Tampilkan postingan dengan label Adu Merpati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Adu Merpati. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 Maret 2013

Cara ngeber merpati balap yang baik

Mengayunkan merpati betina dengan tangan kanan yang lebih dikenal dengan istilah ngeber ini bila dilakukan dengan benar akan mampu mempercepat waktu yang ditempuh sang merpati jantan. Saat ngeber yang pertama perlu diperhatikan adalah posisi berdiri joki di garis finis. Posisi ini sangat menentukan bagaimana gaya ngeber yang dilakukan.

Bila posisi berdiri joki di sebelah kanan (dari deretan para penjoki lain), sebaiknya ngeber dibuang ke sebelah kanan. Begitu pula jika posisi berdirinya paling kiri, ngeber diarahkan ke sebelah kiri. Hal ini dilakukan agar datangnya merpati balap tid#k saling bertubrukan ke arah joki yang ada di sebelahnya. Selain itu, merpati juga bisa langsung mengetahui posisi di mana jokinya berada dengan jelas pada jarak yang masih relatif jauh.


Khusus untuk posisi joki yang berada di tengah-tengah deret¬an penjoki, gerakan ngeber harus berlawanan dengan arah da¬tangnya merpati balap. Misalnya, bila merpatinya datang dari arah kanan penjoki, maka ngeber dilakukan disebelah kiri penjoki begitu sebaliknya. Namun, setelah posisi merpati dekat baru posisi ngeber harus segera dibawa ke tengah.

Selain melihat arah datangnya merpati, penjoki harus pula memperhatikan kedudukan tinggi rendah datangnya merpati. Bila gaya terbang merpati tinggi sebaiknya posisi ngeber lebih mende¬kat ke tanah (sambil jongkok). Apabila merpati terbang datar, sebaiknya posisi penjoki hanya setengah jongkok (posisi ngeber lebih tinggi).

Rabu, 26 Mei 2010

Melatih merpati andhokan

Merpati bagus tidak mungkin didapatkan bila tidak dilatih secara serius dan terprogram, baik kostum maupun cara melatihnya, meskipun materi merpati tersebut sangat bagus.
Disini aku akan mengulas mengenai cara melatih merpati balap.
Bentuk latihan yang ditempuh oleh Altee terbagi menjadi 2 tahap, yaitu Latihan dasar dan Latihan Fisik.
  1. Latihan DasarTujuan diadakannya latihan dasar adalah untuk pengenalan dan melatih mental secara dini bagai sprinter muda, agar merpati benar - bener bagus untuk tampil di lapangan.
    Durasi latihan : 4 keketan pasca perjodohan
    Lokasi ditempat khusus ato dihalaman rumah juga boleh
    Jarak latihan max. 15 m
    • Updown
      Mengangkat dan menurunkan geberan agar diikuti oleh sprinter muda.
      Jarak ketinggian max. 200 cm.
      Ini sebagai pengelanalan dan juga identifikasi bahwa sprinter muda sudah mulai keplek.
      Disamping itu sebagai upaya untuk landing saat berada diatas kepala joki.
    • Lending Press
      Tujuan latihan ini untuk kesempurnaan sprinter muda hinggap ke joki dengan cepat dan tepat, memaksimalkan mingkup sayap dan memunculkan hentakan ke 2 saat posisi track.
      Aplikasi program ini adalah dengan memberi pressing plank pada area joki / geberan.
      Untuk awal latihan ini, saat dilepas... diusahakan merpati berjalan mendekati geberan.

  2. Latihan Fisik
    Adalah sebuah latihan yang dilakukan di lapangan untuk membentuk kekuatan, kecepatan dan kepiawaian lapangan dengan mengacu pada konsepsi perlombaan dengan tujuan menjadi merpati juara.
    Dalam hal ini, si pelatih harus membuat posting jarak dan juga perencanaan pelepasan
    example :
    Posting 10m, 20m, 30m, 50m, 75m, 100m,..,.,.,1000m
    Pelepasan 5x terbang baru tambah posting (posting 10m, burung dilepas sebanyak 5x setelah itu dilepas pada posting 20m untuk dilepas sebanyak 5x, begitu seterusnya).
    Hal yang kudu musti diperhatikan pelatih adalah stamina, kecepatan terbang dan kepiawaian lending sprinter muda tersebut, bila ketiganya tidak terpenuhi,...burungnya diistirahatkan.
    Jangan sekali - kali ditambah bila ketiga faktor tersebut tidak terpenuhi, karena berakibat fatal / rusak.

    Tip yang mustio diperhatikan pelatih.
    Format sebelum latihan
    • Pemanasan sprinter muda
      Pemanasan yang dimaksud agar merpati sedapat mungkin tidak mengalami kram otot, Cepat lelah, dan droping stamina.
      Kedua sayap sprinter dibentangkan kesamping secara bergantian, durasi 1 menit
      Kedua sayap merpati di dibentangkan keatas secara bersamaan selama 10 hitungan dan berulang
      Sprinter diayun - ayunkan diatas geberan max. 10cm dengan kecepatan medium, durasi 5 menit
    • Pemberian nutrisi
      Setelah istirahat min. 5 menit, burung diberi nutrisi stamina agar tidak mengecewakan ketika dilatih
    • Pembekalan Joki dan penggabur
      Joki dan penggabur harus mempersiapkan kendaraan motor, kandang, kostum resmi dan tas yang berisi (air minum baik merpati maupun pelatih, spraygun yang berisi air bersih, wadah kecil tempat minum merpati, peralatan tulis dan jam tangan serta bekal makanan).
    Format Saat di Lapangan
    • Tiba di lokasi / lapangan, sprinter didiamkan min. 5 menit didalam kandang dalam keadaan tertutup dan min. 5 menit dalam keadaan cover terbuka
    • Konsep posting di baru boleh dilakukan
    Catatan :
    Diantara Ship posting, ada durasi waktu istirahat min. 10 menit
    Urutan penerbangan sprinter pada posting sama, harus tetap dalam 1 hari latihan
    Pada saat latihan, hindari burung track dengan merpati laen
    Posting dikurangi bila, apabila respon merpati berkurang dari posting sebelumnya

    Format pulang dan dikandang (setelah latihan)
    • Sebelum pulang, hendaknya sprinter didiamkan dalam kandang yang tercover min. 5 menit
    • Setiba dikandang, sepasang merpati diberi minuman nutrisi dan makanan setelah itu dibiarkan
    • Kira - kira jam 7.00 malam, burung dimasukkan dalam kandang dan dikrekeb hingga esok diberi makan dan di jemur dibawah terik matahari hingga jam 10.00 pagi.
    Sekian dulu......wassalam.



Sumber:
http://www.g2stock.com/index.php?option=com_content&view=article&id=88

Jumat, 12 Maret 2010

Hobi Merpati, Hobi Gila

Liputan6.com, Surabaya: Indonesia dicap sebagai negara yang memiliki jumlah korban meninggal akibat flu burung tertinggi di dunia. Namun kenyataan ini tak membuat pencinta balap merpati meninggalkan hobinya. Bahkan kini, harga satu ekor merpati balap bisa mencapai Rp 500 juta. "Hobi merpati adalah hobi gila," kata Kilmi, penggemar merpati aduan asal Surabaya, Jawa Timur, baru-baru ini.
Surabaya memang dikenal sebagai salah satu peternakan merpati balap di Jawa Timur selain Klaten, Solo, Madiun, Tuban, dan Gresik. Tak aneh bila jumlah pencinta dan klub merpati balap di daerah ini pun menjamur. Menurut salah seorang penggemar burung aduan, menjamurnya klub ini agar peraturan dalam pertandingan menjadi jelas. "Balap merpati bener-bener fair karena burung kelihatan satu lawan satu," tambah Kilmi.
Adu merpati biasanya dibedakan menjadi dua: balap (dasaran) dan tinggian atau yang biasa disebut dhuwuran oleh pencinta burung asal Surabaya. Dalam sejumlah turnamen, pertandingan biasanya diselenggarakan selama tiga hari berturut-turut. Sebagian besar dilaksanakan pada Jumat hingga Ahad.
Pertandingan hari pertama biasanya diisi dengan kelas sprint 500 meter yang dibagi beberapa seri. Seri tertinggi adalah kumpulan merpati super yang dinamakan seri perang bintang. Ketika burung memenangkan seri ini, biasanya banyak penggemar yang mulai melirik, tapi tanpa menawar.
Pada hari kedua, diselenggarakan seri galatama 1.000 meter. Lagi, yang menjadi partai menarik di seri ini adalah perang bintang. Jika merpati yang telah memenangkan seri sebelumnya dan menjuarai seri ini, dipastikan harganya naik lagi. Terakhir, jika kembali juara pada hari ketiga, dipastikan harga sang burung telah melebihi harga mobil. "Harga di atas seratus (juta rupiah) pasti di tangan," ungkap Kilmi.
Menangkarkan dan memelihara merpati adu memang susah-susah gampang. Selain faktor hobi, pencinta merpati juga harus mengenal seluk beluk unggas yang mampu terbang sejauh 800 kilometer dengan kecepatan maksimal 72 Km/jam ini.
Yang terutama adalah faktor keturunan. Merpati aduan yang bagus biasanya berasal dari induk yang bagus pula. Salah satu cirinya adalah yang telah memenangkan pertandingan. Selain itu, faktor mental burung juga sangat menentukan dalam pertandingan selain kondisi fisik dan bulunya.
Selain itu, perawatan merpati juga harus telaten. Pakan utama merpati adalah jagung, sesekali bisa juga diberi kacang hijau atau beras merah. Sebagai tambahan, merpati adu biasanya diberi suplemen dan jamu seminggu sekali. Terakhir, kebersihan kandang harus dijaga karena kotoran merpati bisa menjadi bibit penyakit dan disemprot disinfektan secara rutin untuk membunuh virus flu burung.
(YAN/Tim Liputan 6 SCTV)
Sumber:
http://merpatibalapblangkon.blogspot.com

Senin, 01 Maret 2010

Menengok Aktivitas Balap Merpati di Tenggarong



Begitu dilepas, dua ekor merpati balap melesat dengan cepat menuju tuannya yang telah menanti di kejauhan


Dua pemuda dengan menggenggam merpati betina bersiap menyambut kedatangan merpati balapnya
Photo: Agri


Dua ekor merpati jantan dengan cepat mengepakkan sayapnya begitu terlepas dari genggaman seorang pemuda. Keduanya melesat dengan kencang di atas tepian sungai Mahakam, Jalan Jenderal Sudirman, Tenggarong. Kadang mereka terbang tinggi dan terkadang pula hanya terbang rendah secara beriringan untuk menuju satu sasaran dengan secepat-cepatnya.

Hanya dalam beberapa detik kemudian keduanya telah tiba di sasaran yang tak lain adalah pasangannya yang berada dalam genggaman sang tuan masing-masing. Senyum puas terpancar dari wajah sang tuan saat merpatinya terlebih dahulu hinggap di lengan. Tentu saja karena merpatinya telah menang dalam adu balap sore itu.

Yang hinggap terlebih dahulu, merpati tersebut dinyatakan sebagai pemenang
Photo: Agri

Balap merpati yang digelar hampir setiap sore oleh komunitas Merpati Kukar di tepian Mahakam tersebut ternyata cukup menyita perhatian warga Kota Raja Tenggarong yang melintas Jalan Jenderal Sudirman. Atraksi tersebut menjadi tontonan yang cukup menghibur bagi sebagian warga sambil menghabiskan sore.

Menurut Koordinator klub Merpati Kukar, Ardiansyah, pihaknya mulai menggelar balap merpati di tepian Mahakam sejak beberapa pekan lalu. "Sebelumnya kami biasa melakukan balap merpati di daerah Tambak Rel (sebuah nama jalan di Kelurahan Kampung Baru-red), kini kami lakukan di tepian Mahakam sebagai ekshibisi bagi warga kota Tenggarong," ujar pemuda yang akrab disapa Iyan ini.

Ditambahkannya, selain sebagai ekshibisi, kegiatan adu balap merpati ini mereka gelar sebagai persiapan sebelum mengikuti Lomba Balap Merpati se-Kaltim yang akan digelar di kota Samarinda pada tanggal 19 hingga 21 Agustus mendatang. "Dari klub Merpati Kukar, ada 20 anggota yang akan ikut lomba tersebut," ujarnya.

Merpati betina (bawah) merupakan bagian yang tak dapat dipisahkan untuk menjamin sang merpati balap (atas) selalu kembali ke tangan tuannya
Photo: Agri

Iyan mengaku baru menggeluti hobi memelihara burung merpati balap sejak 4 bulan lalu, hal ini berawal dari kejenuhannya memelihara burung berkicau. "Karena memelihara merpati balap ini lebih menantang dan mengasyikkan," kata warga Jl Maduningrat ini memberi alasan.

Kini Iyan telah memiliki 4 pasang merpati balap yang dia beli dari seorang penjual burung di Tenggarong. "Merpati balap ini didatangkan dari pulau Jawa, karena di Kalimantan tidak ada merpati jenis ini. Harganya pun bervariasi yakni mulai ratusan ribu hingga jutaan rupiah, terutama jika merpati tersebut kerap menjuarai berbagai lomba maka nilai jualnya sangat tinggi," tuturnya.

Untuk menjaga stamina burung merpati andalannya, Iyan mengaku selalu rutin memberikan makanan tambahan berupa jahe yang telah dicampur telur ayam kampung disamping makanan pokok berupa jagung. "Tidak hanya manusia, burung pun perlu jamu," pungkasnya.
(win)


Atraksi balap merpati yang mampu memberikan hiburan tersendiri bagi pecinta burung Merpati serta warga kota Tenggarong

Sumber:
http://www.kutaikartanegara.com

Kamis, 08 Oktober 2009

Balapan Ala Burung Merpati

SRIPO/SYAHRUL HIDAYAT
Sriwijaya Post - Minggu, 31 Mei 2009 20:55 WIB
DUA hobiis burung merpati balap mengikuti lomba burung merpati balap di Lapangan Parkir Stadion Patra Jaya, Plaju, Palembang, Sumsel, Minggu (31/5). Jarak tempuh sprint merpati balap ini sepanjang 250 meter. Lomba ini memperebutkan tropi dari komunitas Pencinta Burung Merpati Balap Patra Jaya Plaju. Setiap peserta bisa menampilkan 20 pasang burung merpati.
Syahrul Hidayat


Sumber:
http://www.sripoku.com/view/12748/BERITA-FOTO-Balapan-Ala-Burung-Merpati-
 
Merpati Balap Jember Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template