Tampilkan postingan dengan label Merpati Pos. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Merpati Pos. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 Juni 2010

Merpati Pos


Sesuai namanya semula merpati ini dipelihara untuk kepentin¬gan mengirim surat. Tentu saja pengiriman surat yang dilakukan merpati jenis ini berbeda dengan petugas kantor pos. Jika petugas mengirim ke alamat yang dituju (beberapa alamat), merpati hanya bisa membawa surat atau pesan ke satu alamat. Alamat tersebut tak lain adalah rumah pemiliknya, di mana merpati itu dipelihara. Kebanyakan merpati pos dimanfaatkan saat terjadi perang atau bepergian sehingga pihak keluarga yang ditinggalkan dapat menge¬tahui kebutuhan, kondisi, atau posisi pengirim.

Dapat dikatakan, yang disebut merpati pos yang pertama adalah carrier pigeon berasal dari Timur Tengah yang banyak dikembangkan di Inggris. Muncul kemudian berbagai jenis mer¬pati pos hasil silangan dari carrier pigeon dengan jenis merpati lain sehingga kekurangan sifat carrier pigeon yang hanya mampu menempuh jarak 200 km, cepat lelah, dan terbang rendah bisa diatasi. Merpati yang digunakan untuk memperbaiki di antara¬nya dragoon, cumulet, frill, tumbler, serta jenis lain yang diakui keunggulannya.

Dari hasil kawin silang akhirnya di Belgia muncul jenis mod¬ern racing homer yang lebih populer disebut belgian homer. Merpati pos yang kini berkembang di seluruh dunia diakui keturu¬nan belgian homer yang menjadi penerbang tangguh dan mampu menempuh jarak jauh dengan cepat.

Meski awalnya merpati pos digunakan sebagai pengirim berita, kini hampir di seluruh dunia berubah fungsinya, yaitu digunakan sebagai merpati pacuan. Bentuk pacuan merpati pos mempunyai aturan tersendiri berbeda dengan jenis merpati pacuan lainnya.

Merpati pos yang akan diadu ditempatkan di satu kandang sejak masih anakan (baru saja bisa makan sendiri), dengan menda¬pat perawatan dan latihan khusus. Hal ini dilakukan karena sifat merpati pos yang mempunyai naluri pulang kandang sangat besar. Dengan demikian, bila sudah dewasa akan sulit pindah ke rumah yang baru atau akan kembali ke kandangnya semula, meskipun sudah dipelihara beberapa waktu lamanya.

Lomba merpati pos diadakan dengan tempat start dan finis yang sama pada jarak tertentu (hingga mencapai ribuan kilome¬ter). Tentu saja merpati pos yang sampai pada kandang (finis) paling cepat keluar sebagai juara. Penggemar yang sering mengadakan aduan merpati pos kebanyakan terhimpun dalam wadah POMSI (Persatuan Olahraga Merpati Pos Seluruh Indone¬sia).

Rabu, 20 Januari 2010

Sejarah Burung Merpati Pos


Di antara berbagai jenis burung yang ada, merpati termasuk jenis burung yang cukup pintar. Merpati memiliki naluri alamiah yang bisa membuatnya kembali ke sarang meskipun sudah pergi lama dan sangat jauh.

Oleh karena itu merpati sering dimanfaatkan manusia untuk mengirimkan pesan atau surat, atau sering disebut merpati pos.

Menurut sejarah, seseorang yang pertama kali memanfaatkan merpati sebagai pembawa pesan adalah seorang Sultan Baghdad bernama Nuruddin pada 1146. Ia menggunakan merpati untuk mengirimkan surat di sekitar kerajaannya.

Biasanya, surat atau pesan digulung dan dimasukkan ke dalam kapsul plastik pelindung kemudian diselipkan di antara kaki merpati. Selama periode perang dunia pertama (1914-1918) merpati pos sering digunakan sebagai media komunikasi pasukan Amerika.

Sebelum mengirimkan surat, merpati-merpati harus dilatih terlebih dahulu. Ada tiga hal yang harus dipelajari oleh merpati pos yaitu static, mobile dan boomerang.

Dalam static, merpati akan mempelajari bagaimana mengenali perintah seseorang dalam suatu wilayah kecil. Lalu, dalam mobile, merpati akan dilatih untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain.

Dan, dalam boomerang merpati dilatih untuk mengirimkan dan mengembalikan pesan. Merpati-merpati tersebut dilatih oleh seorang pelatih khusus.

Untuk menjadi merpati pos ternyata sangat sulit. Selain harus terus-menerus berlatih, mereka juga makan makanan khusus, yaitu campuran kalium karbonat dan minyak ikan. Campuran itu seperti vitamin yang bisa membuat merpati-merpati menjadi kuat dan lebih mudah dilatih.

Sumber:
http://valensikautsar.blogspot.com

Minggu, 10 Januari 2010

Kecepatan terbang Merpati Pos

Kecepatan terbang Merpati Pos.

Kecepatan VS Ketahanan

Kecepatan terbang Merpati didalam latihan atau perlombaan selalu sama, yaitu dengan “KECEPATAN TERBANG NYAMAN”
( Comfortable Flight Velocity or CFV )

Merpati tak tahu kalau mereka sedang dalam perlombaan, juga tak tahu mereka ada dimana dan berapa jarak mereka dari rumah, jadi walaupun perlombaan ataupun latihan dan dalam jarak apapun, mereka akan terbang dengan “Kecepatan Terbang Nyaman”

Sebelum dibahas lebih lanjut, kita harus percaya dan mengerti dasar kecepatan terbang merpati.
Kita percaya dalam perlombaan kecepatan terbang merpati selalu dengan “Kecepatan Terbang Nyaman”.
Definisi “Kecepatan Terbang Nyaman” adalah : Di hari pertandingan, merpati terbang di dalam kondisi cuaca yang cerah, tak ada angin, temperature sedang tidak terlalu panas, juga dalam kondisi tak ada segala gangguan dari luar dan kecepatan terbangnya dalam kondisi sebelum timbulnya kelelahan.

Coba kita pikirkan, pada suatu hari yg cerah, kamu membawa burung ke jarak 50 km dari rumah dan melepaskan semua burung itu.
Selanjutnya apa yg terjadi ? Semua burung2 itu akan terbang dan berputar putar diudara sebentar, kemudian akan serentak menuju kearah rumah dan akhirnya tiba dirumah bersama sama.
Apakah kamu pernah terpikir kenapa bisa begitu?
Ada 3 kemungkinan ;
Kemungkinan semua merpati terbang dengan kecepatan yg sama, atau merpati yg terbangnya paling cepat sengaja memperlambat kecepatannya agar merpati yg lebih lambat dan rombongan bisa mengikuti ia, atau merpati yg terbang lebih cepat tetap sebagai pemimpin didepan sedangkan merpati yg tertinggal atau lebih lambat mengerahkan seluruh kekuatan terbangnya untuk mengikuti kecepatan pemimpin.

Sekarang kita membahas 3 kemungkinan ini.

1. Kemungkinan semua merpati terbang dengan kecepatan yg sama,
** Mengapa mereka mau terbang dengan cara ini?
2 orang lomba lari kecepatan pasti tidak sama; 2 ekor kuda, 2 ekor kijang waktu lari bersama kecepatannya juga pasti berbeda, demikian juga 2 ekor kura kura yg sedang jalan dan 2 ekor ikan yg sedang berenang kecepatan mereka pasti berbeda. Oleh karena itu apa mungkin 2 ekor merpati terbang dengan kecepatan yg sama? Kalau mereka bisa terbang dengan kecepatan yg sama, ini bener bener mustahil !

2. Merpati yg terbangnya paling cepat sengaja memperlambat kecepatannya agar merpati yg lebih lambat dan rombongan bisa mengikuti ia.
** Dari pengalaman, kita bisa melihat setelah merpati dilepaskan, sang Pemimpin akan terus terbang meninggalkan yang kurang sehat, yang mau bertelur atau yg terluka. Merpati yg tertinggal akan pulang ke rumah lebih lama. Jadi merpati yg menjadi pemimpin tak mungkin sengaja memperlambat kecepatan terbangnya agar menunggu temen2 mereka yg tertinggal walaupun ada pasangannya dibelakang, ia tetap tak akan memperlambat kecepatan terbangnya. Kesimpulan, merpati waktu terbang tak mungkin sengaja memperlambat kecepatannya agar temen2 mereka bisa mengikutinya.

3. Merpati yg terbang lebih cepat tetap sebagai pemimpin didepan sedangkan merpati yg lebih lambat mengerahkan seluruh kekuatan terbangnya untuk mengikuti kecepatan pemimpin.
** Ini adalah perkiraan yg mungkin paling bener.
Merpati adalah hewan yg suka berkumpul bersama, pasti semua hobbyist pernah melihat merpati pos selalu terbang bersama sama. Yg terbangnya lebih cepat menjadi pemimpin sedangkan yg tertinggal akan berusaha terbang lebih cepat dari biasanya untuk mengimbangi kecepatan pemimpin. Ini berarti merpati pemimpin terbang tidak dengan kecepatan maximum, tetapi dengan kecepatan terbang yg bagi ia bisa terbang lebih lama dan nyaman. Ini yg kami sebut dengan
“Kecepatan Terbang Nyaman”. Logika memberitahukan kita, merpati yg tertinggal akan terbang dengan kecepatan melebihi kecepatan Nyaman ia sendiri, untuk mengimbangi rombongan yg terbang lebih cepat.

Ada apa hubungannya dengan perlombaan kecepatan? (Speed Race)
Merpati terbang dalam latihan atau pertandingan di segala jarak akan tetap terbang dengan kecepatan nyaman. Merpati tak tahu kalau mereka terbang dalam perlombaan , juga tak tahu berapa jauh rumah mereka saat itu. Sebab itu diwaktu latihan atau perlombaan, dimana dan sejauh mana rumah mereka bahkan sejauh 1000 km, mereka akan tetap terbang dengan kecepatan nyaman, sampai mereka merasa lelah baru memperlambat kecepatan terbangnya.

Tentu saja kita tak tahu dalam penerbangan pulang kerumah merpati akan menemukan hal hal apa di jalan. Tapi setelah kami mengumpulkan data data juara selama 10 tahun dan membuatkan jadi grafik, kami menemukan Merpati yg juara akan mulai memperlambat kecepatan terbangnya setelah terbang sejauh 700 km. Dibawah 700 km, kenyataannya semua kecepatan sang Juara tidak banyak perbedaan.
Tentu saja harus diperkirakan semua kondisi cuaca sama pada hari perlombaan.
Ada 1 hal yg sangat lucu, kami menemukan bahwa diperlombaan jarak dekat dibawah 200 km, kecepatan sang Juara rata2 lebih lambat dari biasanya, ini ada kemungkinan merpati membutuhkan waktu yg sama lamanya untuk menentu arah. Walau jarak perlombaan lebih jauh tetapi waktu yg dibutuhkan untuk mencari arah sama.
Kita bisa membandingkan 5 menit untuk cari arah dengan perlombaan yg membutuhkan 2,5 jam penerbangan dan 5 menit untuk cari arah dengan perlombaan yg membutuhkan 5 jam terbang.

Jakarta, 5 Maret 2005
Henry Gunawan
Lang Lang Buana

Data dari Dr.Wim Peters
Dokter hewan yg sangat terkenal asal Afrika Selatan
Pengarang: Feed to Win, Fit to Win, Born to Win

Sumber:
http://merpati.org

Pemimpin dan Pengikut

BAGAIMANA MENEMUKAN MERPATI POS YG SELALU MENJADI PEMIMPIN ? HOBBYIST HARUS BISA DENGAN JELI MEMBEDAKAN MANA PULA YG SELALU MENJADI PENGIKUT SAJA?

Setiap pemilik merpati pos, sudah pasti tahu dari 100 ekor anakan yg mereka cetak, pasti tidak semuanya bisa memenuhi standard ideal yg diinginkan.
Dari hasil latihan dan pertandingan, kita bisa mengetahui yg mana jadi juara, yg mana jadi pemimpin, yg mana jadi pengikut dan yg mana jadi sampah. Masing masing ada berapa persen, pemilik pasti sudah tahu sedikit atau banyak.
Yang dikuatirkan, jangan sampai kita menggunakan Merpati Pengikut menjadi bibit atau indukan, karena hanya akan mengulangi genetic yg biasa2 saja. Ini tentu sangat merugikan kita dalam meningkatkan kualitas merpati pos unggulan yg diinginkan.

Merpati Juara
Kebanyakan merpati juara kita hanya mendenger dari pada melihatnya. Mereka (merpati juara) tak akan ada didalam kandang biasa. ( Jika kandang biasa ada merpati juara, tentu kandang itu sudah tak bisa disebut kandang biasa lagi ).
Ada KANDANG yg pasti istimewa, disana menghasilkan juara yg pasti bukan kebetulan, ia akan juara dan juara lagi, bukan hanya juara di Club, bahkan bisa juara National dan International.

Merpati Unggulan
Hanya setingkat dibawah merpati juara. Merpati Unggulan ini adalah Fondasi dari Kandang (hobbyist) dan Tiang utama dalam olah raga merpati pos. Mencetak merpati pos yg baik adalah sangat penting bagi hobbyist, mereka harus mengerti pentingnya proses pemeliharaan, seleksi dan yg terpenting proses “breeding”.
Misalnya, hobbyist 1 tahun mencetak 100 ekor anak merpati pos, jika didalamnya ada 5 ekor yang baik saja, ini sudah cukup lumayan.
Yang dimaksud merpati pos yg baik bukan menunjuk yang hanya bisa juara 1 kali saja, tetapi adalah merpati yg bisa setiap kali di latihan dan pertandingan selalu bisa no.1 pulang kerumah, kemungkinan merpati ini tak pernah juara, tetapi ia pasti bisa memenangkan anda “pool” kecil2an.
Dibandingkan dengan merpati Juara, sekelompok merpati unggulan ini bisa disebut “MERPATI PEMIMPIN”.

Merpati Pengikut
Sekarang kita akan membahas merpati “Pengikut”, kelompok ini paling banyak di kandang kita, kira kira 85% sampai 95%. Mereka dipiara dan dirawat oleh majikannya dengan istimewa. ( Semua orang pasti mengira merpati pos-nya adalah yg terbaik ), tetapi hasil perlombaan mereka tidak istimewa. Mereka kadang kadang bisa dapat urutan papan atas. ( 10 besar ). Tetapi mereka pasti bukan merpati yg ditakuti lawan lawan-nya. Mengapa ? Karena mereka hanyalah PENGIKUT saja. Apa yg dimaksud dengan merpati pengikut ? Merpati kelompok ini selalu terlambat menemukan arah pulang, selalu terlambat pulang kerumah, juga suka terbang mengikuti belakang rombongan, sampai dekat rumah baru melespakan diri dari rombongan dan terbang sendiri. Kalau kebetulan yg ia ikuti adalah merpati pemimpin atau merpati unggulan, ia akan mendapat keuntungan menjadi pemenang papan atas. Tetapi nasibnya yang akan datang bagaimana? Apakah nasib baik dan keberuntungan selalu terulang terus?

Merpati Sampah
Sisa 5% adalah merpati sampah. Walaupun sudah diseleksi, periksa mata, periksa sayap, ekor, tulang dada, tulang capit dll. Tetap saja ada merpati yg gagal. Kadang kadang dari sepasang “Golden Pair” tetap saja bisa menghasilkan anakan yg gagal. Mereka kelihatannya sehat, kekal dan normal, tetapi tetap saja membuat orang kecewa. Celakanya kita tak bisa menemukan mereka sebelum memulai perlombaan. Biasanya setelah beberapa kali mengikuti perlombaan baru kita bisa menemukan mereka. Merpati Sampah ini selalu saja pulang terlambat, mereka kelihatan normal dan memiliki garis keturunan yg baik (anakan dari Golden Pair), jadi selalu saja dikirim ke perlombaan, harap-harap ia bisa membuat kejutan, akan tetapi merpati sampah ini tak akan kuat bertanding sampai akhir, mereka akhirnya akan hilang ditengah jalan.


6 Maret 2009
Henry Gunawan
Lang Lang Buana

Data dari Dr.Wim Peters
Dokter hewan yg sangat terkenal asal Afrika Selatan
Pengarang: Feed to Win, Fit to Win, Born to Win


Sumber:
http://merpati.org
 
Merpati Balap Jember Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template