Tampilkan postingan dengan label Merawat Merpati Balap. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Merawat Merpati Balap. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 April 2011

Cara Khusus Membawa Merpati dan Menempatkannya di Sangkar

Bila mengikuti lomba di daerah lain tentu ada cara khusus membawa merpati agar kondisinya tetap optimal saat lomba. Jangan sampai dalam perjalanan merpati menjadi stres atau kelelahan.

Dalam perjalanan merpati dapat ditempatkan dalam sangkar bertingkat yang memiliki sekat antara bagian atas dan bawah.. Merpati jantan ditempatkan di atas dan betina di bagian bawah. Saat perjalanan baik naik mobil atau sepeda motor sebaiknya di kerudung agar tidak mengetahui keramaian lalu lintas.

Bila perjalanan terlalu jauh, sebaiknya menggunakan mobil dan setiap 2-3 jam berhenti di tempat yang sepi, rindang, dan sejuk. Saat berhenti kerudung sangkar sebaiknya dibuka untuk mendapat udara segar. Demikian pula laju kendaraan harus tenang, stabil, dan tidak kasar dalam mengemudikan.

Minggu, 01 Agustus 2010

Perawatan merpati balap seusai lomba


Sesusai lomba biasanya adalah waktu merpati bertelur sehingga pada minggu berikutnya tidak mungkin merpati balap dalam kon¬disi prima. Saat ini kondisi merpati menurun. Merpati yang bertelur dibiarkan mengeram hingga 4-5 hari. Tepat pada hari Sabtu malam telur diambil dan dibuang. Selanjutnya merpati diberi perlakuan sama dengan semula.

L.omba yang diadakan memang diatur selang satu minggu dan tidak asing lagi bagi penggemar merpati balap yang sering turun ke lapangan.

Rabu, 21 Juli 2010

Cara Memandikan Merpati Balap

Di samping kebersihan kandang, kebersihan merpati sebagai penghuninya juga penting. Untuk menjaga kesehatan, merpati juga perlu dimandikan. Selain itu, mandi juga berguna untuk menjaga kebersihan bulu agar tampak bersih, mengilat, rapi, serta bebas dari serangan penyakit atau kutu.

Memandikan merpati minimal satu minggu sekali. Waktu memandikan sebaiknya juga diperhatikan apakah merpati terserang kutu atau tidak. Jika terserang kutu, saat memandikan bisa menggunakan shampo khusus pembasmi kutu burung yang banyak terjual di pasaran. Setelah dimandikan merpati harus dijemur. Penjemuran sebaiknya tidak sampai lebih dari pukul 11.00.

Mengingat merpati suka mandi maka selain dimandikan burung ini juga bisa dibiarkan mandi sendiri. Beri saja bak-bak mandi baik di luar kandang maupun di dalam (untuk kandang umbaran). Jika bak mandi dibuat semacam kolam sebaiknya tingkat kedalamannya bisa dibuat bertingkat. Ini memberikan alternatif bagi merpati untuk memilih kedalaman yang disukai. Bak mandi apapun yang digunakan sebaiknya minimal dibersihkan setiap dua hari sekali dan lebih baik jika setiap hari. Hal ini dimaksudkan agar air mandi selalu dalam kondisi bersih dan tidak tercemar.


Merpati yang telah selesai mandi biasa menjemur diri. Untuk merpati yang diletakkan di dalam kandang sebaiknya di lingkungan sekitarnya cukup terkena sinar matahari. Selain itu juga bak mandi sebaiknya tidak permanen sehingga begitu selesai mandi bisa cepat diambil (agar kandang tidak lembab).

Ketika berjemur merpati selalu membersihkan badannya dan mematuk kutu-kutu bulunya. Ketika terasa bulunya agak kering merpati juga melapisi bulunya dengan minyak. Minyak yang dipro¬duksi oleh setiap unggas termasuk merpati balap terdapat dalam kantong minyak pada pangkal ekor.

Kebiasaan merpati dalam merawat bulu ini sangat baik untuk menunjang keindahan dan kerapian serta kesehatannya. Selain itu, juga berguna untuk mendukung kecepatan dan kelincahan terbang serta menghadapi cuaca yang kurang baik. Cuaca yang kurang baik tersebut misalnya lomba di lokasi yang berhawa sejuk atau saat dilepas terjadi gangguan cuaca, seperti hujan dan berkabut.

Senin, 19 Juli 2010

Cara merawat merpati balap


Latihan dan perawatan terhadap merpati balap bagaikan dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisakkan. Sebaik apa pun latihan yang telah diberikan jika tidak didukung dengan perawatan yang baik tentu akan sia-sia. Begitu pula sebaliknya jika perawatan baik, tetapi tidak diberi latihan tentu merpati tidak akan pernah berprestasi.

Latihan yang tidak seimbang dengan pemberian makan dan minum sesuai kandungan gizi yang dibutuhkan serta kondisi kandang yang kurang diperhatikan akan membuat merpati balap mudah terserang penyakit.

Perawatan yang dimaksud tentunya menyangkut berbagai aspek dalam kehidupan sehari-hari merpati balap itu sendiri. Mulai dari perawatan kandang, makan, minum, memandikan, penjemuran, serta obat-obatan atau vitamin yang dibutuhkan guna mendukung agar stamina merpati balap selalu dalam kondisi fit
 
Merpati Balap Jember Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template