="http://www.kutaikartanegara.com/newsphoto/balapmerpati4.jpg" border="1" width="400" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(157, 96, 2);font-family:arial;font-size:78%;"  &gt;Atraksi balap merpati yang mampu memberikan hiburan tersendiri bagi pecinta burung Merpati serta warga kota Tenggarong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;http://www.kutaikartanegara.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-728158070471157975?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/728158070471157975'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/728158070471157975'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2009/09/menengok-aktivitas-balap-merpati-di.html' title='Menengok Aktivitas Balap Merpati di Tenggarong'/><author><name>galeri-koi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-8112194873091310467</id><published>2010-02-03T03:39:00.000-08:00</published><updated>2010-02-03T03:59:01.117-08:00</updated><title type='text'>Supersonic (Kapsul Penambah Tenaga Merpati  Balap)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/S2lhSze14SI/AAAAAAAAAcg/pBAhArYmMKI/s1600-h/DSC00038.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/S2lhSze14SI/AAAAAAAAAcg/pBAhArYmMKI/s320/DSC00038.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5433981401084322082" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Supersonic adalah kapsul yang mengandung multivitamin, elektrolit dan tonikum yang membuat merpati (doro) balap terbang cepat, bernafaas panjang hingga kuat, lincah dan gesit pada saat dilombakan (andokan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komposisi&lt;br /&gt;Setiap kapsul mengandung:&lt;br /&gt;Vitamin A................................47,75 IU&lt;br /&gt;Vitamin D3..............................  4,375 IU&lt;br /&gt;Vitamin E..................................0,02 IU&lt;br /&gt;Vitamin K..................................0,11 mg&lt;br /&gt;Vitamin B1................................ 0,02 mg&lt;br /&gt;Vitamin B2................................ 0,035 mg&lt;br /&gt;Ca-d-patothenate.................... 0,13 mg&lt;br /&gt;Nicotinamide............................. 0,13 mg&lt;br /&gt;Vitamin B6................................ 0,01 mg&lt;br /&gt;Vitamin B12..............................  0,055mcg&lt;br /&gt;Vitamin C .................................  0,175 mg&lt;br /&gt;Coffein ....................................... 1,5 mg&lt;br /&gt;mineral berupa Ca, Na, K, Zn, Fe, Cu dan Mg ...................................  25 mg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indikasi&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Menambah tenaga, membuat napas lebih panjang pada saat di andok dan memulihkan tenaga sesudahnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menambah daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit dan perubahan cuaca.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memulihkan kesehatan setelah burung sakit&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Aturan Pakai&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Untuk menambah tenaga, memulihkan kesehatan, membuat nafas lebih panjang saat di andok: 2 kapsul 1 jam sebelum di andok.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Untuk menjaga kesehtan, memulihkan tenaga setelah sakit, menambah daya tahan terhadap penyakit saat perubahan cuaca.&lt;br /&gt;- Umur sampai satu bulan: 3 hari sekali 1/2 kapsul&lt;br /&gt;- Umur lebih dari 1 bulan  : 3 hari sekali 1 kapsul&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Kemasan: Pot isi 10 kapsul&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;input id="gwProxy" type="hidden"&gt;&lt;!--Session data--&gt;&lt;input onclick="jsCall();" id="jsProxy" type="hidden"&gt;&lt;div id="refHTML"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-8112194873091310467?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/8112194873091310467'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/8112194873091310467'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/02/supersonic-kapsul-penambah-tenaga.html' title='Supersonic (Kapsul Penambah Tenaga Merpati  Balap)'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/S2lhSze14SI/AAAAAAAAAcg/pBAhArYmMKI/s72-c/DSC00038.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-6228913165470153545</id><published>2010-01-22T18:27:00.000-08:00</published><updated>2010-01-22T18:45:14.311-08:00</updated><title type='text'>Burung merpati secara umum</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/S1pirHfT-fI/AAAAAAAAAac/qwEjsUJv2rw/s1600-h/merpati+balap.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/S1pirHfT-fI/AAAAAAAAAac/qwEjsUJv2rw/s320/merpati+balap.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5429760793632831986" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Burung merpati dapat dikatakan jenis burung yang paling dekat dengan manusia. Burung ini sangat unik, selain postur tubuhnya yang manis dan menarik, juga tingkah lakunya sangat menggemaskan. Tampak jinak, namun sebenarnya tidaklah mudah untuk dipegang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada jaman dahulu, saat meletus perang dunia kedua, burung merpati turut mengambil bagian dalam membantu jalanya komunikasi di kancah peperangan tersebut. Tugasnya cukup penting, yaitu membawa dari garis belakang ke medan perang. Dari peristiwa inilah burung merpati dilatih untuk mengantarkan surat dan bertindak sebagai tukang pos, selanjutnya di sebut sebagai merpati pos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Burung merpati sangat mudah diternak dan dipelihara. Selain itu, jenis burung ini juga sangat pomah, yaitu mudah menetap menyesuaikan diri dengan lingkungan pemeliharaannya. Oleh karena itu, semakin banyak penggemar dan pemeliharaanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di indonesia, burung merpati disebut juga burung dara, penyebaranya hampir merata. Salah satu keistimewaan burung merpati dari indonesia ialah ukuran tubuhnya paling besar dibandingkan dengan jenis burung merpati dari negara lain. Panjang tubuhnya bisa mencapai 15 cm. Terutama jenis merpati kipas, ukuran tubuhnya agak lebih besar dan bongsor. Lain lagi dengan di Amerika tengah, ada burung merpati sangat kecil, sekecil burung pipit. sehingga di beri nama merpati pipit.&lt;br /&gt;Burung merpati warnanya sangat beragam, ada yang berwarna abu-abu, coklat, hitam, putih, atau kombinasi dari warna-warna tersebut. Dalam hidupnya, burung merpati senantiasa mencari pasangan tetap yang akan menjadi pasanganya sampai mati. Oleh karena itu, apabila hendak berniat beternak atau memelihara burung merpati, sebaiknya dicari dari keturunan indukan bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;input id="gwProxy" type="hidden"&gt;&lt;!--Session data--&gt;&lt;input onclick="jsCall();" id="jsProxy" type="hidden"&gt;&lt;div id="refHTML"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-6228913165470153545?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/6228913165470153545'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/6228913165470153545'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/01/burung-merpati-secara-umum.html' title='Burung merpati secara umum'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_7qMPDN1Meag/S1pirHfT-fI/AAAAAAAAAac/qwEjsUJv2rw/s72-c/merpati+balap.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-7146207530196381089</id><published>2010-01-20T19:26:00.000-08:00</published><updated>2010-01-20T19:43:38.945-08:00</updated><title type='text'>Berternak Burung Merpati</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uHn35IB1Szo/SoZ4yT5CS9I/AAAAAAAAABQ/kCcna2kzS5w/s320/pigeon.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 273px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uHn35IB1Szo/SoZ4yT5CS9I/AAAAAAAAABQ/kCcna2kzS5w/s320/pigeon.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Merpati atau burung dara sejak dahulu telah dimanfaatkan sebagai penghasil daging, selain untuk lomba. Merpati dikelompokkan sesuai dengan berat badan, yaitu tipe berat(merpati american swiss modane, white king, silver king, auto sexing king dan auto sexing texan pioneer), tipe medium: merpati red/white carneaux dan amerian giant honer) dan tipe ringan (merpati Hungarian dan spuabbling homer).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="post-body entry-content"&gt;&lt;br /&gt;Pemeliharaan merpati dapat dibagi 3, yaitu pameran, produksi daging dan penampilan. Pemeliharaan untuk tujuan produksi daging akan menghasilkan burung merpati muda (squab). Kriteria yang di tekankan dalam pemilihan bibit yaitu jumlah anak merpati yang montok, sehat dalam jangka waktu yang lama, tegar dan tahan penyakit. Induk merpati harus lincah dan mempunyai maternal bihavior yang baik (merawat anaknya dengan baik) sementara perjantan yang dipilih harus giat kawin, terutama sesaat sebelum betina mulai bertelur. Induk harusnya menghasilkan 14-15 ekor anak/tahun selama setidak-tidaknya 5 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) Membuat kandang pada prinsipnya ada 2 macam kandang merpati, yaitu kandang pasangan tunggal (single pair) dan kandang pasangan ganda (multiple pair). Sebaiknya kandang diletakkan ditempat-tempat yang tinggi dari permukaan tanah, terlindung angin hujan, serta predator (pemangsa).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kandang juga harus bersih dan kering, dihadapkan pada arah sinar matahari. Kandang pasangan ganda (multiple pair digunakan jika ada lebih dari 8 pasang merpati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Produksi susu merpati akan semakin berkurang dengan bertambahnya umur,&lt;br /&gt;Kandang yang kotor atau padat kemungkinan adanya penyakit atau parasit, seperti kutu dan kuman, pakan yang basi dapat menyebabkan burung merpati akan sakit. Untuk tips penangannya agar terhindar dari penyakit adalah sbb:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Bersihkan kandangnya maximal satu minggu sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Buatlah kandang baru jika burung merpati sudah terlalu banyak agar terhindai dari kepengapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Arahkan kandang kearah sinar matahari agar burung merpati dapat hidup sehat dan tidak mudah terkena penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Buatlah kandang burung merpati di tempat yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Selamat mencoba dan kesuksesan akan menjadi milik anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;http://andimuhammadaliblogs.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;span class="post-author vcard"&gt; &lt;/span&gt;&lt;input id="gwProxy" type="hidden"&gt;&lt;!--Session data--&gt;&lt;input onclick="jsCall();" id="jsProxy" type="hidden"&gt;&lt;div id="refHTML"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-7146207530196381089?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/7146207530196381089'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/7146207530196381089'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/01/berternak-burung-merpati.html' title='Berternak Burung Merpati'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uHn35IB1Szo/SoZ4yT5CS9I/AAAAAAAAABQ/kCcna2kzS5w/s72-c/pigeon.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-1134922115327998891</id><published>2010-01-20T19:09:00.000-08:00</published><updated>2010-01-20T19:13:35.708-08:00</updated><title type='text'>Sejarah Burung Merpati Pos</title><content type='html'>&lt;span class="meta"&gt; &lt;/span&gt;   &lt;div class="post-body"&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_MN1v-uGlZRU/SfH6OU9x0iI/AAAAAAAAA84/8GUU5Xz-QAo/s1600-h/bommerpati.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 230px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_MN1v-uGlZRU/SfH6OU9x0iI/AAAAAAAAA84/8GUU5Xz-QAo/s320/bommerpati.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5328314958208946722" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Di antara berbagai jenis burung yang ada, merpati termasuk jenis burung yang cukup pintar. Merpati memiliki naluri alamiah yang bisa membuatnya kembali ke sarang meskipun sudah pergi lama dan sangat jauh.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oleh karena itu merpati sering dimanfaatkan manusia untuk mengirimkan pesan atau surat, atau sering disebut merpati pos.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Menurut sejarah, seseorang yang pertama kali memanfaatkan merpati sebagai pembawa pesan adalah seorang Sultan Baghdad bernama Nuruddin pada 1146. Ia menggunakan merpati untuk mengirimkan surat di sekitar kerajaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya, surat atau pesan digulung dan dimasukkan ke dalam kapsul plastik pelindung kemudian diselipkan di antara kaki merpati. Selama periode perang dunia pertama (1914-1918) merpati pos sering digunakan sebagai media komunikasi pasukan Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum mengirimkan surat, merpati-merpati harus dilatih terlebih dahulu. Ada tiga hal yang harus dipelajari oleh merpati pos yaitu static, mobile dan boomerang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam static, merpati akan mempelajari bagaimana mengenali perintah seseorang dalam suatu wilayah kecil. Lalu, dalam mobile, merpati akan dilatih untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, dalam boomerang merpati dilatih untuk mengirimkan dan mengembalikan pesan. Merpati-merpati tersebut dilatih oleh seorang pelatih khusus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjadi merpati pos ternyata sangat sulit. Selain harus terus-menerus berlatih, mereka juga makan makanan khusus, yaitu campuran kalium karbonat dan minyak ikan. Campuran itu seperti vitamin yang bisa membuat merpati-merpati menjadi kuat dan lebih mudah dilatih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;http://valensikautsar.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-1134922115327998891?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/1134922115327998891'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/1134922115327998891'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/01/sejarah-burung-merpati-pos.html' title='Sejarah Burung Merpati Pos'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_MN1v-uGlZRU/SfH6OU9x0iI/AAAAAAAAA84/8GUU5Xz-QAo/s72-c/bommerpati.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-7699963166609759550</id><published>2010-01-15T04:06:00.000-08:00</published><updated>2010-01-15T04:07:32.643-08:00</updated><title type='text'>BREEDING SISTEM</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_hhT4tMMP7zs/SvL9QRGLSdI/AAAAAAAADME/HdcvjRUzmRs/s1600-h/Breeding.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 198px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_hhT4tMMP7zs/SvL9QRGLSdI/AAAAAAAADME/HdcvjRUzmRs/s320/Breeding.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5400657359079688658" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Burung yang paling berharga di kandang Anda adalah burung ternakan / indukan dan pejantan yang baik. Sekali anda menetapkan seekor burung untuk diternak maka Anda tidak boleh mengambil risiko dengan tetap melatih burung tersebut atau melombakan burung tersebut. Burung dapat terus menang, tetapi Anda mungkin kehilangan burung tersebut dan itu lebih berharga sebagai ternakan masa depan . Anda kadang-kadang mendengar peternak mengatakan "semua merpati saya harus tetap ikut lomba." Peternak yang cerdas tidak melombakna ternakan mereka.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Sangat mudah untuk mengatakan Anda peternak yang baik, burung-burung yang menang secara konsisten menghasilkan keturunan. Ini tidak berarti hanya satu burung memenangkan pertandingan/perlombaan selama satu tahun akan tetapi peternak yang baik mampu memenangkan perlombaan dengan beberapa burung secara berkesinambungan. Fitur penting sistem perkembangbiakan yang baik adalah pencatatan yang memadai. Menyimpan catatan lengkap itu sangat memakan waktu, tetapi tanpa catatan yang baik Anda harus mengandalkan memori Anda. Jika memori Anda seperti saya maka Anda berada dalam kesulitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan membaca catatan,saya sering dan dapat membuat analisis dari berbagai burung. Anda harus memiliki catatan yang baik dari semua keturunan dari setiap pasang burung anda. Pada saat Anda telah mendeteksi ternakan yang baik dan mampu menghasilkan keturunan yang baik sesuai dengan yang Anda inginkan.Anda dapat mulai membangun standart ternakan Anda sendiri dan itu akan meningkatkan kualitas ternakan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, sekali Anda memutuskan untuk membangun ternakan sendiri dan menghadapi masalah. Sistem mana yang Anda gunakan? &lt;b&gt;Cross Breeding, Line Breeding, In Breeding&lt;/b&gt;, atau &lt;b&gt;Out Crossing Sistem&lt;/b&gt;?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Cross Breeding&lt;/b&gt; - Ini perkawinan dan pembiakan yang tidak berhubungan atau burung yang begitu jauh kaitannya atau hubungan darah sehingga tidak dapat dibedakan dalam beberapa generasi dari silsilah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;In Breeding&lt;/b&gt; - Ini adalah perkawinan dan penangkaran burung yang sangat erat kaitannya atau hubungan darah. Misalnya ibu x anak jantan, bapak x anak betina, kakak x adik, tante x keponakan, kakek x cucu. Burung yang dibesarkan bersama sama belum tentu kawin sedarah. Dalam sebuah pemeriksaan silsilah dapat sering ditunjukkan bahwa burung dari galur yang sama tidak menunjukkan leluhur umum dalam 4 atau 5 generasi silsilah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Line Breeding&lt;/b&gt; - Ini adalah pembiakan dengan metodologi. Ini adalah proses mengambil anak-anak dan mengawinkan mereka kembali ke orang tua atau kakek-neneknya dan kemudian mengambil anak mereka kemudian mengawinkan mereka kembali lagi ke orang tua atau kakek neneknya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Out Crossing&lt;/b&gt; - Ini adalah ketika Anda mengambil burung inbreed atau linebreed selama beberapa generasi dan kemudian Anda pasangan mereka . Seringkali tujuannya adalah untuk menghasilkan burung khusus untuk keluar menyeberang dari jalur darah yang bertujuan untuk menciptakan pondasi baru ternakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;http://tritunggalpigeonfarm.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-7699963166609759550?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/7699963166609759550'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/7699963166609759550'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/01/breeding-sistem.html' title='BREEDING SISTEM'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_hhT4tMMP7zs/SvL9QRGLSdI/AAAAAAAADME/HdcvjRUzmRs/s72-c/Breeding.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-6752635729645971302</id><published>2010-01-15T04:05:00.000-08:00</published><updated>2010-01-15T04:06:13.796-08:00</updated><title type='text'>DASAR BREEDING</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_hhT4tMMP7zs/SvLV5Tf1kwI/AAAAAAAADL8/piyUA346DZo/s1600-h/dna.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5400614083633713922" src="http://3.bp.blogspot.com/_hhT4tMMP7zs/SvLV5Tf1kwI/AAAAAAAADL8/piyUA346DZo/s320/dna.jpg" style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; float: left; height: 224px; width: 320px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kromosom&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan sangat membantu untuk memahami beberapa dasar-dasar genetika sebelum melanjutkan untuk melihat berbagai mutasi pada burung merpati (Columbia Livia) dan hasil yang diharapkan dari berbagai mutasi persilangan. Kita akan mulai dengan beberapa definisi sederhana, yang diharapkan akan menciptakan keakraban dengan istilah. Ketika kita merasa nyaman dengan istilah maka subjek genetika tampaknya tidak begitu sulit. Gen terdiri dari DNA dan mengontrol transmisi karakteristik keturunan. Ekspresi dari karakteristik keturunan - yang untuk tujuan kita akan menjadi warna bulu burung - disebut fenotipe. Genotipe adalah susunan genetik individu burung. Seperti yang akan kita lihat nanti, genotipe dapat bervariasi, namun tetap menghasilkan fenotipe yang sama. Jika kita berbicara tentang merpati yang berbeda dalam banyak hal dari mamalia. Pertama, merpati tidak memiliki organ seks eksternal sehingga seringkali sulit untuk mengatakan laki-laki dari perempuan . Bahkan lebih menarik, setidaknya dari sudut pandang burung, adalah bahwa merpati jantan memiliki dua kromosom XX dan betina memiliki satu. Betina juga membawa bahan slug kecil di samping kromosom X mereka. Slug kecil itu adalah materi yang disampaikan ke telur, tetapi untuk sebagian besar tujuan kita dapat mengabaikannya karena tampaknya membawa sangat sedikit informasi yang menarik bagi kita. Kapal biologis merpati atau tanaman lain atau hewan adalah dipecah ke dalam sel. Setiap sel berisi pasangan kromosom yang terdiri dari DNA (asam deoksiribonukleat). DNA pengkode protein pada masing-masing kromosom dapat dipecah menjadi bagian diidentifikasi kecil disebut gen. Merpati memiliki 40 kromosom berpasangan. Kromosom mereproduksi diri dalam dua cara yang berbeda. Cara pertama adalah sebuah proses yang disebut mitosis. Ini adalah sebuah proses yang diperlukan oleh sebuah sel untuk menggandakan sendiri. Ketika merpati meletakkan telur, di dalamnya adalah sel pertama yang berisi kromosom yang melalui mitosis akan menjadi merpati. Kromosom pertama itu akan menggandakan dirinya berkali-kali hingga embrio dikembangkan. Proses ini akan terus melalui pertumbuhan dan jauh ke dalam kehidupan merpati , seekor merpati terus-menerus mereproduksi sel-sel untuk menggantikan sel yang rusak atau tua. Cara kedua kromosom mereproduksi diri mereka sendiri adalah sebuah proses yang disebut Meiosis. Ini adalah proses di mana pasangan kromosom membagi dan 1 dari setiap pasangan akan ditransfer ke sebuah gamet. Sebuah gamet adalah sel kelamin yang berisi 1 / 2 dari kromosom sel induk. Dalam reproduksi, seorang anak menerima satu gamet dari masing-masing orangtua. Ketika kedua gamet datang bersama selama prokreasi kromosom baru terbentuk unik dari masing-masing kromosom induk. Semua kromosom, termasuk kromosom X ini, membawa informasi tentang mereka yang mana tubuh burung menggunakan seperti perintah dari program komputer. Informasi ini menceritakan tubuh merpati untuk memproduksi kaki, bulu, mata, pigmen - pendek kata, segala sesuatu yang masuk ke dalam membuat binatang burung tersebut. Sebagian dari informasi ini adalah hal-hal yang kita sebagai peternak inginkan, dan beberapa adalah hal-hal yang kita tidak inginkan. Hal-hal yang kita inginkan mungkin berisi petunjuk untuk tumbuh bulu yang melingkar di sayap perisai, atau untuk menghasilkan mata bagus yang bukan tidak bagus. Beberapa hal yang tidak kita inginkan mungkin berisi petunjuk untuk tumbuh kaki .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kromosom seks&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari 40 kromosom dalam satu merpati dikenal sebagai kromosom seks. Pada manusia, kami menyebutnya "Y" kromosom dan dibawa oleh laki-laki. Dalam merpati kami menyebutnya "W" kromosom dan dibawa oleh perempuan. Kromosom seks sedikit membawa informasi tetapi menentukan seks. Jika gamet menerima kromosom seks maka akan menghasilkan burung betina. Kromosom lain dari pasangan bahwa seks adalah anggota kromosom mengandung informasi genetik. Ketika karakteristik disebut seks dihubungkan itu berarti dilakukan pada kromosom ini (yang ada dalam pasangan yang berlawanan dengan seks kromosom). Pada burung betina, yang memiliki kromosom seks dia hanya akan menerima satu gen. Untuk burung jantan, mereka tidak memiliki kromosom, mereka akan menerima dua. Berikut adalah contoh menggunakan gen warna karena terkait seks. B mewakili warna Black / Blue&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jantan (B / B)&lt;br /&gt;B / B B / B&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betina (B / "W")&lt;br /&gt;B / "W" B / "W"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua gamet dengan "W" adalah betina dengan hanya satu warna gen. Semua jantan memiliki dua gen warna bukan kromosom seks. Untuk resesif gen pada kromosom itu hanya berarti burung jantan harus mewarisi gen pada kedua kromosom sebelum gen dinyatakan. Ini dalam kasus-kasus seperti encer. Untuk jantan, ia hanya perlu satu gen resesif pada kromosom yang berlawanan dengan seks kromosom dalam pasangan kromosom. Ini mengarah pada mengatakan "A jantan hanya adalah apa dia." Belum tentu benar dalam gen yang tidak terletak di kromosom seks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gen&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DNA pengkode gen pada lokasi tertentu pada setiap kromosom yang telah diidentifikasi telah turun-temurun memiliki efek yang dapat diamati. Untuk tujuan kita, ini adalah ciri-ciri yang dapat dilihat, pada peternakan merpati ini akan berlaku untuk bulu warna, kualitas bulu, warna mata, anatomi tubuh dan ada ribuan karakter yang tidak dapat diamati di tangan/diraba, tapi memiliki efek langsung pada saat pertandingan. Kapasitas paru-paru atau efisiensi, kekuatan jantung, metabolisme tubuh,dll. Seringkali lebih dari satu gen dapat mempengaruhi sifat tertentu. Untuk pewarnaan misalnya, ada gen-gen untuk warna dasar tapi ada gen lain (terletak di lokasi yang berbeda dari sebuah kromosom atau kromosom yang berbeda sama sekali) yang mungkin juga mampu mempengaruhi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;http://tritunggalpigeonfarm.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-6752635729645971302?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/6752635729645971302'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/6752635729645971302'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/01/dasar-breeding.html' title='DASAR BREEDING'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_hhT4tMMP7zs/SvLV5Tf1kwI/AAAAAAAADL8/piyUA346DZo/s72-c/dna.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-8253659023053370140</id><published>2010-01-15T04:04:00.001-08:00</published><updated>2010-01-15T04:04:44.889-08:00</updated><title type='text'>KEKUATAN DAN TENAGA MERPATI</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;   &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_hhT4tMMP7zs/SuoB4IPK3KI/AAAAAAAADK4/neMY7NuM1qQ/s1600-h/pigeon+power+2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 279px; height: 287px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_hhT4tMMP7zs/SuoB4IPK3KI/AAAAAAAADK4/neMY7NuM1qQ/s320/pigeon+power+2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5398129167152372898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Burung juga menggunakan energinya dengan sangat efisien. Mereka memperlihatkan efisiensi yang tinggi secara meyakinkan dalam pemanfaatan energi dibandingkan hewan menyusui. Setiap proses dalam bentuk rangkaian kejadian, yakni dalam biologi, kimia, maupun fisika mematuhi "Prinsip Penghematan Energi." Singkatnya, kita bisa menyimpulkannya "diperlukan sejumlah energi tertentu untuk menyelesaikan suatu pekerjaan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh penting tentang pengehematan energi ini bisa diamati dalam terbangnya burung. Burung yang harus menyimpan energi yang cukup untuk membawanya melalui perjalanannya. Di sisi lain, kebutuhan lain selama penerbangan adalah berbobot seringan mungkin. Apa pun hasilnya, kelebihan beban harus dihindari. Sementara itu, penggunaan energy juga harus sehemat mungkin. Dengan kata lain, jika berat bahan bakar harus sekecil mungkin, hasil tenaga darinya justru harus sebesar mungkin. Semua permasalahan ini telah teratasi pada burung. Langkah pertama adalah menentukan kecepatan terbang yang optimal. Agar jika seekor burung ingin terbang dengan sangat lambat, maka sejumlah besar energi harus dikeluarkan agar tetap berada di udara. Agar seekor burung bisa terbang sangat cepat, maka bahan bakar akan digunakan untuk mengatasi halangan udara. Oleh karena itu, jelaslah bahwa kecepatan terbaik harus dipertahankan untuk menggunakan jumlah bahan bakar sekecil mungkin. Tergantung pada bentuk rangka dan sayap yang polanya memperlancar aliran udara, kecepatan terbaik tersebut berbeda pada setiap jenis burung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;http://tritunggalpigeonfarm.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-8253659023053370140?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/8253659023053370140'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/8253659023053370140'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/01/kekuatan-dan-tenaga-merpati.html' title='KEKUATAN DAN TENAGA MERPATI'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_hhT4tMMP7zs/SuoB4IPK3KI/AAAAAAAADK4/neMY7NuM1qQ/s72-c/pigeon+power+2.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-839291100888883706</id><published>2010-01-15T04:02:00.000-08:00</published><updated>2010-01-15T04:03:43.004-08:00</updated><title type='text'>SISTEM PENCERNAAN MERPATI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_hhT4tMMP7zs/Sun7CryvJ4I/AAAAAAAADKw/VO-FfZ5dcm0/s1600-h/Pencernaan+merpati.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 249px; height: 226px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_hhT4tMMP7zs/Sun7CryvJ4I/AAAAAAAADKw/VO-FfZ5dcm0/s320/Pencernaan+merpati.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5398121651914090370" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terbang merupakan memerlukan sejumlah besar kekuatan. Karena itulah burung memiliki perbandingan jaringan otot terhadap massa tubuh yang terbesar daripada semua makhluk. Metabolisme tubuhnya juga sesuai dengan kekuatan otot yang tinggi. Rata-rata, metabolisme tubuh suatu makhluk berlipat dua kali sewaktu suhu tubuh meningkat sebesar 50°F (10°C). Suhu tubuh burung merpati setinggi 104,0°F – 108,5°F (40,1°C – 42,5°C) menunjukkan betapa cepat kerja metabolisme tubuh mereka. Suhu tubuh yang tinggi seperti itu, yang dapat membunuh makhluk darat, justru sangat penting bagi burung untuk bertahan hidup dengan meningkatkan penggunaan energi, dan, karena itu pula, kekuatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kebutuhan mereka akan banyak energi, burung juga mempunyai tubuh yang mencerna makanan yang mereka makan dalam cara yang optimal. Sistem pencernaan burung memungkinkan mereka memanfaatkan dengan cara terbaik makanan yang mereka makan. Seekor merpati mempergunakan 1 : 3 dari bobot tubuhnya. Pada hewan menyusui dengan pilihan makanan yang serupa, perbandingan ini adalah sekitar 1 : 10. Sistem peredaran burung juga telah diciptakan selaras dengan kebutuhan energi tinggi mereka. Jika jantung manusia berdetak 78 kali per menit, jumlah detakan adalah 460 untuk burung gereja dan 615 untuk burung murai. Begitu pula, peredaran darah pada burung pun sangat cepat. Oksigen yang memasok seluruh sistem yang bekerja cepat ini disediakan oleh paru-paru unggas khusus. Burung juga menggunakan energinya dengan sangat efisien. Mereka memperlihatkan efisiensi yang tinggi secara meyakinkan dalam pemanfaatan energi dibandingkan hewan menyusui. Contohnya, burung layang-layang yang berpindah tempat membakar 4 kilokalori per mil (2,5 kilokalori per kilometer), sedangkan hewan menyusui kecil akan membakar 41 kilokalori.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mutasi tidak dapat menjelaskan perbedaan antara burung dengan hewan menyusui. Meskipun kita menganggap salah satu sifat ini terjadi melalui mutasi acak, dan ini justru sudah mustahil, satu sifat tunggal berdiri sendiri tidak akan berarti apa-apa. Pembentukan metabolisme tubuh yang menghasilkan energi tinggi tidak punya makna tanpa paru-paru unggas yang khusus. Bahkan, hal ini akan menyebabkan hewan kesulitan bernafas karena oksigen yang masuk tidak mencukupi. Jika sistem pernapasan akan bermutasi sebelum sistem lain, maka makhluk ini akan menghirup lebih banyak oksigen daripada yang diperlukannya, dan akan dirugikan dengan cara yang sama. Kemustahilan lain terkait dengan bentuk rangka: meskipun seekor burung sudah mempunyai paru-paru unggas dan sudah ada penyesuaian mekanisme tubuh, ia masih belum akan mampu terbang. Tak peduli betapa kuatnya, tidak ada makhluk darat yang bisa lepas landas dari tanah karena bentuk rangka yang berat dan relatif terkotak-kotak. Pembentukan sayap juga memerlukan "rancangan" yang tersendiri dan sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;http://tritunggalpigeonfarm.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-839291100888883706?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/839291100888883706'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/839291100888883706'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/01/sistem-pencernaan-merpati.html' title='SISTEM PENCERNAAN MERPATI'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_hhT4tMMP7zs/Sun7CryvJ4I/AAAAAAAADKw/VO-FfZ5dcm0/s72-c/Pencernaan+merpati.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-3955874879432589644</id><published>2010-01-15T04:00:00.000-08:00</published><updated>2010-01-15T04:01:58.862-08:00</updated><title type='text'>SISTEM PENGLIHATAN BURUNG MERPATI</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_hhT4tMMP7zs/SunzkOF8umI/AAAAAAAADKg/OX7zhmuj6mc/s1600-h/mata+merpati.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5398113431964138082" src="http://4.bp.blogspot.com/_hhT4tMMP7zs/SunzkOF8umI/AAAAAAAADKg/OX7zhmuj6mc/s320/mata+merpati.jpg" style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; float: left; height: 187px; width: 320px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indera yang paling canggih pada burung adalah penglihatan. Burung merpati mampu mengenali warna dan mampu melihat objek dalam jarak yang  jauh. Mata dari burung merpati terletak di kedua sisi kepalanya sehingga memberikan burung merpati daerah pandang yang sangat lebar,oleh karena itu merpati mempunyai sudut penglihatan yang luas. Burung merpati mempunyai indera menarik lainnya pula seperti pendengaran seekor merpati mampu mendengar bunyi dengan nada rendah yang  tidak mampu didengar oleh manusia juga seekor merpati dapat mengindera getaran di udara namun juga mampu menentukan arah perjalanan mereka dengan mengikuti medan magnet bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;http://tritunggalpigeonfarm.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9170613374084604606-3955874879432589644?l=galeri-merpati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/3955874879432589644'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9170613374084604606/posts/default/3955874879432589644'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://galeri-merpati.blogspot.com/2010/01/sistem-penglihatan-burung-merpati.html' title='SISTEM PENGLIHATAN BURUNG MERPATI'/><author><name>Iwan Setiawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_hhT4tMMP7zs/SunzkOF8umI/AAAAAAAADKg/OX7zhmuj6mc/s72-c/mata+merpati.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9170613374084604606.post-6368357271849548932</id><published>2010-01-15T03:59:00.000-08:00</published><updated>2010-01-15T04:00:21.594-08:00</updated><title type='text'>SISTEM PERNAFASAN BURUNG MERPATI</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_hhT4tMMP7zs/SunybNIVtNI/AAAAAAAADKY/Yk5srBbY530/s1600-h/Paru+paru+burung+merpati.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 253px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_hhT4tMMP7zs/SunybNIVtNI/AAAAAAAADKY/Yk5srBbY530/s320/Paru+paru+burung+merpati.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5398112177575277778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sistem pernapasan pada hewan menyusui dan burung bekerja dengan cara yang sepenuhnya berbeda, terutama karena burung membutuhkan oksigen dalam jumlah yang jauh lebih besar dibandingkan yang dibutuhkan hewan menyusui. Sebagai contoh, burung tertentu bisa memerlukan dua puluh kali jumlah oksigen yang dibutuhkan oleh manusia. Karenanya, paru-paru hewan menyusui tidak dapat menyediakan oksigen dalam jumlah yang dibutuhkan burung. Itulah mengapa paru-paru burung diciptakan dengan rancangan yang jauh berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hewan menyusui, aliran udara adalah dua arah: udara melalui jaringan saluran-saluran, dan berhenti di kantung-kantung udara yang kecil. Pertukaran oksigen-karbon dioksida terjadi di sini. Udara yang sudah digunakan mengalir dalam arah berlawanan meninggalkan paru-paru dan dilepaskan melalui tenggorokan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, pada burung, aliran udara cuma satu arah. Udara baru datang pada ujung yang satu, dan udara yang telah digunakan keluar melalui lubang lainnya. Hal ini memberikan persediaan oksigen yang terus-menerus bagi burung, yang memenuhi kebutuhannya akan tingkat energi yang tinggi.Dalam hal burung, bronkhus (cabang batang tenggorokan yang menuju paru-paru) utama terbelah menjadi tabung-tabung yang sangat kecil yang tersebar pada jaringan paru-paru. Bagian yang disebut parabronkhus ini akhirnya bergabung kembali, membentuk sebuah sistem peredaran sesungguhnya sehingga udara mengalir dalam satu arah melalui paru-paru…. Meskipun kantung-kantung udara juga terbentuk pada kelompok reptil tertentu, bentuk paru-paru burung dan keseluruhan fungsi sistem pernapasannya sangat berbeda. Tidak ada paru-paru pada jenis hewan bertulang belakang lain yang dikenal, yang mendekati sistem pada unggas dalam hal apa pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aliran udara searah dalam paru-paru burung didukung oleh suatu sistem kantung udara. Kantung-kantung ini mengumpulkan udara dan memompanya secara teratur ke dalam paru-paru. Dengan cara ini, selalu ada udara segar dalam paru-paru. Sistem pernafasan yang rumit seperti ini telah diciptakan untuk memenuhi kebutuhan burung akan jumlah oksigen yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin tinggi seekor burung terbang maka semakin tipis/sedikit oksigen yang tersedia di udara maka paru-paru burung harus dapat memasok sejumlah besar oksigen yang dibutuhkan untuk terbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Burung memiliki alat pernapasan berupa paru-paru dan kantong-kantong udara berdinding tipis yang terhubung dengan paru-parunya. Ketika kantong-kantong udara digembungkan, tubuh burung sangat ringan. Kantong udara itu juga digunakan oleh burung untuk mengambil oksigen sebanyak mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada burung, tempat berdifusinya gas pernapasan hanya terjadi di paru-paru. Paru-paru burung berjumlah sepasang dan terletak dalam rongga dada yang dilindungi oleh tulang rusuk. Selain paru-paru, burung memiliki 8 atau 9 perluasan paru-paru atau kantung-kantung udara berselaput tipis (air sacs/sakus pneumatikus) yang menyebar sampai ke perut, leher, dan sayap.Di kantung-kantung udara (air sacs) tidak terjadi difusi gas pernapasan; kantung-kantung udara hanya berfungsi sebagai penyimpan cadangan oksigen dan meringankan tubuh. Karena adanya kantung-kantung udara maka pernapasan pada burung menjadi efisien. Kantung-kantung udara terdapat di pangkal leher (servikal), ruang dada bagian depan (toraks anterior), antara tulang selangka (korakoid), ruang dada bagian belakang (toraks posterior), dan di rongga perut (kantong udara abdominal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuknya udara yang kaya oksigen ke paru-paru (inspirasi) disebabkan adanya kontraksi otot antar tulang rusuk (interkostal) sehingga tulang rusuk bergerak keluar dan tulang dada bergerak ke bawah. Atau dengan kata lain, burung mengisap udara dengan cara memperbesar rongga dadanya sehingga tekanan udara di dalam rongga dada menjadi kecil yang mengakibatkan masuknya udara luar. Udara luar yang masuk sebagian kecil tinggal di paru-paru dan sebagian besar akan diteruskan ke kantung-kantung udara sebagai cadangan udara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mekanisme Pernafasan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Proses pernapasan pada saat burung tidak terbang. Pada saat otot tulang rusuk berkontaksi, tulang rusuk bergerak ke arah depan dan tulang dada bergerak ke bawah. Rongga dada menjadi besar dan tekanannya menurun. Hal ini menyebabkan udara yang kaya dengan oksigen masuk ke dalam paru-paru dan selanjutnya masuk ke dalam kantung-kantung udara. Pada waktu otot tulang rusuk mengendur, tulang rusak bergerak ke arah belakang dan tulang dada bergerak ke arah atas. Rongga dada mengecil dan tekanannya menjadi besar, mengakibatkan udara keluar dari paru-paru. Demikian juga udara dari kantung-kantung udara keluar melalui paru-paru. Pengambilan oksigen oleh paru-paru terjadi pada waktu inspirasi dan ekspirasi. Pertukaran gas hanya terjadi di dalam paru-paru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kantung Udara Pada Paru Paru Merpati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Udara pada kantung-kantung udara dimanfaatkan hanya pada saat udara di paru-paru berkurang, yakni saat burung sedang mengepakkan sayapnya. Saat sayap mengepak atau diangkat ke atas maka kantung udara di tulang korakoid terjepit sehingga oksigen pada tempat itu masuk ke paru-paru. Sebaliknya, ekspirasi terjadi apabila otot interkostal relaksasi maka tulang rusuk dan tulang dada kembali ke posisi semula, sehingga rongga dada mengecil dan tekanan menjadi lebih besar dari tekanan di udara luar akibatnya udara dari paru-paru yang kaya karbon dioksida keluar. Bersamaan dengan mengecilnya rongga dada, udara dari kantung udara masuk ke paru-paru dan terjadi pelepasan oksigen dalam pembuluh kapiler di paru-paru. Jadi, pelepasan oksigen di paru-paru dapat terjadi pada saat ekspirasi maupun inspira
